Compartir

Terdiam

Autor: Pulungan
last update Fecha de publicación: 2026-05-18 23:53:07

Hari demi hari berlalu, Alex rutin kontrol ke rumah sakit tentang penyakitnya. Ia selalu didampingi oleh Mbok dan sopirnya.

"Pak ... Untuk perkembangan hari ini semuanya baik-baik aja, tolong dipertahankan ya beginilah kalau bisa menjalani kehidupannya jangan banyak pikiran, jangan terlalu berlarut-larut di masa lalu atau masalah apapun itu ya," ucap dokter itu yang dibalas anggukan oleh Alex.

"Iya Dok,"

"Kalau bapak ada keluhan atau masalah itu jangan dipendam, obrolin aja sama orang yang terp
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Terdiam

    Hari demi hari berlalu, Alex rutin kontrol ke rumah sakit tentang penyakitnya. Ia selalu didampingi oleh Mbok dan sopirnya."Pak ... Untuk perkembangan hari ini semuanya baik-baik aja, tolong dipertahankan ya beginilah kalau bisa menjalani kehidupannya jangan banyak pikiran, jangan terlalu berlarut-larut di masa lalu atau masalah apapun itu ya," ucap dokter itu yang dibalas anggukan oleh Alex."Iya Dok,""Kalau bapak ada keluhan atau masalah itu jangan dipendam, obrolin aja sama orang yang terpercaya atau enggak minimal Bapak bercerita sendiri," lanjutnya Setelah keluar dari ruangan itu ia tersenyum kepada sopirnya."Gimana pak?""Alhamdulillah, keadaan saya jauh lebih membaik. Sesuai dengan niat saya tadi pagi, kalau kondisi saya membaik maka saya akan mengundang anak yatim. Jadi kalian berdua tolong carikan anak yatim di sekitar kompleks kita ya, minimal 50 orang kalau ada 100 orang juga nggak papa," ujar Alex yang dibalas anggukan oleh mereka.Di sisi lain, berbeda dengan frash y

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Karma terus berjalan

    Setelah selesai dari kampus, Fras langsung memilih pulang karena ia merasa tidak nyaman setelah mendengar rumor yang begitu banyak tentang dirinya."Assalamualaikum,""Walaikumsalam," jawab Alia yang baru saja membukakan pintu untuk suaminya itu.Hening!Tidak ada basa-basi apa-apa lagi, Fras langsung menghampiri anaknya yang sedang belajar duduk lalu ia merebahkan tubuhnya di samping anak kecil itu. "Mas ...""Hum,""Kamu kecapean ya?" "Hum,""Um ... Ya udah kalau gitu istirahatlah dulu," ucap Alia yang dibalas anggukan oleh Fras.Alia menggendong putranya lalu membawanya sedikit menjauh dari suaminya itu karena tidak ingin mengganggunya. 1 jam kemudian, Fras terbangun dari tidurnya. Ia melihat sekelilingnya lalu detik kemudian ia duduk."Huh ... Jam berapa ini?" gumamnya sambil melihat ke arah meja rias.Untuk beberapa saat dia mencoba mengingat apa yang terakhir ia lakukan. "O my God," ucapnya lalu ia buru-buru bangkit dari ranjang kemudian mencari istri dan anaknya. "Sayan---

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Rumor Kampus

    Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Lidya sudah heboh karena harus berangkat cepat. "Mbok ... Sepatu saya yang hitam mana,? Jangan bilang itu belum dibersihin lagi," omelnya dari depan kamar membuat mbok menoleh. "Udah Bu," ucap mbok membuat Lidya langsung mengambil sepatu itu dari tangan Mbok lalu buru-buru ke depan. Setelah ia berangkat Alex keluar dari kamar sambil tersenyum, ternyata Lidia benar-benar membuktikan kalau dia bekerja sungguh-sungguh. "Mbok, nanti kalau udah mau jam 05.00 tolong siapin makanan buat Lidya ya ... Siapin air hangat juga," ucapnya "Baik Pak," Disisi lain, Fras juga sudah kembali bekerja normal setelah Berapa lama ia vakum dari dunia pendidikan. "Sayang aku berangkat ya, nanti pulangnya cepat kok soalnya hari ini aku cuma ada dua mata kuliah aja," ucapnya yang dibalas anggukan oleh Alia. "Papa katanya nanti mau ke sini," Deg! "Hah? Kapan bilangnya?" "Tadi pagi banget nelpon," jawabnya membuat Fras terlihat khawatir. "Tenang Mas nggak bakal a

