分享

Bab 2962

作者: Musim Gugur
Ujung mata Theresia memerah. Dia tersenyum sembari mengangguk. “Tolong bantu aku sampaikan kepada Kakek juga.”

“Aku akan membatalkan tiket pesawatnya. Kami akan menunggumu di rumah. Kita baru akan pergi setelah kamu kembali,” kata Julia, “Aku sudah bilang sama Vans. Dia sangat memahamiku dan juga memahamimu.”

Theresia berkata, “Aku usahakan akan segera kembali.”

“Tidak usah buru-buru. Aku akan suruh Vans untuk pergi dulu. Kami juga tidak buru-buru,” kata Julia dengan tersenyum, “Kebahagiaanmu da
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (3)
goodnovel comment avatar
Wia Jha
Ahhh makin seruh aja
goodnovel comment avatar
Subaida
waow… up lgi dong .........
goodnovel comment avatar
Ashoka Auwdiraja
aaakkkhh so sweet
查看全部評論

最新章節

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2972

    Saat langit sudah sepenuhnya menjadi gelap, Morgan pun memasak untuk Theresia. Dia mengganti pakaiannya dengan sepotong kemeja berwarna putih. Dia menggulung lengan pakaiannya ke atas, menunjukkan lekuk otot yang jelas di bagian lengannya.Tangan yang terbiasa memegang pistol itu, kini juga kelihatan kokoh dan santai ketika memegang pisau untuk memotong sayuran.Setelah membasuh tubuhnya, Theresia mengenakan sepotong gaun panjang berbahan sutra asli. Dia mengikat rambut panjangnya di belakang, menunjukkan leher panjang bak angsa itu. Terlukis senyuman di atas kelima indra yang indah dan lembut itu. Dia membantu Morgan untuk mengambil barang atau menginstruksinya dalam mengatur rasa.Mereka berdua bersenda gurau sejenak. Kegiatan memasak yang awalnya membosankan malah berubah menjadi lebih menarik.Theresia merasa sangat bagus untuk tinggal di sini. Rumah ini tidak besar, tapi cukup untuk ditempati mereka berdua. Tanpa perlu dilayani oleh pelayan, mereka pun bisa terbiasa dengan situasi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2971

    Dias malah sudah melihat keberadaan Arvan. Dia langsung menunjukkan senyuman di wajahnya, lalu menyapa dengan hangat, “Tuan Arvan!”Ketika melihat ekspresi munafik Dias yang membuat orang merasa jijik, tiba-tiba Arvan mengerti betapa langkanya wanita seperti Theresia di muka bumi ini.Sepertinya tidaklah sulit untuk dipahami kenapa Morgan bisa menyukainya.…Setelah memasuki mobil, Morgan mengambil bunga di baris belakang kepada Theresia.Theresia memeluk buket bunga mawar berwarna merah, lalu memalingkan kepalanya untuk melihat si pria.Terlihat senyuman di atas wajah tampan Morgan. “Ada apa?”Theresia memutar bola mata indahnya. Terlihat sedikit ekspresi nakal di wajahnya. “Dulu, kenapa aku nggak sadar kalau Tuan Morgan seromantis ini?”“Romantis?” Morgan melihat situasi jalan di depan sana. Suaranya terdengar magnetis. “Cuma membeli sedikit barang kesukaanmu saja sudah tergolong romantis?”Theresia memeluk bunga. Wajahnya kelihatan lebih indah daripada bunga. Dia juga tersenyum deng

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2970

    Dias terbengong oleh ucapan Morgan. Belakang punggungnya seketika terasa dingin. “Gedebum" Dia pun jatuh duduk di atas kursi.Theresia sudah berjalan ke depan pintu. Ketika melihat Ingga yang berjalan kemari, dia pun berpesan, “Aku pulang kerja dulu. Kamu antar Nona Dias sana!”Ingga melihat bayangan punggung Morgan yang tinggi dan tegap itu, lalu diam-diam tersenyum. Akhirnya dia mengerti kenapa bosnya tiba-tiba mengubah pemikiran untuk tidak ke luar negeri lagi.Ternyata wanita akan kalah di tangan pria tampan!Ingga memberi isyarat tangan oke, lalu mengangguk dengan tersenyum. “Bos harap tenang!”Theresia kembali ke ruang kerjanya untuk mengambil barang-barang, lalu pergi bersama Morgan.Setelah memasuki lift, Theresia baru memalingkan kepalanya. Dia menatap pria dengan mata berkilauannya. “Apa kamu sengaja ngomong seperti itu agar didengar sama Dias?”Morgan tersenyum dingin. “Meskipun sengaja, aku juga lagi berkata jujur. Kamu kira kenapa aku bisa datang ke Kota Jembara?”Theresia

