๋ก๊ทธ์ธTerima kasih udah mampir. Semoga sehat-sehat selalu dan rezeki makin berlimpah. Janga. Lupa baca cerbungku yang lain.๐
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ Aku sangat bersyukur karena Ratu positif hamil dua bulan. Aku terharu melihat Bayu menitikkan air mata setelah mengetahui ada benihnya di rahim Ratu. Dia sangat berterima kasih kepada istrinya itu karena telah bersedia mengandung anaknya. Kejadian beberapa hari yang lalu ketika Ratu menerima pesan dari Revan sempat membuat Bayu cemburu dan khawatir. Namun, Ratu pun memberikan penjelasan kepada suaminya tersebut. Dia mengaku tidak akan mengkhianati cinta Bayu. โKenapa dia masih hubungin kamu, Sayang? Apa perlu Kakak ngomong sama dia supaya jauhin kamu?โ Bayu sangat jelas tidak ingin melihat Ratu kembali berkomunikasi dengan Revan. โDia itu hanya masa lalu, Kak. Terbukti sekarang, aku mengandung anak Kakak.โ Ratu mendekatkan tangan Bayu ke perutnya. โKakak percaya sama kamu.โ Bayu pun mencium kening Ratu. Aku tidak mengerti kenapa Revan kembali menghubungi Ratu. Setelah beberapa bulan berlalu, dia tiba-tiba muncul lagi. Harusnya dia sadar kalau cintanya tidak akan pernah
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ Beberapa menit kemudian, Ratu kembali keluar dengan pakaian yang berbeda. Dia juga tampak lebih segar dengan polesan make up tipis di wajahnya. Apa mungkin dia ingin menemui Revan? Itu artinya, dia masih belum berhasil melupakan mantan kekasihnya itu sepenuhnya. โSaya ingin ketemu Revan, Tante.โ Ratu melihat ke arah Mbak Sandra. Ternyata dugaanku benar kalau dia ingin bertemu pemuda yang dulu sangat dia cintai tersebut. โKamu serius?โ Mbak Sandra tampak kaget. โIya. Saya bersedia menemui Revan hanya sebagai rasa kemanusiaan. Itu juga atas izin suami saya dan dia juga yang akan ngantar saya.โ Sungguh, aku terkejut melihat dan mendengar ketegasan Ratu terhadap Mbak Sandra. Anakku itu juga tidak menyebut dirinya lagi menggunakan nama ketika berbicara dengan Mbak Sandra. Sepertinya dia sudah telanjur sakit atas perbuatan yang Mbak Sandra lakukan selama ini. โBagaimana kalau Revan makin sakit setelah melihat kamu datang bersama Bayu?โ Mbak Sandra sepertinya berharap agar Rat
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ Lagi dan lagi, Mbak Sandra seolah-olah ingin selalu mencari masalah denganku. Dia berkacak pinggang sambil menatapku dengan tajam. Harusnya aku yang melakukan itu karena dia telah berbuat jahat terhadap anakku. โApa kau ingin balas dendam?โ Mbak Sandra meninggikan suaranya. โApa maksud Mbak?โ Aku tidak mengerti kenapa dia melontarkan pertanyaan yang membingungkan. โKau puas melihat Revan terluka dan seperti orang kehilangan semangat hidup?โ โMungkin Mbak salah alamat kali, ya.โ Aku tidak ingin tahu apa maksud ucapannya. โSeandainya kau tidak kasih tahu Revan tentang pernikahan Ratu, dia pasti masih sehat-sehat saja sekarang. Sepertinya kau ingin melihat anakku menderita.โ Seenaknya dia memberikan tuduhan terhadapku. โAku bukan seperti Mbak. Aku hanya ingin agar Revan tidak mengganggu Ratu lagi. Dia harus tahu kalau wanita yang dia hubungi adalah istri orang lain.โ โTapi kenyataannya, anakmu yang berusaha menghubungi anakku. Apa kau nggak didik dia supaya nggak ganjen
๐ต๐ต๐ต Keluar darah pada saat kehamilan trisemester atau tiga bulan awal, bisa terjadi karena berbagai hal, di antaranya adalah; keguguran, kehamilan di luar rahim, hubungan badan, plasenta terlepas dari dinding rahim, dan plasenta yang posisinya melekat pada bagian bawah rahim. Stress juga dapat berperan dalam mengganggu kadar hormon dalam tubuh hingga menyebabkan serangkaian reaksi yang mengakibatkan pendarahan dan pusing kepala. Dokter yang menangani Ratu pernah mengingatkan jika hal itu sampai terjadi, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan penunjang menggunakan USG untuk mengetahui status kandungan, juga dapat menentukan apakah dibutuhkan pengawasan yang ketat atau penanganan lain demi kelangsungan kehamilan. โKita harus segera ke rumah sakit, Pah,โ ucapku kepada Mas Fandy. Aku sangat khawatir dengan keadaan Ratu mengingat penjelasan dokter yang selama ini memeriksa kandungannya. โIya, Mah. Papa akan segera keluarin mobil da
