แชร์

Bab 847

ผู้เขียน: Fitri
Kayden baru berdiri setelah selesai. Dia memberikan tempatnya kepada Priya.

Karena cuaca sangat dingin, Priya tidak menurunkan Daisy dari gendongan. Dengan senyuman hangat, dia berkata, "Kami datang menjengukmu. Kami mengajak Daisy, juga bayi dalam kandungan Luna."

"Tolong jaga mereka bertiga agar selalu selamat, sehat, dan bahagia. Soal yang lain, nggak usah kamu pikirkan."

Lunara tertawa. "Memangnya hal seperti itu bisa dimintakan ke orang yang sudah meninggal?"

"Tentu saja bisa. Sejak kamu la
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 848

    Setelah libur Tahun Baru usai, semua kembali mulai bekerja. Casya meletakkan rancangan desain terbarunya di atas meja kantor Lunara."Aku merasa desain kali ini masih kurang sesuatu. Bagian yang sengaja dikosongkan ini rencananya mau ditambahkan apa?"Terlihat jelas bahwa kali ini Casya memasukkan banyak unsur etnik ke dalam desainnya. Ada banyak batu pirus dan manik-manik, yang umumnya sering ditemukan pada perhiasan emas khas Tibera.Namun selain itu, masih ada beberapa bagian yang sengaja dibiarkan kosong.Casya tersenyum bangga. "Aku berencana pergi mencari inspirasi langsung! Ke wilayah Tibera! Sarah ikut denganku. Jangan rebut dia dariku ya."Sarah memang jauh lebih memahami daerah itu.Lunara tahu Casya sebenarnya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk pergi bersantai. Terlalu banyak hal yang terjadi dalam dua tahun terakhir, membuat Casya jauh lebih dewasa dan tenang.Seluruh auranya pun tampak lebih dewasa."Kuberi kalian waktu satu minggu, nggak lebih. Kalian berdua harus ha

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 847

    Kayden baru berdiri setelah selesai. Dia memberikan tempatnya kepada Priya.Karena cuaca sangat dingin, Priya tidak menurunkan Daisy dari gendongan. Dengan senyuman hangat, dia berkata, "Kami datang menjengukmu. Kami mengajak Daisy, juga bayi dalam kandungan Luna.""Tolong jaga mereka bertiga agar selalu selamat, sehat, dan bahagia. Soal yang lain, nggak usah kamu pikirkan."Lunara tertawa. "Memangnya hal seperti itu bisa dimintakan ke orang yang sudah meninggal?""Tentu saja bisa. Sejak kamu lahir, kami berdua sudah tahu kalau nanti setelah kami tiada, kamu pasti akan memohon agar kami terus menjagamu, sekalian menjaga anak-anakmu."Pemikiran orang tua memang sejauh itu.Lunara sengaja menggoda, "Kalau begitu, gimana dengan Kayden? Nggak ada yang jagain dia?"Priya sama sekali tidak terpancing. "Selama kalian bertiga baik-baik saja, dia juga pasti akan baik-baik saja. Kamu hanya perlu menjaga dirimu sendiri. Hidup Kayden juga akan ikut bahagia."Dia benar-benar memahami Kayden.Setela

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 846

    Selama dua minggu terakhir, Tahun Baru semakin dekat.Perut Lunara kini mulai membesar, tetapi kedua tangan dan kakinya masih tetap ramping. Saat mengenakan pakaian tebal, kehamilannya tidak terlalu terlihat. Namun, setiap selesai mandi dan bercermin, dia merasa penampilannya agak lucu.Kayden sedang mengoleskan minyak pencegah stretch mark ke perutnya.Karena tidak bisa melihat bagian bawah perutnya, Lunara bertanya, "Apa sekarang aku kelihatan jelek?""Nggak. Kamu tetap sama seperti dulu." Kayden menghangatkan minyak itu terlebih dahulu di telapak tangannya sebelum mengoleskannya dengan sangat hati-hati.Gerakannya begitu pelan, seolah dia sedang menyentuh porselen yang rapuh. Tiba-tiba, dia merasakan tonjolan yang jelas menyentuh telapak tangannya, seolah si kecil sedang mengajaknya tos atau mungkin sedang menendangnya.Sebenarnya sejak usia kandungan lebih dari empat bulan sudah mulai terasa sedikit gerakan. Hanya saja, waktu itu Kayden terlalu berhati-hati hingga tidak berani seri

