Share

9 - Nie Yao

Author: Vickry
last update Last Updated: 2025-12-27 21:56:32

Hari sudah gelap saat Ye Han dan Hei Jianyu sampai di sebuah kota dengan sungai besar yang memanjang di sekitar kota. Dibandingkan dengan Kota Klan Ye, Kota Riverside hanyalah sebuah kota kecil. Karena itu, Mata Dewa bisa langsung mendeteksi bakat seluruh kota dan dia menemukan satu, target perekrutannya kali ini.

[ Informasi Karakter ]

Nama: Nie Yao

Umur: 26 tahun

Bakat: Tingkat Tinggi

Potensi: Heretic Alchemy

“Itu dia.” Ye Han tersenyum. Tapi hari sudah malam, jadi dia akan istirahat dulu dan menghampirinya besok.

Keesokan harinya, Ye Han dan Hei Jianyu mendatangi sebuah kediaman yang terlihat cukup besar, tapi berantakan dan setengah hancur. Keadaannya cukup menyedihkan untuk dipanggil tempat tinggal. Tapi informasi karakter itu datang dari kediaman setengah hancur ini.

Keluarga Nie Yao dulunya memiliki sebuah toko obat yang cukup besar sampai akhirnya ayah Nie Yao terjerumus dalam judi dan memiliki banyak hutang. Dia mati karena stres, begitu juga ibunya, meninggalkan Nie Yao, hutang yang besar dan kediaman yang semakin rapuh hari ke hari. Penagih hutang itu sering datang, tapi terlalu takut untuk mendekat karena hal mengerikan yang dilakukan Nie Yao.

Begitu mendekat, Ye Han langsung mencium bau-bau aneh yang tidak mengenakkan. Hanya mencium baunya saja racun sudah masuk ke dalam tubuhnya. Tapi tubuhnya bisa langsung menetralkannya. Sedangkan Hei Jianyu harus membakarnya dengan aura membunuhnya.

Ye Han tersenyum puas, memang seperti inilah yang dia harapkan. Entah apa yang sedang orang gila itu buat di dalam.

BRAKK!

Hei Jianyu mendobrak pintu rapuh itu dengan kakinya. Pintu yang hancur mengeluarkan asap hijau yang selama ini tertahan di dalam ruangan. Dia langsung melindungi dirinya dengan aura. Sementara itu Ye Han melangkah masuk tanpa terlindungi. Racun setingkat ini tidak akan berpengaruh padanya, bahkan tubuhnya akan memurnikannya menjadi energi yang berguna.

“Sambutan yang memuaskan, Nie Yao.” Ye Han mengibaskan tangannya dan menerbangkan asap beracun ke berbagai tempat, membuat pandangan keduanya menjadi jelas.

Mereka melihat seseorang di tengah ruangan. Tubuhnya tinggi kurus dan sedikit bungkuk. Wajahnya sebenarnya terlihat cukup tampan tapi matanya cekung dan kantung matanya cukup gelap, ditambah dengan rambut hitamnya acak-acakan. Dia mengenakan jubah hitam alkemis yang lusuh.

“Siapa kau? Darimana kau tahu namaku?” tanyanya dengan suara yang rendah.

“Namaku Ye Han dan ini bawahanku Hei Jianyu. Aku adalah Tuan Muda Pertama Klan Ye. Aku datang kesini untuk merekrutmu menjadi Alkemis pribadiku, Nie Yao.” Ye Han langsung mengatakan niatnya. Basa-basi tidak akan berguna di hadapan orang seperti Nie Yao.

Tiba-tiba, Nie Yao menyeringai dengan lebar sampai membuat Hei Jianyu sedikit merinding melihatnya. Dia dapat merasakan kalau orang ini hanya memiliki kultivasi Ranah Qi Condensation. Kekuatannya juga sangat lemah bahkan untuk ukuran Ranah Qi Condensation. Tapi dia merasakan aura misterius yang menakutkan.

“Aku tidak menyangka seorang bangsawan kaya sepertimu ingin merekrutku. Sepertinya kau sama gilanya denganku, Tuan Muda Ye Han.” Nie Yao terkekeh.

“Terkadang kita harus sedikit gila untuk membuat suatu kemajuan. Bukankah begitu?”

“Hehe... Aku suka itu. Tapi kenapa aku mau menjadi bawahanmu?” tanya Nie Yao. Auranya tiba-tiba menjadi lebih mencekam saat dia serius.

