首頁 / Romansa / Kamu Hanya Pengganti! / Bab 156. Rasa Takut

分享

Bab 156. Rasa Takut

作者: nurulfitria_
last update publish date: 2026-06-16 21:12:30

Mata Allison membelalak tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Kepalanya menggeleng pelan, seolah menolak menerima kenyataan itu. Namun bibirnya tetap tertutup rapat, tidak ada satu pun suara yang keluar. Dia menatap Lucas dengan tatapan penuh pertanyaan.

"Tidak..." bisik Allison pelan dengan air mata yang mulai jatuh di pipinya.

Selama ini Allison melihat Lucas sebagai seseorang yang selalu tenang dan mampu mengendalikan keadaan. Tapi mendengar ucapan Tuan Hale membuat hatinya teras
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (2)
goodnovel comment avatar
Elis Sulistianty
ya ampun semoga Allison n Lucas selamat kak thor
goodnovel comment avatar
Ryani
villain cerita ini bukan Regina dan Hale tetapi Alice sama orang tuanya....
查看全部評論

最新章節

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 158. Kamu Kalah!

    Duarrr!Ledakan kembali mengguncang area gudang. Gelombang panas dan debu langsung memenuhi area sekitarnya. Lucas yang berada paling dekat dengan sumber ledakan refleks menjatuhkan tubuhnya dan berguling beberapa kali di tanah untuk menghindari pecahan benda serta mengurangi dampak ledakan.Debu tebal memenuhi udara, membuat pandangannya sempat buram. Tubuhnya terasa sakit akibat benturan keras, tetapi dia tetap berusaha bangkit. Saat berguling, kepalanya tidak sengaja menghantam sebuah batu besar di tanah. Rasa sakit tajam langsung terasa. Darah perlahan mengalir dari pelipisnya, melewati sisi wajahnya, namun Lucas tidak memperdulikannya. Hal pertama yang dia lakukan adalah memastikan keadaan sekitar. Dia memastikan jika tidak ada lagi korban dari orang-orangnya. Dia yang akan terakhir meninggalkan tempat ini setelah semua dalam keadaan aman.Sementara itu, di tengah suara ledakan yang masih terdengar, Tuan Hale masih berdiri sambil tertawa mengerikan. Tawanya menggema di antara

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 157. Pertarungan Terakhir

    Wajah tenang Lucas berganti dengan wajah serius dan tegang. Kali ini dia tahu, Tuan Hale benar-benar sudah kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Pria itu tidak lagi berpikir jernih. Setiap tindakannya hanya didorong oleh amarah dan keinginan untuk menghancurkan semuanya.Tangan Lucas terkepal erat di sisi tubuhnya. Dia menahan diri bukan karena takut, tapi karena dia sedang mengulur waktu untuk Allison dan Elton menjauh dari tempat itu. Dia harus memastikan Allison berada di tempat yang aman sebelum Tuan Hale semakin kehilangan kendali/"Perintahkan semua anggota untuk mundur perlahan," kata Lucas pelan.Perintah itu membuat beberapa anak buah yang berada di dekatnya terkejut."Tapi, Tuan..."Salah satu dari mereka terlihat tidak setuju. Mereka tahu meninggalkan posisi seperti itu bisa memberikan kesempatan bagi Tuan Hale untuk menyerang Lucas secara langsung"Kita sudah kehilangan banyak anggota."potong Lucas. Suaranya tegas dan tidak terbantahkan, tidak ada ruang untuk membantah

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 156. Rasa Takut

    Mata Allison membelalak tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Kepalanya menggeleng pelan, seolah menolak menerima kenyataan itu. Namun bibirnya tetap tertutup rapat, tidak ada satu pun suara yang keluar. Dia menatap Lucas dengan tatapan penuh pertanyaan."Tidak..." bisik Allison pelan dengan air mata yang mulai jatuh di pipinya.Selama ini Allison melihat Lucas sebagai seseorang yang selalu tenang dan mampu mengendalikan keadaan. Tapi mendengar ucapan Tuan Hale membuat hatinya terasa sesak. Ancaman itu bukan hanya tentang Lucas, ada lebih banyak hal yang dipertaruhkan.Lucas yang menyadari perubahan ekspresi Allison segera menoleh ke arahnya. Tatapan mereka bertemu, untuk sesaat semua suara di sekitar mereka seolah menghilang."Allison," panggil Lucas pelan.Namun Allison hanya menatapnya, matanya mulai dipenuhi kekhawatiran. Dia tahu Lucas sedang mencoba terlihat kuat. Tapi dia juga tahu, pria itu sedang menahan ketakutan yang sama besarnya. Takut kehilangan orang yang di

