author-banner
nurulfitria_
nurulfitria_
Author

Novels by nurulfitria_

Kamu Hanya Pengganti!

Kamu Hanya Pengganti!

Allison Payne juga tidak menginginkan pernikahan ini namun semua orang menyebutnya 'Pelakor' karena menikah dengan kekasih kembarannya. Dia terpaksa menikah dengan Lucas McCarthy untuk menjaga nama baik kedua keluarga. Kehidupan pernikahan yang dingin tanpa ada sedikit pun kehangatan membuat Allison semakin tertekan. Lucas beranggapan jika kepergian Alice ada hubungannya dengan Allison sehingga dia selalu bersikap kejam pada Allison. Keadaan semakin memburuk saat Alice tiba-tiba muncul kembali dihadapan Lucas dengan keadaan hamil muda. Allison bersiap membereskan semua barangnya karena tahu jika Lucas akan kembali pada Alice. Namun rencananya terhenti saat Lucas menolak untuk bercerai tanpa alasan yang jelas. Di sisi lain Allison tetap dengan pendiriannya untuk bercerai dari Lucas dan menjalani kehidupan yang diinginkannya. Apa alasan Lucas mencegah Allison pergi? Apakah Lucas akan tetap bersama dengan Allison atau kembali pada Alice? ------ "Hampir 2 tahun hidupku berantakan dan itu semua gara-gara kamu! Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja," - Lucas McCarthy. "Apa kamu pikir hidupku bahagia selama ini? Aku harus mendengar cacian banyak orang dan itu semua gara-gara kamu!" - Allison Payne.
Read
Chapter: Bab 163. Aku Akan Tetap Di Sampingmu
Entah berapa lama Allison berada di rumah sakit menemani Lucas yang masih belum sadar. Setiap hari dia hanya duduk di sebelah ranjang Lucas tanpa banyak berkata. Dia hanya menatap wajah Lucas, memastikan pria itu masih ada di sana.Beberapa kali Alice dan kedua orang tuanya datang menjenguk. Namun Allison hanya diam, dia tidak lagi peduli dengan tatapan mereka. Tidak peduli dengan bisikan atau hinaan yang masih sempat mereka lontarkan."Ini makanan untuk anda, Nona Allison," kata Elton sambil mengulurkan makanan hangat untuk Allison, "Bagaimana jika saya yang menjaga Tuan McCarthy? Anda bisa istirahat untuk beberapa saat,""Aku masih kuat," balas Allison singkat tanpa mengalihkan pandangannya dari Lucas.Elton menghela napas pelan, dia sudah menduga jawaban itu akan keluar dari mulut Allison. Sifat keras kepala mereka benar-benar mirip."Anak dalam kandunganmu butuh makan dan istirahat," sahut Mike sambil berjalan mendekat ke arah mereka, "Jangan gunakan Lucas untuk mengabaikan kondis
Last Updated: 2026-06-26
Chapter: Bab 162. Sebuah Tanda
Setelah beberapa jam berlalu lampu operasi akhirnya padam membuat Mike dan Elton tak sabar mengetahui kondisi Lucas. Bukan hanya mereka berdua tapi Kakek Andrew dan Noah juga berada di sana setelag mengetahui apa yang terjadi."Bagaimana keadaan Lucas?" tanya Kakek Andrew terlihat begitu tak sabar."Kami sudah melakukan yang terbaik," jawab dokter bedah tersebut mencoba untuk menjelaskan setelah beberapa jam melakukan operasi, "Operasinya berhasil hanya saja kita masih harus menunggu hasilnya beberapa jam ke depan,""Apa maksudmu?" balas Mike tak mengerti."Dokter Howard, pasien masih dalam keadaan kritis selama 24 jam ini," kata dokter bedah tersebut singkat.Kalimat itu membuat suasana lorong kembali membeku. Elton yang sejak tadi mencoba mempertahankan ketenangannya langsung menatap dokter tersebut."Mike, apa maksudnya?" tanya Elton dengar raut wajah khawatir."Tuan McCarthy, akan baik-baik saja setelah melewati 24 jam ini. Kita harus sabar," jawab Mike mencoba untuk menenangkan K
Last Updated: 2026-06-25
Chapter: Bab 161. Secercah Harapan
Allison tak tahu bagaimana dia sudah berada di ranjang rumah sakit dengan berbagai macam alat kesehatan berada di tubuhnya. Tangannya tanpa sadar mengarah pada perutnya memastikan keadaan bayi dalam kandungannya. "Bayiku...," kata Allison lirih mencoba menepis kemungkinan terburuk.Seorang perawat yang berada di dekatnya langsung mendekat, "Nona Allison, tenanglah.""Dokter sudah memeriksa kondisi bayi anda," lanjut perawat tersebut sambil memperlihatkan rekam medis Allison, "Kondisinya stabil."Mendengar jawaban itu, Allison sedikit bisa bernapas lega. Rasa takut yang sejak tadi menekan dadanya perlahan berkurang. Namun setelah itu, satu pikiran lain langsung muncul tentang kondisi Lucas."Di mana Lucas?" tanya Allison dengan suara lebih panik.Pertanyaan itu membuat perawat tersebut kebingungan. Mike sudah berpesan kepadanya untuk menjaga kestabilan kondisi Allison. Jangan sampai perempuan itu mendapatkan kabar yang bisa membuat kondisinya memburuk secara tiba-tiba."Minumlah terli
