Share

Bab 1142

Author: Angin
Kepala Gunung Langit adalah ketua perkumpulan dan memiliki status yang sangat tinggi di Someria.

Kepala Gunung Langit generasi saat ini sudah pasti tidak akan lemah. Chandra menarik napas dalam-dalam, lalu mengeluarkan ponselnya lagi. Kali ini dia menelepon Paul yang berada di Kota Diwangsa.

Segera, panggilan tersambung, suara Paul datang dari ujung lainnya, “Jenderal Langit, ada perintah apa?”

Chandra langsung memberi perintah, “Aku akan kirimkan sebuah rekaman suara ke kamu. Kamu gunakan basis data untuk mencocokkannya dan lihat apakah bisa diketahui siapa orang ini.”

“Oke, nggak masalah,” kata Paul.

“Sonia dan Nova sudah diantar kembali ke Kota Rivera?” tanya Chandra.

“Hmm, sudah diantar. Sesuai permintaan Jenderal Langit, mereka dikurung di dalam sebuah rumah.”

“Hati-hati.” Chandra mengingatkan, “Mereka semua adalah praktisi seni bela diri. Terutama Nova. Sekarang dia sudah sangat kuat. Totok yang aku berikan hanya bisa menahan mereka paling lama satu hari. Setelah itu, kalau merek
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenderal Naga   Bab 2775

    Seiring bergemanya suara, Chandra mengangkat Pedang Zuwei dan menyerang lagi. Dia muncul di hadapan Afa dalam sekejap dengan kecepatan luar biasa. Namun, tepat saat itu juga, darah Afa bergejolak dan melepaskan kekuatan yang sangat menakutkan.Saat ini, Afa menggunakan kekuatan garis keturunannya. Kekuatan garis keturunan Azura aktif. Dengan bantuan kekuatan ini, dia menghancurkan Jurus Kutukan Chandra. Vitalitasnya kembali pulih, mengubahnya dari seorang pria tua menjadi seorang pemuda.Tepat saat Chandra muncul, Afa pun melancarkan serangan balik. Kedua senjata pamungkas saling berbenturan sekali lagi.Duar!Benturan kedua senjata menimbulkan suara gemuruh yang memekakkan telinga. Chandra sampai terlempar ke belakang.“Sial,” rutuk Chandra. Bahkan dengan cara ini pun tidak bisa membunuh Afa. Afa benar-benar menakutkan.“Hahaha.” Afa tertawa terbahak-bahak. “Anak muda, kamu sudah sangat hebat bisa paksa aku sampai ke titik ini. Dari dulu, aku belum pernah pakai kekuatan garis keturuna

  • Jenderal Naga   Bab 2774

    Semua makhluk yang ada di sana percaya kalau Chandra sudah mati. Namun, seberkas cahaya tiba-tiba saja melesat dari balik reruntuhan dan menarik perhatian semua orang. Seseorang berdiri di udara. Sosok itu tampak tidak utuh dan rambut yang acak-acakan. Penampilannya sungguh menyedihkan. Dia berdiri di atas bunga teratai berwarna hitam dan berkelopak sembilan. Teratai itu memancarkan kekuatan yang sangat dahsyat.Moko bergegas maju beberapa langkah dengan raut wajah kegirangan. Itu adalah bunga teratai milik ayahnya.“Apa itu?”“Bunga teratai itu terasa sangat jahat.”“Kekuatan yang dipancarkannya sungguh jahat.”Semua makhluk tampak sangat terkejut. Teratai itu mengeluarkan aura kekuatan yang berwarna hitam. Kekuatan penghancur tampak menyebar ke area di sekitarnya dan membuat tanaman layu dalam sekejap mata.“Dia belum mati?” gumam Afa sambil menatap Chandra tajam dan penuh dengan rasa tidak percaya.Dia sadar, betapa kuat kekuatannya ketika menyerang Chandra. Namun, Chandra belum ju

