Share

Bab 812

Author: Musim Gugur
Reza juga tidak merahasiakannya. “Iya, nanti aku akan bawa dia ke rumah.”

“Siapa dia?”

“Seorang wanita biasa,” balas Reza dengan tersenyum, “Kamu akan menyukainya.”

“Emm.” Tommy mengangguk dan tidak bertanya lagi. Dia hanya berpesan, “Hati-hati di jalan.”

“Oke!”

Tommy melihat kepergian Reza, baru kembali ke vila dan berjalan ke lantai atas.

Setelah memasuki ruang kamar, pelayan telah mempersiapkan piama dan juga ember untuk berendam kaki. Tommy duduk di sofa berendam kakinya sambil membaca koran.

Lysa berjalan keluar dari kamar, lalu bertanya, “Tadi apa yang kamu katakan dengan Reza sewaktu di bawah?”

Tommy meletakkan koran, lalu berkata dengan ekspresi serius, “Reza sudah memiliki kekasih.”

Ekspresi Lysa terlihat kaget. Hanya saja, semuanya sesuai dengan dugaannya. “Pantas saja beberapa bulan ini dia tidak tinggal di rumah. Ternyata dia sudah pacaran. Wanita itu berasal dari keluarga mana?”

“Dia tidak mengatakannya.” Tommy berpikir sejenak. “Aku akan menyelidikinya.”

Putranya yang sat
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Nah loh !!! Keceplosan dah, Wkwkwk ... "SUAMIKU" katanya, Hahahaha... Reza SHOCK Campur Bahagia dengar Sonia Panggil SUAMIKU...
goodnovel comment avatar
Gav Ri
semoga Reza ga salah paham karena digunakan jalang itu ga bosen " cari perkara
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2648

    Morgan mengepalkan telapak tangannya dengan erat. Bibir tipisnya menempel di telinga Theresia. Dia berkata dengan suara yang sangat rendah, “Tiba-tiba aku merasa apa yang dikatakan Lovin sangat benar!”Napas hangat menyentuh bagian sensitif Theresia, seolah-olah ada aliran listrik yang menyambar saja. Setengah tubuhnya mulai merasa merinding, alhasil dia tertegun di tempat.“Emm?” balas Theresia dengan perlahan, tetapi terdengar sedikit suara gemetar. Dapat diketahui bahwa Theresia sedang berusaha untuk menahannya, entah sedang menahan suaranya lantaran takut ketahuan oleh orang lain atau menahan detak jantung yang tidak bisa dikendalikannya.“Kalau tidak bersedia, aku akan cium sampai kamu bersedia!”Suara pria itu terdengar rendah, serak, dan magnetis. Setiap ucapan yang dilontarkan bagai sedang mengetuk hatinya saja, kemudian bibirnya kembali ditekan kembali.Semua yang dihirup Morgan saat ini adalah aroma wangi sang wanita. Mereka berdua bagai sedang terisolasi dari dunia luar saja

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2647

    Ibunya Jane segera berkata, “Tidak usah, tidak usah. Kamu cukup bantu aku untuk jaga Jane saja. Bibi tunggu kepulangan kalian.”“Oke.” Lovin tersenyum lembut. “Bibi, sampai jumpa.”Setelah Lovin mengakhiri panggilan, Jane mengulurkan tangannya untuk merebut ponselnya kembali. Dia melangkah mundur beberapa langkah sembari menatap Lovin dengan terengah-engah. “Kenapa kamu ngomong seperti itu sama ibuku?”Lovin memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Senyumannya masih kelihatan cerah. “Aku rasa kamu memang tidak berniat untuk kencan buta, makanya aku membantumu. Jangan tidak tahu diuntung!”Tiba-tiba hati Jane terasa sakit. Air matanya seketika menimbun di dalam matanya. Dia berkata dengan kesal, “Siapa juga yang butuh bantuanmu! Dia itu orangnya tinggi dan tampan. Aku suka sekali. Aku memang mau pulang untuk menikah!” Jane melirik Lovin sekilas, lalu berjalan pergi. “Dasar gila!”Terdengar suara datar dari belakang. “Memang gila. Kalau tidak gila, aku juga tidak mungkin akan men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2646

