공유

Bab 271. Caesar Pusing Sendiri

작가: Te Anastasia
last update 게시일: 2025-11-28 05:36:42

Sudah terhitung satu Minggu lamanya, Adele tidak tidur di rumahnya. Selama tujuh hari itu pula, Adele seperti anak Amelia dan Eric. Ikut ke manapun dua orang itu pergi.

Bahkan Chloe hanya gigit jari saat melihat putri kecilnya yang paling manja, kini masih betah marah padanya.

Chloe yang tidak pantang menyerah, ia terus membujuk Adele untuk tidak berlama-lama marah padanya dan juga pada orang rumah.

"Adele masih marah ya, sama Mommy?" Chloe duduk di samping Adele yang bermain kereta mainanny
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (3)
goodnovel comment avatar
Te Anastasia
nanti malam yaaa kak
goodnovel comment avatar
Mutaharotin Rotin
pusing kan menghadapi si kembar 5 bikin ngakak haaaaaa haaaa
goodnovel comment avatar
Rani putri
tmbh dong thor up nya
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 292. KEBAHAGIAAN SI KEMBAR LIMA BERSAMA MOMMY DAN DADDY

    Hari-hari berlalu dengan sangat cepat. Dua bulan telah berlalu, saat ini usia Levino sudah satu bulan. Bayi laki-laki menggemaskan itu, semakin terlihat mirip dengan kelima Kakaknya, terutama dengan Adele. Berbeda dengan keempat kakak laki-lakinya, Levino juga semakin hari semakin lengket dengan Adele. Hingga tidak ada uring-uringan lagi dari Adele, apalagi setelah satu bulan yang lalu Amelia juga melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik dan lucu. Adele menganggap kini ia punya dua adik. "Mommy, adiknya bisa ditukar saja tidak, dengan Adik Kimmy?" tanya Diego sambil menatap Levino yang dipangku oleh Chloe. "Sepertinya, Levino nanti akan menjadi adik yang nakal," ujar anak itu cemberut. "Kalau Levino ditukar dengan Kimmy, pasti Paman Raksasa marah!" seru Alvino. "Paman Raksasa itu ingin punya anak seperti Kurcaci, katanya!" "Iya, sih ... Tapi kan—""Memangnya kenapa, Sayang? Kenapa dengan Adik Levino?" Caesar mendekati keempat anak laki-laki yang kini duduk di atas ranjang di d

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 291. Adik Kesayangan Kakak Dylan

    Hari demi hari berjalan dengan sangat menyenangkan. Sudah satu Mingguan ini, Dylan dan Diego yang biasanya sering ribut, tiba-tiba akur. Bahkan saat Alvano, Alvino, dan Adele tengah menemani Chloe bersama adik bayinya, Dylan dan Diego asik bermain di taman rumahnya berdua. "Dylan, aku dapat lagi!" Diego mengangkat tangan kanannya dan menunjukkan capung yang ia tangkap. "Wahhh kita sudah dapat tiga, Diego..." Dylan menunjukkan capung di dalam toples besar yang ia bawa. "Huhhh ... tapi cepek. Aku lari-lari terus. Enak juga dirimu, hanya duduk diam di sini saja!" seru anak itu pada kembarannya.Dylan mendengus. Ia berbaring di atas rerumputan di taman rumahnya. Menatap langit cerah berwarna biru, sebelum kedua matanya terpejam dan Diego ikut berbaring di sampingnya. "Dylan, kadang-kadang aku rindu saat kita hidup bertiga dengan Mommy dulu," ujar Diego tiba-tiba. Dylan pun menoleh dan mengangguk. "Heem. Andai saja dulu kita marah saat tahu Mommy akan pindah kerja ke sini. Pasti kita

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 290. Daddy Bangga Padamu, Nak

    "Daddy, kalau Dylan sudah besar nanti, boleh tidak kalau Dylan mau seperti Daddy?" Langkah kaki Caesar langsung terhenti mendengar apa diucapkan oleh Dylan barusan. Caesar tersenyum. "Mau seperti Daddy bagaimana?" tanyanya. "Bekerja seperti Daddy," jawab anak itu. "Alvano ingin sekolah di luar negeri, dia bilang dia mau menjadi pengacara top! Alvino ingin menjadi dokter, katanya Madam di sekolah kalau menjadi dokter harus sangat pintar dan belajar yang giat, kuliahnya juga di luar kota. Sedangkan Diego ... dia juga ingin menjadi tentara angkatan laut, jarang pulang juga. Kalau Adele ... Emmm, Dylan tidak tahu Kurcaci mau jadi apa. Tapi lebih baik Kurcaci tetap di rumah. Kalau dia jauh dari Dylan, Daddy, dan Mommy, nanti dia gampang cengeng!" Caesar terkekeh, ia masih menggendong Dylan di punggungnya sambil berjalan di teras samping rumahnya mondar-mandir. "Kalau Dylan? Kenapa tidak ingin kuliah di luar kota atau luar negeri?" tanya Caesar pada si sulung itu. "Tidak mau," jawabny

