مشاركة

Bab 188

مؤلف: Fitri
Di lorong, tadi masih ada orang-orang yang menonton. Namun, mereka dibubarkan oleh satpam yang datang.

Satpam berbicara beberapa kata dengan perawat, memahami situasinya, dan tidak mempersulit Lunara.

Melihat Kayden, satpam paruh baya itu mengernyit. "Kamu laki-laki di keluarga ini? Kalau begitu, jangan biarkan kerabat datang bikin keributan lagi. Mengganggu istirahat pasien saja."

Kayden tidak membantah. Dia merangkul bahu Lunara dan mengangguk. "Mm, aku tahu."

Satpam pergi. Orang-orang yang me
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 206

    Keesokan paginya, Lunara bangun tidur. Di bantal, ada bekas air.Mimpi semalam membuatnya sedikit linglung. Dia tertegun sejenak, lalu bangkit untuk mencuci muka dan bersiap.Di ruang makan, Priya sudah menyiapkan sarapan dan sedang menyisir rambut Daisy. "Luna, kamu makan dulu. Nanti aku yang antar Daisy ke sekolah."Hari ini Priya akan kembali ke rumah lama di sana.Lunara menyendokkan bubur dan memakannya. "Gimana kalau aku izin kerja dan menemanimu pergi?""Untuk apa? Memangnya aku nggak tahu jalan atau nggak bisa baca? Aku ini bukan anak kecil."Daisy mengangkat kepala menatap Priya. Dengan serius, dia berkata, "Nenek, aku tahu jalan, juga bisa baca."Priya memegang wajah mungilnya, menciuminya berkali-kali. "Ya, ya, Daisy memang paling hebat."Lunara menggosok lengannya yang merinding. Sejak kecil sampai sekarang, dia belum pernah mendengar Priya berbicara kepadanya dengan suara selembut itu. Kasih sayang lintas generasi memang menakutkan.Setelah makan, mereka bertiga masuk ke l

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 205

    [ Boleh video call? ]Pesan itu baru saja dikirim, undangan video dari pihak sana langsung muncul.Begitu dibuka, Kayden langsung melihat wajah seorang anak kecil yang mendekat ke kamera. Wajahnya begitu menggemaskan sampai membuat hati terenyuh. Begitu melihat wajah Kayden, Daisy langsung tersenyum lebar dan menyapa dengan sopan, "Om Kayden, selamat malam."Suara Kayden tanpa sadar ikut melembut, "Daisy, selamat malam."Lunara melirik sebentar, lalu mengingatkan Daisy agar tidak turun dari tempat tidur sendiri supaya tidak jatuh. Setelah itu, dia berbalik keluar dari kamar dan pergi ke kamar yang lebih kecil di seberang.Dia menceritakan kepada Priya tentang apa yang baru saja terjadi.Priya juga tampak terkejut. "Selugas itu? Tengah malam masih sempat menempelkan stempel perusahaan dan meminta bagian keuangan mentransfer uang. Mereka benar-benar nggak takut repot.""Mungkin mereka sebenarnya sudah menjalankan prosesnya sebelumnya, hanya saja baru selesai sekarang?""Bisa jadi. Bagaim

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 204

    Notifikasi pesan masuk lagi.[ Kayden: Awalnya memang aku berniat menghubungi Osmar dan yang lain. Tapi sekarang aku nggak ingin melakukan itu. ]Lunara berbaring telentang di tempat tidur sambil menatap ponselnya.Daisy tengkurap di samping sambil memainkan rambutnya, dan entah bagaimana dia bisa bermain seasyik itu. Lunara tidak membalas. Kayden kembali mengirim pesan.[ Itu rumahku. Yang di sebelah juga milikku. Yang di atas juga milikku. Sertifikat rumah, listrik, air, gas, semuanya atas namaku. Cepat atau lambat kamu juga akan tahu. ][ Tinggal di sini akan membuat kalian jauh lebih aman. ]Bulu mata Lunara sedikit bergetar.Kayden sedang menjelaskan kepadanya?Dulu saat mereka berpacaran, Kayden bahkan tidak pernah berbicara sepanjang ini sekaligus. Kayden selalu menjawabnya dengan tidak sabar dan seadanya.Kalau dulu dia menjelaskan sesuatu sejelas ini, Lunara pasti akan sangat bahagia.Namun, sekarang dia terlalu tenang. Kayden tidak berani membohonginya lagi, mungkin karena sa

