共有

Bab 60

作者: Darrel Gilvano
Jimmy menyebutkan alamat yang dikirim Jaka kepada Zisel. Zisel segera menyalakan mobil dan melaju cepat ke sana.

"Kak Jimmy, ada apa sebenarnya? Kenapa kelihatannya mendesak sekali?" tanya Zisel sambil mengemudi.

"Susah dijelaskan sekarang. Nanti saja aku ceritakan," jawab Jimmy singkat, sementara pikirannya kembali berputar.

Jaka menelepon dan mengatakan bahwa kondisi Argani saat ini sangat buruk. Bahkan Mukhtar pun tidak berdaya. Kemungkinan besar Argani kembali terkena racun guna-guna.

Jaka s
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 648

    Kesombongan paling besar adalah pukulan paling telak!Begitu kata-kata Jimmy selesai diucapkan, suasana langsung hening total. Semua anggota Keluarga Enggana menatap Jimmy dengan tercengang. Dalam hati mereka bercampur keterkejutan dan kegembiraan.Harus diakui, nyali orang ini memang luar biasa besar. Di hadapan Basuki, dia masih berani sesumbar seperti ini!Namun, mereka justru berharap Jimmy makin arogan. Makin parah dia menyinggung Basuki, makin mengenaskan pula nasibnya nanti!Setelah sempat tertegun sesaat, anggota Keluarga Enggana mulai berteriak-teriak lagi."Berani sekali kamu bicara seperti itu kepada Tuan Basuki!""Kamu meremehkan Tuan Basuki ya?""Orang bodoh memang nggak tahu takut! Memangnya kalian mampu menyinggung Tuan Basuki?""Benar-benar cari mati!"Wajah mereka penuh penghinaan, sambil terus menjilat Basuki. Istilah "anjing yang mengandalkan kekuasaan tuannya" benar-benar tergambar sempurna pada diri mereka.Namun, tampaknya Basuki tidak menyukai sanjungan mereka. A

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 647

    Namun, itu sudah merupakan kehormatan yang sangat besar bagi Keluarga Enggana!Pada saat itu, Basuki kembali bertanya dengan nada datar, "Orang yang kamu sebutkan itu, apakah masih berada di hotel? Kalau masih di hotel, kita langsung ke sana saja. Aku bekerja dengan mengutamakan efisiensi dan nggak suka bertele-tele.""Seharusnya sudah nggak di hotel lagi," jawab Sukro segera."Orang itu sangat sombong. Dia bahkan bilang akan datang ke Keluarga Enggana. Saat ini, kemungkinan dia sudah tiba di rumah kami."Sudut bibir Basuki sedikit terangkat.Dengan nada penuh kesombongan, dia berkata, "Bagus. Jadi aku nggak perlu buang-buang waktu."Mendengar perkataan Basuki, Sukro langsung sangat gembira.Langit benar-benar berpihak kepada Keluarga Enggana! Selama Pak Basuki bersedia turun tangan, orang-orang itu pasti tidak akan berakhir baik! Dendam putra dan cucunya akhirnya bisa terbalaskan! Nanti dia harus berterima kasih dengan sungguh-sungguh kepada Basuki.Selama mereka bisa bergantung pada

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 646

    Dalam perjalanan menuju Keluarga Enggana, Sukro terus menyusun kata-kata di dalam pikirannya. Dia memikirkan bagaimana cara menjelaskan kesulitan yang sedang dihadapi keluarganya kepada Basuki.Basuki sudah menebak bahwa Sukro memiliki sesuatu yang ingin disampaikan. Dia pun menutup mata dan berkata dengan nada tidak senang, "Kalau ada yang ingin dikatakan, katakan langsung. Aku nggak suka orang yang berbelit-belit atau menyembunyikan sesuatu dariku!"Mendengar perkataan itu, hati Sukro langsung bergetar. Setelah terdiam sejenak, dia memasang senyum penuh sanjungan. "Pak Basuki benar-benar jeli. Aku merasa kagum ....""Cepat masuk ke inti masalahnya!" potong Basuki dengan tidak sabar.Sukro tampak sedikit canggung, lalu berkata dengan hati-hati, "Terus terang saja, Keluarga Enggana sedang menghadapi sedikit masalah. Dengan kemampuan keluarga kami, aku khawatir kami nggak mampu menyelesaikannya.""Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Basuki tanpa membuka matanya.Sukro segera menjawab, "

