Share

Bab 26

Author: Musim Gugur
Sore harinya, Sonia mengajukan cuti setengah hari dan pergi bersama Tandy ke sekolahnya. Setibanya di sana, mereka berdua langsung menuju ke ruang kantor kepala sekolah. Mereka terus mengetuk pintu, tapi tak kunjung mendapatkan jawaban karena kepala sekolah sedang tidak ada di tempat. Guru yang lain tahu kalau Sonia datang untuk membicarakan masalah yang terjadi sebelumnya. Dia pun menawarkan segelas air untuk Sonia dan memintanya untuk menunggu sebentar.

Secara tak disengaja, Sonia juga mendeng
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2856

    Julia berkata, “Mau bawa apa di rumah? Aku beresin sama-sama kamu.”Theresia membalas dengan tersenyum, “Nggak apa-apa. Biar aku sendiri saja. Nggak banyak juga!”Nada bicara Aska terdengar ramah. “Kalau begitu, kamu mesti pulang setelah pulang. Ada yang ingin Kakek diskusikan sama kamu.”Theresia membalas, “Oke.”Hallie berkata dengan tersenyum, “Setelah Theresia pulang ke rumah, dia tinggal di sebelah kamarku saja. Jadi, kita juga bisa jadi teman ngobrol.”Julia menolak dengan tersenyum datar, “Nggak usah. Aku sudah suruh pelayan untuk bereskan kamar di sampingku. Aku ingin lebih dekat sama Jeje.”Hallie tersenyum cerah. “Bagus juga.”Selesai sarapan, Morgan mengantar Theresia ke perusahaan. Aska juga mengantar mereka ke depan pintu gerbang halaman.Hallie duduk di mobil yang dikendarai sopir Keluarga Angsara. Ketika melihat Aska tidak merelakan mobil Morgan, hatinya pun terasa dingin. Ternyata memiliki hubungan darah memang berbeda. Padahal Hallie sudah tinggal berbulan-bulan di sin

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2855

    “Memangnya kenapa kalau bermarga Bina? Theresia sendiri yang bersedia.” Jemmy pantang menyerah.“Itu karena dulu dia belum kembali ke Keluarga Angsara. Sekarang, dia sudah kembali, tentu saja marganya juga mesti diubah.” Aska kelihatan keras kepala, tidak berniat untuk mengalah.Jemmy bertanya, “Jeje itu nama panggilannya. Dulu, kalian beri dia nama apa?”Begitu Aska mendengar pertanyaan itu, raut wajahnya menjadi suram. “Begitu Jeje lahir, aku dan Julia mulai bertengkar. Tidak lama kemudian, dia bawa Jeje meninggalkan Kota Kembara, lalu memberinya nama panggilan ‘Jeje’. Setelah pulang ke rumah, aku juga terus mengusulkan untuk memberi nama kepada Jeje. Tapi setiap kalinya, pendapatku selalu bentrok dengan Julia. Jadi, namanya masih belum dipilih.”Jemmy berkata dengan gembira, “Itu berarti Jeje memang ditakdirkan untuk diberi nama Theresia Bina. Aku rasa tidak perlu diubah lagi!”Aska mendengus dingin. “Tidak mungkin. Besok, aku akan diskusikan masalah ini dengan Julia. Kemudian, mena

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2854

    Sonia membalikkan tangannya untuk menggenggam tangan Reza. Terlihat senyuman di atas wajah indahnya. “Sekarang, kita bisa pikir mau bulan madu di mana.”Tatapan Reza kelihatan lembut. “Kamu mau ke mana?”Tiba-tiba Sonia kepikiran sesuatu. “Sebenarnya aku agak khawatir sama Hallie.”“Tenang saja. Ada Morgan!” Reza tersenyum. “Dia tidak akan biarkan siapa pun melukai Theresia!”“Emm!” Terlihat tatapan penuh penantian di dalam mata Sonia. “Semoga saat kita pulang, Kak Morgan dan Theresia sudah jadian.”“Pasti!”…Malam hari.Julia membawa Theresia ke kamarnya sendiri. “Malam ini, kita tidur satu kamar saja. Masih ada banyak hal yang ingin aku obrolkan sama kamu.”Theresia tersenyum lembut. “Oke!”Pelayan sudah mempersiapkan keperluan mandi dan piama baru untuk Theresia. Setelah Theresia selesai mandi, Julia masih sedang duduk di atas ranjang sembari melihat foto masa kecil Theresia. Dia mengangkat kepalanya dan melambaikan tangan kepada Theresia. “Ayo, ke atas ranjang.”Theresia melepaska