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Bab 160. Akhirnya
Elton mengerahkan hampir separuh anggota kelompok Lucas untuk kembali ke tempat Lucas setelah tidak terdengar lagi suara ledakan. Wajah mereka terlihat begitu tegang, tak ada pembicaraan yang tidak penting selama perjalanan.Semua orang tahu kejadian tadi bukan sesuatu yang bisa dianggap biasa. Ledakan itu terlalu besar, membuat yang paling mengkhawatirkan adalah mereka belum mendapatkan kabar apa pun tentang kondisi Lucas.Elton berjalan paling depan dengan ekspresi serius. Tangannya terkepal sejak tadi, berusaha menahan pikirannya yang terus memikirkan kemungkinan terburuk.Begitu mereka tiba di lokasi, langkah mereka langsung terhenti. Pemandangan di depan mereka membuat beberapa anggota terdiam. Kerusakan terlihat jelas di sekitar tempat itu. Beberapa orang langsung menyebar untuk memeriksa keadaan, sementara Elton bergerak cepat mencari tanda-tanda keberadaan Lucas."Periksa semua sudut!" perintah Elton tegas."Jangan lewatkan apa pun!"Para anggota langsung bergerak. Namun semak
Last Updated: 2026-06-21
Chapter: Bab 159. Rasa Takut Kehilangan
Dahi Lucas berkerut saat Tuan Hale tiba-tiba tertawa dengan keras setelah pukulan-pukulan yang dia layangkan. Reaksi itu sama sekali tidak sesuai dengan yang Lucas harapkan. Tuan Hale tidak terlihat menyesal atau takut.Bahkan di tengah kondisi yang sudah hancur, pria itu masih bertingkah seolah dialah yang memegang kendali."Kamu benar-benar masuk ke dalam perangkapku, McCarthy!" seru Tuan Hale dengan raut wajah penuh kemenangan.Lucas menatapnya tajam. Ada sesuatu yang tidak beres. Tuan Hale tidak akan tersenyum seperti itu tanpa alasan."Apa kamu lupa dengan ini?" lanjut Tuan Hale. Tangannya perlahan bergerak membuka bagian depan rompi bom yang masih dikenakannya.Mata Lucas langsung menyipit untuk pertama kalinya, ekspresinya berubah. Di balik rompi itu, masih terlihat bom yang belum sepenuhnya dinonaktifkan.Tuan Hale tertawa kecil melihat reaksi Lucas. "Apa sekarang kamu mengerti?""Kamu pikir dengan mengambil alat pemicu tadi semuanya selesai?" lanjut Tuan Hale dengan senyum ya
Last Updated: 2026-06-19
Chapter: Bab 158. Kamu Kalah!
Duarrr!Ledakan kembali mengguncang area gudang. Gelombang panas dan debu langsung memenuhi area sekitarnya. Lucas yang berada paling dekat dengan sumber ledakan refleks menjatuhkan tubuhnya dan berguling beberapa kali di tanah untuk menghindari pecahan benda serta mengurangi dampak ledakan.Debu tebal memenuhi udara, membuat pandangannya sempat buram. Tubuhnya terasa sakit akibat benturan keras, tetapi dia tetap berusaha bangkit. Saat berguling, kepalanya tidak sengaja menghantam sebuah batu besar di tanah. Rasa sakit tajam langsung terasa. Darah perlahan mengalir dari pelipisnya, melewati sisi wajahnya, namun Lucas tidak memperdulikannya. Hal pertama yang dia lakukan adalah memastikan keadaan sekitar. Dia memastikan jika tidak ada lagi korban dari orang-orangnya. Dia yang akan terakhir meninggalkan tempat ini setelah semua dalam keadaan aman.Sementara itu, di tengah suara ledakan yang masih terdengar, Tuan Hale masih berdiri sambil tertawa mengerikan. Tawanya menggema di antara a
Last Updated: 2026-06-18
Rahasia CEO Dingin

Rahasia CEO Dingin

Trauma masa lalu terus menghantui kehidupan Kiran selama 6 tahun ini. Penghinaan dan pengkhianatan membuat Kiran tak mudah untuk percaya dengan orang lain. Namun, pekerjaan baru membuat dia mau tidak mau harus kembali berhadapan dengan masa lalunya. Pertemuaan Kiran dengan dua anak kembar berumur lima tahun, membuat bayangan-bayangan terlintas kembali dalam pikirannya. Siapakah dua anak kembar itu? Apa hubungan mereka dengan masa lalu Kiran?
