Share

Bab 1872

Author: Musim Gugur
Suasana di rumah Aska sangat ramai hari ini lantaran kedatangan banyak tamu. Ada Tommy, Lysa, Ranty, Matias, Rose, dan juga kekasihnya, Devin. Selain itu, juga kedatangan Reza dan Sonia.

Begitu Reza dan Sonia datang, mereka langsung disindir oleh Ranty. Sonia dan Ranty adalah buah hati Jemmy. Dia pun menyaksikan dengan tersenyum.

Aska membela, “Sonia bisa datang juga karena menghormatiku. Aku sungguh gembira!” Aska memalingkan kepalanya untuk melihat Tommy. “Jangan terlalu keras terhadap anak mu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3072

    Ketika Yandi dan anggota keluarga Torna mengobrol tak sampai setengah jam, terdengar suara jeritan dari luar. “Bu Sarah, keluar bentar. Coba lihat apa dia itu tamu keluarga kalian?”Kening Yandi berkerut dalam seketika. Dia teringat sesuatu, lalu berjalan keluar terlebih dahulu.Kedua orang tua juga segera berjalan keluar. Seorang wanita berusia 50-an tahun dengan mengenakan terusan motif bunga sedang berdiri di luar sana. Ketika melihat anggota Keluarga Torna berjalan keluar, dia segera menunjuk Tasya yang berdiri di samping sembari berkata, “Apa dia itu tamu keluargamu?”Tasya merasa canggung hingga wajahnya memerah. “Kamu jangan jerit lagi. Aku sudah bilang akan bayar kamu!”Yandi berjalan maju, lalu bertanya, “Apa yang terjadi?”Wanita berambut ikal segera mengoceh panjang, “Siapa perempuan ini? Dia malah mencabut bibit anggrekku untuk diberikan kepada kelinci! Bibit anggrekku mahal sekali. Apa kalian tidak punya etika? Apa kalian tahu betapa mahalnya anggrek-anggrek itu? Kalau aku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3071

    Sepertinya Tora telah berkelahi dengan mereka, wajahnya kelihatan sedikit memar. Dia sedang mengadang di hadapan orang tua Keluarga Torna, berdebat dengan orang-orang yang memaksa mereka untuk tanda tangan.Yandi masuk ke dalam. Di bawah tatapan kaget orang-orang, dia mengambil surat perjanjian tersebut dan merobeknya. Dia berkata dengan nada dingin, “Keluarga Torna tidak akan pindah. Segera tinggalkan tempat ini!”Pemimpin dari para preman segera berdiri. “Siapa kamu? Kenapa kami mesti dengar katamu?”Yandi mengangguk. “Mulai sekarang, aku mewakili Keluarga Torna!"Tasya berkata dengan dingin, “Apa kalian punya izin pembongkaran yang sah? Kalau nggak, tindakan kalian sekarang termasuk menerobos masuk ke rumah orang tanpa izin, ditambah lagi dengan merusak harta benda milik orang lain. Perbuatan itu adalah perbuatan melanggar hukum. Kami bisa menuntut kalian!”Pemimpin kelompok preman itu langsung menatap Tasya dengan dingin. “Tuntut aku? Pergi sana, dasar bocah tengik ….”Saat pria it

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3070

    Tempat Yandi janjian untuk bertemu tepat di kedai teh seberang hotel. Mereka berdua menunggu beberapa menit sebelum orang itu tiba.Orang itu adalah pria berusia sekitar 30-an tahun. Dia mengenakan kacamata hitam dengan setelan olahraga berwarna biru tua.Saat melihat sosok Yandi dari kejauhan, pria itu pun menunjukkan ekspresi penuh antusias. Dia berjalan kemari sembari melebarkan lengannya.Yandi berjalan menghampirinya sembari bertos tangan dengan pria itu, kedua pundak saling ditabrakkan, kemudian mereka pun berpelukan. Dari interaksi mereka, sepertinya pria itu adalah teman baik Yandi yang sudah lama tidak bertemu.“Sudah bertahun-tahun tidak ketemu. Ketika kamu tiba-tiba mencariku, aku jadi merasa sedikit tidak percaya!” Pria itu melepaskan kacamata hitamnya, lalu menunjukkan wajahnya. Nada bicaranya terdengar sedikit emosional.Yandi tersenyum. “Iya, memang sudah bertahun-tahun tidak ketemu!”“Waktu itu, aku dengar-dengar misi kalian gagal. Aku kira kamu ….” Pria itu tidak melan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3069

