LOGINTerdesak biaya pengobatan sang adik yang kian kritis, Anya terpaksa menerima tawaran manipulatif Pak Tama untuk menjalin hubungan rahasia demi imbalan uang yang besar. Pengorbanan harga diri ini berhasil menebus obat sang adik, namun meninggalkan rasa bersalah mendalam yang terus menghantuinya di tempat kerja. Kini, situasi menjadi semakin rumit ketika sang bos besar mulai menuntutnya untuk menandatangani sebuah pernikahan kontrak.
View MoreSisa-sisa badai kenikmatan yang baru saja melanda di atas tempat tidur besar berseprai sutra hitam itu perlahan mereda, meninggalkan keheningan yang berat di dalam suite room. Namun, atmosfer di dalam kamar mewah itu sama sekali tidak melonggar atau melunak. Ketegangan yang pekat masih menggantung di udara, seolah menegaskan bahwa permainan kekuasaan ini belum benar-benar mencapai titik akhir.Tama bergerak perlahan, mengurai tubuh tegapnya dari kungkungan tubuh Anya yang masih terengah-engah. Ia bangkit dari atas kasur tanpa memedulikan sisa-sisa keintiman yang baru saja mereka bagi, menampilkan siluet tubuhnya yang atletis, kokoh, dan penuh urat menonjol di bawah temaram lampu kamar. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dengan langkah kaki yang tenang dan penuh wibawa, ia melangkah menuju kamar mandi mewah yang dibatasi oleh dinding kaca buram di sudut ruangan.Tak lama kemudian, suara gemericik air hangat yang mengalir deras mulai terdengar memenuhi ruangan, memecah kesunyian malam
Anya tersentak hebat ketika jari telunjuk Tama yang kasar bersentuhan langsung dengan permukaan klitorisnya yang sudah meradang akibat getaran mesin selama berjam-jam. Sensasi sentuhan kulit manusia yang mentah itu terasa ribuan kali lebih intens dan mengejutkan daripada simulasi mekanis sebelumnya."Ahhh! Pak Tama... mmpff!" Anya memekik, mencoba merapatkan kedua pahanya secara refleks untuk melindungi dirinya, namun kekuatan fisik Tama jauh lebih unggul. Pria itu menggunakan lututnya sendiri untuk mengganjal paha Anya tetap terbuka lebar di atas karpet tebal kamar hotel.Tama tidak memberikan kelembutan yang biasa diberikan oleh seorang kekasih. Sentuhannya sangat menuntut, mekanis, dan penuh perhitungan untuk memberikan rangsangan maksimal sekaligus siksaan rasa sakit yang samar. Jari tengahnya yang panjang mulai mendorong masuk ke dalam liang intim Anya yang sempit, bergerak maju-mundur dengan ritme yang cepat dan menekan dinding-dinding bagian dalam yang masih perawan."Nnnghh...
Kamar suite itu sangat luas, berudara hangat dengan pencahayaan temaram berwarna kuning keemasan yang memberikan kesan intim sekaligus intimidatif. Kamar ini begitu mewah, namun bagi Anya, tempat ini terasa seperti sebuah altar pemujaan baru di mana ia akan mengorbankan sisa harga dirinya. Suasana di dalam kamar ini sangat kontras dengan badai hujan yang menderu keras di luar jendela kaca besar, dan juga kontras dengan badai gairah yang berkecamuk hebat di dalam rongga dadanya.Tama melangkah masuk ke tengah ruangan tanpa ketergesaan. Ia melepaskan jas abu-abu gelapnya yang sedikit basah oleh rintik hujan, melonggarkan ikatan dasinya dengan satu tangan, lalu melemparkannya ke atas sofa kulit dengan gerakan yang sangat santai seolah ia sedang berada di rumahnya sendiri. Pria itu kemudian membalikkan tubuh tegapnya, berjalan perlahan kembali ke arah pintu masuk, dan berdiri menjulang tepat di depan Anya yang masih bersimpuh dengan tubuh yang gemetar hebat di atas karpet.Tama menatap ke
Rintik gerimis di perbukitan Bogor perlahan-lahan berubah menjadi hujan lebat yang menderu deras, menghantam atap beton dan membungkus balkon lantai tiga proyek resort itu dengan tirai air yang sangat tebal. Angin gunung yang berembus masuk membawa hawa dingin yang menusuk tulang, menciptakan kabut tipis di sekitar koridor yang sepi. Namun, dinginnya embun malam itu sama sekali tidak mampu memadamkan api yang tengah membakar seluruh sistem saraf Anya. Tubuhnya masih bersandar lemas pada dinding beton yang kasar dan lembap, sementara getaran konstan dari alat nirkabel yang tertanam di dalam dirinya terus memompa gelombang rangsangan tanpa ampun, mengabaikan fakta bahwa ia sedang berada di tempat terbuka.Otot-otot pahanya berkedut lembut secara refleks, dan cairan alami tubuhnya kini terasa mengalir hangat, membasahi kain celana dalam hingga terasa begitu lengket, panas, dan menyiksa setiap kali ia mencoba bergeser. Setiap tarikan napasnya terasa berat dan terputus-putus. Keadaan ini b
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews