Share

Bab 10

Author: Finella Zakaria
Keesokan paginya, Nayla terbangun dan mendapati seluruh tubuhnya hampir menempel pada Simon.

Seperti gurita, tangan dan kakinya menindih Simon, suasana sempat canggung.

Nayla bingung.

Kenapa posisi tidurnya begitu lepas?

Untungnya, Simon belum bangun, Nayla hati-hati menarik kembali tangan dan kakinya, takut membangunkannya. Bibirnya terkatup rapat, tidak berani mengeluarkan suara.

Nayla teringat sebelum tidur semalam, Simon sempat bercanda, "Istriku sudah siap tidur denganku belum?"

Nayla langsung memerah wajahnya dan menggerutu, "Kenapa kepalamu penuh pikiran kotor?"

Simon menggoda, "Bukan salahku, siapa suruh aku hidup 28 tahun baru menikah?"

"Kalau nggak boleh tidur, memeluk sebentar boleh, 'kan?"

Antara suami istri berpelukan sebenarnya tidak ada masalah.

Namun, dulu mereka tidak akur, tiba-tiba jadi suami istri membuat hubungan terasa sangat canggung.

Nayla berpikir sejenak, lalu menggeser tubuhnya mendekat dan mengingatkan, "Cuma boleh memeluk, nggak boleh pikirkan yang lain."

S
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Yusli Yarni
Boleh lah di lanjutkan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 347

    Nayla mengangguk patuh dan pelan. "Oke."Melihat perubahan yang terjadi padanya, Jasmine mengelus dadanya dalam hati.Begitu masuk ke dalam, Nayla ditarik duduk di sofa ruang tamu oleh Jasmine, yang kemudian mencurahkan perhatian dan kasih sayang kepadanya."Sudah lapar? Makanannya sebentar lagi siap.""Kamu pasti banyak menderita bertahun-tahun. Ini semua salah Tante, nggak merawatmu dengan baik.""Apa maksudnya postingan tadi? Bukannya kamu sudah putus dengan Hans? Kenapa sekarang kamu sudah menikah?""..."Menghadapi rentetan pertanyaan panjang dari Jasmine, Nayla tidak tahu pertanyaan mana yang harus dijawab terlebih dahulu.Kepala pelayan keluarga masuk bersama beberapa orang pelayan, membawa banyak kantong belanjaan buah tangan Nayla.Arman berkata dengan wajah tegas, "Kamu tinggal datang saja, kenapa bawa oleh-oleh? Lain kali jangan begini."Setelah itu, dia duduk di kursi utama.Dia lalu melirik istrinya, ekspresinya seolah bertanya, sudah dapat jawaban?Jasmine mengangkat bahu

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 346

    Hans membuka pesan itu dan merasakan sakit yang tajam di dadanya.Dia seperti kehilangan sesuatu yang sangat penting, dan ini membuatnya panik. Dia mendorong Karin ke samping, segera masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mesin.Mobil itu meluncur ke jalan dan menghilang dalam sekejap.Nayla, berani-beraninya kamu menikah dengan orang lain!Karin melihat sekilas tangkapan layar itu dan menyadari pasti ada masalah. Dia segera menelepon Yuna."Bu, kabar buruk! Nayla sudah menikah."Yuna baru saja sampai di rumah, sangat terkejut menerima telepon itu."Dengan siapa? Dia baru putus tiga bulan, sudah dapat pengganti?""Mungkin ... Kak Simon." Jantung Karin berdebar tidak karuan.Meskipun dia tidak ingin Nayla kembali bersama Hans, dia lebih tidak ingin melihat Nayla bersama Simon.Simon adalah pria terbaik di Kota Hanka.Mana mungkin Nayla pantas mendapatkannya?Dia seharusnya tetap menjadi putri tidak berguna, seorang penulis naskah yang tidak berharga!Yuna juga diliputi was-was.Dia ingat