    Ketika melihat Yandi sedang melihat kemari, Tasya segera mengeluarkan sebuah penutup mata dari dalam rak samping ranjang. Dia mengisyaratkan dirinya akan menutup matanya.“Aku sudah mandi!” balas Yandi dengan nada datar, lalu memalingkan kepalanya untuk bertanya, “Aku tutup lampu, ya?”Lampu dinding di samping Yandi masih menyala.Yandi memiringkan setengah badannya, lalu memalingkan kepalanya untuk melihat Tasya. Tasya juga sedang menatapnya. Kedua pasang mata saling bertemu. Udara seketika berubah hening.Mereka berdua saling menatap satu sama lain dalam waktu lima detik.Tatapan Tasya terlihat jernih dan dalam bagai air danau, dengan sedikit riak di atasnya. Di bawah pencahayaan gelap, air itu tidak berhenti bergejolak.Bagian kerah dari kaus lebar Tasya tertekan hingga memperlihatkan setengah pundaknya. Kulit putih dan lembut itu terlihat sangat mempesona.Beberapa saat kemudian, kamar menjadi gelap. Seluruh kemesraan dan kasmaran di antara mereka telah menghilang.Di dalam kegelap

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3068

    Tasya tidak bertanya apa-apa. Dia kembali ke kamarnya untuk mengambil ponselnya. Tasya datang tanpa membawa apa-apa, hanya ponsel saja.Mereka berdua turun ke lantai bawah. Area tangga sangatlah gelap. Tasya spontan menggenggam tangan Yandi. Kali ini, Yandi tidak mendorongnya.Nyali Tasya pun semakin besar. Dia menggenggam erat jari-jari Yandi, lalu perlahan menggenggam seluruh telapak tangannya.Tangan Yandi lebar dengan ruas-ruas jari yang tegas. Telapak tangannya dipenuhi kapalan tipis. Namun bagi Tasya, tangan itu tidak terasa kasar sama sekali. Sebaliknya, dia justru menggenggamnya semakin erat.Di lorong yang gelap dan sunyi, Tasya seolah-olah bisa mendengar suara detak jantungnya sendiri. “Deg! Deg!” Dia merasa sedikit gugup, canggung, dan juga gembira.Setelah meninggalkan penginapan, Yandi mengendarai mobil membawa Tasya ke kota bawah pegunungan.Yandi melempar jaketnya ke tubuh Tasya. Di dalam kegelapan, lekuk wajah pria itu kelihatan semakin dingin dan arogan saja. “Kamu tid

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3067

    “Tasya!” Suara Yandi terdengar serak karena panik. Dia pun mengetuk pintu kamar sebelah.Pintu telah dibuka. Tasya langsung berlari ke dalam pelukan Yandi.Yandi melihat ke dalam kamar. Dia tidak menyadari ada yang aneh. Akhirnya dia pun merasa lega. Pada saat ini, Yandi bertanya, “Apa yang terjadi?”Suara Tasya terdengar gemetar. “Ada … ada tikus!”Yandi menghela napas panjang. Dia menjelaskan dengan nada menghibur, “Wajar sekali kalau ada tikus di tempat seperti ini. Tikus itu cuma numpang lewat kamarmu saja. Kamu tidak akan digigit. Malahan tikus takut sekali sama kamu!”Tasya menggeleng di dalam pelukan Yandi.Yandi menunduk. Dia menyadari Tasya hanya mengenakan kaus tanpa celana. Kedua paha putih dan kurus itu terpampang sangat jelas. Di bawah pencahayaan remang, warna putih itu kelihatan sangat mencolok.Di sisi lain, Yandi baru saja selesai mandi dan bersandar di atas ranjang. Dia mengenakan celana tanpa mengenakan pakaian.Tenggorokan Yandi terasa kering. Dia tanpa sadar melaku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1182

    Saat tiba di depan vila, Reza menuruni mobil, lalu membukakan pintu mobil samping pengemudi. Dia menggandeng tangan Sonia, lalu membawanya ke dalam vila.Beberapa tahun lalu, Sonia juga pergi kepikiran apakah Reza akan tiba-tiba menunjukkan diri di Vila Green Garden?Selama dua tahun ini, Reza juga in

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1233

    "Sama-sama, kepercayaan itu timbal balik," ujar Sonia sambil tersenyum lembut. Kemudian, dia mulai bekerja.Teddy memandang punggung Sonia sambil diam-diam mengangguk. Jika kelak Sonia ingin tetap berkarya di industri ini, dia akan mengusahakan yang terbaik untuk melindunginya.Pagi itu, di Gedung Gun

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1202

    Hati Kiara menjadi masam. Bukankah biasanya Jason memperlakukan wanita dengan sangat lembut? Ternyata dia tidak akan bersikap lembut terhadap wanita yang tidak disukainya.Rasa putus asa seketika terlukis di wajah Kiara. Dia mengangguk dengan perlahan. “Benar apa katamu, aku sendiri yang nggak tahu d

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1168

    Saat Sonia pulang ke rumah, tampak banyak lelaki berseragam sedang memindahkan barang. Sepertinya rumah itu akan direnovasi ulang. Semuanya diganti menjadi yang baru.Ketika menyadari kepulangan Sonia, kepala tim renovasi pun segera berkata, “Apa kamu tinggal di sebelah?”“Iya!” Sonia mengangguk. “Ada

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status