LOGINAlthea Conor Was forced to marry someone she doesn't know. Sa kalagitnaan ng kanyang pagdadalamhati sa libing ng kanyang Lolo na siyang nag-iisa niyang pamilya matapos maghiwalay at iwan siya ng kanyang nga magulang, ay biglang may mga naka Black suit na dumating at Pilit siyang pinapasama. At sa Lugar na di niya alam ay may iaang lalaking nakaupo, May maraming tattoo at nakahawak ng sigarilyo ang bumungad sa kanya ng tanggalin ang piring nito sa mata. "welcome home. my soon to be wife. " ang Sabi ng lalaki na nagpalito kay Althea.
View More"Kau ajarkan aku cinta, kau ajarkan aku apa itu ketulusan, kebahagiaan dan kenyamanan. Tapi, hari ini kau putuskan untuk meninggalkan aku, dimana hatimu? Dimana arti semua kata yang kau ucapkan? Dimana?" tanyaku.
"Ingat Citra dia tidak pernah mencintaimu, dia menikahimu hanya karena dia ingin melupakan aku!" ucap Naya. "Aku tidak percaya!" kataku tegas. "Papamu juga menjualmu pada Yusuf demi proyek 2 T!" kata Naya lagi. Dia janjikan bahagia, dia ucapkan cinta dan aku pun terlena. Dia katakan bahwa kami akan selalu bersama. Tapi ternyata apa? Dia pergi meninggalkan aku, meninggalkan cinta dan luka yang teramat dalam ini. Aku sekarang berdiri sendiri dengan putus asa, dia mengajarkan aku tentang kuat, tapi dia lupa mengajarkan aku hidup tanpanya. Sekarang aku harus apa? Dunia yang dia berikan runtuh saat ini, saat-saat dia telah menorehkan luka yang teramat sangat dalam. Taukah kamu betapa sulitnya aku mencintaimu?! Sekarang kamu bahkan tidak bertanggungjawab atas perasaan itu. Kamu B A J I N G A N, aku membencimu! *** Byurrr!!! Air membasahi wajah Citra. Ia pun terbangun dari tidurnya dengan terkejut dan langsung duduk. “Pa?!” serunya geram. “Anak bodoh, apa yang kau lakukan kemarin? Sekarang polisi mencarimu!” geram Handoko. “Apa?” Citra langsung meloncat dari ranjang mendengar kata polisi kemudian ia pun berjalan ke arah jendela dan memang ada mobil polisi di sana. “Sekarang selesaikan masalahmu sendiri! Papa sudah lelah!” ucap Handoko penuh amarah. Citra pun panik ia langsung memeluk kaki sang Papa demi mendapatkan pertolongan. “Pa, Ampun…” katanya memohon. “Tidak ada ampun, apa yang sudah kau lakukan harus kau pertanggung jawabkan!” tegas Papanya. Kemarin… Citra seharusnya menghadiri acara ulang tahun Kakeknya, tapi ia malah pergi dengan teman-temanya balapan motor… Bremmm… Suara motor yang menggebu-gebu, balapan itu terus berlanjut. Perselisihan antara dirinya dan temannya terus terjadi di jalanan dan tampak ia terkejut saat sebuah mobil melintas dari arah berlawanan. Citra syok dan kehilangan kendali, lalu… Brak!!! Ia menabrak mobil tersebut. Citra pun terjatuh, kakinya terasa sakit lalu seorang pemuda pun keluar dari mobilnya. Mobil dengan edisi terbatas dan hanya ada dua di dunia. “Astaga, Papa bisa ngamuk lagi,” gumam Citra. Lalu Citra pun berusaha untuk bangkit dan kemudian naik ke sepeda motornya, tapi pria itu sudah terlanjur berjalan lebih dekat lalu mengambil kunci motor Citra. Citra gemeteran, ia mengangkat tangannya menatap pria di hadapannya itu. Tanpa bisa melarikan diri. Pria itu bertubuh tinggi dengan balutan jas hitam. Tatapannya tajam, sementara jam tangan Rolex di pergelangan tangannya semakin menegaskan aura berwibawa dan berkelas yang dimilikinya. Citra menegang sempurna, mungkinkah kali ini ia tak bisa meloloskan diri? Ia perlahan turun dari motornya. “Buka helmmu!” Perintah pria itu dingin. Citra pun mempertahankan helmnya, bagaimanapun ia tidak bisa menunjukkan wajahnya. Karena