Home / Romansa / Kamu yang Kucintai / 23. Keputusan 1

Share

23. Keputusan 1

last update publish date: 2026-03-02 21:57:28

KAMU YANG KUCINTAI

- 15 Keputusan

Arsel berdiri di balkon kamar, dengan kedua tangan bertumpu pada pagar pembatas. Dia menunggu kabar Tora yang mengantarkan Mbak Asih ke sebuah hotel. Tora harus membantunya untuk check in.

Tidak lama kemudian ponselnya berdering.

"Halo, bagaimana?"

"Aman, Mas Bos. Mbak Asih sudah di kamar hotel."

"Oke. Besok kukabari lagi."

"Siap."

Tidak lama kemudian, Mbak Asih mengirimkan pesan kalau dia sudah sampai sesuai rencana. Tadi juga sudah mengabari Kimmy.

Arsel m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
PiMary
Apa akhirnya Arsel jodohnya Kimmy? sptnya Arsel laki2 yg baik,toh dia melakukan itu juga krn pengaruh obat....
goodnovel comment avatar
Helmy Rafisqy Pambudi
bapak tiri kurang di ajar ya km.q heran knp Kimmy kok takut banget ma arsel seblm di perkaos..
goodnovel comment avatar
Tini Wartini
Arsel segera selamatkan Kimy & anakmu dlm kandungan Kimy...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kamu yang Kucintai   133.

    Belum selesai permasalahan Arsel dan Kimmy, kini ditambah lagi dengan masalahnya Salsa. Kalau Arsel-Kimmy jelas karena kecelakaan. Tapi Salsa? Ini sungguh lebih memalukan.Salsa putri kesayangannya, kebanggaannya yang ia jaga dengan kemewahan. Kini terasa begitu murahan di hadapan lelaki entah itu siapa. Apa ia salah memanjakan Salsa. Demi menebus rasa bersalah karena menikah lagi.Bu Elok terus mengusap bahu suaminya. Tatapan matanya memandang Salsa dengan pedih. Badai ini baru saja dimulai dan bisa lebih buruk lagi. Dengan langkah gontai, Pak Fardhan meninggalkan kamar Salsa didampingi Bu Elok. Mereka masuk ke kamarnya sendiri di lantai bawah. Ia tidak meminta siapapun untuk menjaga Salsa. Toh ini bukan kejadian mengejutkan yang membuat Salsa trauma seperti Kimmy. Semua sudah sengaja diperbuatnya. Kali ini Pak Fardhan yang biasanya begitu protektif, menjadi tega pada putrinya.Beberapa saat setelah agak tenang, Pak Fardhan menelepon orang kepercayaannya untuk mencari tahu siapa Ett

  • Kamu yang Kucintai   132.

    Salsa terkulai lemas saat Ettan mematikan panggilan. Ia sadar kalau Ettan mengelak dan tidak mau tanggung jawab. Pikirannya kalut bukan main.Menjelang tengah hari, Pak Fardhan muncul dari tangga. Terlihat tegang dan kecemasan terukir di wajahnya.Melihat kedatangan suaminya, Bu Elok berdiri seketika meski lututnya terasa lemas dan hatinya bergetar hebat."Elok, ada apa?" suara Pak Fardhan parau, matanya menatap serius wajah istrinya. "Kenapa wajahmu kelihatan tegang begitu? Apa Salsa sakit serius. Papa tadi menelepon dokter Uma, beliau menyuruhku bertanya padamu dan Salsa. Ada apa sebenarnya?" Pak Fardhan benar-benar kacau oleh perasaan khawatir."Salsa di kamar, kan?" ucap Pak Fardhan hendak melangkah ke kamar putrinya. Namun Bu Elok menahan. "Tunggu, Mas. Akan kuberitahu apa kata dokter Uma tadi."Wajah Pak Fardhan kian menegang. Tak sabar ingin tahu ada apa sebenarnya.Bu Elok menarik napas panjang. Ia terdiam sejenak, menatap suaminya dengan sorot mata yang sarat rasa khawatir.

  • Kamu yang Kucintai   131.

    KAMU YANG KUCINTAI - 51 Mengamuk Salsa membeku dengan wajah pucat dan jantung berdentum hebat saat mendengar pertanyaan Bu Elok. Susah sekali untuk bernapas dengan leluasa. Bayangan Ettan memenuhi benak dengan segala bentuk kebersamaan mereka yang hina.Ia sebenarnya kaget dengan hasil pemeriksaan dokter Uma. Namun itu mungkin benar. Sebab belum haid lagi semenjak terakhir menghabiskan waktu dengan Ettan. Dulu saat Kimmy hancur dalam tragedi malam itu, Bu Elok duduk menangis dan menemani Kimmy semalaman. Namun kini di hadapan Salsa, Bu Elok hanya diam. Ia duduk mematung dengan punggung tegak, membiarkan keheningan menjadi saksi atas badai yang baru saja dimulai.Pikirannya membayangkan semurka apa suaminya dan Arsel yang mungkin akan kehilangan kendali. Jika Kimmy merupakan luka yang tak sengaja, maka Salsa adalah noda yang sengaja dicoreng ke muka keluarga."Ternyata kamu jauh lebih buruk dari anakku yang selalu kamu hina," ucap Bu Elok di hati kecilnya. Namun cukup dalam hati saj

  • Kamu yang Kucintai   130.