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 289. Dylan-ku Sayang

    Setelah menidurkan Levino, Chloe tidak langsung tidur. Wanita itu masih ingin menengok kelima anaknya dan memastikan mereka sudah tidur atau belum. Chloe memasuki satu persatu kamar anak-anaknya, dari kamar Adele hingga kamar Dylan. Saat Chloe membuka pintu kamar Dylan perlahan-lahan tanpa suara, wanita itu melihat putranya masih duduk diam di meja belajarnya dan tampak mengerjakan sesuatu. "Sayang, kenapa belum tidur?" tanya Chloe berjalan mendekati Dylan. Anak itu menoleh. "Mommy..." "Ini sudah malam, Sayang. Besok Dylan harus sekolah. Kenapa malah belum tidur?" Chloe mengelus pundak Dylan. Perhatian wanita itu tersita pada apa yang sedang dikerjakan oleh putranya. Buku gambaran yang dipenuhi dengan gambaran-gambaran yang indah dan lucu. Dan bagian yang dilihat oleh Chloe saat ini, adalah gambar di mana si kembar lima bersama Adik bayinya, juga Chloe dan Caesar. "Yahh, ketahuan Mommy deh," uja Dylan cemberut. "Memangnya ini gambar tentang apa, Sayang?" tanya Chloe duduk di

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 288. Selamatkan Adele dari Tugas Sekolah!

    Saat hari sudah malam, Si kembar sibuk dengan tugas-tugas sekolahnya. Kelima anak itu berada di ruang keluarga di lantai satu. Dari Dylan, Alvano, Alvino, Diego, hingga Adele, mereka sibuk mengerjakan tugasnya. Dan hanya Dylan yang terlihat begitu santai. "Siapa yang selesai duluan, dia yang boleh bermain bersama adik bayi!" seru Dylan menutup bukunya. "Okey! Kau pikir kau saja yang paling pintar!" sahut Alvano ikut menutup buku belajarnya dan menyelesaikan belajarnya.Adele langsung mengangkat kepala dan menatap mereka berdua, disusul oleh Alvino yang kini juga menutup buku dan selesai mengerjakan tugasnya. "Aku juga sudah! Ini soal-soal yang terlalu gampang untuk aku yang pintar sekali!" seru anak itu. "Hayoo ... tinggal kalian berdua yang belum!" pekik Alvano pada Diego dan Adele. "Kalau belum selesai, tidak boleh main sama adik!" seru Alvino.Diego yang asik menghitung, dia berdecak kesal dan melempari mereka dengan bantalan sofa. "Susah, jangan sok pintar! Sana, pergi saja

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 287. Om Tampannya Princess

    Dua hari ini Adele tidak mau mendekati adik bayinya, semenjak Levino si mungil menangis saat ia pangku dan justru diam saat dipangku oleh Dylan. Hari ini, setelah pulang sekolah, Adele yang biasanya teriak mencari adik bayinya. Anak itu berjalan masuk tanpa mencari adiknya, ia berjalan dengan bibir cemberutnya sambil membawa tas bekalnya. "Loh, anak cantik sudah pulang?" Suara seseorang membuat langkah Adele terhenti. Anak itu menoleh ke arah ruang tamu, dan ia melihat seorang yang ia kenali satu bulan yang lalu. "Om ... Om Zachary!" teriak Adele dengan wajah berbinar. Anak perempuan itu langsung berlari mendekat ke arah ruang keluarga. Laki-laki muda dan tampan bernama Zachary itu pun langsung mengulurkan kedua tangannya ke arah Adele. "Loh kok sudah kenal sekali mereka," ujar seorang wanita setengah baya yang terkejut melihat Adele memeluk Zachary. "Iya, Nyonya. Mereka memang sudah kenal sejak Zach ke sini pertama kali," jawab Caesar menjelaskan. "Ohhh ... pantas saja. Zach

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 105. Namaku Dylan, Daddy

    Jam menunjukkan pukul sepuluh malam. Seperti hari-hari kemarin, setiap malam Caesar selalu melihat anak-anaknya yang sedang tertidur. Adele sudah tidur pulas di dalam kamarnya. Caesar pun kembali berjalan keluar dan melangkah menuju ke kamar kedua putranya. Caesar hendak membuka pintu kamar Dylan

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 102. Kalian, Benar-benar Kembar Lima?!

    Caesar mengejar Chloe, ia memperhatikan wanita itu dari jauh yang terlihat sangat kepanikan. Chloe menangis, dan sesekali dia menyugar rambut panjangnya. Bahkan wanita itu juga bertanya-tanya pada seseorang di sekitar sana hingga Chloe menghentikan langkahnya di tempat yang sedikit sepi. "Mereka

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 101. Situasi Gawat!

    "Mommy, kenapa Mommy melamun sejak tadi? Mommy ada masalah, ya?" Alvano menatap Chloe yang kini duduk di sebuah bangku di depan sebuah tempat pusat permainan. Alvano dan Alvino baru saja keluar dari dalam kawasan game zone karena haus. Tapi sejak tadi, anak itu memperhatikan Chloe yang tengah mel

  • Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!   Bab 99. Kejutan Sikap Bar-bar Dylan dan Diego pada Eric

    Dylan, Diego, dan Adele, terkejut saat mereka mendapati Eric berdiri di belakang mereka dengan tatapan tajam dan wajah garangnya yang menyeramkan. Dylan dan Diego menelan ludah saat laki-laki itu maju satu langkah mendekatinya. "Pa-paman, sejak kapan Paman di situ?!" tanya Dylan, ia berusaha menu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status