belum ada tanda-tanda Citra akan membuka helmnya maka pria itu pun melangkah pelan mendekatinya. Citra panik saat langkah pria itu semakin mendekat, ia pun reflek melangkah mundur. Tinn… Terdengar suara klakson, sepeda motor berhenti tak jauh dari Citra. Breemmm… Bremmm Suara mesin yang menggebu-gebu. “Citra!!!” Citra mengerti lalu segera naik ke motor itu, lalu ia melambaikan tangannya sambil bersorak gembira pada pria asing itu. “Daaaahh, Om!!!” serunya. Dan hari ini polisi datang mencarinya, ia pikir masalah sudah selesai saat melarikan diri. Tentang motor ia bisa dengan mudah membelikan yang baru. “Pa, Citra ini anak Papa satu-satunya, Papa nggak mungkin nggak nolong Citra…” katanya setengah memohon dan penuh keyakinan. Handoko pun tersenyum sinis melihat wajah putrinya. “Mulai sekarang kamu Papa coret dari kartu keluarga!” tegas sang Papa. “Apa?!” tanya Citra tak percaya, “Pa, Citra anak Papa, lho…siapa yang jadi penerus, Papa kalau bukan Citra?” tanya Citra penuh percaya diri. “Ada Zia, kamu dicoret jadi ahli waris. Gimana mau jadi pemimpin perusahaan? Kuliah sudah hampir di DO dari kampus karena nggak selesai-selesai, balapan motor, pacaran sama preman, main kamu ke club malam. Setiap hari kamu menciptakan masalah, apakah kamu bisa menjadi pemimpin perusaan? Tidak!” ucap Handoko penuh amarah. “Pa, Pa, Pa…nggak gitu juga…Citra masih muda, Pa…main kan biasa,” katanya berharap Papanya tidak serius. “Semua fasilitas kamu Papa cabut, kamu dicoret dari keluarga!” Papar Handoko. “Pa, ampun…Pa,” Citra berlutut, memohon Papanya akan memaafkannya lagi untuk kali ini. Tapi tidak, Handoko sudah sangat marah pada putrinya itu. “Bik, bereskan pakaiannya dan usir anak ini pergi dari rumah ini!” perintah sang Papa. “Pa, ampunn, Pa…” Citra memeluk kaki Papanya dengan erat, ia sungguh sangat takut sekarang, “kasih Citra satu kesempatan, Citra janji bakalan jadi anak baik, Pa,” mohon Citra tak ada hentinya. “Baiklah…tapi kau harus menikah dengan lelaki yang kau tabrak mobilnya itu!” tegas Handoko. Ini bom atau apa? Kenapa meledak di waktu yang begitu tepat, Citra begitu syok dan nyaris pingsan. “Pa?!” tanyanya tak percaya. “Keluar dari rumah ini!”Althea POV Napagod ako sa kababaoyang ginawa sa akin ng lalaking yun. Kaya ang naging ending, Siya nagpaligi sa akin. nagkuskus ng balat ko. Nagsabin ng lahat ng katawan ko. Wala na akong hiya kasi nakita niya na lahat ng oarte ng katawan ko. Pahamak na inumin yun kagabi. Nadale tuloy ako. (Okay na din yun kasi gwapo naman kuman*** sayo heheheheh) OH MY GOSH!!! LUMAYO KA SA AKIN DEMONYONG ALTHEA!!! (Wag mo siyang pakikinggan Althea, Kailangan mong makaalis sa Impyernong to. Kailangan mong mabataran ng maaga ang pagkakautang ng papa mo sa Demon**** yun!) Tama ka, Anghel na Althea. (Pero Impyernes ang HOT ng Papa Zirvin na yun) ahck!!! Ang landi ng isa kong konsensya. nadadala ako. "Stop Staring at me, Pagsisihan mo yan"warning niya sa akjn kaya umiwas ako ng tjngin sa salamin. bakit kasi PUTO SALAMIN ANG BANYO NIYA?? (Ay gusto ko yun!!! One more round please!!!) - Malanding Konsensya. napasampal tuloy ako sa mukha ko. bigla ba naman hinawakan ng mokong kamay ko kaya mas um
