Share

Habis untukmu

Selamat membaca.

Puas berkeliling, akhirnya Sania mendapatkan keinginannya untuk makan eskrim langka yang mungkin tak akan ia makan lagi nanti.

"Mau coba?" tawar Sania, menyodorkan eskrim yang ia pegang dengan kedua tangannya seperti takut kalau es krim itu akan melompat ke dalam air. Dan berenang menjauh.

Luke hanya memutar bola matanya tak tertarik. "Jadi tidak mau, yah sudah." Sania sama tak pedulinya dengan Luke, akhirnya ia mengigit eskrim berbentuk ikan itu dengan lahap.

"Begitu caramu menikmati eskrim?" tanya Luke, heran kenapa Sania makan begitu cepat.

"Memangnya harus bagaimana? Memotretnya atau menjilatnya perlahan-lahan begitu. Mana berasa, lebih baik langsung dikunyah saja. Lebih nikmat." jelas Sania sembari menaikan satu alisnya pada Luke.

Sedang Luke malah membalikan badannya saat mendengar penjelasan Sania.

"Kau kenapa?" tanya Sania heran. Sebelum menelan potongan terakhir.

"Kalau biar aku cicipi—" ucapan Luke berhenti saat matanya tak menemukan es yang di beli oleh
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status