共有

Eps 28 : Regenerasi Takdir

作者: Enalus
last update 公開日: 2024-08-25 22:02:10

Fengyin menatap Yuan dengan mata terbuka lebar, merasa seolah seluruh dunia terbalik dalam sekejap. Keringat dingin mengalir di dahinya dan telapak tangannya mulai gemetar. Trondallo, dengan ukuran besar dan aura kekuatan yang mengerikan, menatapnya dengan mata kuning berkilauan.

"Jadi, aku harus menjadi Bunda Ketua dan juga merawat bayi-bayi naga ini?" Tanya Fengyin, suaranya hampir tak terdengar.

Yuan mengangguk serius. "Ya, itu tanggung jawab yang berat. Namun, dengan melakukannya, kau akan
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Pengumuman!

    Untuk beberapa hari ke depan cerita ini akan berhenti update untuk sementara dikarenakan akan ada perbaikan alur cerita.Begitu semuanya sudah diperbaiki, ceritanya akan kembali berlanjut.Pantengin terus ya :D

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 54 : Manusia Bom

    Malam hari yang gelap, memancarkan hawa dingin dari rembulan biru tertutup setengah paras oleh awan. Distrik Qingchong menjadi sunyi dan sepi tanpa ada tanda-tanda kehidupan sosial. Yuan dan kawan-kawan menyelinap dari satu tempat ke tempat lain dalam bayangan kegelapan. Mereka bertujuh berusaha berkamuflase sebisa mungkin agar tak ketahuan oleh siapapun, terutama oleh mereka para prajurit yang sedang berpatroli.“Kalian mencium sesuatu?” Tanya Tangfei pada yang lain.“Iya, ini bau bensin. Pastinya bukan cuma aku yang mencium ini dari tadi di sepanjang jalan.” Jelas Hongli.“Hati-hati saja jangan sampai ketahuan oleh para pasukan yang sedang berjaga,” kata Yuan.Mereka melanjutkan merayap menyusuri kegelapan di belakang bangunan distrik Qingchong. Makin lama bau bensin kian menyengat, namun hidup mereka semua perlahan bisa beradaptasi. Bau bensin ini sudah tidak mengganggu bagi hidung mereka lagi.Dalam jarak seratus meter lebih, balai kota tempat di mana anak dan istri milik Xueyi d

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 53 : Sambutan Untuk Kaisar Wuyan

    Pada keesokan harinya, sebuah rombongan prajurit Wuyan berjajar rapi di jalanan berbatu yang menuju ke Bing Qing. Matahari pagi memancarkan cahaya keemasan, menyinari kereta yang diangkut oleh dua kuda hitam berkilat. Kereta itu terlihat megah dengan ukiran-ukiran rumit pada kayunya dan hiasan bendera kebesaran Wuyan yang berkibar anggun di sepanjang jalan. Semua prajurit, mengenakan armor logam berwarna hijau yang mengkilap, meningkatkan kewaspadaan di atas kuda mereka, berbaris dengan disiplin menuju kerajaan dagang internasional. Ternyata, rumor mengenai Kaisar Wuyan hendak berkunjung ke Bing Qing bukanlah isapan jempol belaka. Kereta yang diangkut oleh dua kuda berwarna hitam pekat itu bergerak dengan tenang, roda kereta yang terbuat dari kayu kokoh berderak lembut di atas jalan yang ditutupi lapisan debu halus. Di dalam kereta, sosok yang sangat penting sedang berada, menambah aura misterius pada perjalanan tersebut.Yuan dan kawan-kawan sedang bersembunyi di dalam hutan jauh d

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 52 : Tawaran Berdarah Jenderal Zhao

    Yuan coba membaca surat yang ada di tangan pamannya. Bunyinya:“Jika kau mau anak dan istrimu selamat, temui kami di balai kota distrik Qingchong. Bawa tiga orang terbaik bersamamu. Kami akan menyambut kalian.Tertanda: Xu Yanzhi.”Semua orang sepakat siapa yang harus pergi ke tempat itu malam ini. Xueyi, Yuan dan Hongli.Ketiganya tanpa pikir panjang berlari menuju tempat yang dijanjikan dalam gelap malam. Sementara Tangfei dan yang lainnya mengawasi dari kejauhan.Begitu tiba, empat prajurit sudah menunggu di pintu masuk.. Xueyi langsung disambut oleh Xu Yanzhi.“Selamat datang, wahai samurai dan kawan-kawan. Akhirnya kau datang.”“Dimana anak dan istriku?”Pria berpakaian emas itu menggeser diri dari pintu, memperlihatkan pemandangan mengerikan di dalam ruangan Lian dan dua anaknya sedang diikat pada sebuah tiang. Mulut mereka disumpal dengan kain yang membuat mereka tak bisa berbicara.Teriakan mereka tak terdengar, tapi ekspresi mereka menunjukkan ketakutan.Xueyi mengerang pelan

