Home / Fantasi / Kembalinya Sang Raja Surgawi / 10 - Rahasia Quan Tong

Share

10 - Rahasia Quan Tong

Author: Vickry
last update Last Updated: 2025-12-30 12:58:16

[ Informasi Karakter ]

Nama: Quan Tong ( Mo Quantian )

Umur: 55 tahun

Bakat: Tingkat Menengah

Potensi: Death King

Ye Han menatap Quan Tong dengan terkejut. Dia memang sudah mendeteksi seluruh orang di Klan Ye, tapi dia sama sekali tidak memerhatikan informasi Quan Tong atau mungkin dia baru kali ini melihatnya. Bakatnya memang hanya Tingkat Menengah, tapi potensinya mengejutkan Ye Han.

Sebutan raja biasanya disematkan pada seorang ahli di Ranah Immortal King, walaupun sebutan Heavenly King milik Ye Han bertahan sampai dia jadi seorang Divine Immortal.

Bagaimana pun, Ye Han mendapat dua hal dari informasi Quan Tong ini. Pertama, dia memiliki potensi menjadi seorang ahli Ranah Immortal King di masa depan. Dengan bakat Tingkat Menengah, itu bisa dibilang sebagai batas akhir yang bisa dicapai. Kedua, fakta bahwa umurnya sudah 55 tahun tapi masih memiliki potensi yang besar menandakan kalau bakatnya tidak sesederhana yang terlihat atau dia memang bukan orang biasa.

“Apa kultivasinya?” Ye Han berbicara pada Mata Dewa. Dia hanya perlu memikirkan sesuatu untuk berbicara kemampuannya ini.

[ Informasi Karakter ]

Kultivasi: Tahap Puncak Ranah Nascent Soul ( Saat ini )

Kondisi: Terluka parah ( Kultivasi jatuh )

Ye Han tiba-tiba menyeringai melihat informasi ini. Lalu dia menatap Quan Tong dengan tatapan serakahnya. Tatapan mencurigakan itu membuat Quan Tong bertanya-tanya, dia bahkan tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Ye Han.

“A-Ada apa, Tuan Muda?” tanya Quan Tong. Entah kenapa dia memiliki firasat buruk mengenai tatapannya itu.

“Tidak.” Ye Han tersenyum dan kembali seperti semula. “Bagaimana pelelangan Pil Green Death?”

“Hasilnya melebihi apa yang diharapkan. Pil Green Death laku keras dengan harga mahal. Sekte-sekte jahat dan agensi pembunuh bayaran memiliki minat yang sangat tinggi pada pil ini.”

“Bagus.” Ye Han sudah menebak hasil ini.

“Bagaimana dengan informasi yang aku inginkan?” tanya Ye Han. Beberapa hari yang lalu, Ye Han meminta Quan Tong untuk mencari agensi pembunuh bayaran yang memiliki program menciptakan mesin pembunuh dari anak-anak yang diculik. Dia sedang mencari seseorang di antara mereka.

“Saya menemukan 3 nama yang cocok. Mereka adalah Death Valley, Thousand Skulls Cult, dan Swallowtail Mercenery.”

“Bagaimana dengan kekuatan mereka?”

“Thousand Skull Cult dan Swallowtail Mercenery memiliki beberapa ketua tim di level Ranah Core Formation dan ketuanya yang berada di Ranah Golden Core. Sedangkan Death Valley, kekuatannya setara dengan sekte besar Benua Xuantian. Tetua mereka setidaknya berada di Tahap Menengah Ranah Golden Core. Ketua mereka cukup tersembunyi, tapi kemungkinan ada di Tahap Akhir Ranah Nascent Soul.”

“Waktu satu tahun sudah lebih dari cukup untukku sampai ke tingkat mereka. Setelah itu, aku akan meratakan ketiga sekte itu.” Ye Han menyeringai. Dia bisa saja meratakan mereka dengan kekuatan Quan Tong, tapi dia tidak membutuhkannya sekarang.

