Compartir

Bab 147

last update Fecha de publicación: 2025-10-29 16:45:03

Dunia yang semula terasa aman kini mulai retak tanpa suara.

Nadira duduk di tepi ranjang, memeluk lututnya sendiri. Jam digital di meja menunjukkan pukul 02.47 dini hari, tapi matanya belum bisa terpejam.

Sejak malam itu—malam saat suara itu memanggil dari balik pintu—rasa tenang seperti telah dicabut dari hidupnya.

Ia masih bisa mendengarnya, samar tapi nyata.

Suara yang dulu hanya ada di masa lalu.

Suara Rafindra.

> “Kau tidak seharusnya mempercayainya, Nadira…”

Kata-kata itu menggema di kepa
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Kontrak Cinta Sang CEO   181

    POV Nadira Aku berdiri di depan jendela kecil kafe itu, tanganku menggenggam ponsel erat. Pesan terakhir dari nomor tak dikenal masih terpampang di layar. “Kalau kamu ingin tahu segalanya, datanglah sendiri.” Aku datang. Bukan karena aku bodoh. Tapi karena aku lelah hidup dalam setengah kebenaran. Pintu kafe terbuka pelan. Dan saat aku melihat siapa yang duduk di sudut ruangan itu, semua dugaanku runtuh bersamaan. “Rafindra…” Pria itu menoleh. Lebih kurus dari foto-foto lama. Matanya lelah, tapi masih menyimpan sorot tajam yang sama. “Kamu datang,” katanya. “Aku bukan datang untukmu,” jawabku tegas. “Aku datang untuk diriku sendiri.” Ia tersenyum kecil. “Kamu mirip ibumu. Tegas.” “Apa yang kamu mau sebenarnya?” tanyaku. Rafindra menunduk sejenak, lalu menghela napas panjang. “Aku marah pada Arkana,” katanya jujur. “Karena dulu dia memilih perusahaan daripada manusia. Termasuk aku.” Aku diam. “Tapi satu hal yang tidak bisa kupungkiri,” lanjutnya, menata

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 180

    Kontrak yang Tidak Pernah KubacaPOV NadiraAmplop cokelat itu tergeletak di lantai.Aku tidak tahu sejak kapan tanganku gemetar, tapi aku sadar satu halaku menunda membungkuk untuk mengambilnya karena takut.Tulisan di depannya sederhana.Salinan Kontrak — Versi Awal.Versi awal.Artinya…yang kutandatangani dulu bukanlah segalanya.Aku menelan ludah, lalu memungut amplop itu dengan jari kaku. Beratnya terasa tidak masuk akal untuk selembar kertas.Perlahan, aku duduk di tepi ranjang.Di luar sana, apartemen terasa terlalu sunyi. Bahkan suara kota pun seakan menjauh.Aku membuka amplop itu.Kontrak PernikahanNama lengkapku tercetak jelas.Nadira Alya Rendra.Dan di bawahnyaArkana Dirgantara.Tanganku bergetar saat membaca halaman pertama. Isinya formal. Dingin. Sama seperti yang dulu kuingat.Pernikahan tanpa cinta.Durasi tertentu.Tidak melibatkan perasaan.Aku hampir menutupnya kembali, sampai mataku menangkap satu kalimat yang tidak pernah kubaca sebelumnya.Pihak Pertama meny

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 179

    Kebenaran yang Tidak Pernah DimintaPOV ArkanaAku menatap layar ponsel itu terlalu lama.Email anonim.Subjek singkat.Dan satu kalimat yang bahkan sebelum kubuka, sudah terasa seperti pisau di dada.“Buka. Untuk Nadira.”Tanganku mengeras menggenggam ponsel.Aku tahu satu hal pastiRafindra tidak ingin menghancurkanku.Ia ingin menghancurkan cara Nadira memandangku.“Nggak usah dibuka kalau kamu belum siap,” suara Nadira terdengar pelan di belakangku.Aku menoleh.Ia berdiri beberapa langkah dariku. Wajahnya pucat, tapi matanya tegar. Cara ia menatapku bukan penuh tuntutan, tapi penuh kepercayaan itulah yang membuatku paling takut.“Aku harus buka,” kataku. “Kalau bukan dari aku… dia akan cari cara lain.”Aku menarik napas panjang, lalu menekan layar.Email itu terbuka.Bukan teks panjang.Bukan ancaman langsung.Video.Tanggal di pojok kanan bawah: 7 tahun lalu.Aku mengenali ruangan itu dalam sat

