MasukPenasihat kerajaan Istana Hitam menguasai Jurus Kutukan. Akan tetapi, Jurus Kutukan telah berevolusi menjadi banyak versi seiring berjalannya waktu. Jurus Kutukan yang dia kuasai adalah Jurus Mengendalikan Pikiran. Jurus itu memungkinkan seseorang untuk menggunakan kekuatan kutukan untuk mengendalikan makhluk hidup lainnya.Setelah pria tua itu menggunakan Jurus Mengendalikan Pikiran, ribuan monster di belakangnya menjadi agresif. Mereka seperti menderita, kesakitan luar biasa, bahkan sampai mengeluarkan raungan yang menyayat hati.Suara itu menggema di langit, sangat keras hingga memekakkan telinga. Raungan yang memilukan itu bahkan menghancurkan awan hitam di langit. Raungan itu sangat menakutkan, sampai bumi pun ikut bergetar. Seolah langit dan bumi akan hancur oleh getaran suara ini.“Bunuh!”Penasihat kerajaan Istana Hitam melambaikan tangannya. Atas perintahnya, puluhan monster menyerang dengan cepat. Chandra menanyakan beberapa pertanyaan kepada penasihat kerajaan, tapi pria tua
“Bagaimana ini?” tanya seorang Kaisar Semu dengan suara bergetar.Mereka yang bisa mencapai Alam Kaisar Semu merupakan jenius, memiliki hati yang kuat. Namun sekarang, prajurit Alam Kaisar Semu itu pun merasa sedikit takut. Semua orang menatap Burando, Nova dan Chandra secara bergantian.“Hihihi ….”Tiba-tiba, ada suara tawa aneh menggema. Segera setelah itu, pria tua berjubah hitam panjang terbang keluar dari istana. Di belakangnya diikuti 12 prajurit kuat super yang juga mengenakan jubah hitam dan topeng hitam. Pupil Nova seketika melebar ketika melihat pria tua itu.“Itu dia, dia orangnya.” Setelah merasakan aura pria tua itu, Nova langsung berteriak, “Dia yang kendalikan aku. Dia pemilik Istana Hitam. Dia dalang di balik semua ini!”Chandra spontan menatap tajam pria tua itu.“Nova, kamu benar-benar luar biasa. Bisa-bisanya kamu menghilangkan kekuatan kutukan di dalam tubuhmu. Siapa yang bantu kamu menghilangkan kekuatan kutukan itu?” tanya si penasihat kerajaan Istana Hitam.Bagi
Banyak makhluk berkumpul di luar Istana Hitam. Mereka semua datang untuk mendapatkan Keberuntungan, tanpa menyadari kalau itu sebenarnya adalah jebakan. Itu hanyalah makhluk-makhluk yang diselamatkan oleh Nova dan Burando. Masih ada banyak lagi makhluk yang tersebar di seluruh dunia. Sekarang, mereka sedang bertarung dengan para monster.Setelah sekian lama, entah sudah berapa banyak makhluk yang kehilangan nyawa. Seluruh dunia itu dipenuhi bau darah yang menyengang. Seluruh dunia itu dipenuhi dengan suasana pertempuran.Chandra, Nova, Dewi, Burando dan prajurit kuat lainnya menatap istana yang berwarna hitam dan melayang di udara di depan mereka. Istana itu sangat besar. Seluruh bagian istana itu berwarna hitam gelap. Istana itu mengeluarkan asap hitam yang melayang di udara dan membuat istana itu tampak semakin menyeramkan.“Auuuhhh!”Pada saat ini, raungan monster tak dikenal menggema di seluruh area. Segera setelah itu, gerbang istana terbuka. Asap hitam mengepul keluar. Asap hitam
Raut wajah Nova juga tampak serius. Jika demikian, maka segalanya akan menjadi kian sulit. Chandra menghela napas dan berkata, “Apa pun yang terjadi, kita harus temukan Pil Leluhur Agung. Itu adalah harapan terakhir manusia. Tanpa pil itu, kita nggak bisa capai kekuatan Leluhur Agung. Kita juga nggak bisa bunuh Hakim Langit. Manusia akan musnah sepenuhnya.”Tepat saat ini, Burando datang menghampiri. “Apa yang kalian bicarakan?” tanya Burando.Chandra langsung berdiri dan menjawab, “Nggak ada apa-apa.”“Semua sudah siap,” kata Burando.“Oke.” Nova menganggukkan kepala, lalu menatap empat ratus ribu prajurit kuat yang sudah siap. Kemudian, dia menatap para prajurit kuat lainnya dan berkata, “Kalau begitu, kalian berangkat saja. Pergi ke bagian terdalam dunia ini. Berhasil atau gagal bergantung pada ini. Kalau berhasil, kita semua masih bisa hidup. Kalau gagal, kita semua akan mati.”Burando mengangguk dengan serius. Setelah persiapan selesai, Chandra dan yang lainnya mulai bergerak. Mes
