author-banner
nurulfitria_
nurulfitria_
Author

Novels by nurulfitria_

Kamu Hanya Pengganti!

Kamu Hanya Pengganti!

Allison Payne juga tidak menginginkan pernikahan ini namun semua orang menyebutnya 'Pelakor' karena menikah dengan kekasih kembarannya. Dia terpaksa menikah dengan Lucas McCarthy untuk menjaga nama baik kedua keluarga. Kehidupan pernikahan yang dingin tanpa ada sedikit pun kehangatan membuat Allison semakin tertekan. Lucas beranggapan jika kepergian Alice ada hubungannya dengan Allison sehingga dia selalu bersikap kejam pada Allison. Keadaan semakin memburuk saat Alice tiba-tiba muncul kembali dihadapan Lucas dengan keadaan hamil muda. Allison bersiap membereskan semua barangnya karena tahu jika Lucas akan kembali pada Alice. Namun rencananya terhenti saat Lucas menolak untuk bercerai tanpa alasan yang jelas. Di sisi lain Allison tetap dengan pendiriannya untuk bercerai dari Lucas dan menjalani kehidupan yang diinginkannya. Apa alasan Lucas mencegah Allison pergi? Apakah Lucas akan tetap bersama dengan Allison atau kembali pada Alice? ------ "Hampir 2 tahun hidupku berantakan dan itu semua gara-gara kamu! Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja," - Lucas McCarthy. "Apa kamu pikir hidupku bahagia selama ini? Aku harus mendengar cacian banyak orang dan itu semua gara-gara kamu!" - Allison Payne.
Read
Chapter: Bab 158. Kamu Kalah!
Duarrr!Ledakan kembali mengguncang area gudang. Gelombang panas dan debu langsung memenuhi area sekitarnya. Lucas yang berada paling dekat dengan sumber ledakan refleks menjatuhkan tubuhnya dan berguling beberapa kali di tanah untuk menghindari pecahan benda serta mengurangi dampak ledakan.Debu tebal memenuhi udara, membuat pandangannya sempat buram. Tubuhnya terasa sakit akibat benturan keras, tetapi dia tetap berusaha bangkit. Saat berguling, kepalanya tidak sengaja menghantam sebuah batu besar di tanah. Rasa sakit tajam langsung terasa. Darah perlahan mengalir dari pelipisnya, melewati sisi wajahnya, namun Lucas tidak memperdulikannya. Hal pertama yang dia lakukan adalah memastikan keadaan sekitar. Dia memastikan jika tidak ada lagi korban dari orang-orangnya. Dia yang akan terakhir meninggalkan tempat ini setelah semua dalam keadaan aman.Sementara itu, di tengah suara ledakan yang masih terdengar, Tuan Hale masih berdiri sambil tertawa mengerikan. Tawanya menggema di antara
Last Updated: 2026-06-18
Chapter: Bab 157. Pertarungan Terakhir
Wajah tenang Lucas berganti dengan wajah serius dan tegang. Kali ini dia tahu, Tuan Hale benar-benar sudah kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Pria itu tidak lagi berpikir jernih. Setiap tindakannya hanya didorong oleh amarah dan keinginan untuk menghancurkan semuanya.Tangan Lucas terkepal erat di sisi tubuhnya. Dia menahan diri bukan karena takut, tapi karena dia sedang mengulur waktu untuk Allison dan Elton menjauh dari tempat itu. Dia harus memastikan Allison berada di tempat yang aman sebelum Tuan Hale semakin kehilangan kendali/"Perintahkan semua anggota untuk mundur perlahan," kata Lucas pelan.Perintah itu membuat beberapa anak buah yang berada di dekatnya terkejut."Tapi, Tuan..."Salah satu dari mereka terlihat tidak setuju. Mereka tahu meninggalkan posisi seperti itu bisa memberikan kesempatan bagi Tuan Hale untuk menyerang Lucas secara langsung"Kita sudah kehilangan banyak anggota."potong Lucas. Suaranya tegas dan tidak terbantahkan, tidak ada ruang untuk membantah
Last Updated: 2026-06-17
Chapter: Bab 156. Rasa Takut
Mata Allison membelalak tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Kepalanya menggeleng pelan, seolah menolak menerima kenyataan itu. Namun bibirnya tetap tertutup rapat, tidak ada satu pun suara yang keluar. Dia menatap Lucas dengan tatapan penuh pertanyaan."Tidak..." bisik Allison pelan dengan air mata yang mulai jatuh di pipinya.Selama ini Allison melihat Lucas sebagai seseorang yang selalu tenang dan mampu mengendalikan keadaan. Tapi mendengar ucapan Tuan Hale membuat hatinya terasa sesak. Ancaman itu bukan hanya tentang Lucas, ada lebih banyak hal yang dipertaruhkan.Lucas yang menyadari perubahan ekspresi Allison segera menoleh ke arahnya. Tatapan mereka bertemu, untuk sesaat semua suara di sekitar mereka seolah menghilang."Allison," panggil Lucas pelan.Namun Allison hanya menatapnya, matanya mulai dipenuhi kekhawatiran. Dia tahu Lucas sedang mencoba terlihat kuat. Tapi dia juga tahu, pria itu sedang menahan ketakutan yang sama besarnya. Takut kehilangan orang yang di