๐ต๐ต๐ต โBayu? Kamu udah pulang?โ Aku sangat terkejut melihat keberadaan Bayu. Apa dia pulang bersama Mas Fandy? โPapa minta saya pulang sebentar, Mah, untuk ambil berkas yang ketinggalan. Papa juga kasih kunci supaya saya bisa buka pintu sendiri. Papa kirain Mama dan Ratu nggak di rumah.โ Aku tersenyum kepada Bayu. Semoga dia tidak membicarakan apa yang Ratu ucapkan tadi. Terus terang, aku sangat kesal mendengar pengakuan Ratu dan aku kasihan melihat Bayu. Bagaimana jika menantuku itu berpikir kalau Ratu memanfaatkan dirinya? Kenapa Ratu yang dulu dan sekarang sangat jauh berbeda? Apa mungkin penderitaan yang dia alami telah mengubah cara berpikirnya? Harusnya dia sadar kalau apa yang dia alami sekarang, terjadi karena kenikmatan sesaat. Jika Ratu mampu menjaga diri dengan baik, semua ini tidak akan terjadi. Namun, dia telah mengabaikan nasihat kedua orang tuanya. Aku dan Mas Fandy selalu mengingatkan Ratu agar tidak melangkah jauh dalam menjalin hubungan walaupun saat itu, kami t
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ โKenapa tiba-tiba sakit, Dek?โ tanya Bayu kepada Ratu. โAku juga nggak tahu, Kak. Tapi ini sakit banget.โ Ratu kembali merintih kesakitan. Aku yang sedang berada di depan pintu kamar Ratu, tidak tinggal diam. Aku langsung memasuki kamarnya lalu bertanya, โPerut kamu kenapa sakit, Sayang?โ โRatu juga bingung, Mah. Padahal tadi baik-baik aja.โ Ratu memegang perutnya. โApa tadi kamu makan pedas?โ tanyaku kepadanya. โNggak, Mah.โ โYa udah, Mama panggilin dokter yang meriksa kamu kemarin.โ Aku pun segera beranjak menuju kamarku untuk meraih ponsel. Aku juga tidak lupa untuk membangunkan Mas Fandy lalu menceritakan apa yang terjadi terhadap Ratu. Beberapa menit kemudian, Dokter Alya pun tiba. Wanita itu yang telah memeriksa keadaan Ratu sejak hamil. Dia segera menghampiri Ratu. Aku berharap semoga anakku itu baik-baik saja. Sudah cukup penderitaan yang dia rasakan dalam beberapa bulan ini. Aku ingin melihat Ratu bahagia bersama Bayu. Laki-laki yang bernama Revan tidak pa
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ โMaksud kamu apa, Bay?โ tanyaku kepada Bayu. โSaya bersedia jadi ayah dari anak yang dikandung Ratu, Tante.โ Bayu memberikan jawaban di luar dugaan. โItu nggak mungkin, Bay. Bagaimana reaksi Bunda kamu jika mengetahui hal ini?โ Aku lqngsung ingat Mbak Dewi. โNanti saya akan jelasin ke Bund
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ โDekat gimana, sih, Mah? Ratu nggak ngerti.โ Ternyata dia telah menyembunyikan sesuatu dariku. โKamu mau langsung jujur atau Mama yang jelasin apa yang Mama lihat?โ โAda apa, sih, Mah? Ratu bingung.โ Aku dan Mas Fandy pun saling berpandangan. Sepertinya dia tidak terlalu memberikan res
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธ Wajar kalau Ratu curiga melihat keberadaan Mbak Dewi di ruang tamu rumahku karena biasanya, tetanggaku itu berbincang denganku hanya di halaman depan saja. Tadi kami sengaja memilih masuk karena ingin membicarakan hal yang sangat rahasia. Rencana pernikahan Lani dengan ayah dari janin ya
๐ต๏ธ๐ต๏ธ๐ต๏ธTerus terang, aku masih penasaran dengan apa yang terjadi terhadap Lani. Mungkinkah dia akan mencoreng nama baik keluarganya? Selama ini, aku sering mendengar pujian yang Mbak Sandra beberkan kepada Mbak Dewi.Dia mengaku kalau Lani sering jadi topik pembicaraan di kampusnya. Di samping d







