Home / Urban / Kehangatan Pelukan Tetangga / Melangkah Lebih Dalam

Share

Melangkah Lebih Dalam

Author: menthogomez
last update Last Updated: 2026-01-10 11:49:40

Vania masih mencari pria yang bisa disewa untuk mengambilkan rapot anaknya hingga pukul delapan pagi. Dia kebingungan karena tinggal tiga puluh menit lagi sisa waktu akan habis. Undangan dari pihak sekolah sendiri ditunjukkan pukul sembilan malam. Jadi, setidaknya dia memberi jeda tiga puluh menit untuk memberi arahan ke pada orang yang akan disewanya nanti.

Pasalnya sudah sepuluh menit berlalu Vania tak kunjung mendapatkan seseorang yang mau. Bahkan dia sampai memasuki pasar hanya demi mencari orang yang menurutnya cocok dijadikan sebagai suami bohongan. Namun, apa yang dia harapkan? Mereka memiliki kesibukan masing-masing meski dibayar cukup tinggi tetap saja tidak mau. Apalagi setelah mendengar tempat di mana anaknya bersekolah yaitu SD Internasional.

Akhirnya Vania memilih untuk pulang saja, dia akan mencari cara lain atau memohon guru dari anaknya agar bisa diambil oleh ibunya saja. Namun, dari depan pos satpam Vania melihat sosok Gerald sedang menggendong Vino. Mereka saling
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Keputusan

    Kebiasaan Gerald yang sering membuat Vania kaget dan sedikit berdebar adalah pria itu selalu memeluk atau mencium tentu saja tanpa diketahui anaknya. Dia merasa seperti memiliki suami lain yang bisa seenak jidat masuk ke dalam rumahnya karena diajak main Vino. Sungguh lama kelamaan ada perasaan yang tumbuh meskipun pada dasarnya antara mereka tak ada apapun. Hanya simbiosis mutualisme saja, di mana Vania sedang membutuhkan kehangatan sedangkan pria itu mungkin perlu tantangan bermain dengan istri orang. Malam yang biasanya hanya ada Vania dan Vino kini tambah satu orang yaitu Gerald. Pria itu jadi kebiasaan makan malam di rumahnya mentang mentang sangat disukai oleh anaknya. Terkadang dia berpikir kenapa pria yang masih muda ini rela datang ke rumahnya selain bercinta. Dia ingin sekali menanyakan semua, tapi hubungan mereka hanyalah sebatas pemuas hasrat saja. Sampai sekarang yang dia ketahui hanya umur dan nama panjangnya saja. Geraldino Abimanyu berusia tujuh tahun lebih muda da

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Tidak Ingin Jatuh Lebih Dalam

    Intensitas pertemuan Vania dan Gerald semakin sering apalagi setelah kejadian malam itu. Ditambah pula Vino yang sedang libur sekolah menjadi alasan karena bocah itu sering ke rumah sebelah. Di perumahan ini tak banyak tetangga yang ikut campur karena jarak antara dua unit rumah ke yang lainnya cukup jauh sekitar seratus meter. Dari pihak pembuat perumahan ini memang diberi jarak yang seperti itu. Dua rumah dengan model berbeda yang pertama seperti milik Vania mewah namun hanya memiliki satu lantai. Sedangkan satunya lagi seperti milik Gerald dengan lantai 2, nanti setiap seratus meter ada dua rumah dengan bentuk yang sama. Bayangkan saja seluas apa perumahan di tempat yang sejak awal menikah sudah Vania tempati sebagai hadiah pernikahan dari ibunya. Harganya sudah pasti mahal kalau dipikir-pikir lagi dia sangat beruntung. "Akhir-akhir ini wajahmu berseri-seri banget," ujar Mbok Romlah ketika Vania datang untuk membeli dagangannya. "Suaminya sudah pulang, ya?" Sambungnya sambil me

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Kenikmatan Yang Hampir Terlupakan

