แชร์

Bab 36 Melepaskan

ผู้เขียน: Ibu3Dara
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-22 13:00:04

Valeria masih berdiri di dekat jendela kecil sambil menatap ke arah koridor. Sosok yang tadi dilihatnya sudah tidak ada. Kini pikirannya dipenuhi berbagai hal yang baru saja ia dengar. Dalam hati, ia mulai mengambil sebuah keputusan.

Tidak lama kemudian, pintu ruangan sebelah terbuka. Terdengar langkah kaki mendekat, lalu Ethan berhenti di depan pintu ruangan tempat Valeria menunggu dan mengetuknya dengan pelan.

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 71 Orang dari Masa Lalu

    Pesan yang masuk ke ponsel Frans membuatnya terdiam. Ia membaca kalimat itu beberapa kali. Nama pengirimnya membuatnya semakin penasaran. Peter Laurent. Frans tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya. Pesan tersebut jelas menunjukkan bahwa Peter mengetahui sesuatu tentang Alex dan Valeria yang mungkin belum pernah diceritakan kepadanya.Frans akhirnya membalas pesan itu. Ia ingin tahu mengapa Peter tiba-tiba menghubunginya dan apa hubungannya dengan Valeria. Beberapa detik kemudian, sebuah pesan masuk kembali."Siapa kamu sebenarnya, Peter?" tanya Frans melalui pesan, meski ia masih duduk dengan tatapan serius.Peter menjawab bahwa mereka belum pernah bertemu, tetapi ia mengenal Valeria jauh sebelum perempuan itu menikah dengan Alex. Peter dan Valeria sepupu sekaligus teman s

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 70 Perasaan yang Mulai Tumbuh

    Beberapa minggu berlalu sejak masalah warisan antara Frans dan William selesai. Kasus yang sebelumnya memenuhi pikirannya setiap hari akhirnya berakhir dengan tenang. Namun setelah semuanya selesai, Frans justru mulai sering memikirkan Valeria. Awalnya hanya saat mengingat mediasi mereka, tetapi lama-kelamaan wajah Valeria muncul tanpa alasan yang jelas. Ia teringat cara Valeria berbicara, sikapnya yang tenang, dan keberaniannya dalam mengambil keputusan.Suatu sore, Frans duduk sendirian di ruang kerjanya. Semua dokumen di atas meja sudah selesai diperiksa, tetapi pikirannya justru tertuju pada hal lain. Ia mengambil ponsel dan membuka daftar kontak. Jarinya berhenti pada nama Valeria. Frans tersenyum kecil, lalu meletakkan kembali ponselnya tanpa melakukan apa pun."Kenapa akhir-akhir ini kamu sering muncul di pikiranku?"

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 69 Akhir yang Tidak Terduga

    Frans membaca pesan itu dua kali lalu meletakkan ponselnya di atas meja. Selama hampir satu jam ia duduk sendirian sambil memikirkan banyak hal, tentang kasusnya, Valeria, dan keputusan yang ia buat selama tiga tahun terakhir. Dari sudut pandangnya sekarang, beberapa keputusan itu tidak lagi terasa tepat. Pesan dari nomor tidak dikenal tersebut semakin membuat semuanya terasa lebih jelas.Ia mengambil ponselnya lagi dan menghubungi pengacaranya."Hentikan semua langkah yang sedang berjalan," kata Frans begitu panggilan tersambung."Frans, kita sudah...""Aku tahu sudah sejauh mana," potong Frans dengan tegas. "Hentikan semuanya. Aku akan menghubungimu lagi."Frans mengakhiri panggilan lalu terdiam beberapa saat sebelum mening

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 68 Permintaan Maaf yang Terlambat

    Kafe di seberang gedung Sinclair & Partners bernama Amber, sebuah tempat yang tidak terlalu besar namun selalu terlihat penuh dengan orang-orang yang datang dari gedung-gedung di sekitarnya selama jam kerja.Valeria menatap pesan Alex selama beberapa detik sebelum menoleh ke Ethan."Kamu ingin aku ikut?" tanya Ethan dengan nada yang tidak mengarahkan ke jawaban manapun."Tidak perlu," jawab Valeria. "Aku akan menghubungimu nanti."Ethan mengangguk dan berjalan menuju mobilnya yang terparkir tidak jauh dari sana. Valeria menatap kafe di seberang jalan sebentar, lalu menyeberang.Alex duduk di meja dekat jendela, sama seperti caranya selalu memilih tempat duduk yang memungkinkan ia melihat ke luar. Ia sudah melihat Valeria masuk dan berdiri sebelum Valeria sempat sampai ke mejanya."Terima kasih sudah mau datang," kata Alex dengan nada yang tidak menyembunyikan kelegaan di baliknya."Kamu bilang ada yang perlu dikatakan," jawab Valeria sambil duduk, meletakkan tasnya di sisi kursi. "Aku