“Tidak perlu berpura-pura di hadapanku, Nie Yao. Dengan kediamanmu yang hampir roboh ini dan hutang yang ditinggalkan keluargamu, kau tidak akan bisa melakukan apapun. Kau tidak memiliki uang untuk memuaskan hasrat penelitianmu itu. Kau membutuhkan bangsawan kaya sepertiku. Jika kau menjadi Alkemis pribadiku, aku akan memenuhi kebutuhanmu asalkan kau memenuhi permintaanku.”

Ye Han mendekat dan mengatakannya di depan wajahnya dengan aura yang sedikit menekan. Dia memiliki pemikiran jenius yang melawan sistem, tapi dia juga gila. Dia harus membuatnya tunduk agar tidak melakukan hal yang berlebihan dan bertentangan dengannya. Kekuatan hanyalah penekan sementara, dia akan memberikan kekangan yang cocok untuknya, yaitu ketergantungan.

“Sepertinya kau mengerti aku. Lalu tidak ada alasan untuk menolak tawaranmu. Aku akan menjadi Alkemis pribadimu sembari melanjutkan penelitianku, Tuan Muda.” Nie Yao menunduk pada Ye Han.

“Bagus. Aku akan mengatur semuanya begitu kita kembali.” Ye Han tersenyum. Sekarang dia memiliki dua bakat Tingkat Tinggi di sampingnya.

Begitu sampai di kediaman Klan Ye, Ye Han langsung menghadap ibunya untuk membicarakan tentang produksi pil. Klan Ye memang kaya, tapi Ye Han tidak bisa terus meminta uang untuk memenuhi kebutuhan Nie Yao. Dia juga harus memberikan sesuatu, dan itu adalah pil-pil yang akan diproduksi oleh Nie Yao.

“Bagaimana, Ibu?” tanya Ye Han saat dia memberikan salah satu pil buatan Nie Yao.

“Ini pil yang sangat beracun dan racunnya sangat aneh sampai tidak bisa dimurnikan dengan cara biasa. Jika dijual di pasaran, ini akan sangat laku.” Ye Shiyuan mencium pil hijau gelap di tengannya. Asap yang dikeluarkannya saja bahkan mampu menembus pertahanan seorang ahli Ranah Golden Core sepertinya. Untungnya api miliknya mampu membakarnya tanpa sisa.

“Tidak. Kurasa pil seperti ini akan lebih laku jika dijual ke tempat seperti pasar bawah tanah.” Ye Han mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dia katakan. Klan Ye adalah klan lurus yang tidak pernah berurusan dengan sesuatu yang jahat seperti kekuatan bawah tanah.

“Darimana kau tahu itu?” tanya Ye Shiyuan dengan terkejut. Itu adalah tempat yang tidak diketahui oleh sembarang orang. Jadi bagaimana anak pemalasnya ini bisa tahu hal seperti itu?

“Ayolah, bu. Ibu harus membiasakan diri dengan perubahanku selagi ini menguntungkan klan dan mampu melindungi keluarga kita,” bujuk Ye Han.

“Hah.. Kau benar-benar pintar mengalihkan pembicaraan.” Ye Shiyuan menghela nafas. “Pasar bawah tanah... Quan Tong.”

“Ya, Matriark.” Quan Tong tiba-tiba muncul di samping Ye Shiyuan, tanpa suara dan jejak yang terlihat.

“Kau akan bertanggung jawab atas pelelangan Pil Green Death di pasar gelap,” ucap Ye Shiyuan. Klan Ye memang klan lurus, tapi Ye Shiyuan adalah seorang pebisnis sejati, dia tidak peduli asal-usul pelanggannya. Karena itulah uangnya menutupi banyak tempat.

“Baik.” Setelah mendapat perintah dan memberikan senyuman yang mengubah ekspresi dinginnya pada Ye Han, Quan Tong menghilang lagi, seperti tidak pernah muncul.

Ye Shiyuan memperhatikan Ye Han. “Sepertinya kau tidak terkejut dengan kemunculan Quan Tong.”

“Ya. Aku memiliki gambaran tentang Quan Tong. Seperti kekuatannya, yang membuatnya menjadi orang terkuat di seluruh Klan Ye. Tapi aku tidak tahu kenapa orang sekuat itu menjadi pelayan disini.”