Pria tua misterius berjubah hitam itu adalah dalang di balik pengendalian Nova. Dia tahu kalau kekuatan kutukan di dalam tubuh Nova sudah dihilangkan. Itu yang membuatnya bingung. Sebenarnya prajurit kuat seperti apa yang bisa menghilangkan kekuatan kutukan di tubuh Nova?Operasi kali ini hanya boleh berhasil, tidak boleh gagal. Istana Hitam sudah merencanakan ini sejak lama untuk membangkitkan kembali tokoh penting ini. Sekarang muncul pengacau. Pria tua itu pun mulai memanggil bantuan untuk memastikan kelancaran operasi. Sesaat kemudian, dia pun mendapatkan jawaban.“Aku akan kirimkan 12 Dewa Petaka untuk bantu kamu. Operasi kali ini harus berhasil. Kalau gagal, kau akan bayar dengan kepalamu.”Sebuah suara bergema di benak pria tua berjubah hitam misterius itu. Ekspresinya seketika menjadi sangat muram.“Kalau ada 12 Dewa Petaka, siapa pun yang menghilangkan kekuatan kutukan di dalam tubuh Nova akan binasa dan jadi energi untuk membangkitkan Tuan.”Chandra tidak menyadari kalau renc
Formasi Penghancur Ajaib adalah kemampuan mahasakti misterius dari Zaman Hemel Kuno. Itu adalah formasi yang diciptakan oleh Dewa Perang. Di Zaman Hemel Kuno, Dewa Perang menggunakan jurus rahasia ini untuk menaklukkan seluruh alam semesta bagi Kaisar Agung Cadas.“Jurus rahasia apa?” tanya Burando.“Formasi Penghancur Ajaib. Untuk menguasai formasi ini butuh sekitar empat ratus ribu prajurit kuat dan empat pemimpin,” kata Chandra.“Itu gampang. Aku akan pilih empat ratus ribu orang dan empat pemimpin,” kata Burando.Setelah itu, Burando mulai memilih empat ratus ribu prajurit kuat. Dengan adanya lebih dari satu miliar prajurit kuat di sana, tidak sulit untuk memilih empat ratus ribu orang. Sesaat kemudian, Burando selesai memilih empat ratus ribu prajurit kuat tingkat Trinitas Dewa Agung. Bahkan ada beberapa yang telah mencapai Kaisar Semu.Sedangkan empat pemimpin sementara yang ditunjuk yaitu Nova, Burando, Nardo dan Chandra. Selesai memilih orang, Burando menatap Chandra dan berkat
Chandra berpikir sejenak lalu berkata, “Baiklah kalau begitu.”Chandra pergi menuju sebuah pegunungan yang berada di Someria dengan panduan Sonia. Pegunungan ini baru saja muncul dan kaya akan energi spiritual. Di puncak pegunungan ini terdapat sebuah gubuk kayu sederhana.Seorang laki-laki paruh ba
“Kalau begitu, kita ambil jalan memutar saja,” kata Chandra.Gusan langsung menggelengkan kepala, “Hanya ada satu jalan menuju Klan Haigar. Karena daerah sekitarnya dipenuhi badai spasial, banyak retakan spasial. Kalau kita ambil jalan memutar dan terjebak di dalamnya, kita pasti akan mati.”“Jadi,
Tetua sekte seolah memahami pikiran Chandra. Dia tersenyum, lalu berkata, “Meskipun ada barang ajaib di pulau ini, jumlahnya sangat terbatas. Selain itu, nggak semua makhluk di pulau ini bisa memakannya. Hanya para jenius sejati, prajurit kuat sejati yang memenuhi syarat untuk memakannya.”Chandra m
Chandra berusaha melihat perawakan orang yang berada di depan. Namun, pandangannya semakin lama, terasa semakin buram. Kejadian ini terasa sangat janggal baginya. Kemudian dia memperhatikan orang-orang yang duduk bersila di aula dan sebuah kejadian yang mengejutkan tiba-tiba saja terjadi. Padahal d







