공유

Bab 248

작가: Runayanti
last update 게시일: 2026-05-24 09:08:37

Pria kedua mencoba melawan dengan cepat, tapi aku langsung menghajarnya dengan pukulan keras tepat di wajah.

Brak!

Ia terjatuh sambil mengumpat kasar.

Namun pria pertama kembali bangkit dan mencoba menyerangku dari samping.

Aku langsung menahan lengannya lalu menghantamkan siku ke rahangnya sekuat tenaga.

“AARGH!”

Suara barang pecah memenuhi kamar hotel itu.

Petugas wanita tadi segera menyelimuti tubuh Kak Julia dan be

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 477

    Joshua mengangguk kecil. "Bagus."Dia berbalik dan meninggalkan ruangan.Waktu berlalu dalam keheningan seperti detak jam dinding yang mati. Aku tetap duduk di ranjang.Tanganku masih mengepal begitu kuat sampai buku-buku jariku memutih.Aku ingin mengejarnya. Ingin memukul wajahnya.Ingin mengatakan bahwa dia tidak berhak mengancam keluargaku.Dan aku juga ingin menarik Jelita kembali dalam pelukanku dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja.Namun, aku tahu itu bukan pilihan yang bijaksana. Aku masih memiliki Julia dan aku harus melindungi keluargaku, terutama Kak Diana.Tidak. Bukan sekarang kalau aku ingin membalas dendam.Kedua mataku terasa panasa saat aku melirik pintu tempat Jelita dibawa pergi.Dari balik dinding, samar-samar masih terdengar suaranya yang berusaha memberontak walau aku yakin itu hanya dalam halusinasiku.Aku memejamkan ma

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 476

    Joshua tidak menjawab, dia menunjuk Sebastian.Sebastian terlihat tidak nyaman ketika semua mata langsung tertuju kepadanya."Sebastian."Pria itu berhenti. "Ya, Tuan?"Joshua menunjuknya. "Kamu."Sebastian membelalak. "Maaf?""Kamu akan menikah dengan Jelita."Ruangan langsung sunyi.Aku menatap Sebastian. Sebastian menatapku.Lalu kami sama-sama melihat Jelita.Wajah perempuan itu perlahan berubah."Daddy..."Joshua tetap tenang."Sebastian sudah bersama keluarga kita selama bertahun-tahun. Dia mengenalmu, bisa menjagamu, dan Daddy mempercayainya.""Tapi aku tidak mencintainya!"Jelita langsung berdiri.Namun tubuhnya sedikit kehilangan keseimbangan sehingga aku refleks memegang lengannya.Joshua mengerutkan kening. "Jelita, dengarkan Daddy.""Tidak!"Air mata mulai menggenang di matanya."Aku tidak ma

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 475

    Jelita justru tersenyum tipis."Kamu sedang memikirkan tentang masa depanku?"Aku terdiam.Dia rupanya bisa membaca pikiranku. Tidak ada kata yang tepat untuk kuucapkan kepadanya saat ini."Aku tidak mau kamu menikahiku hanya karena kasihan," ucapnya sesaat kemudian.Aku menatapnya."Jelita.""Aku serius," sahutnya cepat. Matanya mulai berkaca-kaca."Kalau kamu menikahiku hanya karena merasa bertanggung jawab, suatu hari nanti kamu akan menyesal."Aku menggenggam tangannya."Tapi aku juga tidak bisa berpura-pura bahwa semua yang terjadi tidak memiliki akibat.""Aku tahu." Jelita mengusap air matanya."Tapi aku masih punya hak untuk menentukan hidupku sendiri."Aku terdiam.Kalimat itu membuatku berpikir lebih dalam.Selama ini aku terus menganggap pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab. Namun, apakah pernikahan yang dibangun dari rasa b

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 474

    "Daddy ada di mana saat aku diculik?" Jelita menantang ayahnya dengan tatapan tajam dan suara lantang."Jangan katakan Daddy sedang sibuk di atas ranjang perempuan lain saat aku juga sedang dilecehkan oleh enam pria tidak beradab itu!"Plak!Sebuah tamparan dilayangkan Joshua tepat mengenai wajah Jelita."Jelita!" Aku berusaha bangkit tetapi rasa nyeri di perutku tidak mengizinkanku untuk bergerak sama sekali."Daddy, perempuan yang menculikku mengakui semua ini untuk membalas dendam kepada daddy. Seharusnya daddy mencari tahu, bukan malah menyalahkan Bayu atas apa yang tidak dia lakukan. Dia malah melindungimu saat daddy tidak ada!"Joshua berusaha memegang tangan Jelita tetapi Jelita segera menepisnya lalu mendekati ranjangku.Jelita menggenggam tanganku. "Bayu tidak bersalah."Aku menatapnya dalam diam.Sementara Joshua menatap kami berdua dengan ekspresi yang sulit kubaca.

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 473

    Disusul suara benda jatuh dan langkah kaki yang berlarian."Jangan! Lepaskan aku! Bayu, tolong!" pekik Jelita samar-samar."Sepertnya ... mereka ingin membawa Jelita pergi lagi, melarikan diri," ucapku dengan panik.Arka langsung berdiri. "Memangnya ada berapa orang di sana?""Enam!"Arka membulatkan kedua matanya, "Enam melecehkan satu wanita? Mereka benar-benar minta dikebiri!""Benar-benar Bajingan! Aku akan ke sana."Arka meraih tongkat bisbolnya dengan marah.Aku meraih lengannya. "Arka..."Dia menoleh."Jangan biarkan mereka membawa Jelita pergi lagi. Kalian harus bisa menyelamatkan Jelita. Kumohon.""Aku janji."Arka segera berlari menyusul yang lain.Aku kembali bersandar pada dinding.Rasa sakit di perutku semakin kuat. Aku menutup mata beberapa detik, berusaha menahannya.&

  • Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!   Bab 472

    Aku turun bersama Jelita.Di hadapan kami berdiri sebuah bangunan besar yang tampak sudah lama tidak digunakan. Lampunya redup, pagar tinggi mengelilingi seluruh area, dan suasana di sekitarnya sangat sepi.Aku langsung mengenalinya dari percakapan para penculik sebelumnya.**Gudang Cempaka.**Aku menelan ludah.Jadi benar.Aku hanya bisa berharap, petunjuk yang kutinggalkan melalui baut kecil yang kubungkus dengan potongan sprei dan kutulisi menggunakan darahku mudah-mudahan berhasil membawa Arka ke tempat ini secepatnya.Setidaknya itu harapan terakhirku karena aku sangat yakin, Sebastian mungkin tidak sepintar yang kuharapkan.Aku baru saja hendak bergerak ketika dua orang pria langsung menarik Jelita ke arah berbeda."Hei! Kalian mau apa?""Jelita!"Aku refleks mengejar.Namun, seorang pria menghadangku."Lepaskan dia!"

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status