Di kehidupan masa lalunya, lebih dari satu tahun dari sekarang, ada seorang assassin yang terlahir di Benua Xuantian. Dia diciptakan oleh suatu sekte gelap yang memberinya segala pelatihan dan penderitaan. Setelah beberapa tahun, dia bangkit menjadi terlalu kuat sampai membawa kematian pada seluruh anggota sekte. Sejak saat itu, dia memburu banyak orang dan kekuatan yang terhubung dengan sekte itu. Dia adalah bakat yang Ye Han sangat inginkan.

Jika Hei Jianyu adalah seorang algojo yang akan mengeksekusi siapapun dengan kekuatan, maka orang itu akan menjadi pembunuh mematikan yang mengambil nyawa di balik bayangan tanpa suara.

Ye Han kembali memasuki Heavenly Bead di malam hari. Dia melihat Hei Jianyu yang sedang berkultivasi dengan pedangnya. Sejak kembali dari Hutan Hundred Beasts, dia terus berkultivasi tanpa henti. Pertarungan pertamanya memberikan banyak ide tentang penggunaan kekuatannya.

Sementara itu, di sisi pulau terapung lainnya, memiliki pemandangan yang malah menyeramkan dan terisolasi dengan dinding ruang yang mengelilinginya. Disana, Nie Yao sedang menyuling pil dengan seringai menyeramkannya. Pembuatan Pil Green Death yang rutin itu hanya hal sepele. Dia melakukan penelitian pada banyak pil ciptaannya.

Ye Han juga secara pribadi memintanya untuk meneliti pil yang bisa dengan cepat meningkatkan kultivasi, energi spiritual, atau menguatkan fisik. Di kehidupan sebelumnya, salah satu pil paling terkenal yang diciptakan Heretic Demon Alchemist adalah Pil Body Rebirth. Itu adalah pil yang membuat fisik seseorang seakan terlahir kembali menjadi tubuh baru yang jauh lebih kuat dan dapat menampung lebih banyak kekuatan spiritual.

Ye Han mengambil tempatnya. Itu adalah pulau apung terbesar yang ada di dunia Heavenly Bead. Pulau itu memiliki penampilan surgawi yang sangat indah dengan gunung hijau giok dan matahari emas. Sungai yang mengalir sangat jernih sampai tanah dan pasir di dalamnya terlihat. Ye Han duduk di atas altar batu setinggi 2 meter, yang menjadi pusat pulau.

Energi yang berlimpah mulai berkumpul dan berputar di sekitar Ye Han. Dengan Heaven-Defying Body, energi yang besar dilahap dengan waktu yang singkat. Ranah Ye Han sudah mencapai ambang batas Ranah Qi Condensation. Ini adalah saatnya dia menerobos ke Ranah Qi Condensation.

Beberapa minggu kemudian, beberapa orang mengetuk pintu kediaman Klan Ye. Quan Tong yang melihat sesaat melaporkan kalau mereka adalah murid dari Sekte Zenith Sword. Mereka adalah orang yang Ye Han maksud, para penggemar Yun Linger.

Tentu saja ini adalah hal yang telah dinantikan oleh Ye Han. Dia akhirnya memiliki lawan untuk menguji kekuatannya. Karena mereka datang sendiri, maka Ye Han harus menjamunya dengan baik.

“Selamat datang di kediaman Klan Ye, para tamu dari Sekte Zenith Sword.” Ye Han membuka pintu sambil tersenyum. Dia melihat 5 pemuda dengan tingkat kultivasi Ranah Qi Condensation. Dinilai dari aura yang mereka keluarkan, kekuatan mereka setidaknya mendekati kekuatan Yun Linger.

“Dari penampilanmu, sepertinya kau adalah Tuan Muda Pertama Klan Ye, Ye Han,” ucap seorang pemuda paling depan. Dia memiliki wajah lumayan tampan dengan rambut panjang yang disanggul, aura bangsawan yang sombong sangat terasa darinya.

“Ya, benar. Penampilan tampanku tidak bisa dibandingkan dengan badut seperti kalian,” ucap Ye Han sambil tersenyum, yang seketika membuat kelima orang itu naik pitam.