    Setelah suaminya berangkat ke kantor, Bu Elok naik ke atas untuk melihat kondisi Salsa yang sejak kemarin meriang. Dan tak disangka, ia mendengar sesuatu yang membuat curiga. Semoga hanya masuk angin saja.Salsa keluar kamar mandi dan kaget melihat Bu Elok berdiri di sana. Namun sikap angkuh yang telah mendarah daging membuatnya memasang topeng sinis. Tanpa sepatah kata pun ia membuang muka, melangkah melewati ibu tirinya menuju kamar."Salsa, kamu sudah minum obat?" tanya Bu Elok berusaha tetap sabar dan lembut.Salsa berhenti tepat di depan pintu kamarnya. "Belum," desisnya lirih.Saat ia hendak memutar gagang pintu, dunia di mata Salsa mendadak berputar hebat dan pandangannya menjadi hitam. Ia merasa kakinya kehilangan tumpuan dan gadis itu luruh. Tubuhnya limbung ke arah belakang.Dengan refleks Bu Elok menghambur untuk menangkap tubuh ramping itu sebelum kepalanya menghantam lantai. Meski akibatnya mereka berdua jatuh terduduk."Salsa, Salsa, bangun!" teriak Bu Elok panik. Suaran

  • Kamu yang Kucintai   129.

    Gadis itu menghela napas panjang. Seharusnya Ettan sudah masuk kuliah hari ini, kan? Tapi kenapa tak ada satu saja balasan dari ratusan pesan yang ia kirimkan sejak kemarin.Sepanjang mengikuti kegiatan di kelas, Salsa tidak bisa tenang. Setiap kali ponselnya bergetar karena notifikasi, ia berharap itu dari Ettan. Namun nihil. Ketakutan mulai merayap, membayangkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Perasaan bahwa Ettan sengaja menghindarinya berubah menjadi ketakutan yang membuat jantungnya berdentum hebat. Tubuhnya yang sejak pagi tadi meriang, semakin terasa panas dingin.🖤LS🖤Bu Elok yang sedang merangkai bunga di ruang tengah, menghentikan aktivitasnya saat Salsa pulang dari kampus dengan langkah gontai."Salsa, kamu sakit, Nak? Wajahmu pucat gitu," tegurnya lembut.Salsa tidak berhenti. Ia hanya mengibaskan tangan dengan gerakan acuh tak acuh. Tanpa sepatah kata pun ia menaiki tangga dengan langkah terburu-buru, lalu membanting pintu kamarnya di lantai atas. Suara dentuman

  • Kamu yang Kucintai   128.

    KAMU YANG KUCINTAI - 50 HamilArsel menatap istrinya dengan binar yang sulit dibaca. Perasaan berat meninggalkannya. Jika menuruti ego, ia ingin sekali membawa Kimmy kembali tinggal bersamanya di Surabaya. Tiap hari bisa bertemu dan bersama-sama. Namun untuk sementara jelas tidak mungkin."Sayang, ponsel lamamu tidak usah diaktifkan lagi. Biar saja tetap padam," pesan Arsel sembari memakai jaket."Ya." Kimmy mengangguk pelan. Ponsel itu adalah satu-satunya cara yang bisa menghubungkannya dengan sang mama, teman-temannya, dan Langit. Arsel menyadari kalau pada akhirnya Kimmy akan tahu tentang Langit. Tapi jangan sekarang. Ia masih berusaha memenangkan hati istrinya secara utuh.Mereka keluar kamar. Arsel pamit pada Mbak Asih. Kimmy mengantarkan sampai ke teras depan. Sebuah kecupan manis mendarat di kening sebelum Arsel melangkah ke arah mobilnya. Kimmy membalas senyum suaminya sebelum Arsel masuk mobil. Begitu deru mesin mobil menghilang di kejauhan, sunyi kembali menyergap. Kimmy

  • Kamu yang Kucintai   25. Keputusan 3

    Langkah Kimmy agak cepat. Ketika mencapai gerbang utama pemukiman elite itu, napasnya sudah ngos-ngosan. Semenjak hamil, dia merasa cepat sekali lelah.Kebetulan ada taksi yang lewat dan langsung di stop oleh Kimmy. "Terminal Bungurasih, Pak.""Nggih, Mbak," jawab driver setengah baya.Taksi melaju

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Kamu yang Kucintai   9. Testpack

    KAMU YANG KUCINTAI- 9 Testpack "Kimmy, kamu nggak kuliah pagi ini, Sayang?" tanya Bu Elok lembut, tangannya ragu untuk menyentuh bahu Kimmy yang duduk di dekat jendela kamar sambil memandang taman di luar.Kimmy hanya menggeleng pelan. Matanya tetap terpaku pada dahan pohon mangga yang bergoyang

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Kamu yang Kucintai   57. Sakit 2

    "Kalau begitu, ganti bajunya. Kausmu sudah basah oleh keringat, nanti malah makin menggigil," ujar Kimmy sambil meletakkan kaus bersih di pinggir ranjang.Arsel berusaha duduk, meski kepalanya terasa sangat sakit. "Iya, terima kasih, Kim."Saat Arsel membuka kausnya, Kimmy beranjak ke jendela dan m

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Kamu yang Kucintai   45. Malam Panjang 2

    "Kata Mbak Asih, kamu punya teman baru di Pujon. Mbak-mbak yang sering bawa anaknya jalan-jalan kalau pagi." Arsel mengalihkan pembicaraan ke hal yang ringan. "Iya. Dia seorang dokter di Klinik," jawab Kimmy singkat sambil mengunyah kue."Klinik pinggir jalan itu?""Ya. Beliau dan suaminya juga as

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status