Share

Bab 2344

Author: Musim Gugur
Jari tangan Tasya mengepal erat pegangan kayu. Jari tangannya kelihatan agak memucat. Dia menurunkan kelopak matanya melihat pantulan bayangan mereka berdua dari atas air dengan penuh harapan dan gugup.

Yandi tidak bersuara. Dia hanya melempar kerikil ke dalam air, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan pergi.

Kerikil jatuh ke dalam danau. Tasya merasa hatinya juga ikut bergetar. Tidak lama kemudian, muncul riak di atas permukaan air yang memantulkan bayangan lampu. Riak menghilang di alam per
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Aduh TANDY... Kamu kalo sdh TAU diem Aja dulu kenapa sih? Wkwkwkwk ...
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2884

    Tiba-tiba Theresia tersenyum dengan begitu ceria dan menggoda. “Tuan Morgan memang enak diajak kompromi!”Morgan tidak mengindahkan sindiran Theresia. Dia berkata dengan tersenyum, “Aku sudah hampir sampai perusahaanmu. Aku tunggu kamu di lantai bawah.”Theresia merasa sedikit kaget, tetapi dia segera mengangguk. “Segera.”Setelah memutuskan panggilan, Theresia membereskan barangnya, lalu bersiap-siap untuk pulang kerja.Saat Ingga memasuki ruangannya, dia pun merasa kaget ketika melihat Theresia sedang membereskan barangnya. Ingga berkata, “Bos, hari ini kamu pulangnya cepat sekali?”Suasana hati Theresia sedang sangat bagus. “Iya, bukannya sudah hampir jam pulang kerja?”Ingga menyipitkan matanya dan berkata dengan tersenyum, “Normal bagi orang lain untuk pulang kerja tepat waktu, tapi terlalu aneh bagi Bos karena nggak lembur hari ini. Seperti ada keajaiban saja, jangan-jangan kamu lagi pacaran!”Theresia menunduk untuk membereskan dokumennya. Dia bertanya dengan acuh tak acuh, “Gim

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2883

    Agnes sungguh merasa emosi. Dia menghubungi Jovita, tetapi panggilan tidak kunjung diangkat.…Saat Ingga kembali ke perusahaan, kebetulan klien yang mencari Theresia sudah pergi. Ingga memasuki ruang kerja, lalu menceritakan semua yang terjadi di perusahaan Keluarga Manthana dan isi percakapannya dengan Roger kepada Theresia.Sepertinya Theresia bisa menebak siapa yang ingin melawannya. Dia pun bertanya, “Nggak turun tangan, ‘kan?”“Nggak. Mereka memang ingin pukul aku, tapi aku bilang aku bakal lapor polisi. Mereka pun ketakutan hingga pulang!” kata Ingga dengan bangga.“Bagus sekali. Keselamatan itu paling penting selama berada di luar, apalagi kamu itu perempuan. Jangan bersikap keras terhadap lawan,” kata Theresia.“Sayang sekali, mereka malah berhasil melarikan diri!” kata Ingga dengan emosi.“Memangnya kenapa kalau kamu bisa menangkap mereka? Kalau mereka bilang mereka salah kenal orang, kamu juga kehabisan akal,” kata Theresia dengan tersenyum, “Oke, jangan marah lagi. Hari ini

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2882

    Saat perjalanan pulang ke perusahaan, semakin dipikir-pikir, Ingga pun merasa semakin marah saja. Dia menelepon Roger untuk memberi tahu semua yang terjadi di perusahaannya tadi.Roger berkata dengan kaget, “Aku tidak suruh orang untuk cari There!”Ingga berucap dengan gusar, “Jadi, ada orang yang sengaja ingin menjebak bos kami? Untung saja, hari ini bos kami ada urusan mendadak, makanya aku gantiin dia kemari. Kalau nggak, mereka pasti akan kesampaian!”Roger terdiam sejenak, lalu berkata dengan nada dingin, “Aku akan selidiki masalah ini, lalu beri penjelasan kepada There.”Roger berpesan lagi, “Beberapa hari ini, kamu suruh There lebih hati-hati. Beri tahu There, kalau ada urusan, aku akan langsung telepon dia, tidak akan melewati asisten mana pun.”“Oke!”…Setelah panggilan diakhiri, Roger segera menghubungi Jovita, “Ibu, kamu lagi di mana?”Jovita sedang bermain kartu. Dia sedang merasa sangat gembira karena menang banyak hari ini. “Aku lagi main kartu sama temanku. Ada apa?”Ro