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 67 Selesai

    Valeria tiba di gedung Sinclair & Partners tepat pukul sembilan pagi. Ethan berjalan di sampingnya dengan sebuah map tipis. Keduanya tetap tenang meski tahu pertemuan itu tidak akan biasa. Sebelum masuk, Valeria sempat memastikan semua yang ingin disampaikannya sudah siap. Di lantai dua belas, resepsionis menyambut mereka dan mengarahkan mereka ke ruang pertemuan."Frans Sinclair sudah menunggu," kata resepsionis itu dengan nada profesional.Valeria mengangguk lalu masuk. Ruangan itu cukup luas dengan meja oval dan dinding kaca yang menghadap kota. Beberapa dokumen sudah tersusun rapi di atas meja. Frans duduk di ujung meja bersama dua orang. Salah satunya adalah pengacaranya, sementara yang lain tidak Valeria kenal. Dari sikapnya, pria itu tampak bukan sekadar staf biasa. Valeria duduk berhadapan dengan Frans, sementara Ethan duduk di sampingnya.

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 66 Bola yang Dioper

    Valeria membaca pesan itu tiga kali.Setiap kali ia membacanya, kalimat terakhirnya terasa semakin berat di dadanya. “Sesuatu tentang pernikahanmu dulu dengan Alex. Dan tentang mengapa pernikahan itu sebenarnya tidak seharusnya terjadi.” Natalia yang berdiri di sampingnya melihat perubahan di wajah Valeria dan langsung mendekat."Ada apa?" tanya Natalia pelan, matanya bergerak ke layar ponsel Valeria.Valeria menyerahkan ponselnya tanpa berkata apapun.Natalia membacanya. Keningnya berkerut. "Siapa yang kirim ini?""Tidak tahu," jawab Valeria singkat, mengambil ponselnya kembali. "Tapi formatnya sama dengan pesan-pesan sebelumnya."Natalia menatapnya dengan ekspresi yang sudah tidak lagi ringan seperti tadi. "Kamu akan cari tahu?""Entahlah," jawab Valeria.Ia membalas pesan itu dengan satu kalimat. “Apa maksudnya?”Balasan datang tidak sampai tiga menit, lebih cepat dari yang Valeria perkirakan untuk seseorang yang biasanya memberikan informasi sepotong demi sepotong.“Yang seharusny

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 6 Apa yang Tersisa dari Dua Tahun

    Valeria tidak langsung menjawab."Ia diam sejenak, bukan karena ragu. Ia hanya memperhatikan suara Alex yang sudah dikenalnya selama dua tahun. Napas berat dan nada angkuh itu terdengar berbeda kali ini, seolah keangkuhannya mulai pudar." "Valeria?""Aku dengar kamu, Alex." Suaranya datar, bukan d

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 5 Saat Aku Mengambil Kendali

    Pintu tertutup di belakang Valeria. Langkahnya tetap tenang saat menuruni teras rumah keluarga Pradiptama, tidak terburu-buru, tidak ragu, seolah yang baru saja terjadi hanyalah percakapan biasa, padahal ia baru saja mengakhiri pernikahannya. Udara malam terasa dingin, namun anehnya ia tidak lagi m

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 4 Keputusan Tanpa Air Mata

    Makan malam berlangsung seperti biasa, percakapan ringan, tawa kecil, dan topik-topik aman tentang bisnis, pendidikan, serta kehidupan sosial. Semua orang tampak nyaman, kecuali Valeria. Ia duduk tenang, sesekali menjawab saat ditanya, namun lebih sering diam, mengamati, dan menunggu.Hingga akhirn

  • Istri Perawan Sang Pengacara Billionaire   Bab 3 Malam Terakhir sebagai Istri

    “Siapa yang telepon Val?” tanya Nadia penasaran.Valeria terdiam, dia hanya menunjukkan ponselnya ke Natalia.“Gak diangkat?” tanya Natalia lagi.Hening sesaat. Awalnya Valeria sengaja tidak ingin mengangkat telepon Alexander, tapi ia berubah pikiran.Valeria menarik napas dalam-dalam, lalu akhirny

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status