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2853

    Jemmy berkata, “Setelah mengucapkan semua isi hati, semuanya pun sudah berlalu. Jeje sudah kembali. Itu adalah hal yang gembira. Kalau kamu seperti ini, Jeje juga akan merasa tidak nyaman.”“Oke!” Aska menyeka air matanya, lalu berkata pada Theresia, “Hidup masih panjang. Kita cari kembali 20 tahun itu lagi!”Theresia mengangguk dengan tersenyum lembut. “Oke!”…Selesai makan, semua orang duduk di ruang tamu untuk mengobrol bersama. Jemmy berkata pada Sonia, “Bukannya kamu dan Reza mau pergi bulan madu? Sekarang, Jeje juga sudah ditemukan. Kalian bisa pergi besok.”Wajah Sonia terlihat indah. Dia berkata dengan tersenyum, “Aku merasa terlalu gembira, aku jadi nggak mau pergi.”Morgan berkata dengan tersenyum, “Reza sudah mengesampingkan masalah pekerjaan untuk menemanimu bersenang-senang. Kalian bisa lakukan apa yang ingin kalian lakukan sekarang. Kelak, waktu untuk berkumpul masih sangat banyak. Jangan sampai kami mengganggu waktu bulan madu kalian berdua.”Reza melirik Sonia sekilas,

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2852

    Hallie berdiri di sana dengan wajah pucat. Cahaya senja memancar ke atas wajahnya, membuat wajahnya kelihatan lebih dingin.Baru saja hari pertama, Theresia pun sudah bersikap seperti ini terhadapnya. Sepertinya Theresia sudah mulai kepikiran untuk mengusirnya! Hallie tidak akan pergi. Dia duluan datang ke sini. Atas dasar apa dia pergi?Hallie terisak-isak. Dia menengadah kepalanya untuk menahan air matanya. Setelah menarik napas dalam-dalam, dia baru membalikkan tubuhnya berjalan kembali.Begitu Hallie masuk rumah, dia mendengar dua orang pelayan sedang mengerumuninya. “Nona, ada sup sarang burung walet berkualitas tinggi dimasak dengan goji berry, apa kamu terbiasa dengan rasa seperti ini? Kalau Nona tidak suka, aku akan ganti dengan rasa lain.”“Nona, biasanya kamu suka makan ikan kukus polos atau yang lain? Kata Pak Aska, dimasak sesuai dengan kesukaanmu saja.”“Nona, biasanya kamu lebih suka rasa yang lebih manis atau yang lebih pedas. Kamu bisa beri tahu kami, kami akan masak se

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2851

    Morgan mengangguk. “Oke!”Julia melirik Theresia sekilas dan tersenyum padanya. Dia pun duluan meninggalkan tempat.Theresia mengerti bahwa Julia ingin menyuruhnya mengobrol berdua dengan Morgan. Di dalam taman bunga ini, memang hanya tersisa mereka berdua saja.Julia suka dengan bunga lili. Ada banyak bunga lili ditanam di taman bunga Aska. Kebetulan sekarang adalah bulan Mei, cuaca terasa hangat dan bunga-bunga sedang bermekaran. Kelopak bunga berwarna putih itu terlihat lembut dan terasa wangi.Di dalam taman bunga yang hening ini, Morgan menatap Theresia dalam-dalam. Dia mengangkat tangannya untuk menyeka ujung mata Theresia, lalu berkata dengan suara rendah, “Apa kamu menangis?”Theresia menatapnya. “Tadi Bibi Julia cerita banyak kisah masa kecil kepadaku ….”“Ibu!” sela Morgan, lalu berkata padanya dengan tegas, “Mulai sekarang, kamu mesti panggil ‘Ibu’.”Theresia menggigit bibir delimanya. Terlihat rasa tidak leluasa di dalam bola mata menawannya.Morgan berkata, “Memang tidak t

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2717

    “Publikasi apa?” Kening Yandi berkerut. “Publikasikan kalau kamu mencintaiku secara sepihak, lalu terus mengusikku?”Tasya tertegun sejenak. Terlintas rasa sedih di dalam tatapannya, seolah-olah ada sebongkah batu jatuh ke atas permukaan danau yang jernih, mengacaukan keheningan yang sengaja Tasya p

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2730

    Dari ucapan Tandy, dia memang mengungkapkan kesalahan Tasya, tapi malah membuat Yandi merasa sedang disalahkan.Tandy tidak berbicara lagi, hanya fokus dalam gimnya saja.Yandi refleks mengangkat kepalanya. Dalam sekilas mata, dia melihat Tasya sedang berdiri di kerumunan tengah taman bunga. Dia sed

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2732

    Aska menatap Jemmy sembari memikirkan sesuatu. Dia pun mengangguk dengan perlahan. “Aku mengerti!”“Baguslah kalau mengerti. Sekarang tes DNA masih belum dilakukan, wajar kalau Julia tidak memiliki perasaan terhadap Hallie. Semuanya kita bicarakan lagi setelah melakukan tes DNA. Jangan sampai sebelu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2670

    “Nggak mungkin!” Theresia menarik erat tali di tangannya. Pria bertopeng pun mengeluarkan suara mendengus.Theresia melonggarkan talinya, lalu kembali bersuara, “Lepaskan kami. Kalau nggak, jangan harap kamu bisa hidup!”Tiba-tiba pintu yang tertutup rapat ditendang dengan keras. Angin dingin beremb

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status