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 845

    Kayden duduk di samping sambil menikmati teh.Di rumah mereka telah dibangun sebuah ruang kaca yang membiarkan sinar matahari masuk sekaligus menghalau angin, sehingga Lunara tetap bisa berjemur dengan nyaman.Mendengar itu, Kayden menggeleng. Sejak dulu dia memang tidak pernah tertarik pada berita hiburan. Hanya saja akhir-akhir ini Lunara sedang bermalas-malasan dan senang membaca berbagai berita tidak jelas di internet.Demi membuatnya senang, Kayden bahkan merasa dirinya rela menyuruh orang membuat berita-berita aneh yang bermacam-macam."Di mata mereka, mungkin aku sudah jadi orang yang paling mengerikan di dunia."Lunara mengangguk dengan wajah serius. "Bagus juga kalau begitu, biar mereka nggak terus-terusan ingin menikah denganmu."Kayden terkekeh. Namun, nada bicaranya justru terdengar sedikit masam. "Padahal, orang-orang yang ingin menikahi Bu Lunara mungkin bisa mengantre dari depan rumah kita sampai ke alun-alun pusat kota."Basis penggemar Moonbreeze memang sudah sangat ku

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 844

    Frans memandang Casya.Kakak beradik itu seolah sama-sama melihat kembali momen yang telah mereka lalui bersama selama lebih dari 20 tahun.Kini, mereka hanya bisa saling memandang dari balik dinding kaca.Melihat Frans tidak lagi memiliki apa pun untuk dikatakan, Casya pun berdiri."Setelah ini kita nggak perlu bertemu lagi. Jaga dirimu baik-baik." Usai mengucapkan itu, dia berbalik dan pergi.Saat berdiri di ambang pintu, terdengar isak tangis Frans yang sengaja ditahan dari belakang. Perasaan manusia memang rumit.Casya tidak menganggap Frans benar-benar menyadari kesalahannya. Mungkin yang dia rasakan hanyalah penyesalan karena masa depannya telah hancur atau rasa malu karena semua perbuatannya terbongkar.Frans tidak menyadari bahwa keluarga mereka sudah lama kehilangan kesempatan untuk kembali seperti dulu.Sejak Frans berkali-kali menggunakan tipu daya untuk menjebak Alden, Casya sudah melihat wajah asli keluarga paman keduanya.Kayden juga tidak pernah melupakan kecelakaan mobi

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 843

    Sudah bertahun-tahun putus kontak jelas merupakan kebohongan. Namun, Sarah tidak membongkar kebohongannya. Dia memilih mencari alasan seadanya untuk mengakhiri pembicaraan, lalu menutup telepon.Lagi pula, Zaid masih duduk di sampingnya.Sarah hanya merasa canggung.Jelas, Zaid mendengar isi percakapan mereka. Dengan ekspresi berpikir, dia bertanya, "Bu Sarah tadi bilang pernah melihat Sandy sama Yuna?"Sarah sampai merasa kikuk. Rasanya dia ingin langsung melompat turun dari mobil saat itu juga. Bagaimana bisa dia terjebak dalam situasi seperti ini?Dengan terpaksa, dia mencari alasan. "Ya, tapi mungkin saja aku salah lihat."Zaid mengangguk. Dia tidak lagi mempersulit Sarah. Dia juga tahu Sandy memang berkepribadian tertutup dan sulit bergaul.Kemungkinan besar adiknya memang tidak berkata jujur. Namun, apa pun alasannya, bukan Sarah yang seharusnya diinterogasi. Zaid adalah orang yang tahu batas dan menjaga etika.Setelah mobil tiba di gerbang kompleks, Sarah segera mengucapkan teri

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status