Home / Rumah Tangga / Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya / Bab 426 Demi Kembalinya Raka

Share

Bab 426 Demi Kembalinya Raka

Author: Dhesu Nurill
last update Last Updated: 2024-11-05 20:39:19

"Gimana, ya, Bu? Sebenarnya aku mau-mau aja, tapi masalahnya pekerja rumah itu belum selesai."

Bu Sinta berdecak pelan. Anak ini susah sekali untuk dirayu. Apakah harus dengan materi, Maura baru mau mengikuti semua permintaannya? Sementara dia juga tidak punya waktu lama, harus segera menghilangkan nyawa bayi yang ada di dalam kandungan Mila. Jangan sampai semakin besar dan sulit untuk dikeluarkan secara paksa.

"Gini, deh. Sebentar aja, kok. Ibu janji akan mengabulkan satu permintaanmu, setel
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 705 Taktik dan Intrik

    Sementara itu di tempat lain, saat ini Mila sedang terduduk di kasur king size dengan mata tertutup dan lengan terikat. Jantungnya berdegup dengan sangat kencang. Ini adalah kali pertama dia harus kembali ke dunia gelap dalam kondisi hamil. Entah sudah berapa lama dia duduk di sini, rasanya sudah berjam-jam berlalu, tapi tidak ada satu pun orang yang berbicara.Padahal, dia tidak tahu saja kalau di sana ada David dan juga Aldo sedang mengamatinya. Mereka sebenarnya sedang mengawasi keberadaan Mila. David sudah ingin memanggil klien yang telah membayar untuk tidur dengan Mila, tetapi entah kenapa pria itu tiba-tiba saja mengulur waktu. Aldo yang tidak paham dengan pemikiran David hanya bisa diam menunggu perintah selanjutnya.Cukup lama David terdiam. Dia meneliti wajah Mila. Wanita itu tidak memberikan reaksi apa-apa, tidak mengucapkan sepatah kata pun. Hal ini membuat Aldo semakin bingung dengan sikap David yang tiba-tiba diam dan menelisik Mila sedemikian rupa. Mungkinkah bosnya me

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 704 Mulai Berulah

    "Kamu jangan buat kami pusing! Apa maksud kamu 'kenal nggak kenal'?" ucap Susi dengan alis yang saling bertautan. Dia kesal karena jawaban gadis ini sangat ambigu. Seharusnya, Imel langsung saja to the point, tanpa perlu menggunakan kata-kata yang berbelit."Iya, kamu ngomong apa, sih? Jangan buat kami pusing!" tambah Sari, mendukung perkataan Susi.Imel berusaha untuk tenang. Dia sebenarnya takut jika berada di posisi seperti ini; merasa dikeroyok atau dilabrak karena melakukan sesuatu yang salah, padahal dia tidak tahu apa-apa. Kalaupun tahu, Imel merasa tidak perlu ditarik masuk ke dalam masalah ini."Gini, Mbak-mbak sekalian. Sebenarnya saya tahu Mbak Maura itu karena dia tinggal di rumah Pak Raka sama Bu Mila. Kebetulan waktu itu kan saya membantu Bu Mila di rumah, jadi saya tahu," jelas Imel.Mendengar itu, Susi dan Sari saling pandang. Mereka tampak terkejut. "Berarti benar, Mbak, kalau si Maura itu bukan selingkuhannya Pak Raka?" ucap Susi mengambil kesimpulan.Sari terdiam. S

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 703 Keputusan Raka yang Salah

    "Perhatian semuanya, saya punya pengumuman penting," ucap Raka beberapa menit sebelum jam istirahat.Semua karyawan berkumpul di sana, termasuk Imel yang merasa syok melihat Maura berdiri di sebelah Raka. Begitu pula dengan Sari, wanita itu jauh lebih kaget lagi. Perasaannya campur aduk melihat seseorang berdiri begitu dekat di samping Raka, apalagi dia baru saja dimarahi habis-habisan oleh Raka karena perbuatannya tadi. Dalam hati Sari menggerutu, dia ingin tahu siapa wanita itu sebenarnya. Kalau memang saudara, apakah harus sedekat ini?"Perkenalkan, namanya Maura. Dia adalah saudara saya. Dia akan menjadi asisten saya menggantikan Ibu Mila untuk sementara waktu," lanjut Raka.Mendengar itu, karyawan yang lain langsung berbisik-bisik. Mereka kaget karena tiba-tiba saja Raka menarik orang yang sama sekali tidak mereka kenal. Mereka merasa ini tidak adil. Jika ingin menarik asisten, harusnya orang yang sudah berpengalaman di bidangnya, terutama yang sudah lama bekerja di tempat ini.