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 178

    Retakan yang Tak TerlihatPOV NadiraAku tidak tidur malam itu.Bukan karena tempatnya asing atau suasananya terlalu sunyi, tapi karena kata-kata dari pesan itu terus terngiang di kepalaku.“Siapa sebenarnya Arkana sebelum kau mengenalnya.”Aku duduk di tepi ranjang kamar tamu rumah aman itu, memeluk lutut. Lampu meja menyala redup. Di balik pintu, aku tahu Arkana ada berjaga, berpura-pura tenang, seolah semuanya masih bisa ia kendalikan.Biasanya, aku akan percaya.Tapi kali ini… ada sesuatu yang berbeda.Aku mencintainya.Atau setidaknya, aku sedang belajar mencintainya.Dan justru karena itu, rasa takutku jadi berlipat.Apakah mungkin aku jatuh cinta pada seseorang yang belum sepenuhnya kukenal?Pintu diketuk pelan.“Nadira?” suara Arkana terdengar rendah. “Kamu belum tidur?”Aku menarik napas panjang. “Masuk aja.”Pintu terbuka. Arkana berdiri di ambang, masih mengenakan kemeja hitamnya, lengan tergulung. Wajahnya terl

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 177

    Masa Lalu yang Seharusnya TerkuburPOV Arkana“Seseorang yang seharusnya sudah mati.”Kalimat itu keluar begitu saja dari bibirku, bahkan sebelum sempat kupikirkan dampaknya. Begitu melihat wajah Nadira yang langsung memucat, aku menyesalinya.“Mas…” suaranya nyaris tak terdengar. “Maksudnya…?”Aku menggenggam tangannya lebih erat, menariknya ke dalam pelukanku. Di basement yang dingin dan sunyi itu, aku bisa merasakan detak jantungnya yang kacau sama kacau dengan pikiranku.“Aku janji, aku bakal jelasin,” kataku pelan tapi tegas. “Tapi bukan di sini.”Aku menoleh ke sekitar. Rasa tidak nyaman terus menekan dadaku, seolah ada mata yang mengawasi setiap gerak kami. Orang itu sudah berani meninggalkan pesan dan foto. Artinya, ia ingin aku sadar: kami tidak aman.Aku langsung menghubungi keamanan apartemen.“Lock semua akses basement. Cek mobil hitam tanpa plat penghuni. Jangan sentuh apa pun sebelum polisi datang,” perintahku singkat.Nada suaraku dingin, khas CEO yang terbiasa mengambi

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 176

    “Ada yang Mengawasi Kita”POV ArkanaDetik itu juga, setelah membaca pesan ancaman terakhir, aku langsung menarik Nadira masuk lebih dalam ke ruang tengah. Tanganku refleks memeluk pinggangnya—bukan hanya melindungi, tapi juga memastikan ia benar-benar ada di sini.Jantungku masih berdegup keras.Ini bukan ancaman biasa.Orang itu datang ke depan pintu kami.Hanya beberapa menit lalu.“Aku harus keluar lihat CCTV,” gumamku.“Jangan tinggalin aku sendirian,” suara Nadira bergetar.Aku menatap wajahnya yang pucat, matanya memohon.Hatinya terluka, ketakutan… dan aku yang membiarkannya mengalami ini?Tidak. Itu tidak akan terjadi lagi.Aku meraih tangannya. “Kamu ikut. Kita turun bareng.”“Ke ruang kontrol?”Aku mengangguk. “Aku nggak mau kamu lepas dari pandangan aku satu detik pun.”Nadira mengangguk kecil, memeluk lenganku erat.Begitu erat sampai aku bisa merasakan ketakutannya merambat ke kulitku.---Di ruang CCTV apartemenPetugas keamanan berdiri kaku begitu aku masuk.“Pak Arka

  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 95

    Langit sore di atap kantor Dirgantara Corp berwarna jingga, tapi entah kenapa, buat Nadine, warna itu justru terasa seperti luka yang baru saja disobek. Ia berdiri di sisi balkon, menatap jauh ke bawah, ke arah lalu lintas yang padat, mencoba menenangkan dirinya dari rib

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 92

    Suasana gedung tua itu berubah mencekam. Senjata yang diarahkan ke Nadine membuat seluruh tubuhnya bergetar. Arkana memeluknya lebih erat, berusaha melindungi meski dadanya sendiri terasa seperti dihantam ribuan batu. “Arkana, apa yang harus kita lakukan?” bisik Nadine, suaranya be

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 96

    Suara detak jam di ruang kerja apartemen Nadine terasa begitu keras malam itu.Setiap detik yang berlalu seolah menambah berat di dada. Pesan misterius itu masih terpampang di layar ponselnya, menunggu jawaban, menunggu keberaniannya.> “Kalau kamu masih mau Arkana tetap hidup, datan

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
  • Kontrak Cinta Sang CEO   Bab 93

    Suara amplop yang disobek bergema di antara keheningan mencekam ruangan itu. Semua mata tertuju pada Raka yang kini tersenyum puas. Kertas tua yang mulai menguning itu dikeluarkannya satu per satu. Beberapa foto, beberapa surat, dan satu catatan tangan yang membuat napas Arkana ter

    last updateÚltima actualización : 2026-03-26
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status