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 203

    Kayden ingin meninggalkan warisan untuk putrinya, putri mereka. Lunara tidak akan menerima apa pun yang diberikan olehnya, tetapi dia tidak akan menghalangi Daisy untuk menerima seluruh hartanya.Semua yang dia miliki akan diberikan kepada Daisy. Itu sudah seharusnya.Hanya saja, Lunara akan menjadi satu-satunya wali.....Hujan turun terus selama seminggu penuh.Setelah keluar dari rumah sakit, Priya untuk pertama kalinya datang ke rumah baru yang disewa Lunara. Begitu masuk, dia langsung melihat ke sana kemari. Di wajahnya tampak jelas rasa puas.Namun setelah mendengar harga sewanya, Priya mulai curiga. "Semurah ini? Di kawasan ini seharusnya minimal lebih dari 20 juta, 'kan?"Lokasi kompleks ini termasuk pusat kota. Rumah sebesar ini setidaknya seharusnya disewakan lebih dari 20 juta.Lunara menggigit sedotan sambil minum air."Katanya pemilik rumah nggak kekurangan uang. Dia hanya ingin mencari penyewa yang bisa merawat rumah dengan baik.""Nggak kekurangan uang juga bukan berarti

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 202

    Kayden ingin mengusir rasa sesak yang menyesakkan di dalam dadanya. Namun, sekeras apa pun dia mencoba, tetap tidak ada gunanya. Dia meletakkan ponselnya di samping, alisnya berkerut saat menatap Alden."Gimana kondisi perusahaan Keluarga Angkasa sekarang?""Asetnya dibekukan. Keluarga pekerja itu terus menekan dan nggak mau mengalah. Beberapa mitra kerja juga mengalami kerugian karena kejadian waktu itu, jadi Bu Lunara sepertinya masih terus membayar utang kepada mereka."Alden melirik wajah Kayden sebelum berkata dengan hati-hati, "Di antara mereka ... ada satu perusahaan yang berada di bawah Grup Narasoma ...."Merasa suasana di sekitar Kayden semakin dingin, Alden tetap memaksa dirinya menyelesaikan kalimat itu. "Pesanan dari grup kita waktu itu cukup besar, jadi dampaknya juga nggak kecil ...."Alden menelan ludah."Artinya, Kak ... sebenarnya kamu adalah kreditur terbesar Bu Lunara saat ini."Utang yang dibayarkan Lunara kepada perusahaan-perusahaan mitra memang termasuk perusaha

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 201

    Pada saat itu, Lunara baru menyadari bahwa Priya mencintai ayahnya, dan juga mencintainya. Mungkin ketika di universitas dulu, alasan dia mengejar cinta seperti itu juga karena dia pernah melihat cinta yang begitu manis.Saat memikirkan Kayden, edamame di mulut Lunara tiba-tiba lupa dia kunyah, dan tanpa sengaja langsung tertelan. Dia minum beberapa teguk air, lalu tiba-tiba tidak lagi ingin makan.Di rumah tadi sebenarnya dia sudah kenyang. Dia hanya ingin melihat seperti apa kualitas makanan Priya di rumah sakit. Setelah mencicipi beberapa suap, rasanya tidak buruk juga."Ayah pernah bilang, rumah itu adalah tempat kalian menikah. Kalau kamu ingin menjualnya, jual saja. Aku nggak keberatan."Priya tersenyum."Baik, kita putuskan begitu saja. Setelah aku keluar dari rumah sakit baru kita urus. Uang dari penjualan itu nanti dibagi dua untuk Meidy dan Daisy."Sambil menutup kotak makan, Lunara berkata santai, "Istri baru Zavian juga sedang hamil."Priya melambaikan tangannya."Aku nggak

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 41

    Namun, kalau dihitung-hitung, yang mereka lakukan juga hanya foto untuk kartu identitas dan beberapa kali jalan-jalan membeli baju.Itu pun baju yang dia sukai. Lunara bahkan tidak pernah punya kesempatan memakainya keluar. Pada dasarnya, semua baju itu "habis" di ranjang besar hotel.Kayden pun tan

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 34

    Berbeda dengan sebelumnya, setelah terakhir kali terkunci, Lunara secara sadar ingin mengubah kebiasaan buruk itu.Setiap hari dia sengaja mengurung dirinya sendiri selama beberapa menit. Ketika sudah tidak tahan, barulah dia menyuruh ibunya membuka pintu. Dia hanya mampu bertahan setengah menit sen

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 43

    Tidak bisa dibilang tidak enak.Tangan Kayden berhenti di pinggang Lunara. Tanpa bisa menahan diri, jari-jarinya mengusapnya beberapa kali.Lunara tersadar, ingin bangkit dari tubuh Kayden, tetapi tidak berhasil melepaskan diri. Dengan suara pelan, dia berkata, "Pak Kayden ...."Panggilan itu terden

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 39

    Ibu dan anak itu berpisah dengan Zavian.Mobil Audi melaju masuk ke arus lalu lintas. Berjarak belasan mobil di belakangnya, sebuah BMW hitam yang tidak mencolok mengikuti mobil Zavian.Setengah jam kemudian, mobil Audi berhenti di mal lain. Seorang perempuan berpakaian bermerek keluar dari mal. Di

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status