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 51 : Emas dan Rahasia

    Yuan bergerak dengan hati-hati, matanya meneliti setiap sudut lemari di ruangan. Dia hampir saja mengambil lencana terakhir ketika sebuah bayangan di cermin menarik perhatiannya. Sosok Guozhi, tampak jelas berdiri di tengah pesta bersama beberapa rekannya.“Guozhi!” bisik Yuan, matanya membesar. “Lihat, itu Guozhi!”Dia memberi isyarat pada Hongli, yang tengah tenggelam dalam kegembiraan pesta, dikelilingi oleh tiga wanita cantik dengan minuman di tangan. Hongli tampak tersenyum kikuk, pikirannya melayang jauh dari situasi sekitar.“Sial, pria ini terlalu mabuk untuk sadar!” pikir Yuan, cemas.Guozhi, yang sedang mengambil minuman, mengamati pria besar di sofa dengan tatapan tajam. “Rasanya aku kenal kau….”Hongli tersenyum lebar, masih setengah teler. “Ah, aku dikenal banyak orang. Menjadi selebriti sepertiku memang melelahkan, hahaha!”Guozhi tertawa ringan, “Hahaha, aku paham rasanya. Aku juga sering merasa tak nyaman dikenali di sini.”Yuan mengamati dari jauh dengan penuh kekhawa

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 50 : Pencurian di Kota yang Hancur

    Yuan memperhatikan pamannya berdiri di depan pintu dalam keadaan yang tak bisa ditebak. Mukanya nyaris tak berekspresi sama sekali, namun senar yang keluar dari tubuhnya menggeliat penuh kemarahan. Penuh dendam. Penuh ambisi. Dan setitik rasa sedih. Hanya Yuan dengan mata ajaibnya yang bisa melihat apa yang dirasakan oleh Xueyi.“Kau tidak apa-apa, Paman?” Yuan bertanya sambil menepuk pundaknya dari belakang.“Yeah, aku baik-baik saja,” jawab Xueyi dengan senyum terpaksa yang sulit disembunyikan.“Berapa banyak sisa uang yang kau punya sekarang?”“Tidak banyak. Mungkin hanya cukup untuk satu atau dua hari ke depan.”“Baiklah, karena kita nampaknya tak ada lagi yang bisa dilakukan di Bing Qing, ada yang mau pergi ke Wuyan?”“Apa yang akan kita lakukan di sana?” tanya Hongli,“Banyak hal. Kita bisa mengecek bagaimana perkembangan situasi di sana. Dan juga, merampas beberapa koin emas dari prajurit di sana.”Xueyi nampak setuju dengan rencana itu. Tangfei, Zhenwu, Dwei, dan Xiao juga ter

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 45 : Cetak Biru Kematian

    Sebuah kereta yang dinaiki oleh seorang pria berkacamata bulat, yang dikenal sebagai arsitek ternama, diarak oleh sepuluh prajurit di sampingnya. Arsitek itu terbenam dalam pikirannya sendiri, fokus pada perkamen yang penuh dengan rancangan senjata pesanan Kaisar Wuyan. Sesekali, ia melakukan perhit

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 40 : Pertaruhan di Istana Bing Qing

    Mata Yuan terbuka lebar melihat kekasihnya diseret masuk ke dalam istana dengan borgol yang membelenggu tangannya. Raja Bao tertawa penuh kemenangan, suaranya bergema di ruang istana yang megah.“Yuan!” Fengyin mencoba berlari ke arah kekasihnya, namun borgol yang membelenggu tangannya menghalangi la

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 39 : Tuntutan di Meja Makan

    Setelah selesai dengan Yenn dan Guozhi, Raja Bao beralih fokus ke Yuan dan kawan-kawan. Ketiga tamu dari luar Bing Qing ini masih belum jelas menemukan makna dari undangan mendadak yang mereka terima. Yuan, khususnya, merasakan ketegangan yang semakin membara antara Wuyan dan Bing Qing, dan ia tahu,

  • Kebangkitan Pendekar Utusan Surga   Eps 38 : Konflik di Meja Makan

    “Nah, silakan dinikmati,” jawab ramah sang raja kepada Yuan dan kawan-kawan.Di meja makan kerajaan Bing Qing yang mewah, berbagai hidangan lezat terhampar. Yuan, Hongli, dan Tangfei duduk dengan wajah cemberut, berjarak jauh dari dua tamu dari Wuyan yang duduk di ujung meja.“Silakan bergabung dengan

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status