“Apa katamu?!”

“Nah, bagaimana kalau kita langsung ke intinya saja? Mari kita ke arena latihan untuk melakukan sedikit olahraga.” Ye Han menyeringai saat menuntun mereka menuju jurang.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   16 – Persiapan Selesai

    Hari-hari berikutnya dilalui dengan berburu Spiritual Beast, berkultivasi, dan berlatih di kedalaman Hutan Hundred Beasts. Hei Jianyu berburu tanpa henti sembari menyempurnakan Moonless Severence dan menyeimbangkan tingkatan pedang yang baru dia capai. Nie Yao sesekali keluar dari Heavenly Bead untuk mengambil Beast Core yang telah dikumpulkan. Si kembar Huang Zhan dan Huang Yue ikut berburu dengan Hei Jianyu sambil berlatih untuk membangkitkan Primal Wilderness yang telah diberitahu Ye Han.“Primal Wilderness adalah kekuatan khusus yang dimiliki oleh garis darah keturunan Primordial Beast. Tidak semua Spiritual Beast memiliki garis darah keturunan Primordial Beast karena itu merupakan garis darah yang sangat langka dan tipis sampai sulit untuk dibangkitkan. Tapi karena Huang Yue bisa menggunakannya walaupun dalam keadaan tidak sadar, itu artinya kalian memiliki garis darah keturunan Primordial Beast,” ujar Ye Han.“Jadi, bagaimana kami bisa membangkitkannya?” tanya Huang Zhan penasa

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   15 - Huang Zhan dan Huang Yue

    “Moonless Severence. Kematian dingin yang datang tanpa suara dan peringatan dengan niat membunuh besar yang tenggelam dalam kesunyian. Sepertinya kau semakin dekat dengan Sword Path milikmu, Hei Jianyu.” Ye Han tersenyum. Teknik yang digunakan Hei Jianyu adalah kemajuan yang signifikan dalam ilmu pedangnya. “Sword Path... Dulu itu merupakan sebuah kata-kata khayalan belaka. Sekarang setelah kau mengatakannya, aku jadi ingin segera mencapainya,” ucap Hei Jianyu dengan sebuah ambisi baru yang tumbuh dalam dirinya. Sword Path adalah sebuah langkah yang akan dilalui oleh seorang ahli pedang selama hidup mereka. Masing-masing ahli pedang akan melangkah di Sword Path yang berbeda tergantung sifat, atribut, dan pemahaman mereka akan pedang. Berbeda dengan kultivasi yang berfokus pada pengumpulan energi spiritual, Sword Path menuntut pemahaman akan pedang dengan interpretasi yang berbeda bahkan unik. Bagi para ahli pedang, pedang bukan hanya sebuah senjata dingin, tapi sebuah perwujudan

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   14 - Moonless Severence

    Ye Han menerjang ke arah Xue Gu dengan pedang yang telah dilapisi energi putih. Xue Gu masih berjalan dengan sangat santai. Tapi kemudian dia membuka matanya dan sikap waspada.“Jadi akhirnya kau bisa merasakannya?” Ye Han tersenyum. Dia baru saja mengeluarkan kekuatan yang telah dia tekan.Ye Han mengangkat pedang sampai menunjuk ke langit. Saat energi putih besar berkumpul di pedangnya, Ye Han menebaskannya ke bawah. Sebuah cahaya putih raksasa menyembur keluar dan menyerang Xue Gu dengan kekuatan yang besar.“Sial!” Xue Gu mengumpat. Dia sudah terlalu meremehkan lawannya ini. Siapa sangka kalau dia memiliki kekuatan yang bisa setara dengannya saat dia merasakan aura lemahnya beberapa menit yang lalu.Xue Gu melapisi kedua tangannya dengan energi yang paling kuat yang bisa dia keluarkan. Dia menahan serangan cahaya putih itu selama beberapa saat sebelum melemparkan tubuhnya ke belakang. Serangan itu terlalu kuat untuk dia tahan secara langsung. Dia mundur sampai kembali ke posisinya

