Share

KESETIAAN BU SITI MENPAR TINA

KAPAN AYAH PULANG?

BAB KE : 40

KESETIAAN BU SITI MENPAR TINA

Setelah menghela napas panjang, barulah dengan perlahan awan di wajah Bu Siti menghilang. Namun, kedua bola matanya terlihat berkaca-kaca.

"Riki melakukan hal tersebut setelah bapaknya meninggal, sementara waktu itu saya bermasalah dengan keuangan. Jangankan untuk jajan Riki dan adiknya, untuk makan saja kesulitan."

Kini bening mulai menggantung di pelupuk mata Bu Siti. Tangannya terangkat mengusap bagian kedua matanya dengan lengan. Terlihat dia seakan sedang berjuang mengusir gejolak di hatinya. Sehingga dia diam sesaat. Tak ada suara yang keluar dari mulut kedua perempuan itu.

Hening.

"Karena ketiadaan biaya, Riki keluar dari sekolah. Setelah cukup lama menganggur akhirnya hal itulah yang ditempuh Riki untuk mengisi waktu dan mencari uang jajan" lanjutnya memecah keheningan.

Kali ini suara Bu Siti terdengar serak, mungkin karena tenggorokannya yang kering. Kenangan masa lalu kembali menghadirkan kesedihan di hati
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status