Share

Diusir

Author: Pulungan
last update publish date: 2026-01-28 22:28:44

"Al ..."

"Hum," jawab Al lalu ia menoleh sekilas.

"Lu kenapa senyum-senyum sendiri bro, lu tuh dilihatin anggota-anggota dari tadi,"

"Oh iya, nggak apa-apa ini gua lagi ngeliat video lucu aja," jawab Al dengan santai membuat temannya itu langsung mengerutkan keningnya.

"Bisa-bisanya lu ngeliatin video lucu, itu loh lagi rapat penting," dumelnya yang dibalas anggukan oleh Al.

"Ya udah sih itu kan urusan kalian," jawabnya membuat temannya geleng-geleng.

Disisi lain, Alia masih menunggu di depan k
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Membebaskan

    Hari menunjukkan pukul 05.00 sore Lidya sudah balik ke rumah, Alex yang tidak peduli dengan apa yang dilakukan istrinya itu benar-benar tidak menegur atau menyapanya. "Ekhem ... Gimana hari-hari kamu Mas?" tanya Lidya membuat Alex menoleh."Ya beginilah,""Kok bisa sih kamu berubah drastis? Perasaan dulu nggak kayak gini, bosanan dan ya nggak suka aja seperti ini? Kamu lagi nanya kayak seseorang kah? Atau Kamu lagi suka sama Mbok yang lewat kamu,"Untuk beberapa saat Alex mencoba mencerna ucapan istrinya itu namun detik kemudian ia menghela nafas panjang."Maksudnya?""Halah nggak usah pura-pura bodoh deh Mas, kamu tuh suhu kalau soal beginian," lanjutnya membuat mbok yang baru saja datang dari belakang merasa bingung karena namanya dibawa-bawa. "Ini minumannya Pak,""Makin akrab ya," gumam Lidya membuat mbok heran."Hah? Gimana maksudnya Bu?""Kamu jujur aja sih sama saya, kamu udah rasa sama suami saya?""Hah?""Lidya ..." ucap Alex tidak suka dengan cara Lidya memperlakukan pemb

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hura-hura

    Sore hari Fras ntar bangun dari tidurnya, ia melihat sekelilingnya tidak ada Alia membuatnya langsung buru-buru bangun. "Sayang ..." ucapnya membuat Alia menoleh."Kenapa nggak bangunin aku?" tanya Fras membuat Alia menggeleng."Kamu kelihatan sama kecapean Mas, Aku pengen keluar juga nggak bisa soalnya kuncinya nggak tahu di mana," jawabnya membuat Fras langsung menghala nafas panjang. "Huh ... Alhamdulillah,""Hah?""Nggak hehe, ya udah kalau gitu ayo kita pulang ..." ucapnya lalu buru-buru bersiap membuat Alia bingung."Nanti nenek bingung nggak ya," gumamnya pelan."Tidak," jawab Fras tiba-tiba membuat Alia kaget. "Nenek nggak bakalan bingung, dia juga memaklumi apa yang terjadi sama kita kok. Setelah ini aku mau minta izin ah sama nenek, mau membawa istriku tinggal di hotel ini, mau?" Tanya Fras membuat Alia kaget."Hah?""Iya aku pengen bawa kamu tinggal di sini, bukan apa-apa ... Aku cuman pengen kamu hidup lebih privasi, jauh dari orang-orang yang ngomong hal-hal negatif,"

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hotel Fralia

    Sesampainya di rumah orang tua Rendy mereka langsung istirahat. "Rendy mana?" tanya Alia."Nggak tahu tuh di depan masih ngobrol sama ojeknya, Dia itu kalau ketemu orang tuh gampang banget ngobrol tahu, emang gitu ya?" tanya Mawar membuat Alia dan Amira tertawa."Emang gitu anaknya nak, semua orang diajak ngobrol. Apalagi udah ketemu cewek beh ..." ujar Mama "Dia tuh gampang akrab, setan aja bisa diajak ngobrol sama dia," timpal Alia membuat mereka tertawa."Ada apa nih kok nama saya di sebut-sebut, ganteng ya?" tanya Rendy membuat mereka bertiga saling melempar pandangan."Ganteng nggak, pedenya bukan maen," ledek Amira."Loh ... Kita liat nanti ya Ma, kalau sampai anakku cowok dari itu ganteng, mama harus ganti rugi 50 juta aja," ujarnya membuat Amira menghela nafas panjang.Sekitar tiga jam Alia di rumah Amira, setelah itu ia meminta pulang karena tidak mau nenek kecarian. Baru saja mereka keluar dari rumah, Alia bingung melihat ojek yang tadi masih di sana. "Loh itu?""Iya pak

