Anak CEO Yang Terlantar

Anak CEO Yang Terlantar

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-10-29
Oleh:  Brown _SugarBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Belum ada penilaian
11Bab
13Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Nirmala tak pernah menyangka bahwa kepulangannya setelah diusir oleh Darma, suaminya sendiri, justru menjadi awal kehancuran hidupnya. Dalam keadaan hamil besar dan tubuh penuh luka, ia berharap menemukan pelukan hangat ibunya. Namun, takdir berkata lain. Sang ibu telah pergi untuk selamanya, meninggalkan Nirmala dengan sejuta penyesalan dan mimpi yang belum terwujud. Kini, ia harus bertahan di tengah kehilangan, luka pengkhianatan, dan rahasia wasiat mendiang ayahnya yang menyeretnya ke dalam pernikahan penuh penderitaan. Mampukah Nirmala bangkit demi buah hati yang dikandungnya? Ataukah takdir masih menyimpan ujian yang lebih menyakitkan untuknya?

Lihat lebih banyak

Bab 1

Fitnah

PLAK!

Suara tamparan keras menggema di dalam kamar tidur yang luas itu. Kepala Nirmala terhuyung ke samping. Belum sempat ia mengangkat wajah, sebuah tamparan kembali mendarat di pipinya.

"Bisa-bisanya kamu membohongiku selama ini! Dasar perempuan murahan! Pelacur!"

Darma melayangkan tangannya tanpa ampun. Berkali-kali ia menampar wajah perempuan yang telah lima tahun menjadi istrinya itu, seolah-olah Nirmala adalah musuh terbesar yang pernah ia miliki. Sudut bibir wanita berambut panjang itu pecah, mengeluarkan darah yang perlahan mengalir melewati dagunya.

Nirmala terhuyung hingga tubuhnya jatuh terduduk di tepi ranjang. Satu tangannya mencengkeram seprai, sementara tangan yang lain gemetar menyentuh pipinya yang terasa panas dan nyeri. Namun, rasa sakit itu tidak seberapa dibandingkan dengan luka yang menganga di dalam hatinya.

Lelaki yang selama lima tahun dipanggilnya suami, lelaki yang selama ini ia cintai dengan segenap jiwa, kini berdiri di hadapannya dengan tatapan penuh kebencian dan kemarahan yang menyala nyala.

Di belakang Darma, seorang wanita paruh baya berdiri dengan dagu terangkat. Tidak ada sedikit pun rasa iba di wajahnya. Justru senyum tipis penuh kemenangan tersungging di bibirnya.

"Ibu sudah curiga sejak lama kalau istrimu itu berselingkuh, dia itu main gila dengan lelaki lain!" seru wanita yang tak lain adalah Fatma, ibu kandung Darma.

Nirmala perlahan menoleh ke arahnya. Air matanya mengalir semakin deras. Ia menatap wanita yang selama ini dihormatinya seperti ibu kandung sendiri, wanita yang selalu berusaha ia bahagiakan meskipun kerap memperlakukannya dengan dingin.

"Bu ..." Suara Nirmala bergetar. "Ibu juga percaya kalau aku melakukan itu?"

Fatma mendengkus sinis. "Masih berani bertanya? Kalau tidak bersalah, kenapa kamu harus bersembunyi di balik air mata? Jangan berpura-pura menjadi korban di hadapan kami, dasar jalang!"

Nirmala menggeleng berkali-kali. Ia berusaha bangkit dari ranjang, tetapi tubuhnya terasa lemas. Kehamilannya yang telah memasuki trimester ketiga membuat setiap gerakan menjadi sulit. Dengan satu tangan memegangi pinggang dan tangan lainnya menopang tubuh, ia akhirnya berhasil berdiri meski harus menahan rasa nyeri.

"Mas, demi Tuhan, aku tidak pernah berselingkuh!" rintihnya sambil menatap Darma. "Aku tidak pernah melakukan apa yang kalian tuduhkan. Mas, tolong dengarkan penjelasanku dulu. Jangan hukum aku tanpa memberiku kesempatan untuk bicara."

Darma mengepalkan kedua tangannya. Rahangnya mengeras, sementara sorot matanya tetap dingin.

"Cukup, Nirmala! Aku sudah muak mendengar semua kebohonganmu. Selama ini kamu sering keluar rumah tanpa izin. Sekarang aku tahu apa yang sebenarnya kamu lakukan di luar sana!"

"Mas, aku selalu meminta izin setiap kali keluar rumah. Aku pergi untuk senam kehamilan atau membeli keperluan rumah. Bahkan, beberapa kali aku meminta Mas mengantarku, tetapi Mas selalu bilang sibuk!"

"Munafik!" bentak Fatma dari ambang pintu. "Aku sendiri pernah melihatmu masuk ke dalam mobil bersama laki-laki lain. Jangan kira aku tidak tahu kelakuanmu!"

Nirmala terdiam sesaat. Ia menatap ibu mertuanya dengan mata berkaca-kaca, berusaha mencari sedikit saja kebenaran dalam tuduhan itu.

"Laki-laki yang mana, Bu? Kapan Ibu melihatku? Kenapa Ibu tidak pernah bertanya langsung kepadaku, kenapa malah memfitnahku sekejam ini?"

"Sekarang kamu malah berani menyalahkanku?" Haidar melangkah mendekat. "Sudah diberi tempat tinggal, diberi makan, malah berani mengkhianati anakku. Benar-benar tidak tahu diri, dasar perempuan kampung!"

Darma mengembuskan napas kasar, lalu menatap istrinya seolah-olah perempuan itu adalah orang asing yang baru dikenalnya.

"Untung saja selama ini aku mempercayakan urusan keuangan rumah tangga kepada Ibu. Ternyata benar kamu tidak tahu diri dan tidak bisa menjaga kehormatan keluarga. Busuknya lagi, di belakangku, kamu sibuk bermain dengan laki-laki lain!"

Setiap kata yang keluar dari mulut Darma terasa seperti pisau yang mengiris hati Nirmala perlahan-lahan. Ia ingin berteriak, ingin membela diri, ingin mengatakan bahwa selama ini ia telah berusaha menjadi istri yang baik. Namun, semua kalimat itu seolah tersangkut di tenggorokannya.

"Mas, apa Mas tahu kalau ibuku sedang sakit?" tanyanya lirih.

Darma mengernyit. "Apa hubungannya dengan masalah ini?"

"Hubungannya, aku berkali-kali meminta Mas mengantarku menjenguk Ibu. Aku bilang Ibu sedang sakit dan membutuhkan aku, tetapi Mas selalu menolak dengan alasan pekerjaan. Aku bahkan tidak bisa pergi sesuka hati karena harus meminta izin terlebih dahulu." Nirmala menyeka air matanya. "Aku ini istrimu, Mas. Bukan tahanan yang harus meminta izin untuk sekadar menjenguk ibunya sendiri."

"Jangan mengalihkan pembicaraan!" bentak Darma.

"Aku tidak mengalihkan pembicaraan! Aku hanya ingin Mas tahu bahwa selama ini aku tidak pernah mengkhianatimu. Aku tidak pernah sekalipun berpikir untuk menduakan Mas!"

Darma tertawa hambar. Kemudian, ia mengambil sebuah amplop cokelat dari atas meja dan melemparkannya ke hadapan Nirmala.

"Kalau begitu, jelaskan ini!"

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
11 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status