    Theresia menyadari Morgan terlalu tinggi. Kemungkinan dapat terlihat kepala Morgan dari luar sana. Dia pun menarik kerah pakaian Morgan lagi, menyuruh Morgan untuk menunduk.Morgan membungkukkan tubuhnya, menunduk, dan mengembuskan napas panas. Embusan napas itu mengenai telinga Theresia. Bibir Morgan hanya berjarak sekitar satu sentimeter dari telinga Theresia.…Tiba-tiba Jane berkata, “Apa maksud ucapanmu tadi?”Lovin tidak menemukan apa-apa, lalu memalingkan kepalanya dan kembali menunjukkan sikap acuh tak acuhnya. “Tidak bermaksud apa-apa. Cuma asal bicara saja.”Raut wajah Jane menjadi muram. Dia tidak bisa mendeskripsikan betapa kecewanya dia saat ini. Tiba-tiba ponsel Jane berdering. Dia melirik sekilas, lalu mengangkatnya, “Ibu!”Ibunya Jane berkata, “Jane, kapan kamu pulangnya?”“Beberapa hari lagi,” balas Jane dengan menunduk.“Cepat pulang. Kebetulan Vans ada waktu dalam dua hari ini. Kalian bisa ketemuan!” ucap ibunya Jane dengan gembira, “Aku sudah perlihatkan fotomu kepa

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2645

    Theresia menunjukkan ekspresi syok.Julia berkata dengan tersenyum, “Ayo, pergi. Aku bikin kopi buat kamu.”Theresia melihat waktu sekilas, tetapi dia berkata dengan tersenyum, “Aku nggak minum dulu hari ini, masih ada yang harus aku lakukan saat ini.”…Setelah meninggalkan vila Julia, Theresia mengirim pesan singkat kepada Lovin. [ Lovin, aku lagi di perpustakaan lantai dua. Apa kamu bisa bantu petikkan beberapa bunga kacapiring dan antarkan kemari? ]Lovin segera membalas. [ Oke, segera. ]Theresia menyimpan ponselnya, lalu berjalan ke perpustakaan.…Lovin keluar rumah dengan memegang payung. Dia pergi memetik beberapa tangkai bunga kacapiring, baru pergi ke perpustakaan lantai dua.Hari ini anak-anak tidak ada kelas. Seluruh perpustakaan terasa sangat hening, terutama lantai dua. Rak buku tersusun rapi. Gerimis turun rintik-rintik. Aroma buku memenuhi udara. Suasana begitu hening hingga bunyi jarum jam begitu terdengar.Baru saja Lovin hendak keluar untuk mencari Theresia, terdeng

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2644

    Theresia menarik napas dalam-dalam. Setelah mengetahui Morgan telah salah paham, dia pun malas menjelaskan, melainkan hanya berkata, “Tapi aku suka dengan bunga mawar merah dan putih. Meskipun aku sudah memiliki bunga mawar merah, bukan berarti aku nggak boleh melirik bunga mawar putih!”Aura pria itu terasa semakin dingin. Dia melirik Theresia dengan dingin, lalu berjalan memasuki kamar.Kedua tangan Theresia menopang pagar. Dia sedang berusaha untuk mencondongkan tubuhnya ke bawah, tetapi hanya terdengar suara bantingan. Pintu balkon dibanting dengan sangat kuat. Saking kuatnya, seluruh gedung seolah-olah berguncang akibat amarah si pria.Wajah Theresia kedinginan akibat terkena hujan. Dalam sesaat, dia merasa dirinya sangat sedih dan konyol.Pada saat ini, kebetulan Julia bersuara di dalam grup percakapan. [ Theresia lagi ngapain? Kenapa kamu selalu tidak patuh? ]Theresia membalas. [ Aku lagi lihat bunga mawar putih. ]Julia mengetik tanda tanya. [ Sejak kapan ditanam bunga mawar p

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2643

    Selamanya?Theresia tersenyum, lalu lanjut memakan buburnya.…Orang di dalam vila membentuk sebuah grup di WhatsApp. Berhubung hujan turun dengan deras, Julia pun sudah mengirim pengumuman ke dalam grup untuk meliburkan murid sehari. Dia juga berpesan kepada yang lain untuk menetap di vila masing-masing.Di luar hujan turun dengan sangat deras. Bisa jadi air sungai di luar vila akan meluap atau terjadi banjir bandang dan longsor, jadi tetap tinggal di dalam vila adalah pilihan yang paling aman.Setelah selesai makan, Theresia membawa kotak obat untuk mengganti perban Morgan. Sewaktu menukar perban, keduanya tidak berbicara sepatah kata pun. Setelah itu, Theresia kembali ke kamarnya sendiri. Selagi hari ini adalah hari libur, dia membuka laptop untuk menyelesaikan pekerjaan kantornya.Theresia juga mengirim pesan kepada Roger untuk menanyakan bagaimana kondisi Nenek Riana sekarang?Setelah Roger menerima pesan, dia segera menelepon untuk memberi tahu Theresia. Kota Jembara juga sedang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status