مشاركة

KSP - 16

مؤلف: Azitung
last update تاريخ النشر: 2026-07-26 09:27:42

Sinta terdiam sejenak, otaknya yang licik berputar cepat mencari celah. Dia tahu, jika Rehan jatuh miskin, maka hidup mewahnya bersama Rosy juga akan berakhir sekejap. Dia tidak boleh membiarkan hal itu terjadi.

Sinta bergeser duduk mendekati Rehan, lalu menggenggam tangan pria itu dengan lembut. "Mas, kamu bisakan temui Arkana pemilik grup? Aku yakin dia pasti dengerin penjelasan kamu."

Rehan menoleh, menatap kekasih simpanannya itu dengan kening berkerut. "Menemui Pak Arkana secara pribadi?"

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 18

    Tidak ada jawaban. Isyana masih membisu, menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi dengan wajah yang sama sekali tidak tersentuh oleh drama permohonan maaf itu.Satu menit... dua menit... keheningan itu mulai membakar sisa-sisa kesabaran Rehan. Rasa gengsi dan harga dirinya sebagai kepala rumah tangga mendadak berontak. Dia paling benci diabaikan, apalagi oleh wanita yang selama ini berada di bawah kendalinya.Sebuah ide licik mendadak melintas di otak Rehan. Dia tahu Isyana sangat mencintainya, dan Isyana pasti tidak akan sanggup membayangkan hidup sebagai janda tanpa seorang suami di sisinya.Rehan memutuskan untuk menggunakan kartu ancaman tertinggi untuk menekan mental istrinya.Rehan berdiri dari duduknya, merapikan jasnya dengan nada suara yang sengaja diubah menjadi tegas dan sedikit kecewa."Kalau kamu terus-terusan diam dan menatapku seperti ini, Isyana... lebih baik kita bercerai saja jika kamu memang sudah tidak bisa memaafkanku."Garis wajah Isyana yang semula datar tam

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP -17

    Bukannya mengangguk setuju, Arkana justru terkekeh pelan. Sebuah tawa meremehkan yang membuat senyum di wajah Rehan perlahan memudar."Pak Rehan... Anda ini lucu sekali," ucap Arkana seraya meletakkan cangkirnya. Pria itu menyandarkan punggung, menatap Rehan bagai melihat seorang amatiran. "Anda pikir saya menanamkan modal besar di Pilar Corporation karena melihat Anda?"Rehan tersentak. "Maksud Pak Arkana?""Sejak sepuluh tahun lalu, seluruh aliansi bisnis kelas atas di kota ini tahu siapa otak di balik kesuksesan Pilar Corporation. Itu adalah Isyana," tegas Arkana dingin. "Bahkan analisis risiko dan proposal proyek stadion yang sangat jenius itu dibuat sendiri oleh tangan Isyana. Anda hanya orang yang membawakan berkasnya ke meja saya selama ini."Wajah Rehan seketika berubah pucat. "Pak Arkana, tapi saya...""Dan satu hal lagi, Pak Rehan," potong Arkana tanpa ampun. Dia menekan sebuah tombol di interkom mejanya. "Sekretaris saya baru saja menerima laporan audit independen dari tim

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 16

    Sinta terdiam sejenak, otaknya yang licik berputar cepat mencari celah. Dia tahu, jika Rehan jatuh miskin, maka hidup mewahnya bersama Rosy juga akan berakhir sekejap. Dia tidak boleh membiarkan hal itu terjadi.Sinta bergeser duduk mendekati Rehan, lalu menggenggam tangan pria itu dengan lembut. "Mas, kamu bisakan temui Arkana pemilik grup? Aku yakin dia pasti dengerin penjelasan kamu."Rehan menoleh, menatap kekasih simpanannya itu dengan kening berkerut. "Menemui Pak Arkana secara pribadi?""Iya, Mas," ucap Sinta dengan suara manis yang meyakinkan. "Selama ini kan Pak Arkana tahunya Pilar Corporation itu berkembang karena kepemimpinan kamu di lapangan. Isyana itu tidak dikenal di dunia korporat luar. Kalau Mas Rehan datang menemui Pak Arkana, jelaskan kalau Isyana melakukan tindakan sepihak yang bisa mengancam stabilitas proyek stadion, aku yakin Pak Arkana pasti akan mempertimbangkannya lagi. Katakan saja kalau Isyana tidak punya pengalaman lapangan dan bisa merusak kerja sama mer