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Jadi diri sendiri

    Satu jam kemudian Alia sudah kembali ke rumah, nenek tidak banyak bertanya iya membiarkan cucunya itu menenangkan dirinya sendiri. "Dedek mana nek?""Istirahat, jangan diganggu dulu." Ujar nenek yang dibalas anggukan oleh Alia.Saat Alia hendak masuk ke dalam nenek kembali memanggilnya membuat Alia menoleh."Mulai hari ini, mulai detik ini jadilah dirimu sendiri. Kamu tidak perlu berpikir untuk membahagiakan siapapun di rumah ini termasuk nenek, kalau kamu lagi capek ngurusin anakmu kasih ke nenek, jangan paksain kamu harus membahagiakan dia juga.Poin pertama yang nenek harapkan dari kamu adalah sembuh, karena kalau nggak ini kan merambat ke mana-mana, terlepas penyebabnya itu adalah suamimu sekarang dia udah nggak ada. Maka fokuslah ke dirimu sendiri, jangan terlalu memikirkannya," ujar nenek yang dibalas anggukan oleh Alia."Kamu mau bekerja silakan, kamu mau di rumah aja silakan ... Jangan pedulikan penilaian siapapun tentang dirimu, apapun yang orang katakan itu cuman sekedar om

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Keputusan tegas

    Sesampainya di rumah, Fras tidak melihat Alia ia bahkan fokus ke bayinya membuat Alia sedikit bingung."Setelah minum obat ini tadi disuruh istirahat dulu," ucap Fras yang dibalas anggukan oleh nenek."Iya bawalah dia ke kamar, istirahatlah dulu," suruh nenek Tanpa membuang waktu Fras langsung menggendong bayinya lalu ia membawa bayinya itu ke kamar tanpa bertanya apapun pada Alia.Alia yang tidak mau ambil pusing langsung bangkit dari duduknya kemudian menyusul suaminya itu ke kamar. "Berapa Mas obatnya?""Murah kok," jawabnya tanpa melihat istrinya itu yang dibalas anggukan oleh Alia."Ya udah kalo gitu istirahat lah sama dedek," jawab Alia.'Sepertinya dia khawatir pada anaknya,' ucap Alia dalam hati.Saat ia hendak keluar tiba-tiba Fras menarik tangan Alia kemudian memeluk istrinya itu dengan sangat erat membuat Alia kaget."K--kamu kenapa Mas?""Aku minta maaf ya udah jadi benalu dalam kehidupan kamu, ambillah keputusan apapun yang kamu mau sayang ... Jangan merasa terikat deng

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Taruhan?

    Setelah mengatakan hal tersebut mbok langsung pergi dari hadapan Lidya membuat Lidya terdiam mematung, bahkan ia tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh pembantunya itu."Mas mas ..." panggilnya membuat Alex yang terlihat sedang duduk di pinggir ranjang langsung menoleh. "Kamu memberikan hak bekerja padamu di sini?" "Iya," jawab Alex."What? Kenapa kamu lakuin ini mas? Mbok itu orang yang aku bawa ke sini buat bekerja jadi harusnya memberikan hak ke dia itu aku bukannya malah kamu," ujarnya membuat Alex menghela nafas panjang."Kamu tidak menjamin dan tidak bisa merawat saya, biarkan dia saja,""What?" Ujarnya lalu buru-buru keluar dari kamar karena masih belum terima dengan apa yang terjadi. Disisi lain, hari ini kondisi rumah tangga Alia dan Fras mulai membaik setelah ditinggal oleh nenek menginap di rumah tetangganya."Aku berangkat ke kebunnya, kalau ada apa-apa nanti minta tolong orang aja datang untuk menjemputku," ucap Fras yang baru saja selesai mandi. "Oek oek ..."

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Di usir

    Hari menunjukkan pukul 09.00 malam dan cuaca semakin dingin, sekarang Alia dan Fras sudah di kamar berdua."Saya boleh tidur disini?" tanya Fras yang dibalas anggukan Alia, walaupun sebenarnya hatinya masih sedikit menolak."Saya janji nggak ngapa-ngapain," ujar Fras "Iya pak,""Jangan manggil bap

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Aku Suamimu

    Al dan Rendi melihat ke arah Fras yang berkaca-kaca kemudian mereka melihat Alia.Namun tidak dengan Alia, ia langsung menatap tajam Rendi."Siapa itu?" "Um ..." "Sa--saya suaminya Bu," ucap Rendi membuat Al dan Rendi kaget."Hah?""Bentar, pak-- Ucapan Rendi terpotong lalu ia mendekati Nenek de

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Di suruh pulang

    Al dan Rendy masuk diam-diam ke dalam kamar."Ngapain ke sini Bang, mama gu--"Shhtt ... Dengerin apa yang gue bilang, sekarang lu ganti baju lu pakai baju tidur atau baju apa pakai yang lu biasa di rumah, terus lu keluar pura-pura nggak tahu apa-apa, cepet," suruh Al membuat Rendi langsung mengang

    last updateLast Updated : 2026-03-23
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Menyesal

    Fras mengintip di balik pintu dan benar saja suara itu tidak asing baginya, Lidya ada di dalam bersama dengan ayahnya membuat Fras mematung."Terus hasilnya sekarang bagaimana? Kamu mengeluh terus sama saya ya sama aja nggak berhasil," ujar Alex"Ish ... Itulah masalahnya Om, tadi aku udah mau masu

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status