    Vania tak memakai sehelai benang pun di tubuhnya sedangkan Gerald terus mengencangkan hentakan tangan yang berada di dalam dirinya. Kepala pria itu menunduk tepat di antara selangkangan lalu dia merasakan lidah yang panjang bermain di klitoris seperti sedang memakan eskrim. Tubuhnya langsung menggelinjang tak tahan dengan sentuhan yang diberikan secara langsung. Kedua tangannya reflek menjabak rambut pria yang tampak masih mebikmati kegiatannya itu. Desahan demi desahan terdengar dari mulut Vania sampai membuat bola matanya naik dan hanya terlihat putih saja. Artinya dia sangat menikmati permainan yang diberikan Gerald saat ini, tak cukup dengan semuanya. Pria itu menyudahi kegiatan menyeruput eskrim dan beralih melepas celana yang sejak tadi masih terpakai. Menunjukkan ereksi di atas rata-rata karena sangat besar, panjang, dan penuh dengan urat. Siap untuk menghancurkan benteng lawannya. "Boleh?" tanya Gerald menundukkan kepala untuk ditaruh di atas perut rata milik Vania. Dia me

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Melangkah Lebih Dalam

    Vania masih mencari pria yang bisa disewa untuk mengambilkan rapot anaknya hingga pukul delapan pagi. Dia kebingungan karena tinggal tiga puluh menit lagi sisa waktu akan habis. Undangan dari pihak sekolah sendiri ditunjukkan pukul sembilan malam. Jadi, setidaknya dia memberi jeda tiga puluh menit untuk memberi arahan ke pada orang yang akan disewanya nanti. Pasalnya sudah sepuluh menit berlalu Vania tak kunjung mendapatkan seseorang yang mau. Bahkan dia sampai memasuki pasar hanya demi mencari orang yang menurutnya cocok dijadikan sebagai suami bohongan. Namun, apa yang dia harapkan? Mereka memiliki kesibukan masing-masing meski dibayar cukup tinggi tetap saja tidak mau. Apalagi setelah mendengar tempat di mana anaknya bersekolah yaitu SD Internasional. Akhirnya Vania memilih untuk pulang saja, dia akan mencari cara lain atau memohon guru dari anaknya agar bisa diambil oleh ibunya saja. Namun, dari depan pos satpam Vania melihat sosok Gerald sedang menggendong Vino. Mereka saling

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Syarat Meminta Bantuan

    Rasa bersalah terus menyelimuti diri Vania karena kejadian kemarin malam, Gerald tampak memakai gips di lengan kanannya. Kata pria itu, pekerjaannya jadi terganggu bahkan sampai tidak masuk selama tiga hari berturut-turut. Alhasil, Vania lebih memilih untuk menurunkan gengsi agae bisa merawat Gerald hingga sembuh. Saat ini dia sedang memasak untuk diberikan pada pria itu meski harus dipaksa terlebih dahulu. Setelah selesai memasak Vania segera membawakam bubur kacang ijo itu menuju ke rumah Gerald. Sebelumnya dia sudah menyiapkan segala kebutuhan Vino sebelum berangkat ke sekolah satu jam yang lalu. Dengan hati-hati dia berjalan agar tidak tumpah, sampai di depan pintu rumah pria itu. Vania tak mengetuk, langsung masuk begitu saja tanpa permisi terlebih dahulu. Vania masih kesal dengan Gerald, bisa-bisanya kejadian yang membuat pria itu sampai tersiksa seperti ini masih dibercandain. Gila, ya? Hampir tiga hari terakhir dia mengomeli Gerald gara-gara bercanda tentang ereksi. Dia me

  • Kehangatan Pelukan Tetangga   Kecelakaan Kecil

    Beberapa hari terakhir, Vania selalu menghindari kontak mata maupun fisik saat bertemu dengan Gerald. Dia bahkan meminta anaknya yang kecanduan main di rumah pria itu untuk tidak berlama-lama di sana. Sungguh kejadian yang membuat dunianya berubah seratus delapan puluh derajat. Bagaimana tidak? Sampai sekarang bahkan isi otaknya masih terngiang-ngiang bagaimana bentuk tubuh Gerald malam itu. Sebagai wanita yang telah lama tak dijamah Vania rasa gairah di dalam dirinya mulai bangkit. Apalagi dengan kedatangan Gerald yang mana mempunyai fisik hampir sempurna. Pria itu berhasil memporak-porandakan apa yang dia jaga selama ini. Dia kembali menjadi seorang wanita yang mendambakan kehangatan ranjang. Dan, sangat berharap suaminya pulang sekarang juga. Seperti sehari-hari, Vania sedang menjaga anaknya yang bermain dengan tetangga yang seumuran di taman komplek. Oh ya, perumahan ini banyak penghuninya, ada sekitar 20 kepala keluarga yang tinggal di sini. Berbeda dengan komplek yang lain,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status