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2881

    “Lho, kenapa Nona Theresia malah marah?” kata Ethan dengan tersenyum sinis, “Semalam kamu bersulang kepadaku. Kamu sangat lembut ketika nyanyi bareng aku semalam!”Brevi yang berada di samping tertawa terbahak-bahak.Seseorang membuka pintu ruang tamu. Tidak lama kemudian, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan keramaian, bahkan ada yang memotret dan merekam.Raut wajah Ingga sungguh kelihatan gusar. “Kalau kalian sembarangan bicara lagi, nanti aku akan lapor polisi buat tuntut kalian sudah melakukan pemfitnahan!”“Kamu bilang siapa yang memfitnah?” Ethan tersenyum dingin sembari menunjukkan ekspresi tidak takutnya. “Lebih baik Nona Theresia segera lapor polisi saja. Bisa jadi, kelak reputasimu di Kota Jembara akan semakin besar lagi. Kamu itu hanya seorang humas. Kamu berbisnis dengan mengandalkan kecantikanmu untuk menggoda pria. Jangan kira kita semua tidak tahu!”Orang di luar ruangan sana mengirim video kepada Agnes. Agnes pun dengan puas mengirimnya kepada Jovita. Setelah membuk

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2880

    Pada hari Kamis, Theresia menerima sebuah panggilan dari asistennya Roger. Nada bicaranya terdengar sungkan. “Nona Theresia, aku asistennya Tuan Roger. Kata Tuan Roger, kontrak kerja sama kedua perusahaan kita sudah hampir jatuh tempo, jadi butuh tanda tangan lagi untuk melanjutkan kontrak.”Theresia mengira Roger sedang sibuk, itulah sebabnya asisten Roger yang menghubunginya. Setelah memeriksa tanggal kontrak, memang sudah hampir berakhir.“Oke, apa ada yang perlu ditambahkan lagi dalam kontrak baru?” tanya Theresia.Asistennya Roger membalas, “Ada. Apa Nona Theresia bisa ke perusahaan sekarang? Kita bahas secara langsung!”“Boleh.” Theresia melihat jam sekilas. “Aku bisa sampai perusahaan kalian sebelum jam sebelas.”“Oke. Kamu bisa telepon aku setelah sampai nanti,” kata asisten dengan ramah.Theresia mengakhiri panggilan, lalu mencari keluar kontrak kerja sama Perusahaan Manthana. Setelah membaca dengan saksama, dia pun berdiri berencana pergi ke perusahaan Roger.Saat keluar ruan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2879

    Setengah badan Theresia merinding. Dia merasa arwahnya sudah bukan miliknya saja.…Di area ruangan bawah tanah vila ini, efek kedap suara di bioskop pribadi ini paling bagus. Mereka pun bisa bersikap semena-mena, tanpa perlu berpikir terlalu banyak.…Saat kembali ke Kediaman Keluarga Angsara, langit sudah gelap. Theresia memberikan hadiah yang dia beli tadi kepada Aska dan yang lain.Jemmy tersenyum cerah. “Kamu juga beli untuk aku?”Aska mengambil pakaiannya dengan ekspresi bangga. “Kamu bisa dapat juga berkat aku!”Jemmy tidak perhitungan dengannya. Lagi pula, dia tahu dia bisa mendapatkan hadiah berkat siapa.Julia melihat Theresia membeli hadiah untuk dirinya. Dia pun merasa sangat gembira. “Morgan, sudah merepotkanmu.”Morgan melirik Theresia sekilas. Dia berkata dengan tersenyum, “Nggak, sudah seharusnya.”Theresia berjalan ke sana, lalu membantu Julia untuk memakaikan gelangnya. Morgan berinisiatif untuk berkata, “Cocok sekali dengan Bibi Julia.”Julia mengangkat pergelangan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 172

    Cahaya di dalam ruang baca mulai meredup, tapi perasaan yang lain malah terasa sangat kentara. Reza membalikkan tubuh Sonia untuk berhadapan dengannya. Kemudian Reza mencondongkan tubuhnya, dan menciumnya.Ketika melihat tingkah penurut Sonia di hadapan anggota keluarganya tadi, Reza pun sudah tidak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 181

    Selesai makan, mereka pun kembali ke vila. Reza berkata, “Nanti sore Maxwell sudah tiba. Jadi aku nggak bisa temani kamu untuk pulang bersama. Aku akan suruh Robi untuk antar kamu pulang.”Sonia menunjukkan ekspresi sedih. “Tadi pagi aku baru saja telepon Kakek. Katanya dia nggak lagi di Atria, dia b

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 161

    Apa karena masalah rokok? Jadi Reza sedang bantu Sonia untuk balas dendam?Ekspresi kesal seketika terlihat di wajah Reza. Dia pun memelototi Jason. “Kalau nggak ada urusan lagi, pergi sana!”“Apa kamu risi sama aku? Ini namanya habis manis sepah dibuang!” Jason tersenyum. “Sonia, hari ini kamu nggak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 217

    “Buruan!” ujar Rendi dengan nada sedikit memaksa.Raut wajah Vivian tampak memutih dan dengan cepat mengangguk sambil melangkah menuju lantai atas. Langkah kakinya terasa berat hingga rasanya begitu sulit untuk meneruskan langkah kakinya.Setelah punggung perempuan itu hilang di belokan tangga, Rendi

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status