Read
Chapter: Bab 29. Berbicara Dari Hati
"Mommy, aku ingin mendengar lagu 'Bintang-bintang' lagi!" kata Zayyan sambil naik ke atas tempat tidur Kiran."Zayyan, kamu seharusnya minta ijin terlebih dahulu sebelum naik ke tempat tidur Mommy!" tegur Zahran untuk kesekian kalinya. Selama ini Zahran selalu bersikap lebih dewasa dari Zayyan, namun hal itu membuat hubungan mereka terlihat semakin menggemaskan."Zahran Sayyang, sini!" panggil Kiran sambil menepuk-nepuk bagian kosong di sebalahnya, "Malam ini Mommy tidak hanya akan bernyanyi tapi juga cerita sesuatu yang pasti kalian suka!""Benarkah?" kali ini bukan Zayyan melainkan Zahran yang terdengar begitu bersemangat sambil naik ke tempat yang ditunjukkan Kiran.Mereka terlihat begitu bersemangat dengan apa saja yang dilakukan oleh Kiran. Bersama Kiran mereka merasakan pengalaman baru yang tidak pernah mereka lakukan. Meskipun merasa asing mereka tetap melakukannya karena hal itu bisa membuat Kiran bahagia."Mommy ingin kalian berkata jujur," kata Kiran terlihat serius sambil m
Last Updated: 2026-09-13
Chapter: Bab 28. Tidur Bersama Si Kembar
“Mommy!” Suara Zayyan terdengar begitu Kiran keluar dari gedung perusahaan Bintara. Tangannya melambai dengan semangat berharap Kiran menyadari kehadirannya.Senyuman lebar menghiasi wajah cantik Kiran saat melihat Si Kembar menjemputnya. Meskipun dia merasa sedikit takut namun tetap saja ada perasaan bahagian yang tak dapat dia ungkapkan. Baru kali ini ada yang menunggunya pulang bekerja."Sssssttt... jangan panggil Mommy!" seru Zahran memperingatkan adik kembarannya, "Kita tidak ingin Mommy mendapat masalah gara-gara kamu kan?""Maafkan aku, aku lupa," balas Zayyan terdengar begitu menyesal."Nggak masalah, banyak rekan-rekan Mommy yang sudah pulang," kata Kiran sambil mencium Zahran dan Zayyan bergantian, "Apa kalian bersenang-senang di sekolah?""Membosankan," kata Zayyan dengan raut muka cemberut, "Anak-anak itu terlalu cengeng dan tak bisa apapun,""Mereka hanya bisa merengek dan menangis," tambah Zahtan mendukung perkataan Zayyan.Kiran menghela napas pelan sambil tersenyum mend
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 27. Hubungan Rumit
"Rayh...," Erina menutup mulutnya kembali sambil menundukkan kepala.Di sisi lain Denna hanya diam sambil menatap tajam ke arah Rayhan seolah ingin mengerti apa yang terjadi dengan laki-laki itu. Selama ini Rayhan selalu berhasil mengendalikan emosinya seperti apa yang diharapkan seorang penerus keluarga kalangan atas.Namun kali ini Rayhan benar-benar kehilangan kendali sampai membuatnya berteriak di depan umum. Hal itu tentu membuat dahi Denna berkerut curiga. Tangannya terlepas dari rambut Erina dan langsung berjalan ke arah Rayhan.Mata dingin Rayhan menatapnya dengan emosi yang masih terlihat jelas. Kali ini Denna benar-benar menatap Rayhan tanpa senyuman nakal yang biasanya menghiasi wajah cantiknya. Dia tahu jika keadaannya sedang tidak baik-baik saja."Tuan, sebaiknya Tuan Muda kembali ke ruang kerja," kata Aldi perlahan takut jika Rayhan semakin emosi, "Saya yang akan menyelesaikan semua ini,"Kali ini, pandangan Rayhan beralih kepada Aldi. Namun, tatapan dingin itu masih sam
Last Updated: 2026-09-10
Chapter: Bab 26. Duel Calon Ratu