Last Updated: 2026-06-16
Chapter: Bab 155. Ledakan
Lucas tak peduli apa yang terjadi pada Tuan Hale atau Regina. Setelah memastikan Allison aman, dia langsung bergerak dan mengangkat tubuh wanita itu dengan hati-hati."Lucas..." panggil Allison pelan, sedikit terkejut."Aku membawamu keluar dari sini," jawab Lucas singkat.Nada suaranya tetap tenang, tetapi sorot matanya menunjukkan kekhawatiran yang selama ini dia tahan.Tanpa menunggu lebih lama, Lucas menggendong Allison keluar dari dalam gudang. Langkahnya cepat namun tetap hati-hati, seolah memastikan tidak ada satu pun hal yang bisa membahayakan wanita yang ada dalam pelukannya.Di belakang mereka, Tuan Hale hanya bisa menatap dengan penuh amarah dan frustrasi. Untuk pertama kalinya, dia tidak memiliki kendali atas situasi. Regina pun hanya terdiam. Semua yang mereka rencanakan berakhir jauh dari bayangan mereka.Sementara itu, Elton mengawasi dari kejauhan. Tatapannya menyapu seluruh area sekitar gudang, memastikan tidak ada pergerakan mencurigakan. Meski keadaan sudah berhasil
Last Updated: 2026-06-15
Chapter: Bab 154. Jebakan Lucas
Tuan Hale sama sekali tidak berani melepaskan Allison. Baginya, Allison adalah satu-satunya tameng yang masih bisa melindunginya dari serangan Lucas. Tangannya tetap mencengkeram Allison dengan kuat, meski wajahnya mulai menunjukkan kegelisahan. Dia tahu satu langkah yang salah bisa membuat semuanya berakhir.Sementara itu, Regina masih terlihat panik. Situasi yang terjadi jauh berbeda dari apa yang dia bayangkan. Awalnya dia yakin Lucas akan datang dalam keadaan putus asa, memohon agar Allison dilepaskan. Dia tidak pernah menyangka pria itu justru datang dengan ketenangan yang membuat mereka terdesak."Ini tidak mungkin..." gumam Regina pelan.Dia menatap anak buah Lucas yang sudah menguasai hampir seluruh sudut gudang. Rencana mereka yang sebelumnya terlihat sempurna kini hancur dalam hitungan menit.Tuan Hale melirik Regina sekilas."Jangan hanya berdiri di sana!" bentak Tuan Hale. "Cari jalan keluar!"Regina tersentak, tetapi tidak langsung bergerak. Dia mulai menyadari bahwa mere
Last Updated: 2026-06-14
Chapter: Bab 153. Aku Datang
Lucas berjalan pelan penuh percaya diri ke arah gudang tempat Allison ditawan. Setiap langkahnya terlihat tenang, penuh percaya diri, seolah tidak ada satu pun hal yang mampu menggoyahkan dirinya. Namun di balik ketenangan itu, pikirannya hanya tertuju pada satu hal: menyelamatkan Allison dan bayi dalam kandungannya.Dia tahu Tuan Hale dan Regina pasti mengawasi setiap gerakannya. Karena itu, Lucas sengaja membuat dirinya terlihat mencolok, menarik perhatian mereka ke arah pintu depan agar timnya bisa masuk melalui pintu belakang tanpa diketahui."Tuan, kenapa McCarthy terlihat begitu santai?" tanya Regina dengan nada penasaran. Matanya terus mengikuti Lucas yang berjalan mendekat tanpa sedikit pun menunjukkan rasa takut.Tuan Hale menyipitkan mata. Ketenangan Lucas justru membuatnya merasa tidak nyaman."Bukankah sudah aku bilang? Lucas pasti akan menemukanku," jawab Allison sambil tersenyum lebar. Meski dalam keadaan terjebak, sorot matanya tetap penuh keyakinan. Dia bahkan sengaja m
Last Updated: 2026-06-13
Rahasia CEO Dingin

Rahasia CEO Dingin

Trauma masa lalu terus menghantui kehidupan Kiran selama 6 tahun ini. Penghinaan dan pengkhianatan membuat Kiran tak mudah untuk percaya dengan orang lain. Namun, pekerjaan baru membuat dia mau tidak mau harus kembali berhadapan dengan masa lalunya. Pertemuaan Kiran dengan dua anak kembar berumur lima tahun, membuat bayangan-bayangan terlintas kembali dalam pikirannya. Siapakah dua anak kembar itu? Apa hubungan mereka dengan masa lalu Kiran?