Ye Han hanya memiliki gambaran itu saja tentang Quan Tong, begitu juga di kehidupan lalunya. Quan Tong adalah orang yang membawanya kabur dari Klan Ye. Dia menemani Ye Han selama beberapa bulan sebelum menghilang tanpa jejak. Sejak saat itu, Ye Han tidak pernah bertemu dengan Quan Tong. Dia bisa jadi adalah orang paling misterius di kehidupan lalunya.

“Aku juga tidak tahu asal-usul Quan Tong, tapi dia orang yang bisa dipercaya. Dia selalu mengatakan kalau kau mirip dengan anaknya yang sudah mati. Alasannya ada disini mungkin hanya karena itu,” ucap Ye Shiyuan. Dia masih ingat saat Quan Tong melihat Ye Han dan mulai menangis dengan keras.

“Aku harus memeriksanya dengan Mata Dewa nanti,” gumam Ye Han. Orang sekuat Quan Tong akan sangat berguna jika menjadi bawahannya.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   16 – Persiapan Selesai

    Hari-hari berikutnya dilalui dengan berburu Spiritual Beast, berkultivasi, dan berlatih di kedalaman Hutan Hundred Beasts. Hei Jianyu berburu tanpa henti sembari menyempurnakan Moonless Severence dan menyeimbangkan tingkatan pedang yang baru dia capai. Nie Yao sesekali keluar dari Heavenly Bead untuk mengambil Beast Core yang telah dikumpulkan. Si kembar Huang Zhan dan Huang Yue ikut berburu dengan Hei Jianyu sambil berlatih untuk membangkitkan Primal Wilderness yang telah diberitahu Ye Han.“Primal Wilderness adalah kekuatan khusus yang dimiliki oleh garis darah keturunan Primordial Beast. Tidak semua Spiritual Beast memiliki garis darah keturunan Primordial Beast karena itu merupakan garis darah yang sangat langka dan tipis sampai sulit untuk dibangkitkan. Tapi karena Huang Yue bisa menggunakannya walaupun dalam keadaan tidak sadar, itu artinya kalian memiliki garis darah keturunan Primordial Beast,” ujar Ye Han.“Jadi, bagaimana kami bisa membangkitkannya?” tanya Huang Zhan penasa

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   15 - Huang Zhan dan Huang Yue

    “Moonless Severence. Kematian dingin yang datang tanpa suara dan peringatan dengan niat membunuh besar yang tenggelam dalam kesunyian. Sepertinya kau semakin dekat dengan Sword Path milikmu, Hei Jianyu.” Ye Han tersenyum. Teknik yang digunakan Hei Jianyu adalah kemajuan yang signifikan dalam ilmu pedangnya. “Sword Path... Dulu itu merupakan sebuah kata-kata khayalan belaka. Sekarang setelah kau mengatakannya, aku jadi ingin segera mencapainya,” ucap Hei Jianyu dengan sebuah ambisi baru yang tumbuh dalam dirinya. Sword Path adalah sebuah langkah yang akan dilalui oleh seorang ahli pedang selama hidup mereka. Masing-masing ahli pedang akan melangkah di Sword Path yang berbeda tergantung sifat, atribut, dan pemahaman mereka akan pedang. Berbeda dengan kultivasi yang berfokus pada pengumpulan energi spiritual, Sword Path menuntut pemahaman akan pedang dengan interpretasi yang berbeda bahkan unik. Bagi para ahli pedang, pedang bukan hanya sebuah senjata dingin, tapi sebuah perwujudan

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   14 - Moonless Severence

    Ye Han menerjang ke arah Xue Gu dengan pedang yang telah dilapisi energi putih. Xue Gu masih berjalan dengan sangat santai. Tapi kemudian dia membuka matanya dan sikap waspada.“Jadi akhirnya kau bisa merasakannya?” Ye Han tersenyum. Dia baru saja mengeluarkan kekuatan yang telah dia tekan.Ye Han mengangkat pedang sampai menunjuk ke langit. Saat energi putih besar berkumpul di pedangnya, Ye Han menebaskannya ke bawah. Sebuah cahaya putih raksasa menyembur keluar dan menyerang Xue Gu dengan kekuatan yang besar.“Sial!” Xue Gu mengumpat. Dia sudah terlalu meremehkan lawannya ini. Siapa sangka kalau dia memiliki kekuatan yang bisa setara dengannya saat dia merasakan aura lemahnya beberapa menit yang lalu.Xue Gu melapisi kedua tangannya dengan energi yang paling kuat yang bisa dia keluarkan. Dia menahan serangan cahaya putih itu selama beberapa saat sebelum melemparkan tubuhnya ke belakang. Serangan itu terlalu kuat untuk dia tahan secara langsung. Dia mundur sampai kembali ke posisinya