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hari Pertama Kerja

    Hari menunjukkan pukul 05.00 sore Lidya baru pulang ke rumah setelah seharian di luar. Baru saja sampai di rumah semuanya serba salah, ia tiba-tiba marah-marah dan tidak terkontrol seperti biasanya."Mbok ... Ini gimana sih makanan semuanya pada dingin, sengaja biar saya nggak nafsu makan," kesalnya begitu ia masuk ke dalam dapur membuat mbok yang baru saja selesai mencuci piring langsung menoleh. "Ibu mau dimasakin yang baru atau dihangatin saja?""Saya sudah lapar, kenapa nggak disiapin sih dari tadi," kesalnya selalu mengambil piring dan tetap memakan lauk yang ada di meja makan itu. Alex yang mendengarkan itu hanya diam dan membiarkan istrinya itu berekspresi sesuai yang dia mau."Besok Ibu pulang jam berapa biar saya siapkan sesuai jamnya, hari ini kan saya nggak tahu ya Bu dan Bapak tadi makan jam 03.00-an," ujar mbok membuat Lidya memutar mata malas."Siapin aja jam 05.00, kalau kayak gini kan jatuhnya makan makanan dingin," dumelnya yang dibalas anggukan oleh Mbok."Mau kema

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Lidya Tersinggung

    Deg!"Apaan sih Pras? Ini tuh bukan aku sama bapak kamu tau nggak, ini tuh rumah tangga kami rumah gak ikut campur," ujar Lidya tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Fras."Iya betul, tapi masalahnya lu yang sesuka hati di rumah. Selama ini gua diem karena gua menghargai lu sebagai orang tua gue, tapi ternyata apa yang lu lakuin? Ini kan? Tiap malam lu ngebayarin orang-orang party biar lu merasa keren, gue tahu lu tuh punya mental yang harus dipuja sehingga lu melakukan banyak hal supaya lu bisa menguasai semuanya.Kalau elu memakai duit pribadi gua nggak ada yang ikut campur, masalahnya yang lu lakuin adalah lu memakai uang bapak gue, emang itu nafkah tapi lu menyalahgunakan," lanjut Fras membuat Lidya memutar mata malas."Fras ... Kamu kayak nggak tau aja kelakuan bapakmu, emangnya aku mau nikah sama dia?Dari awal juga aku nggak mau Fras, tapi apa yang kalian lakuin? Hah? Coba tanya sama diri sendiri apa yang kalian lakuin?" "Gak ada urusan gue masalah itu,""Ada dong, dari

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Hampir dihajar

    Selama mereka menunggu makanan Alex terlihat sangat sibuk dengan cucunya, sedangkan Alia dan Fras malah senggol-senggolan."Cucu kakek mau apa? Mau mobil-mobilan ya, kakek udah beliin," ucap Alex membuat Alia terkekeh."Papa niat banget beliinnya,""Iyalah, orang Ini pertama kalinya apa-apa baik sama kalian ini belum apa-apa nak, jangan di larang ya," ujar Alex yang dibalas anggukan oleh mereka berdua.Tidak lama kemudian makanan pesanan mereka datang, Fras sangat senang melihat keluarganya akhirnya bisa persis seperti apa yang ia impikan akhir akhir ini."Papa datang sama siapa tadi?""Sama sopir lah sama siapa lagi," jawab Alex dengan santai membuat Alia dan fras saling melempar pandangan."O iya iya,""Kalau mama mah nggak usah diharapkan, dia aja tiap malam party pulangnya jam berapa, kalo di tanya marah," ujarnya tanpa melihat mereka berdua membuat Fras kaget."Party?""Iya,""Sama siapa Pa?""Nggak tahu papa, Papa udah nggak ada waktu dan nggak ada energi buat menyelidiki itu se

  • Istri Taruhan Sang Dosen   Akhirnya Tau

    "Pak--"Kamu udah mulai berani ya sekarang bantah saya," ucap Fras membuat Alia diam sejenak, lalu satu tangannya berusaha melepaskan tangan Fras yang menggenggam tangan kanannya."Bukan masalah berani atau enggak berani Pak, tapi saya nggak mau ada apa-apa," ucapnya membuat Fras melipat kedua tang

    last updateÚltima actualización : 2026-03-21
  • Istri Taruhan Sang Dosen   siapa dia

    Deg!"Maaf pak, tapi saya nggak bisa selamanya bergantung sama bapak. Bapak udah baik banget sama saya, bahkan saya nggak tahu gimana caranya balas budi. Dipikiran saya sekarang cuman satu, bagaimana caranya saya pergi tanpa membuat Bapak khawatir, makanya Saya berusaha dulu buat ngumpulin dana sa

    last updateÚltima actualización : 2026-03-20
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Marah lagi

    "What? Demi apa lu sama Pak Fras?""Eh bentar bentar, kok gua mulai curiga ya sama lu Al, jujur deh sama kita-kita lu tuh ada hubungan apa sama Pak Fras?" tanya Rendi dengan tatapan yang tidak biasanya membuat Alia menaikkan alisnya sebelah, lalu detik kemudian ia tertawa. "Apa sih kalian, gitu a

    last updateÚltima actualización : 2026-03-20
  • Istri Taruhan Sang Dosen   Presiden Mahasiswa

    Hari menunjukkan pukul 10.00 malam, Alia Baru saja sampai di rumah. Tidak seperti biasanya, kali ini Alia tidak disambut oleh fras membuatnya lega.'Huh syukurlah dia nggak ada disini setidaknya aku nggak denger yang marah-marah,' ucap Alia dalam hati lalu ia menuju ke kamar untuk bersih-bersih.S

    last updateÚltima actualización : 2026-03-20
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status