Share

Bab 24. Menginap Bersama

"Kita sama-sama anak perawan bukan? jadi nggak ada salahnya kalau kita saling serang sekarang," jawab Agam, kembali mengayunkan tangan kanannya ke depan, membulatkan mata Inez.

Plakkk

Plakkk

Plakkk

Tepisan demi tepisan, kembali terjadi di antara keduanya, dengan deru nafas mereka yang sama-sama memburu, hanya untuk bertahan tak ada yang ingin kena pukulan.

"Stop Pak! Stop...!" pekik Inez, terlihat begitu kepayahan, selain karena dirinya yang belum makan malam, tak menghentikan gerakan tangannya.

"Ahhhh," pekik Inez lagi, karena Agam, berhasil melumpuhkannya, memiting lehernya menghentikan perkelahian.

"Hanya sebatas ini kemampuanmu? sungguh aku ragu sama sabuk hitammu," ucap Agam, dengan intonasi meremehkan melepaskan tubuh Inez.

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status