Compartir

Bab 26

Autor: Farid-ha
last update Fecha de publicación: 2026-10-16 08:02:38

Aku membeku saat melihat Ica duduk di meja tamu kehormatan. Bagaimana bisa dia ada di acara sepenting ini? Bukankah dia hanya desainer yang fokus di butik kecilnya? Tapi, kenapa dia ada di sini? Apa koneksi Ica memang seluas itu?

Nggak! Nggak mungkin Ica setenar itu di kalangan para desainer terkenal. Dia pasti mencari cara untuk bisa hadir di sini. Mungkin dari pengamatan langsung, atau dari informasi yang dia dapatkan dari orang dalam.

Iya, Ica pasti melakukan banyak cara agar bisa masuk ke
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 33

    Setengah sebelas malam, aku bersiap untuk istirahat. "Mama... Mama….” Suara Nadira terdengar lemah. Aku yang sudah di depan pintu kamar Nadira segera menarik handle pintu dengan cepat. “Iya, Sayang. Ini Mama, Nak.” Dengan langkah lebar, aku berjalan menuju ranjangnya. Nadira terbaring di kasur dengan wajah memerah. Napasnya terdengar berat. Tangannya menggenggam boneka kelinci kesayangannya dengan erat.“Ma … Mama ….” Suaranya lirih dan bergetar. Aku meraba keningnya. Ya Allah ….Panas banget. Nadira langsung meraih tanganku, minta dipeluk. Gegas, aku merapatkan tubuh ke arahnya. Memeluknya dengan erat. Lalu mencium keningnya yang hangat dengan lembut. Apa ini gara-gara hujan-hujanan tadi sore ya? Tapi, biasanya aman-aman aja bila Nadira main hujan-hujanan. “Sabar ya, Sayang. Minum obat dulu ya?” Aku menatapnya dengan lembut. “Pahit nggak?” rengeknya.“Nggak terlalu, Sayang. Mau ya, biar cepat sembuh ya, Nak.”“Tapi, Mama jangan pergi setelah ini ya?” “Iya, Sayang. Mama t

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 32

    POV Al BirruAku menutup telepon dengan tangan gemetar.Maafkan aku, Ca. Tapi ini satu-satunya cara.Aku menatap layar ponsel dengan napas memburu. Orang yang baru saja kutelepon adalah Pengacara Hendra. Pengacara pribadiku. Pengacara yang sudah kukenal sejak lima tahun lalu. Orang yang membantuku mengurus pernikahan siri kami. Beliau, orang yang tahu semua rahasiaku.Dan sekarang, aku butuh dia untuk menyelamatkan diri. Aku duduk di sofa dengan pikiran yang berputar cepat.Hendra adalah pilihan yang tepat. Dia tahu semua tentang situasiku. Paham tentang pernikahan siriku juga tahu tentang aset-asetku. Dan yang paling penting, ia tahu tentang perjanjian pranikah yang membuatku terjebak.Perjanjian yang membuatku tidak bisa menceraikan Ica tanpa kehilangan segalanya.Tapi Hendra juga tahu cara mencari celah. Cara mencari kelemahan. Cara memutarbalikkan keadaan.Itulah kenapa aku memilih dia.Tiga puluh menit kemudian, ponselku bergetar. Notifikasi pesan masuk.Dari Hendra. "Sudah,

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 31

    POV Al Birru Ponselku bergetar. Notifikasi pesan masuk. Dari Ica. Aku membuka dengan tangan gemetar. Setelah konfrontasi semalam, aku tidak berani menghadapi Ica lagi. Aku masih termenung di ruang tamu di kontrakan Anita. Aku sedang berpikir apa yang harus kulakukan? Namun, begitu membaca pesan dari Ica membuat darahku seolah berhenti mengalir. Screenshot pesan W******p. Dari nomor yang tidak kukenal. Tapi aku tahu itu Anita. Aku tahu gaya bicaranya. Aku tahu cara dia mengeja. Pesan-pesan provokatif. Menghina Ica. Meminta Ica mundur. Mengaku bahwa aku membelikan mobil baru untuk Anita. Dan di bawah screenshot itu, ada pesan dari Ica. "Kendalikan istri sirimu! Jika tidak bisa membereskan dia, jangan salahkan aku kalau mau pesan ini viral di media sosial!" Jantungku berhenti berdetak. Anita. Apa yang ada dalam pikiranmu, kenapa kamu lakukan hal rendaan seperti ini? Aku langsung menelepon Anita. Tapi tidak diangkat. Aku telepon lagi. Tetap tidak diangkat. Perempuan itu izin