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   13 - Dua Bocah Half-Beast

    “Apa sebelah sana sudah selesai, Hei Jianyu?” tanya Ye Han begitu dia menebas Spiritual Beast di sekitarnya.“Sudah,” jawab singkat Hei Jianyu.Gelombang pertama ini menghabiskan lebih dari 2 jam pertarungan. Sebagian dari mereka adalah Spiritual Beast Tingkat 5 dan beberapa di antaranya adalah Spiritual Beast Tingkat 4 yang cukup kuat. Sekarang, puluhan Beast Core dan material berharga berkumpul di sekitar mereka, menunggu untuk dipanen.Nie Yao keluar dari Heavenly Bead sesaat setelah pertarungan selesai. Dia secara khusus meminta pada Ye Han dan Hei Jianyu untuk tidak terlalu menghancurkan tubuh Spiritual Beast yang dikalahkan. Beast Core dan material berharga dari tubuh Spiritual Beast adalah katalis utama untuk pil yang baru-baru ini dia ciptakan.“Kalian, kumpulkan semua Beast Core, jantung, dan peras habis darah mereka,” ucap Nie Yao sambil membelah mayat Spiritual Beast dan mengambil jantungnya. Kemudian dia mengambil darah dari hati, limpa, dan vena, lalu memasukkannya ke dal

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   12 - 2 Bulan Persiapan

    “Di-Dimana ini?” Kelima murid Sekte Zenith Sword terbangun dari pingsan dan mendapati diri mereka di tempat yang asing di mata. Mereka merasakan kesakitan yang luar biasa di tubuh mereka. Ingatan tentang kejadian di arena pertarungan Klan Ye muncul dan membuat mereka merinding.BRAKK!Ye Han mendobrak pintu itu. Sepertinya mendobrak pintu akan menjadi kebiasaan buruk Ye Han. Hiik!Kelima murid itu bergidik ngeri dengan kedatangan Ye Han dan menjauh, sementara itu Ye Han mendekat. “Jadi kalian sudah bangun, para pecundang.” Ye Han memberi kelima orang pasiennya senyuman kecil. Dia duduk di depan mereka dengan ekspresi wajahnya yang seketika menjadi dingin. “Kembalilah. Katakan pada teman-temanmu aku akan datang dalam 2 bulan.”“Ba-Baik, Tuan Muda Ye Han.”Kelima murid Sekte Zenith Sword itu bergerak menghindari Ye Han dan pergi keluar. Mereka dengan cepat kembali ke Sekte Zenith Sword dengan membawa ketakutan dan dendam. Mereka memang tidak akan bisa membalaskan dendam pada Ye Han d

  • Kembalinya Sang Raja Surgawi   11 - Tamu dari Sekte Zenith Sword

    “Heh! Kesombonganmu ini hanya akan berarti kalau kau memiliki kekuatan, Tuan Muda Ye. Sayangnya, kau menunjukan kesombonganmu di hadapan kami para murid jenius Sekte Zenith Sword.” Seorang pemuda pendek dengan rambut hijau naik ke arena dan mencemooh Ye Han dengan wajah menghinanya. Di matanya, Ye Han tidak lebih dari orang lemah yang baru saja menerobos ke Ranah Qi Condensation. Dia yang merupakan orang paling lemah dibandingkan empat kakak seniornya saja sudah lebih dari cukup untuk mengalahkannya.“Majulah. Aku, Wen Kuang, akan memberimu pelajaran berharga.” Pemuda itu menghunuskan pedangnya ke arah Ye Han. Tapi kemudian dia menjadi sedikit kesal dengan ekspresi tidak peduli dan meremehkan yang ditunjukkan Ye Han.“Tuan Muda, biarkan aku yang melawannya.” Hei Jianyu memasuki lapangan latihan. Dia langsung datang kemari begitu merasakan orang-orang ini di lapangan latihan.“Ya. Dia memang masih lebih lemah darimu, tapi ini akan menjadi pengalaman yang bagus,” Ye Han mengangguk.“Le

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status