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 15

    Tanpa menunggu jawaban lagi, Isyana melangkah dengan anggun menaiki anak tangga menuju lantai dua, meninggalkan Ibu Rehan dan Sisil yang terpaku di ruang tamu.Begitu sosok Isyana menghilang di belokan tangga, wajah memelas kedua wanita itu seketika lenyap tanpa bekas. Air mata Ibu Rehan mengering dalam sekejap, digantikan oleh tatapan mata yang sarat akan kebencian dan dendam."Kurang ajar! Sombong sekali perempuan gila itu!" desis Ibu Rehan dengan suara rendah yang bergetar karena menahan amarah yang teramat sangat. Dia menggebrak lengan sofa dengan kasar."Dia benar-benar sudah tidak bisa dikendalikan lagi, Sisil!"Sisil mendengus kasar, wajahnya kembali ketus dan penuh kedengkian. "Betul, Bu! Dia sengaja mempermalukan kita! Lihat saja taktik transfer rumah sakit itu, dia sengaja agar kita tidak bisa memegang uang sepeser pun! Dia pikir dia sudah menang?"Sisil kemudian mengeluarkan ponselnya dengan terburu-buru, lalu mengetikkan sesuatu dengan cepat. "Aku akan telepon Rehan sekara

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 14

    Sisil yang menangkap kode dari ibunya langsung mengubah air mukanya. Wajahnya yang tadi garang berapi-api kini mendadak melunak, berakting seolah-olah dia adalah seorang kakak ipar yang teraniaya dan penuh penyesalan. Dia mendekati sofa ibunya, mengusap punggung wanita tua itu dengan sisa-sisa air mata buatan."Betul kata Ibu, Isyana. Kami memang bukan dari keluarga kaya, tapi apakah salah jika kami ikut menikmati milik kalian? Kau kan bisa menganggapnya sedekah," ucap Sisil dengan nada suara yang sengaja dilembutkan, terdengar memelas namun tetap menyisipkan pembelaan diri yang licik. "Lagipula, harta yang kamu miliki itu kan sudah berlimpah. Apa gunanya uang miliaran di bank kalau dengan keluarga suami sendiri kamu hitung-hitungan sampai seperti ini? Anggap saja itu pahala sedekahmu untuk mertua dan ipar."Di dalam hatinya, Sisil sedang mengutuk Isyana habis-habisan. 'Awas kamu, Isyana. Begitu rekening Rehan dibuka lagi, kami akan menyusun siasat untuk menghancurkanmu.'Isyana masih

  • KUMISKINKAN SUAMI PENGKHIANAT   KSP - 13

    "Lalu apa? Mbak Sisil punya saham di Pilar Corporation? Atau Mbak bekerja di sana?" Isyana menaikkan sebelah alisnya, membuat Sisil seketika bungkam dengan wajah memerah.Isyana kemudian mengalihkan tatapannya pada sang ibu mertua yang napasnya sudah memburu. "Dan untuk Ibu... aku membekukan rekening Mas Rehan karena aku sedang menyelamatkan uang perusahaanku. Kas kantor bocor miliaran rupiah setiap tahun hanya untuk mendanai pengeluaran misterius yang ditandatangani Mas Rehan. Sebagai pemilik mutlak, aku tentu tidak bisa tinggal diam melihat uangku dirampok oleh suamiku sendiri demi memanjakan keluarganya.""Kurang ajar! Kamu menuduh anak-anakku perampok?!" Ibu Rehan berteriak histeris, melangkah mendekat hingga jarak mereka hanya terpisah meja kaca. "Isyana! Ingat ya, kalau bukan karena Rehan yang bekerja siang malam membesarkan perusahaan itu, kamu tidak akan bisa duduk santai di rumah mewah ini menikmati kekayaan! Kamu itu cuma wanita rumahan yang beruntung dinikahi anakku!"Mende

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status