  • Jenderal Naga   Bab 2773

    Firasat akan bahaya muncul di benaknya.“Aaa!” raung Afa.Dia terus mengepakkan sayapnya dan mengerahkan kekuatannya untuk bisa lepas dari belenggu Chandra. Tidak lama kemudian, dia berhasil melepaskan diri dan Pedang Azura kembali melayang ke atas. Afa dengan cepat mencengkeram Pedang Azura lalu menebas dengan ganas. Di saat yang bersamaan, Chandra mengangkat pedangnya untuk menangkis tebasan pedang Afa. Trang!Suara tajam kembali terdengar menggema di langit. Chandra merasakan kekuatan dahsyat yang menjalar dari Pedang Suci Zuwei. Kekuatan itu membuat lengannya mati rasa dan darah di dalam tubuhnya bergejolak. Tubuhnya tak kuasa menahan kekuatan ini dan langsung terjatuh ke atas tanah.Namun, energi pedang tiba-tiba saja muncul sebelum tubuh Chandra menyentuh tanah. Untung saja, Chandra dengan cepat menyadarinya dan langsung buru-buru menghindar. Sayangnya, Afa dengan cepat menusuk punggung Chandra dengan Pedang Azuranya tepat ketika Chandra hendak menghindar.Kekuatan Afa benar-ben

  • Jenderal Naga   Bab 2772

    Afa sangat marah. Bagaimanapun juga, dia adalah sosok yang terpilih dan hidup dengan berbagai kemewahan. Dia lahir dengan kekuatan tingkat manusia abadi. Selain itu, dia tidak pernah terluka sejak lahir. Namun sekarang, dia justru terluka oleh kekuatan Chandra. Afa menatap lubang di dadanya. Kemarahan langsung meluap dengan niat membunuh yang memenuhi udara. Dia perlahan berdiri lalu tubuhnya mulai melayang di udara. Sebuah kekuatan muncul di telapak tangannya ketika dia mengangkat tangannya. Kekuatan itu menyebar ke dadanya dan lubang di dadanya langsung menutup dalam sekejap mata.Di saat yang bersamaan, aura kekuatannya terasa semakin meningkat. Pakaian besinya kembali berubah menjadi warna putih. Selain itu, sayap di punggungnya juga ikut berubah dengan pola dan urat yang semakin banyak. Sebuah tanduk juga tampak muncul dari kepalanya yang memancarkan kekuatan. “Apa ... apa dia bertransformasi lagi?”“Aura kekuatannya terasa semakin kuat. Seharusnya dia juga kembali bertransforma

  • Jenderal Naga   Bab 2771

    Dalam sekejap mata, bayangan yang tak terhitung jumlahnya muncul di langit luas. Semua bayangan itu tampak sedang menggenggam sebilah pedang dengan teknik pedang yang luar biasa. “Ini ... Ini adalah jurus pedang?”“Setiap bayangan memiliki gerakan yang berbeda. Ini adalah jurus pedang yang sudah disempurnakan.”Para makhluk sangat tercengang setelah melihat ini. Di saat yang bersamaan, Afa juga merasakan bahaya di dekatnya. Dia menatap bayangan-bayangan yang ada di hadapannya. Bayangan-bayangan itu bersatu secara bertahap dan tumpang tindih di dalam penglihatannya. Di saat yang bersamaan, pedang berwarna ungu tiba-tiba muncul di hadapannya. Dia benar-benar terkejut dan langsung mengangkat pedangnya secara naluriah. Namun, tubuhnya justru terlempar jauh.Bum!Dalam sekejap mata, bayangan-bayangan itu mulai menyatu dan membentuk sesosok manusia yang nyata. Tubuh nyata Chandra muncul degan menggenggam Pedang Suci Zuwei yang memancarkan cahaya yang indah. Cahaya pedang berwarna ungu itu

  • Jenderal Naga   Bab 2770

    Bum!Kedua pedang itu kembali saling berbenturan. Kekuatan yang sangat dahsyat meletus dan memaksa Chandra dan Afa untuk melangkah mundur dengan terhuyung. “Pffftt!”Chandra memuntahkan darah dari mulutnya ketika tubuhnya terlempar ke belakang. Tubuhnya terjatuh dari langit dan berputar sebelum terjatuh di atas sebuah batu besar. Batu itu seketika hancur dan berubah menjadi puing ketika Chandra mendaratkan kakinya. Dia dengan cepat menyeka darah di mulutnya.“Sungguh kuat,” ujar Chandra dengan raut wajah serius. Walaupun kekuatan Chandra sedikit di atas Afa, tubuhnya sudah dipenuhi luka karena pertarungan ini. Untung saja, Chandra memiliki kekuatan fisik yang sudah berada di tingkat tujuh Alam Ajaib dan energi iblis di dalam tubuhnya. Jika tidak, dia pasti sudah berhasil dikalahkan Afa sejak tadi. Chandra suda mengetahui betapa mengerikannya kekuatan Afa setalah bertarung dengannya. Sekarang, dia berdiri dengan terengah-engah di atas tanah.Wuusshh!Suara energi pedang tiba-tiba saj

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status