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2969

    Wajah Dias menjadi pucat. Dia yang malu itu pun mulai merasa marah. Matanya mulai terbelalak lebar!Theresia melirik Dias sekilas dengan tatapan datar. “Pemikiran Nona Dias hanya terbatas pada pemahamanmu saja. Sementara, pemahaman tipismu itu malah membuat pandanganmu menjadi pendek dan sempit!”Raut wajah Dias menjadi kaku. “Apa yang ingin kamu katakan?”Wajah Theresia tampak memesona dan begitu indah. Auranya lembut, tetapi juga samar-samar memancarkan ketenangan serta ketegasan yang tajam.“Nona Dias, coba pikirkan baik-baik seluruh kejadian di pesta minum hari itu dari awal sampai akhir. Apa kamu masih belum mengerti? Aku dan Tuan Morgan memang sudah saling mengenal sejak awal dan hubungan kami jauh melampaui apa yang kamu bayangkan!”Dias pun terbengong. Dia kembali berpikir dengan serius. Hanya saja, dia benar-benar tidak kepikiran seberapa dekatnya Morgan terhadap Theresia waktu itu? Sepertinya mereka berdua tidak ada tanda-tanda saling kenal.Ketika kepikiran sampai di sini, D

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2968

    Morgan membalas dengan pesan suara. Suara rendah dan magnetisnya terdengar dari telepon. “Makan yang banyak. Belakangan ini kamu semakin kurus lagi.”Theresia mengangkat alisnya. [ Apa iya? ][ Morgan: Rasanya agak ringan ketika digendong. ][ Theresia: Sejak makan masakan Tuan Morgan waktu itu, aku jadi nggak nafsu makan, wajar kalau aku kurus. ][ Morgan: Aku akan masakin buat kamu pada akhir pekan nanti. ]Theresia mengirim sebuah emotikon seekor kucing kecil memeluk ikan.[ Morgan: Makanlah. ]Theresia meletakkan ponselnya, lalu fokus dalam menyantap makanannya. Dia merasa masakan hari ini sangatlah lezat.Sore harinya, Theresia mengadakan rapat mendadak. Saat keluar dari ruangan rapat, waktu sudah menjelang jam pulang kerja. Ingga pun mendekatinya. “Bos, Dias kemari!”Theresia mengangkat mata indahnya. “Di mana?”Ingga menunjuk ke bagian belakang tubuhnya. “Ruang tamu!”Theresia mengangguk sedikit kepalanya, lalu berjalan ke sisi ruang tamu.Dias mengenakan pakaian formal. Dia sed

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2967

    Aska tersenyum lebar, seolah-olah merasa lega. “Kalau begitu, sepakat, ya!”Malam harinya mereka semua makan bersama. Julia memesan lagi tiket penerbangan untuk lusa hari nanti. Dia sengaja tidak memesan penerbangan besok karena ingin bersama Theresia untuk beberapa hari ini.Malam harinya.Theresia seperti biasanya, akan pergi mengobrol dengan Julia sebelum tidur. Dia duduk bersandar di ranjang, lalu berkata dengan tersenyum, “Ibu, ada yang ingin aku kasih tahu sama kamu. Aku harap kamu jangan marah.”Ekspresi Julia terlihat lembut. “Ada masalah apa?”Theresia mengeluarkan akta nikah, lalu menyerahkannya kepada Julia. “Aku dan Morgan … sudah menikah.”Julia membuka akta nikah dengan kaget, lalu melihat foto mereka berdua, kemudian melihat bagian tanggal. Matanya seketika terbelalak lebar. “Ini ….”Sepertinya semua berjalan dengan terlalu cepat!Theresia berkata, “Maaf, aku nggak beri tahu kamu dan Kakek duluan. Waktu itu, masalah terlalu mendadak.”Julia tersenyum. “Memang cukup menda

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2487

    Rose masih saja menggeleng. “Aku benar-benar nggak pengen ke sana!”Devin menatapnya. “Apa gara-gara aku?”Rose tidak berbicara.Devin bertanya, “Apa kamu sudah terima bunga pemberianku hari ini?”Kening Rose berkerut. “Aku sudah kasih orang lain. Lain kali kamu jangan kasih lagi!”Terlihat rasa kec

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2446

    Sepertinya Hallie kedengaran ucapan Juno. Dia segera berkata, “Aku benar-benar sangat suka untuk menjadi desainer. Aku memang bukan profesional, tapi aku nggak usah jadi desainer atau asisten, aku bisa jadi pesuruh. Aku mohon Kak Juno izinkan aku masuk.”Juno berkata, “Tidak bisa. Bagaimanapun, kamu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2511

    “Aku mencintaimu!” Juno mencium kening Rose, lalu memeluk Rose ke dalam pelukannya. “Aku mencintaimu untuk selamanya!”…Semalaman ini, Rose bersandar di dalam pelukan Juno dengan sangat patuh. Dia tidak menjauh dan juga tidak merasa kaku berada di dalam pelukan Juno. Tidur Rose juga sangat lelap ma

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2386

    “Emm?” ucap Rose dengan penasaran, “Salah paham apa?”Ronald menunjuk alkohol di hadapan mereka berdua. “Kamu habisi alkoholnya. Nanti aku beri tahu kamu!”Rose tahu bahwa botol alkohol itu baru dibuka. Itulah sebabnya dia tidak memiliki pertimbangan apa-apa, langsung mengambil gelas dan meneguknya.

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status