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 30

    Aku sedang menyeduh kopi ketika ponselku bergetar. Notifikasi pesan masuk. Dari nomor baru, tidak dikenal. Aku mengerutkan kening, saat menatap jam di layar handphonenya. Baru pukul 5.30. Siapa yang mengirim pesan sepagi ini?(Selamat, Mbak. Semalam kamu sudah berhasil membuatku malu. Ah, tidak hanya malu. Tapi kamu juga sukses membuatku kehilangan kesempatan untuk mendapatkan juara satu. Tapi, setelah dipikir-pikir perbuatanmu semalam tidak sepadan dengan kepuasanku. Iya, melihatmu kehilangan segala sesuatu yang selama ini kamu miliki.) Aku hanya mengangkat kedua alis. Sepertinya, semalam Anita tidak bisa tidur dengan tenang. Kemungkinan besar, ia tidak bisa memejamkan mata karena sibuk memikirkan kata-kata yang hendak dikirim padaku pagi ini.(Mbak Icakamu sudah tahu Mas Al menikah lagi. Kenapa sih, nggak mundur saja. Toh, kamu tidak lagi prioritasnya. Kamu bukan lagi dunianya. Kenapa sih nggak mundur aja dari pernikahan kalian?) Aku tersenyum usai membaca pesan tersebut. Senyum

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 29

    POV Al BirruDunia seolah berhenti berputar.Kata-kata Ica masih bergema di telingaku. Mari kita bercerai!Aku membeku. Kakiku terasa lemas. Tangan yang tadi mengepal kini terkulai di samping tubuh.Dia benar-benar sudah tahu semua. Dan kini siap untuk berpisah.Wajahku pasti pucat pasi. Rasanya, darah ini mengalir lebih lambat, seolah tubuh ini sedang memproses informasi yang baru saja kudengar.Ica menatapku dengan tatapan dingin. Tatapan yang tidak pernah kulihat sebelumnya. Tidak ada lagi cinta dari sorot matanya. "Ca... kamu... kamu bercanda, kan?" Suaraku terdengar serak.Ica tidak menjawab. Dia hanya menatapku dengan tatapan yang sama. Dingin dan tajam.Dia serius. Tidak bercanda. Aku menelan ludah dengan susah payahPanik mulai merayap di dadaku. Jantung ini berdegup kencang. Otakku berputar cepat, mencari cara untuk menyelamatkan situasi."Ca, dengar….” Aku melangkah ke arahnya. Tanganku terulur, ingin menyentuh lengannya.Tapi Ica mundur selangkah. Tanganku mengambang d

  • Ketika Suamiku Menikahi Sepupunya    Bab 28

    “Kirain, kamu masih mau menenangkan Anita dulu, Mas?” Aku yang duduk di sofa langsung berdiri, menyambut Al yang baru membuka pintu.Padahal, Al pulang lebih dulu daripada aku, tapi dia baru sampai setelah tiga jam aku di rumah. Pasti, dia baru saja menghangatkan ranjang Anita terlebih dahulu. Upaya mengobati kekecewaan istri mudanya yang hanya mendapatkan juara harapan 3 setelah aku review Karyanya. “Kamu belum tidur?” Al berjalan ke arahku dengan kikuk. “Gimana aku bisa tidur dengan tenang, kalau suamiku saja menyimpan banyak rahasia.” Aku tersenyum tipis lalu kembali duduk di sofa ruang tamu.Al melepaskan jasnya, berusaha terlihat tenang.“Rahasia apa yang aku sembunyikan?” Ia menatapku sekilas sebelum melepaskan jam yang melingkar di tangannya. “Justru kamu yang menyimpan banyak rahasia, Ca! Bagaimana bisa seorang desainer butik kecil seperti kamu bisa hadir sebagai tamu kehormatan di acara bergengsi itu?” Dia menatapku kembali. Kali ini penuh selidik.Aku tersenyum tipis,

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status