Althea POV. nakalublib ako sa bathtub at pinipilit ang utak na alalahanin ang mga nangyari kagabi pero sumsakit lang lalo ang ulo ko pag pinilit ko. "ugh!! ano ba kasi!!! " depress kung sabi. Kailangan kung makawala dito sa impyernong lugar na to. But how?? napapaisip pa nga ako kung paano ako lalabas ng CR. lalo na't wala nga pala akong damit o kahit towel man lang🤦♀️ Best katangahan goes to me🏆. nagulat ako ng may kumalampag sa may pinto at mahina kung narinig ang boses ng Diyos ng mga walang hiya. "I said don't lock the door! stupid pet. " sigaw niya mula sa labas pero hindi ko siya inimik at mas nilublub ang sarili. bahala ka dyan. "OPEN THIS DAMN DOOR.. OR I REALLY KILL YPU RIGHT NOW, RIGHT HERE! YPU CHOOSE! " Ha. kala mo naman matatakot ako sa ganyang panakot niya--- naalala ko nga palang sinikmiraan niya yung tauhan niya kasi naudlot yung pangbabastos niya sa akin. wait. thinking of ut making me wet. ano bang nangyayari sa akin! this is not
ALTHEA POV. "aww... Ang ulo ko. sobrang sakit.... "Bulong ko sa sarili. Pero biglang may naramdaman din akong sakit sa ibaba ko. Sa Mismong gitna ko!!! Bihla kong nalala ang ginawa ko sa salamin! O my? Did I just? Masturbated? But... I never done it before. Then A face of a man flash to memories. Byt. That's all. wait? That Man? Napatingin ako sa paligid ko. ang kwartong to ay di ang kwartong binigay sa akin. It's so dark here. The curtain is Black. while mine is white. Ang bedsheet. Okay. Black din but. The matress is Grey. and Isaw a stain nung sunilip ko ang katawan ko sa ilalim ng kumot. And I'm-... I'm--- Naked?? FULLY NAKED?? Biglang may brasong oumatong sa aking dibdib. May Tattoo ito. At familiar ang Tatoo niya. The same ng Tattoo na siyang nagpa kidnap sa akin. I close my eyes. And I pray that it's just a bad dream. Kaka basa ko ng wattpad to. pinilit kong itulak ang braso pero, Ang lakas. ang bigat. kaya gumulong na lang ako ng dahan-dahan. Pero mas humigpit a
ZIRVIN POV. I found Issabela in the Kitchen. Matapos ko ihatid ang babaeng yun sa kwarto ay nagmadali akong hanapin si Issabela. "What have you done! " Nahintakutan si Issabela. I can sense her fear. Yes. She should. Because If I can't control myself. I could Kill here right now, Right here. "W-what did you mean? I-I don't know what you are talking about! " "Ah really? What do you think of me!? I'm not stupid like all of you! Except for grandma. You can't fool me." "let go of me! " "I won't. And I will surely kill you. If I can prove that did that to my Girl. " "what? Are you really Fall inlove to that Bitch---" *Slap* "You have no rights to say things to her. You don't own her. " "You are Crazy! How could you slap me! For just that- Filthy- Argh!!! " I can see her annoyance. "What is happening here!! " Great, Just Great. I know that Grandmother is ill. And Probably, They want her die. "Nothing Grandma. " "No! Zirvin just Slap me! and Accusing me a
Althea"PALABASIN NIYO KO RITO!!! "Pilit kung kinakalabog ang pintuan ng kwarto na wala namang bintana. isang kama na may isang unan? at isang kumot lang ang meron. bigla-bigla ay bumukas ang pinto at tumambad sa akin ang napakalaking tao. maskulado at padang si Dwayne Johnson. Atleast may Hitsur
Althea Pov "At saan mo naman napulot ang bago mong laruan? " Sabi nung tinawag niyang Aunt Lucy "I don't need to tell you further details about my life. " Sagot naman ni Zirvin. Oo nga, Laruan nga pala ako ng mokong na to na kailangan mag panggap as asawa niya. "Enough. Lucy. Zirvin.
Althea Pov. Tama ba ang dinig ko? Tinawag niya akong Wife? Pinalinaw ko ang mata ko sa pamamagitan ng pagpikit-pikit at shake-shake ng ulo ko. Medyo maliwanag na sa akin ang paligid at medyo maliwanag na din sa aking paningin ang Isang lalaking Sa Movie ko lang nakikita, O naiimagine ko la












Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.
reviews