Tanpa membuang waktu Denna langsung maju mendekat ke arah Erina dan langsung menjambak rambut Erina dengan kuat. Rayhan sama sekali tak menduga hal itu, dia tersadar saat Erina berteriak kencang. Suasana di ruang kantor Rayhan begitu kacau sampai membuat beberapa sekretaris Rayhan berpura-pura tak tahu."Aldi!" teriak Rayhan saat tak bisa memisahkan Denna dan Erina. Selama ini Aldi yang selalu menyelesaikan masalah pertengkaran kedua perempuan itu, Rayhan hanya perlu duduk dengan wajah bosan melihat drama mereka bertiga."Aldi masuk sekarang juga!" ulang Rahyan sambil mencoba untuk menarik Denna agar tidak menjawambak Erina.Keadaan menjadi semakin panas saat Erina membalas Denna. Tangannya terangkat keatas dan menampar pipi Denna dengan begitu kuat.Plaaak!Suara begitu keras sampai membuat seorang OB terjatuh saat mencoba untuk mengintip. Tidak ada yang berani bergerak maupun membuat suara sedikit pun. Beberapa orang menahan napas menanti apa yang akan terjadi selanjutnya."Aaaakkkhh
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Bab 25. Perasaan Ragu
"Mommy, apa sikap Daddy tadi membuatmu takut?" tanya Zahran hati-hati saat melihat wajah muram Kiran.Kiran tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Zahran, senyuman tipis menghiasi wajah Kiran sambil mengusap pelan kepala Zahran dan Zayyan, "Tentu saja tidak, Mommy hanya lapar dan lelah,""Kalau Mommy lapar, aku dan Kak Zahran bisa berangkat ke sekolah sendiri," sahut Zayyan sambil memeluk lengan Kiran."Tidak, Mommy harus memastikan dengan mata Mommy sendiri kalian berjalan masuk ke gerbang sekolah," kata Kiran tak ingin Si Kembar memanfaatkan keadaan."Kami bukan anak nakal yang suka bolos sekolah!" elak Zahran tak setuju dengan perkataan Kiran."Benar! Kalau Mommy tidak percaya, Mommy bisa tanya Bu Angel," tambah Zayyan mendukung perkataan kakak kembarnya."Mommy percaya, sangat percaya," balas Kiran santai sambil mengangguk-anggukkan kepalanya beberapa kali, "Mommy selalu percaya dengan Zahran dan Zayyan,""Mommy hanya ingin jalan-jalan sebentar, Mommy bosan di kantor," lanj
Last Updated: 2026-09-08
Chapter: Bab 24. Teguran
"Momm... eh Tante Kiran bangun!" kata Zayyan sambil menguncang tubuh Kiran perlahan."Tante Kiran kenapa tidur di sini? Aku dan Zayyan sudah menunggu Mom... Tante Kiran di rumah," bisik Zahran pelan.Suara Si Kembar membuat Kiran sedikit mengernyit sebelum membuka mata perlahan. Nyawanya perlahan terkumpul membuat Kiran mengeliat merenggangkan otot-otot di tubuhnya."Pagi Zahran, pagi Zayyan...," sapa Kiran sambil menguap beberapa kali masih belum sepenuhnya menyadari sekitarnya."Bangun!" suara dingin Rayhan membuat Kiran langsung membuka matanya lebar.Bukan hanya Kiran namun juga Dina dan Rara yang langsung terbangun dengan wajah terkejut dan bingung. Keduanya langsung berdiri dengan tatapan tak percaya jika Rayhan berdiri di depan mereka. Mereka ingin mengatakan sesuatu namun tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka."Se-selamat pagi Tuan Rayhan!" kata Rara setelah memperoleh kesadaran sepenuhnya."Apa kalian bertiga tidur di sini semalam?" tanya Rayhan dingin tak mempedulika
Last Updated: 2026-09-07
You May Also Like
Istri Keduanya
Istri Keduanya
Romansa · Favor V April
13.1K views
RENATA DAN SAMUDERA BIRU
RENATA DAN SAMUDERA BIRU
Romansa · Ntut Roesnawati
13.1K views
Dinikahi Ayah Tiri
Dinikahi Ayah Tiri
Romansa · Karl Valerie
13.1K views
DASAR BENALU!
DASAR BENALU!
Romansa · Ryu Jhye
13.1K views
Suami Mudaku
Suami Mudaku
Romansa · Wening
13.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status