Read
Chapter: Bab 15. Keinginan Si Kembar
Kiran bingung saat terbangun di tempat yang asing, matanya memandang berkeliling untuk mencari petunjuk tentang keberadaannya saat ini. Sebuah kamar mewah yang ukurannya melebihi rumah kontrakkannya dengan ranjang queen size di tengah ruangan dan lemari berukuran besar di sisi kanannya.Wajahnya berubah menjadi panik saat teringat kejadian kemarin malam, dia langsung melompat dan berlari ke arah pintu. Pikriannya semakin tidak karuan karena takut jika yang membawanya ke tempat ini adalah orang-orang yang menyergapnya diam-diam."Aku harus segera keluar dari tempat ini!" kata Kiran sambil berusaha untuk membuka pintu tersebut.Namun usahanya sia-sia karena pintunya terkunci, Kiran berlari dengan panik ke arah jendela mencoba untuk membukanya tapi dia semakin gelisah karena mengetahui bahwa dirinya berada di lantai yang cukup tinggi. Kiran kembali memutar otaknya agar dia bisa menyelamatkan dirinya dari orang-orang yang berhasil menangkapnya.Saat Kiran sibuk mencari cara untuk melarik
Last Updated: 2023-04-06
Chapter: Bab 14. Trauma Masa Lalu
"Siapa kamu?" tanya salah satu dari laki-laki yang bertampang paling garang."Lepaskan istri saya!" jawab Rayhan sambil menendang perut salah satu dari mereka dengan kuat.Wajah Rayhan semakin terlihat khawatir saat melihat Kiran hanya diam saja dengan air mata yang terus turun membasahi wajah cantiknya. Berbagai tendangan dan pukulan dia arahkan tanpa menghiraukan keselamatannya, karena dalam hatinya terus berteriak untuk menyelamatkan Kiran apapun yang terjadi.Dalam hati Rayhan sedikit menyesal karena dia tidak mengajak salah satu pengawalnya malam ini. Wajah dan tubuhnya sudah terasa perih namun gerombolan laki-laki itu sama sekali tidak terlihat menyerah, ingin rasanya dia menyerah tapi rintihan suara Kiran meminta tolong membuat dirinya terus bertahan."Jangan sentuh istri saya, saya akan berikan berapa pun yang kalian inginkan!" teriak Rayhan saat laki-laki berwajah garang itu mulai menyeret tubuh Kiran menjauh."Saya adalah CEO perusahaan Bintara, saya akan melepaskan kalian d
Last Updated: 2023-04-04
Chapter: Bab 13. Pembeli Tak Tau Diri
Sudah 1 minggu Kiran tidak lagi bekerja di perusahaan Bintara, panggilan dari Rara dan kepala divisi dia abaikan tanpa ingin menjelaskan apa yang terjadi sedikit pun. Dia memutuskan untuk tidak lagi bersentuhan dengan hal-hal yang berhubungan dengan Rayhan, kecuali kedua anak kembarnya Zahran dan Zayyan. Saat ini dia lebih memilih untuk bekerja paruh waktu di toko serba ada di dekat rumah kontrakkannya sambil mencari cara untuk mendapatkan hak asuh kedua anaknya. Dia tidak akan membiarkan Si Kembar hidup sengsara di dekat orang-orang yang tidak menginginkan kehadirannya. Cerita Rara dan Aldi mengenai kedua anaknya semakin meyakinkan Kiran untuk membebaskan Zahran dan Zayyan. "Terima kasih atas kedatangannya, silahkan datang kembali!" kata Kiran sambil tersenyum profesional saat seorang pembeli melangkah keluar dari toko. "Aku harus mencari pekerjaan yang lebih layak sebelum aku menuntut hak asuh kedua anakku," lanjut Kiran sambil menghela napasnya dengan kasar. Hujan deras dan mie
Last Updated: 2023-04-03
Chapter: Bab 12. Ibu Dan Anak