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 645

    "Kalau mereka benar-benar ingin meminta maaf, mereka seharusnya sudah datang sejak setelah kejadian semalam. Untuk apa menunggu sampai kita yang datang sendiri ke sini?"Jimmy tersenyum tipis."Lagi pula, kalau mereka benar-benar takut sama kita, dengan penampilan pengecut seperti itu, mereka seharusnya sudah kabur sejak lama. Mana mungkin mereka malah duduk diam menunggu kita datang mencari masalah?""Hm?"Mendengar perkataan itu, kedua wanita tersebut langsung hanyut dalam pemikiran sendiri.Beberapa saat kemudian, secercah pemahaman muncul bersamaan di mata mereka.Benar! Membuat kita masuk ke dalam jebakan!Keluarga Enggana pasti sudah menyiapkan kartu cadangan untuk menghadapi mereka!Tetua keluarga itu kemungkinan besar tidak sedang dirawat di rumah sakit, melainkan pergi mencari bala bantuan. Sikap rendah hati yang mereka tunjukkan sekarang tidak lebih dari upaya untuk menenangkan mereka sementara waktu.Setelah memahami hal itu, keduanya tidak berkata apa-apa lagi.Tak lama kem

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 644

    Sekitar pukul setengah 11 pagi, Jimmy membawa Sabrina dan Yunan ke kediaman Keluarga Enggana. Bahkan sebelum turun dari mobil, mereka sudah melihat anggota Keluarga Enggana berdiri berjajar di depan gerbang."Ini lagi nyambut kita?" tanya Sabrina dengan heran sambil melemparkan senyum menawan kepada Jimmy.Apakah sikap Keluarga Enggana ini berarti mereka sudah menyerah? Namun setelah dipikir-pikir, hal itu juga tidak terlalu aneh.Setelah peristiwa semalam, jika Keluarga Enggana masih tidak menyadari bahwa mereka telah menyinggung orang yang tidak seharusnya disinggung, maka mereka pasti terlalu sombong atau terlalu bodoh."Siapa yang tahu?" Jimmy mengangkat bahu. "Nanti kita tanya saja."Sabrina tersenyum dan tidak berkata apa-apa lagi. Tak lama kemudian, mobil berhenti di depan gerbang Keluarga Enggana. Melihat ketiga orang yang turun dari mobil, seluruh anggota Keluarga Enggana langsung merasa jantung mereka berdegup kencang.Mereka datang! Mereka benar-benar datang!Sebelum Sukro b

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 643

    "Pasti!"Sukro mengepalkan tinjunya dengan erat."Tak peduli berapa pun harga yang harus dibayar, aku pasti akan meminta bantuan Pak Basuki! Kalau bajingan itu berani datang, dia sama sekali nggak akan punya kesempatan untuk tetap hidup!"Mendengar ucapan Sukro yang tegas, semangat semua orang kembali bangkit.Basuki saja sudah sehebat I tu. Belum lagi sosok besar yang menggemparkan di belakangnya.Asalkan mereka bisa menumpang reputasi Basuki, mengapa Keluarga Enggana harus khawatir tidak akan berjaya? Bajingan itu harus membayar harga yang setimpal!Mereka harus membuatnya mengerti bahwa Keluarga Enggana bukanlah pihak yang bisa diremehkan! Siapa pun yang berani memprovokasi Keluarga Enggana harus menanggung amarah mereka!Setelah berusaha menekan amarah dalam hatinya, Sukro berkata kepada semua orang dengan nada garang, "Besok aku akan pergi ke bandara untuk jemput Pak Basuki. Kalau orang itu berani datang, lakukan apa pun untuk menahannya! Asalkan Pak Basuki tiba, mau sehebat apa p

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 83

    "Begitu lihat orang lain punya koneksi, langsung nggak tahu malu dan nempel habis-habisan!""Aku sudah sering lihat orang nggak tahu malu, tapi baru kali ini lihat yang sememalukan ini!""Balikkan kartu namaku!"Di tengah tawa mengejek, orang-orang berebut mengambil kembali kartu nama mereka. Seolah

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 69

    Mengingat peringatan Argani semalam, niat membunuh yang lama terpendam di tubuh Jimmy langsung meledak. Dengan aura pembunuh yang mengerikan, dia bertanya dingin, "Siapa yang menyuruhmu membunuhku?"Pria itu hendak menjawab, tetapi baru saja membuka mulut, darah langsung menyembur dengan deras. Tubu

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 71

    Apakah Zisel benar-benar ketakutan, atau hanya ingin menumpang tinggal di sini? Padahal dia sudah diberi tahu tentang kondisi Jimmy sekarang, kenapa dia masih tidak punya kesadaran juga?Jimmy menghela napas pelan, lalu berkata dengan serius, "Kalau kamu benar-benar nggak berani pulang sendirian mal

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 72

    Larut malam, Yasmin yang sedang terlelap tiba-tiba dibangunkan dengan tergesa-gesa oleh Rubah Perak."Apa? Si Jagal sudah mati?"Begitu mendengar laporan dari Rubah Perak, rasa kantuk Yasmin langsung lenyap. Wajahnya tampak tegang saat dia bertanya, "Bagaimana Si Jagal bisa menyusup ke Bataram? Kena

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status