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 702 Ternyata Semudah Ini

    Raka diam sejenak. Dia tampak berpikir keras, sementara itu Maura terus meneliti wajah pria itu. Dia mencoba menebak-nebak apa yang sekiranya sedang terlintas di pikiran Raka. Maura takut jika dirinya ditolak. Kalau sudah begini, dia harus memikirkan seribu cara lain agar bisa masuk ke tempat ini dan mengambil semua miliknya. Walaupun Raka adalah suami Mila, pernikahan mereka tidak sah secara hukum—hanya nikah siri. Jadi, menurut Maura, yang berhak atas kekayaan kakaknya adalah dirinya sendiri sebagai keluarga.Selama lima menit kemudian, Raka menghela napas panjang, membuat jantung Maura berdegup kencang. Dia seperti sedang menunggu kejutan yang tak terduga."Baiklah, aku akan menerimamu bekerja di sini."Mendengar itu, hati Maura terasa sangat senang. Jantungnya berdetak kencang karena rasa bahagia yang memuncak. Dia tidak menyangka Raka akan menerimanya, padahal sebelumnya wanita itu sudah menduga kalau Raka akan menolak kedatangannya karena alasan Mila. Namun, ternyata semua itu h

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 701 Bersilat Lidah

    Maura melihat ke sekeliling. Ruangan ini cukup rapi untuk ukuran kantor yang isinya penuh dengan pakaian. Tetapi, bukan itu tujuan utama Maura datang ke sini. Dia hanya mengedarkan pandangan, memeriksa apakah kantor ini benar-benar sebuah kantor atau hanya tempat Mila untuk melakukan hal kejahatan."Ternyata tempat ini rapi juga, ya. Aku enggak nyangka Mbak Mila bisa seresik ini," ucap Maura, membuat Raka tergelak."Tentu saja, karena di sini ada OB yang membereskan semuanya. Di rumah juga, kalau bukan karena Bibi, dia pasti tidak akan beres-beres," sahut Raka.Semua ini sesuai dengan kenyataan. Sewaktu Maura dan Mila satu rumah dulu pun, Mila memang tidak mau menyentuh pekerjaan rumah. Selalu saja Maura yang dijadikan babu gratisan di rumahnya sendiri. Tentu saja itu karena dia tidak pernah dianggap oleh ayah mereka, yang tidak lain adalah ayah tiri Maura."Baiklah, Mas. Aku tidak berniat untuk berkomentar. Langsung saja, aku datang ke sini untuk melamar pekerjaan," ucap Maura tanpa

  • Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya   Bab 700 Malah Terpojok

    Saat melangkah keluar, Raka melihat ada Sari dan juga Maura. Pria itu sempat tersentak karena tiba-tiba saja wanita ini ada di depan ruangannya. "Maura, kamu ngapain di sini?"Melihat kehadiran Raka yang ada di belakangnya, Maura terkesiap. Namun, amarahnya kembali meletup. Sambil menunjuk-nunjuk wajah Sari, ia berseru, "Mas, kamu yang bener aja, dong! Masa mempekerjakan wanita yang sembarangan kayak gini? Mulutnya itu tidak bisa dijaga. Sama orang baru saja seperti ini!"Mendengar Maura memanggil "Mas" kepada Raka, Sari semakin yakin kalau wanita ini adalah simpanan bosnya. "Loh, saya tidak sembarangan! Kamu memang orang yang tidak diharapkan di sini. Apalagi kalau bukan wanita penggoda yang tiba-tiba saja datang dan sembarangan mau masuk ke ruang bos kami?" ujar Sari, masih membela diri.Mendengar itu, Raka malah kaget. Dia melihat Sari dengan tatapan tajam. "Apa maksud kamu dia wanita penggoda?" tanya Raka, membuat Sari terdiam. Tiba-tiba saja tenggorokannya terasa kering mendeng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status