Home / Rumah Tangga / Istri Yang Kau Anggap Mandul / Bab 52 - Dentuman di Hati Raja

Share

Bab 52 - Dentuman di Hati Raja

Author: Eladzaky
last update publish date: 2025-11-25 23:46:24

“Gimana, Fad? Apa Alya bisa ikut meeting hari ini?” tanya Raja pada Fadli, yang ia tugaskan sebagai PIC kerja sama antara Kaisar Group dan Alya Humaira.

“Kalau menurut asistennya sih bisa, Pak,” jawab Fadli.

Raja langsung menahan senyum yang hampir pecah di wajah tampannya. Ia mengangguk-angguk pelan, berusaha membuat ekspresinya tetap datar.

“Bagus kalau begitu. Kabari saya kalau sudah mau berangkat, ya.”

“Baik, Pak Raja.”

Begitu Raja berbalik menuju ruangannya, Fadli hanya bisa tersenyum samb
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 163 - Undangan Untuk Alya

    Setelah acara lamaran, Azam dan Laras mulai disibukkan dengan acara persiapan pernikahan Azam dan Ayu. Meski mereka telah sepakat untuk menggelar pernikahan secara sederhana, tapi tetap saja tidak sedikit hal yang harus dipersiapkan."Mas" Panggil Laras ketika mereka memilah-milah undangan yang akan mereka sebar ke kerabat dekat."Kenapa, Ras?""Mas Azam gak ada niat ngundang Mbak Alya?"Tanya Laras hati-hati, khawatir pertanyaannya menyinggung kakaknya.Azam teridam, berpikir."Memangnya dia mau datang? Ketemu Mas aja mungkin sudah muak" lirihnya."Ya itu kan karena Mas Azam mengganggu dia. Kali ini kan Mas Azam sekedar mohon doa dari dia untuk kehidupan Mas Azam selanjutnya. Siapa tau hubungan kalian bisa membaik. Mantan gak perlu jadi musuh kan?""Memangnya kamu mau, berhubungan baik lagi dengan Ryo?" Azam balik bertanya, yang membuat wajah Laras seketika merengut."Ka

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 162 - Azam Melamar Ayu

    Hari-hari setelah pernyataan cinta Azam, Ayu merasakan seperti roller coaster emosional. Ia merasa senang, namun ketakutan dan keraguan juga tak kalah besar. Azam tak menuntut jawaban, namun setiap tatapannya, setiap kebaikannya, seolah mengingatkan Ayu bahwa ia harus membuat keputusan.Hubungan mereka tidak berubah drastis. Azam tetap datang ke kedai, tetap duduk di kursi favoritnya, tetap membawakan es kopi favorit Ayu, dan tak jarang membantunya merapikan kursi saat pelanggan ramai.Tapi kini, ada sesuatu yang berbeda. Ada kehangatan yang menggantung di udara, ada tatapan penuh makna, ada harapan yang diam-diam hidup di mata Azam setiap kali memandang Ayu.Sore itu, Ayu duduk di salah satu kursi kedai yang berada dipaling depan, menatap langit senja yang mulai menghangus. Laras sedang libur, Bang Erwin sedang ada urusan diluar, pengunjung kedaipun sedang sepi, menyisakan dirinya sendiri dalam ketenangan yang langka.

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 161 - Ungkapan Cinta Azam Ke Ayu

    Sejak mengetahui kekurangan dirinya Ayu menjadi lebih tertutup. Hanya Azam yang setia mendampinginya meski Ayu kadang bersikeras tak ingin ditemani, tapi Azam tetap selalu ada untuknya. Bahkan pada saat Ayu melakukan tindakan histerektomi, Azam ada untuk mendampinginya.Sejak operasi itu, Ayu semakin menutup diri. Ia membatasi pergaulan, jarang keluar rumah kecuali untuk bekerja dan keperluan penting lainnya, selebihnya Ayu lebih banyak menghabiskan waktu dalam kesendiriannya.Ia mulai menjaga jarak dari banyak orang, takut akan pandangan kasihan atau bisikan simpati yang tak ia butuhkan. Namun, ada satu orang yang tetap setia di sisinya—Azam.Tidak peduli seberapa sering Ayu menolaknya, Azam selalu menemukan cara untuk tetap ada. Ia tidak memaksa, tidak bertanya hal-hal yang menyakitkan, hanya diam di dekatnya, menjadi tempat yang aman bagi Ayu untuk beristirahat dari dunia yang terasa semakin berat.Hari i

