Share

Bab 46

Author: Fitri
Tidak mungkin dia mengatakan kalau tadi sedang melihat "Kayden kecil".

Lunara buru-buru menarik kembali pandangannya dan berniat merangkak keluar dari bawah meja. Pikirannya hanya satu, cepat pergi supaya tidak ada orang lain yang masuk lagi.

Namun dia lupa, di tangannya masih ada sekotak susu murni.

Begitu bertumpu pada kaki Kayden untuk berdiri, susu di tangan satunya tertekan keluar hampir setengahnya, menyembur lewat sedotan dan memercik ke tubuh Kayden.

Terutama bagian kakinya, celana bahan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ria Nur
nah loh Luna,,,
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 816

    Di Universitas Andara, minggu ujian akhir semester juga bertepatan dengan musim ujian masuk program pascasarjana.Perpustakaan pun resmi dibuka. Semua tempat duduk dipenuhi mahasiswa yang fokus belajar.Setelah menyelesaikan pekerjaan yang diberikan dosen pembimbingnya, Sarah mengeluarkan ponselnya untuk mengurus pekerjaan dari àl'aube.Beban kerja àl'aube sangat besar. Ditambah lagi sudah mendekati akhir tahun, bagian keuangan tidak memiliki hari libur dan harus selalu siap siaga.Tumpukan faktur yang harus diterbitkan serta kuitansi untuk penggantian biaya sudah menggunung.Untungnya, Sarah sudah terbiasa dengan ritme kerja seperti itu. Seluruh waktunya dihabiskan untuk bekerja dan belajar.Bagi Sarah, bisa mendapat kesempatan bekerja sambil tetap kuliah dari Lunara saja sudah merupakan sebuah keberuntungan. Karena itu, baik pekerjaan maupun kuliah, tidak boleh ada yang salah.Setelah mengimpor laporan keuangan ke komputer, Sarah menyelesaikan satu per satu data. Saat menunduk, dia b

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 815

    Sebagian besar orang tua yang anaknya mengidap penyakit jantung bawaan akan diliputi rasa bersalah.Terutama sang ibu. Mereka merasa bahwa dirinyalah yang gagal memberikan tubuh yang sehat kepada anaknya.Banyak keluarga juga tidak mampu menanggung biaya operasi. Bahkan biaya pemeriksaan pada tahap awal pun sudah merupakan pengeluaran yang sangat besar.Niat Zaid untuk melakukan hal ini memang sangat mulia. Hanya saja, dia tetap meremehkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan.Lunara ingin melanjutkan apa yang belum sempat dia selesaikan. "Aku akan nyumbang sebagian, kamu juga nyumbang sebagian. Terus kita ajak teman-teman yang tertarik ikut berdonasi. Aku yakin kita pasti bisa mewujudkan ini."Kayden memandang Lunara. Saat ini, dia sedang memasuki trimester kedua kehamilannya. Dia mengenakan gaun rumahan berwarna putih gading. Bagian roknya lebar, menumpuk di sekitar pergelangan kakinya.Seluruh dirinya memancarkan kelembutan, seolah-olah tubuhnya diselimuti cahaya yang hangat. Setia

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 814

    Sebelumnya, Kayden mengikuti nasihat Lunara untuk terus berbuat kebajikan. Karena itu, dia tidak berniat melakukan apa pun terhadap Frans dan Alden.Namun sekarang, apa yang dilakukan Frans telah menyentuh batas yang sama sekali tidak boleh dilanggar oleh Kayden.Sejak Frans mendorong Casya ke laut, dia sudah tidak pantas lagi disebut manusia. Kalau terus dibiarkan karena rasa iba, hal itu tidak bisa dibenarkan baik menurut hukum maupun kemanusiaan.Ke depannya, bukan tidak mungkin Frans akan menganggap Alden sebagai ancaman baginya. Beberapa tahun kemudian, dia bahkan bisa menganggap keberadaan Daisy juga mengancam posisinya.Semua itu tidak akan pernah diizinkan oleh Kayden.Tim investigasi yang dibentuk oleh perusahaan juga sedang menyelidiki semua perbuatan Frans. Diam-diam, cukup banyak orang yang mengawasinya.Kayden berkata, "Grup perhiasan nggak cocok diserahkan kepada Alden. Saat ini dia masih belum mampu memikul tanggung jawab seorang diri.""Casya juga bukan orang yang cocok

