Share

16

"Tumben banget Sen suami lo udah sampe, kemarin aja lo pulang dia belum ada di sini," cetus Dara yang berdiri tepat di depan pintu butik.

"Udah jangan diomongin lagi," jawab Sena yang baru saja selesai mengunci pintu butiknya, "Kenan udah jemput lo atau belum?"

"Belum, paling sebentar lagi juga udah sampe," jawab Dara.

"Mau gue temenin sampe dia datang?" tawar Sena.

"Nggak usah deh Sen, lo langsung pulang aja. Takut suami lo marah," Dara sedikit berbisik, karena takut Bima mendengarnya, padahal jarak mereka saja cukup jauh.

"Beneran nih nggak papa?" tanya Sena memastikan.

"Iya Sen!"

"Yaudah deh, kalo gitu gue duluan ya,"

"Iya Sen hati-hati."

Sena pun berjalan menghampiri mobil Bima yang sudah terparkir di tepi jalan. Ia sedikit mempercepat langkahnya, karena takut laki-laki tersebut akan memarahinya.

"Maaf ya aku lama," ucap Sena setelah masuk ke dalam mobil.

"Hmm..." seperti biasanya, Bima hanya berdeham saja, lalu ia segera melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.

"Kamu udah lama samp
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status