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 345

    "Dia menggoda Simon karena dia nggak bisa menelan harga dirinya. Simon mau dengannya karena Keluarga Tanu.""Dia cuma putri yang nggak berguna. Apa gunanya jadi penulis naskah!"Yuna melampiaskan kekesalannya, ekspresinya menunjukkan rasa jijik dan marah."Aku dengar Hans bahkan mukul Michael karena perempuan sialan itu. Kepala Michael sampai bocor.""Walaupun keluarganya nggak sekuat Keluarga Jatmiko, Hans duluan yang mulai, jadi kita yang salah. Tunggu saja sampai dia kembali dengan Hans ke Keluarga Jatmiko, aku beri dia pelajaran!"Setelah mendengar ini.Karin diam-diam merasakan kemenangan.Meski dia dikeluarkan dari Keluarga Jatmiko, dia tetap mendapat dukungan dari Yuna.Jika hidupnya tidak tenang, Nayla juga tidak boleh hidup tenang!Semakin Nayla ingin mengetahui rahasia dari sepuluh tahun yang lalu, semakin dia tak mau membiarkannya berhasil.Pintu ruang pribadi itu dibuka dari luar.Tak lama kemudian, sosok tampan Hans masuk."Kak Hans."Karin menatapnya dengan mata berbinar.

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 344

    Ben memandang senyum mabuk kepayang di wajah bosnya dan mengangguk mengiakan."Benar."Senyuman Simon semakin dalam.Ben berpikir dalam hati, apakah ini benar bos yang dia kenal?Semua orang menyebutnya iblis, tapi begitu di depan istrinya, dia jadi sangat manis.Pintu lift terbuka.Sekretaris sudah menunggu di luar, tampak gelisah. "Pak Simon, Nona Shania datang ke sini, sedang menunggu di ruang penerima tamu."Wajah Simon mendadak gelap. "Mau apa dia pagi-pagi begini?"Sekretaris itu tidak berani menjawab dan refleks melirik Ben."Biarkan saja dia. Mulai rapat."Simon melangkah dengan pasti menuju kantor CEO.Ben tidak terkejut sama sekali dan segera mengangguk. "Baik, Pak."...Setelah mengunggah di media sosial, Nayla memulai pekerjaan menonton rekaman CCTV.Karena sudah bertahun-tahun berlalu, meskipun rekamannya diberi label waktu, penandaannya hanya rentang waktu saja.Jadi, dia perlu menonton enam hingga tujuh penyimpanan berbeda.Untuk menghemat waktu, dia dengan cepat menulis

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 343

    "Nayla, kamu bilang apa?"Simon menelan ludah dan matanya berbinar-binar penuh kegembiraan, bertanya lagi untuk memastikan.Dia tidak menangkap dengan begitu jelas dan tidak yakin apa yang baru saja Nayla katakan.Dia samar-samar mendengar wanita itu memanggil namanya dan mengatakan bahwa dia menyukainya.Dia ingin mendengarnya lagi.Tapi wajah kecil Nayla menempel di dadanya, tertidur kembali dengan lelap.Simon tidak terburu-buru. Dia menyandarkan kepala itu di lengannya dan memeluknya erat, menunggunya bergumam lagi.Keesokan paginya, Nayla bangun dengan segar dan wajah merona.Tapi ketika dia mendongak, dia melihat Simon di hadapannya mengenakan setelan jas rapi dengan wajah yang agak lesu.Terutama di bawah mata dalamnya, tampak sedikit warna kebiruan."Kamu nggak tidur nyenyak?"Nayla bertanya dengan lembut dan penuh kekhawatiran, "Kenapa wajahmu pucat?"Untungnya, Simon berwajah tampan dan memiliki pembawaan yang elegan. Meski tampak kurang sehat, penampilannya tetap sempurna.S

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 342

    Dia mengeluarkan tisu untuk menyeka keringat Simon, sambil tersenyum manis dan menawan. "Lain kali, aku temani makan sesuatu yang nggak pedas."Simon mengerutkan kening dan menepuk punggung tangannya. "Kamu lupa lagi? Ini hakmu."Nayla merasa geli sekaligus jengkel. "Iya, aku nurut. Ini hakku."Simon tersenyum puas. "Tapi, makanan laut memang punya cita rasa sendiri, aku lumayan suka."Nayla menatap wajah tampannya dan tersenyum. "Memang. Semakin dimakan semakin ketagihan."Simon lanjut mencicipi.Sesekali, rasa pedasnya membuatnya terengah-engah, mengusap keringat, atau meneguk soda ....Dia tidak lupa merebuskan daging, mengupas kulit udang, dan menuangkan soda untuk Nayla.Adegan-adegan ini terukir dalam di benak Nayla dan perasaan kuat tiba-tiba menyerbu hatinya.Dalam pikirannya, tidak penting lagi apakah Simon punya wanita pujaan hati atau tidak.Yang dia tahu hanyalah bahwa Simon adalah suaminya.Suaminya baik dan lembut padanya, jadi kenapa harus mengungkit masa lalunya terus?

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status