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 155. Ledakan

    Lucas tak peduli apa yang terjadi pada Tuan Hale atau Regina. Setelah memastikan Allison aman, dia langsung bergerak dan mengangkat tubuh wanita itu dengan hati-hati."Lucas..." panggil Allison pelan, sedikit terkejut."Aku membawamu keluar dari sini," jawab Lucas singkat.Nada suaranya tetap tenang, tetapi sorot matanya menunjukkan kekhawatiran yang selama ini dia tahan.Tanpa menunggu lebih lama, Lucas menggendong Allison keluar dari dalam gudang. Langkahnya cepat namun tetap hati-hati, seolah memastikan tidak ada satu pun hal yang bisa membahayakan wanita yang ada dalam pelukannya.Di belakang mereka, Tuan Hale hanya bisa menatap dengan penuh amarah dan frustrasi. Untuk pertama kalinya, dia tidak memiliki kendali atas situasi. Regina pun hanya terdiam. Semua yang mereka rencanakan berakhir jauh dari bayangan mereka.Sementara itu, Elton mengawasi dari kejauhan. Tatapannya menyapu seluruh area sekitar gudang, memastikan tidak ada pergerakan mencurigakan. Meski keadaan sudah berhasil

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 154. Jebakan Lucas

    Tuan Hale sama sekali tidak berani melepaskan Allison. Baginya, Allison adalah satu-satunya tameng yang masih bisa melindunginya dari serangan Lucas. Tangannya tetap mencengkeram Allison dengan kuat, meski wajahnya mulai menunjukkan kegelisahan. Dia tahu satu langkah yang salah bisa membuat semuanya berakhir.Sementara itu, Regina masih terlihat panik. Situasi yang terjadi jauh berbeda dari apa yang dia bayangkan. Awalnya dia yakin Lucas akan datang dalam keadaan putus asa, memohon agar Allison dilepaskan. Dia tidak pernah menyangka pria itu justru datang dengan ketenangan yang membuat mereka terdesak."Ini tidak mungkin..." gumam Regina pelan.Dia menatap anak buah Lucas yang sudah menguasai hampir seluruh sudut gudang. Rencana mereka yang sebelumnya terlihat sempurna kini hancur dalam hitungan menit.Tuan Hale melirik Regina sekilas."Jangan hanya berdiri di sana!" bentak Tuan Hale. "Cari jalan keluar!"Regina tersentak, tetapi tidak langsung bergerak. Dia mulai menyadari bahwa mere

  • Kamu Hanya Pengganti!   Bab 153. Aku Datang

    Lucas berjalan pelan penuh percaya diri ke arah gudang tempat Allison ditawan. Setiap langkahnya terlihat tenang, penuh percaya diri, seolah tidak ada satu pun hal yang mampu menggoyahkan dirinya. Namun di balik ketenangan itu, pikirannya hanya tertuju pada satu hal: menyelamatkan Allison dan bayi dalam kandungannya.Dia tahu Tuan Hale dan Regina pasti mengawasi setiap gerakannya. Karena itu, Lucas sengaja membuat dirinya terlihat mencolok, menarik perhatian mereka ke arah pintu depan agar timnya bisa masuk melalui pintu belakang tanpa diketahui."Tuan, kenapa McCarthy terlihat begitu santai?" tanya Regina dengan nada penasaran. Matanya terus mengikuti Lucas yang berjalan mendekat tanpa sedikit pun menunjukkan rasa takut.Tuan Hale menyipitkan mata. Ketenangan Lucas justru membuatnya merasa tidak nyaman."Bukankah sudah aku bilang? Lucas pasti akan menemukanku," jawab Allison sambil tersenyum lebar. Meski dalam keadaan terjebak, sorot matanya tetap penuh keyakinan. Dia bahkan sengaja m

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status