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 160 - Ikhlas

    Setelah mengantarkan Laras kembali ke kosannya, Azam langsung menuju rumah Ayu untuk mengembalikan tasnya. Malam semakin larut, tapi hatinya tak bisa tenang sebelum memastikan Ayu baik-baik saja. Saat tiba di depan rumah, ia mengetuk pintu pelan."Assalamu'alaikum" Ucap Azam.Tak lama kemudian terdengar jawaban dari dalam, sepertinya itu suara Bude Marni."Waalaikumsalam... siapa ya?""Bude, ini saya Azam," ucapnya.Tak lama, pintu terbuka dan Bude Marni menyambutnya dengan senyum hangat. "Oh, Nak Azam. Ayo masuk dulu, Ayu baru saja tertidur."Azam mengangguk dan menyerahkan tas Ayu. "Saya cuma ingin mengembalikan ini, Bude. Ayu bagaimana keadaannya?"Bude Marni menarik napas panjang. "Tadi sudah agak mendingan setelah minum obat. Tapi Bude khawatir, dia sering mengeluh sakit belakangan ini. Besok Bude mau ikut dia periksa ke dokter, biar tau apa sebenarnya yang terjadi"

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 159 - Kembali Ke Titik Nol

    Sekitar lima belas menit kemudian, mereka tiba di sebuah rumah sederhana di daerah pingiran kota. Tampak seorang wanita paruh baya membuka pintu saat mendengar mobil Azam berhenti tepat di depan rumah itu."Ayu? tumben kamu sudah pulang Nduk?" Tanya wanita itu."Iya Bude, ayu kurang enak badan" Sahut Ayu pelan. Iapun mengajak Azam dan Laras masuk dan memperkenalkan mereka dengan wanita yang ia panggil Bude tadi."Bude, kenalin ini Mbak Laras, teman kerja Ayu. Dan ini Mas Azam, Kakaknya Mbak Laras"Azam dan Laras bergantian menyalami wanita itu dengan sopan."Saya Marni, Budenya Ayu. Mari silakan masuk nak"Mereka mengekor sang pemilik rumah untuk masuk ke ruang tamu, kemudian duduk di kursi kayu tua namun terlihat sangat terawat, terbukti tak ada satu debupun menempel di benda itu.Laras dan Azam secara bergantian menceritakan kronologi kenapa akhirnya mereka mengantarkan Ayu pulang. Bude marni tampak terkejut dan khawatir mendengar semua penuturan mereka, karena menurutnya Ayu tak pe

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 158 - Benih Cinta baru Dihati Azam

    Sejak bertemu kembali dengan Laras dan bercerai dari Dina, Azam kerap muncul di rumah makan Selaras, tempat dimana Laras bekerja. Kadang untuk mampir makan disela-sela ia narik taksi online, atau sekedar main kalau pas kebetulan lewat.Baik Erwin maupun Ayu juga sudah biasa dengan kehadiran Azam, karena dia adalah Kakak kandung Laras jadi merekapun menyambut baik tiap kali Azam datang kesana.Bukan tanpa alasan Azam sering-sering mampir ke rumah makan itu, selain ingin menjenguk adiknya ada hal lain yang menarik perhatian Azam. Yaitu sosok gadis manis berhijab rekan kerja Laras, yaitu Ayu.Azam sadar usianya dengan Ayu terpaut sangat jauh, bahkan dengan Laraspun masih lebih muda Ayu. Tapi entah mengapa ada rasa berbeda tiap kali Azam memandang gadis itu, gadis berhijab yang begitu menenangkan hatinya tiap kali memandangnya.Suatu hari, Azam kembali mampir ke rumah makan selaras, saat itu ia hendak makan siang. Ayu

  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 54 - Quality Time Di Taman

    Setelah menikmati hidangan di kafe, kami langsung menuju lokasi perumahan yang sedang dibangun oleh Kaisar Property. Kami memakai mobil masing-masing, dan memang benar, lokasinya nggak jauh. Hanya sepuluh menit perjalanan.Mobil kami mengikuti mobil Pak Raja yang melaju masuk ke area perumahan elit

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 51 - Salsa

    POV: AuthorSiang itu Bu Nurma sibuk men-Training Salsa. Ia menjelaskan beberapa tugas yang menjadi tanggung jawab wanita itu selama bekerja dengan mereka. Alina juga sesekali menambahkan hal yang lupa disampaikan oleh Ibunya, sementara Alfa hanya memperhatikan sambil menyantap Mie instant yang ba

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 47 - Gotong Royong Membuat Roti

    Sesuai janjiku, malam ini kami berempat bergotong royong membuat pesanan roti sehat. Ibu dan Alfa bagian membuat adonan, sedangkan aku dan Alina membantu mencetak hingga memanggang.Lima ratus cake dan roti sehat akhirnya berhasil kami selesaikan dalam waktu lima jam. Waktu sudah menunjukkan hampir

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Istri Yang Kau Anggap Mandul   Bab 49 - Sepuluh Menit Untuk Masa Lalu

    Aku mendapati Ibu dan Alfa sedang menyusun roti-roti hangat di meja makan. Aroma manisnya memenuhi dapur, jelas proses panggang memanggang baru saja selesai dan tinggal tahap packing.“Udah beres? Cepat juga ya?&r

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status