Share

Bagian 19

Tangisku mulai pecah. Aku sangat kecewa padanya. Seharusnya dia desak saja aku untuk bercerita tentang apa yang terjadi, membiarkanku mengungkapkan semuanya. Bukan sok mencegah, tetapi praduga di hatinya belum tuntas. Meskipun itu sangat menyakitkan untuk diingat, tetapi ucapannya ini lebih menyakitkan lagi.

“Benar kata, Mas. Bahwa aku telah melakukannya bersama laki-laki lain sebelumnya. Tapi ucapan, Mas, itu seolah aku melakukannya dengan sukarela. Tidak Mas. Aku bukan penzina.” Kubiarkan tangisku pecah, kemudian berlalu dengan membawa test pack yang dia berikan. Menuju kamar mandi, menuruti apa maunya. Kemudian kembali setelah beberapa lama dan memberikan semua hasil itu padanya.

“Anin ….” Suaranya terdengar bergetar ketika menerima semua benda itu dariku. Semua yang hasilnya negative. Tentu saja negative karena peristiwa itu telah empat tahun berlalu.

Dia meraih tanganku, tapi pelan kut

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Cilon Kecil
yg satu trauma sama masa lalu karena tragedi hilangnya kehormatan seorang wanita, yg satu lagi trauma karena penghianatan.. kalau ga kuat ga akan bisa bertahan keduanya
goodnovel comment avatar
Kiki Sulandari
Untung saja Kusuma langsung menyadari kekeliruan sikapnya pada Anindya
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status