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 813

    "Aku sudah menduganya."Hinari kembali bertanya, "Gimana keadaan Casya?""Katanya mereka akan menikah pada September tahun depan."Hinari terdiam. "Hah? Kalian semua benar-benar memberikan kabar yang mengejutkan. Aku saja belum sempat mencerna yang sebelumnya!""Bukannya waktu acara kumpul-kumpul Casya jatuh ke laut? Kok sekarang malah mau menikah?"Dia memang sudah tahu Casya sebenarnya telah ditemukan dan baik-baik saja. Semua kabar setelah itu sengaja disebarkan oleh Kayden untuk mengelabui orang.Hanya saja, dia tidak tahu sebenarnya mereka sedang mengelabui siapa.Lunara pun menceritakan seluruh kejadian dari awal sampai akhir. Hinari bukan orang luar. Di dalam keluarga, dia adalah sepupu Kayden. Di luar, dia juga merupakan salah satu petinggi Grup Narasoma.Setelah mendengarnya, wajah Hinari dipenuhi keterkejutan. "Frans ... dia sudah gila?"Lunara berkata dengan tenang, "Om Hardi sudah menikah lagi dan punya anak. Aku dengar istrinya melahirkan anak laki-laki dengan berat 3,15 k

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 812

    Kedua anak itu benar-benar bertolak belakang. Yang satu aktif, yang satu tenang.Amy yang berdiri di samping melihat mereka pun tak kuasa menahan senyum. "Nanti setelah bayi di dalam kandungan Nyonya lahir, rumah ini pasti akan makin ramai."Hinari mengangkat kepala. "Kamu hamil?"Dia benar-benar tidak tahu. Tubuh Lunara memang ramping, ditambah lagi dia mengenakan pakaian rumahan yang longgar, jadi sama sekali tidak terlihat sedang hamil.Lunara tersenyum. "Sudah empat bulan. Waktu hamil Daisy dulu, perutku juga nggak terlalu besar.""Sudah diperiksa? Laki-laki atau perempuan?"Lunara meliriknya dengan tatapan manja. "Kalau perempuan seperti Daisy, aku suka. Kalau laki-laki seperti Rupert, aku juga suka.""Jangan deh." Sebagai ibu kandung Rupert, Hinari benar-benar tidak memiliki "filter ibu" terhadap anaknya sendiri. "Kalau seperti Rupert, nanti kamu malah pusing mikirin cara buat dia kurus. Bodoh, doyan makan lagi. Kayak anak babi."Rupert mendengus pelan. "Ma ... jangan buat aku ma

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 811

    Entah dari mana pria itu mendapatkan rasa percaya diri sebesar itu.Lunara duduk di seberang Hinari. "Dia ingin bertemu Rupert?""Aku juga nggak pernah melarangnya. Toh seorang anak tetap membutuhkan ayah. Apalagi anak laki-laki, nggak boleh tumbuh tanpa kehadiran ayah.""Tapi setiap kali dia bawa Rupert pergi, dia selalu menanamkan pikiran-pikiran buruk!"Makin membicarakan hal itu, Hinari makin marah. "Dia mencari tahu kehidupan pribadiku. Dia bertanya kepada Rupert apa dia tahu penghasilanku berapa, apa aku berniat menikah lagi.""Bahkan dia bilang, begitu aku menikah lagi dan punya anak, aku pasti nggak akan menginginkan Rupert lagi. Memangnya itu ucapan manusia?"Seorang pria yang berselingkuh hingga memiliki anak di luar nikah justru mengatakan hal seperti itu. Sungguh menggelikan.Lunara tersenyum tipis. "Dia mengira semua orang di dunia ini sama seperti dirinya.""Siapa peduli? Awalnya kukira dia benar-benar sudah sadar dan ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama anaknya.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status