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   13 - Dua Bocah Half-Beast

    “Apa sebelah sana sudah selesai, Hei Jianyu?” tanya Ye Han begitu dia menebas Spiritual Beast di sekitarnya.“Sudah,” jawab singkat Hei Jianyu.Gelombang pertama ini menghabiskan lebih dari 2 jam pertarungan. Sebagian dari mereka adalah Spiritual Beast Tingkat 5 dan beberapa di antaranya adalah Spiritual Beast Tingkat 4 yang cukup kuat. Sekarang, puluhan Beast Core dan material berharga berkumpul di sekitar mereka, menunggu untuk dipanen.Nie Yao keluar dari Heavenly Bead sesaat setelah pertarungan selesai. Dia secara khusus meminta pada Ye Han dan Hei Jianyu untuk tidak terlalu menghancurkan tubuh Spiritual Beast yang dikalahkan. Beast Core dan material berharga dari tubuh Spiritual Beast adalah katalis utama untuk pil yang baru-baru ini dia ciptakan.“Kalian, kumpulkan semua Beast Core, jantung, dan peras habis darah mereka,” ucap Nie Yao sambil membelah mayat Spiritual Beast dan mengambil jantungnya. Kemudian dia mengambil darah dari hati, limpa, dan vena, lalu memasukkannya ke dal

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   12 - 2 Bulan Persiapan

    “Di-Dimana ini?” Kelima murid Sekte Zenith Sword terbangun dari pingsan dan mendapati diri mereka di tempat yang asing di mata. Mereka merasakan kesakitan yang luar biasa di tubuh mereka. Ingatan tentang kejadian di arena pertarungan Klan Ye muncul dan membuat mereka merinding.BRAKK!Ye Han mendobrak pintu itu. Sepertinya mendobrak pintu akan menjadi kebiasaan buruk Ye Han. Hiik!Kelima murid itu bergidik ngeri dengan kedatangan Ye Han dan menjauh, sementara itu Ye Han mendekat. “Jadi kalian sudah bangun, para pecundang.” Ye Han memberi kelima orang pasiennya senyuman kecil. Dia duduk di depan mereka dengan ekspresi wajahnya yang seketika menjadi dingin. “Kembalilah. Katakan pada teman-temanmu aku akan datang dalam 2 bulan.”“Ba-Baik, Tuan Muda Ye Han.”Kelima murid Sekte Zenith Sword itu bergerak menghindari Ye Han dan pergi keluar. Mereka dengan cepat kembali ke Sekte Zenith Sword dengan membawa ketakutan dan dendam. Mereka memang tidak akan bisa membalaskan dendam pada Ye Han d

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   11 - Tamu dari Sekte Zenith Sword

    “Heh! Kesombonganmu ini hanya akan berarti kalau kau memiliki kekuatan, Tuan Muda Ye. Sayangnya, kau menunjukan kesombonganmu di hadapan kami para murid jenius Sekte Zenith Sword.” Seorang pemuda pendek dengan rambut hijau naik ke arena dan mencemooh Ye Han dengan wajah menghinanya. Di matanya, Ye Han tidak lebih dari orang lemah yang baru saja menerobos ke Ranah Qi Condensation. Dia yang merupakan orang paling lemah dibandingkan empat kakak seniornya saja sudah lebih dari cukup untuk mengalahkannya.“Majulah. Aku, Wen Kuang, akan memberimu pelajaran berharga.” Pemuda itu menghunuskan pedangnya ke arah Ye Han. Tapi kemudian dia menjadi sedikit kesal dengan ekspresi tidak peduli dan meremehkan yang ditunjukkan Ye Han.“Tuan Muda, biarkan aku yang melawannya.” Hei Jianyu memasuki lapangan latihan. Dia langsung datang kemari begitu merasakan orang-orang ini di lapangan latihan.“Ya. Dia memang masih lebih lemah darimu, tapi ini akan menjadi pengalaman yang bagus,” Ye Han mengangguk.“Le

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status