Kiran langsung merebahkan dirinya sesaat setelah sampai di rumah kontrakannya, tubuh dan pikirannya terasa begitu lelah setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi 6 tahun lalu. Satu demi satu bayangan tentang kejadian naas itu kembali berputar di dalam kepalanya sampai membuat dia menjerit kesakitan. "Aku nggak boleh lemah, aku harus kuat demi kedua anakku!" kata Kiran sambil meminum obat penenang miliknya. "Aku harus bisa ngerebut Zahran dan Zayyan dari tangan laki-laki brengsek itu," tambah Kiran mencoba untuk menguatkan dirinya meskipun dengan tubuh yang gemetar karena penyakit psikologisnya mulai muncul kembali. Dalam hati Kiran timbul perdebatan tentang apa yang terjadi hari ini. Pertemuannya dengan kedua anak kembarnya membuat dirinya bersyukur bahwa di dunia ini dia masih memiliki keluarga yang membutuhkannya, namun kemunculan Rayhan membuat dirinya harus berjuang kembali untuk melawan masa lalunya yang suram. Tangannya tanpa sadar meraih ponselnya untuk melihat foto ked
Last Updated: 2023-04-02
Chapter: Bab 11. Kenangan Masa Lalu
Kiran tersenyum sinis saat mendengar pertanyaan Rayhan, tangannya semakin mencengkeram erat kerah baju laki-laki yang ada dihadapannya. Rasa kesal, marah, sedih, dan kecewa bercampur menjadi satu dalam hati dan pikirannya. Saat dia ingin membuang semua kenangan buruk masa lalu, tiba-tiba satu per satu rasa penasarannya terjawab. Anak yang selama ini dia rindukan dan laki-laki yang telah menghancurkan hidupnya tiba-tiba muncul dihadapannya tanpa permisi. "Saya adalah mimpi buruk anda dan anda adalah mimpi buruk saya!" bentak Kiran sambil menyeringai tipis karena terlalu kesal mengingat penderitaannya selama ini. Perkataan Kiran membuat rasa penasaran Rayhan semakin besar, tapi saat dia melihat mata coklat Kiran dia sama sekali tidak berani untuk mengatakan hal yang ada dipikirannya. Rasa bersalah membuat Rayhan hanya bisa diam bahkan saat Kiran kembali menemparnya hingga Aldi menghentikannya. Wajah Kiran yang dipenuhi air mata membuat bayangan-bayangan 6 tahun lalu kembali terlintas
Last Updated: 2023-04-01
Chapter: Bab 10. Sebuah Fakta
Kiran menghela napasnya sambil melihat ke arah anak-anak kembarnya yang sedang sibuk makan es krim coklat. Air matanya kembali mengalir mengingat cerita Rara tentang apa yang selama ini dialami oleh Si kembar. "Apa yang anda ketahui tentang kejadian ini?" tanya Kiran sambil menatap Aldi tajam. "Apa kamu benar-benar tidak mengetahui bahwa Zahran dan Zayyan adalah anak kamu?" balas Aldi memastikan bahwa Kiran sama sekali tidak mempunyai tujuan tidak baik pada keluarga Bintara. "Apa anda pikir saya orang jahat yang tega membuang anak saya demi harta tak berguna itu?" bentak Kiran sampai membuat beberapa orang di sekitar melihat ke arahnya. Perkataan Kiran membuat Aldi sedikit malu karena sempat berpikiran buruk tentang Kiran, padahal selama beberapa hari ini dia tahu bahwa Kiran sama sekali tidak pernah mendekati Si Kembar kecuali mereka yang mendekati Kiran terlebih dahulu. Tanpa banyak bicara lagi Aldi segera menceritakan apa yang dia ketahui tentang kemunculan tiba-tiba Si kembar
Last Updated: 2023-03-05
You may also like
Clarity
Clarity
Romansa · onDubu SHine
2.6K views
Benang-benang Cinta
Benang-benang Cinta
Romansa · Assifaniaa
2.6K views
PERFAKE HUSBAND
PERFAKE HUSBAND
Romansa · Rahmani Rima
2.6K views
Dream On
Dream On
Romansa · Antubanyu
2.6K views
Arjuna untuk Evelyn
Arjuna untuk Evelyn
Romansa · Asanti Chan
2.6K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status