Share

42

Author: Rosemala
last update Petsa ng paglalathala: 2026-11-06 23:13:12

“Lucian!”

Bella memanggil setelah dua langkah mereka berpapasan seperti orang asing.

Lucian menghentikan langkahnya, lalu berbalik dengan malas. Senyum miring langsung terukir di bibirnya.

“Kenapa?” tanyanya dengan tatapan meremehkan. “Kamu kesepian malam ini?”

Kening Bella berkerut. Ia sama sekali tidak mengerti maksud perkataan pria itu.

“Kalau kamu kesepian, aku menerima jasa pelayanan ...”

“Lucian!” Bella memotong tajam. Dadanya naik turun menahan amarah. Ia benar-benar tidak habis pikir de
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   44

    Wajah Vivian menegang. Rahangnya mengeras, sementara jemarinya mencengkeram ponsel dengan kuat.“Laki-laki itu terus merangkul pundak kakak iparmu. Sepertinya mereka cukup akrab,” lanjut Laura tanpa mengetahui reaksi lawan bicaranya.“Apa ... apa kau mengenal laki-laki itu, Laura?” sela Vivian tidak sabar.“Aku tidak tahu siapa pria itu. Mungkin karena kami hanya bertemu sebentar. Namun, dari cara mereka bersama, aku merasa hubungan keduanya bukan sekadar kenalan biasa.”Vivian terdiam. Sebelah tangannya mengepal kuat di atas meja.Jadi, Bianca memang tidak pernah berubah? Wanita itu masih saja mencari pria lain dan mengkhianati kakaknya? Padahal, di hadapan Lucian dan anak-anaknya, dia seolah-olah telah berubah menjadi seorang malaikat.Vivian memang tidak pernah percaya Bianca benar-benar berubah. Wanita itu pasti masih memiliki kebiasaan lama yang belum ditinggalkannya. Perubahan sikapnya belakangan ini mungkin hanya kedok agar Lucian mengurungkan niat untuk menceraikannya.Dasar p

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   43

    Bella berbaring sambil menatap langit-langit kamar. Cahaya temaram hanya menampilkan bayangan lampu kristal yang tampak samar di atas sana. Namun, bukan benda itu yang menjadi perhatiannya saat ini, melainkan perilaku dan ucapan Lucian di lorong tadi.Ucapan yang sarat kekecewaan, sorot mata yang menyiratkan luka, juga penyesalan yang terlihat setelahnya. Semua itu tanpa disadari terus mengusik pikirannya.Kenapa saat itu Lucian terlihat begitu jujur? Kenapa pria itu tampak seperti korban yang sesungguhnya? Bukankah Lucian yang berselingkuh dan ingin menceraikan Bianca? Lalu, apa arti tatapan penuh luka yang seolah mengoyak harga dirinya tadi?Bella menggeleng pelan sebelum memejamkan mata, berusaha mengusir pikiran-pikiran yang tidak seharusnya muncul. Ia menolak untuk semakin jauh terseret dalam permasalahan rumah tangga saudara kembarnya. Bukankah tugasnya hanya menggantikan Bianca untuk sementara waktu? Setelah sang kembaran sembuh, ia akan pergi dan kembali ke kehidupannya sendir

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   42

    “Lucian!”Bella memanggil setelah dua langkah mereka berpapasan seperti orang asing.Lucian menghentikan langkahnya, lalu berbalik dengan malas. Senyum miring langsung terukir di bibirnya.“Kenapa?” tanyanya dengan tatapan meremehkan. “Kamu kesepian malam ini?”Kening Bella berkerut. Ia sama sekali tidak mengerti maksud perkataan pria itu.“Kalau kamu kesepian, aku menerima jasa pelayanan ...”“Lucian!” Bella memotong tajam. Dadanya naik turun menahan amarah. Ia benar-benar tidak habis pikir dengan pria itu. Bagaimana bisa Lucian bersikap seolah dirinya pria murahan? Bella yakin pria itu sedang menyindirnya.“Hentikan omong kosongmu! Apa kamu sudah gila?” geram Bella. Kedua matanya melotot tajam.Namun, alih-alih berhenti, Lucian justru melangkah maju.Beberapa kancing kemejanya sengaja dibiarkan terbuka sehingga sebagian dadanya terekspos. Bella spontan mundur ketika menyadari pria itu tidak berniat menghentikan langkahnya.Lucian terus mendekat hingga jarak di antara mereka semakin

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   41

    “Shit!”Bella mengumpat setelah untuk kesekian kalinya panggilannya ke nomor Justin tidak tersambung. Padahal, beberapa saat lalu notifikasi dari aplikasi m-banking di ponselnya baru saja melaporkan adanya dana masuk dalam jumlah cukup besar ke rekeningnya.Bella mengembuskan napas kesal.Ia hanya ingin mengucapkan terima kasih sekaligus menanyakan kabar Bianca. Namun, nomor Justin masih saja tidak bisa dihubungi.Begitu pula dengan nomor Bianca. Pesan terakhir yang dikirimkannya bahkan belum menunjukkan tanda terkirim. Seolah-olah saudara kembarnya itu benar-benar menghilang dari jangkauan.Bella meletakkan ponsel pemberian Bianca dengan sedikit kasar sebelum beralih ke ponsel pribadinya. Ia segera membuka aplikasi perbankan dan mentransfer sebagian besar uang pemberian Justin ke rekening Bibi Martha untuk memenuhi kebutuhan operasional panti asuhan. Sementara biaya perawatan Ethan, ia putuskan untuk mengirimkannya langsung ke rekening rumah sakit.Setelah memastikan transaksi berhas

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   Empat puluh

    “Tentu saja itu masalah, Lucian Sinclair!”Bella menggeram sembari melayangkan pukulan ke bantal di atas ranjang. Berkali-kali, hingga rambutnya berantakan dan napasnya sedikit terengah. Seolah-olah dengan begitu, kekesalannya terhadap suami saudara kembarnya itu bisa tersalurkan.Lucian terus-menerus membawa Laura ke rumah itu, atau setidaknya membiarkan wanita tersebut datang sesuka hati. Namun, pria itu masih berani bertanya apa itu masalah?“Tentu itu masalah!”Ingin rasanya Bella mengatakan semua itu langsung di depan hidung Lucian. Setelahnya, ia ingin melampiaskan amarah seperti yang sedang dilakukannya pada bantal. Namun, tentu saja ia tidak bisa melakukannya. Lucian mungkin akan menganggapnya gila. Atau, lebih buruk lagi, pria itu justru akan semakin besar kepala karena merasa dirinya dicemburui.Bella menjatuhkan diri ke tepi ranjang. Ia mengusap wajah dengan kedua telapak tangan, mencoba meredakan panas di kepalanya.Namun, sebuah pertanyaan tiba-tiba menyusup ke benaknya.

  • MENJADI ISTRI PALSU ADIK IPARKU   Tiga puluh sembilan

    Mobil yang membawa Bella dan Clara akhirnya memasuki halaman kediaman keluarga Sinclair menjelang petang.Sepanjang perjalanan pulang, Clara lebih banyak diam. Namun, berbeda dari biasanya, gadis kecil itu beberapa kali melirik Bella. Sesekali, ia bahkan tampak ingin mengatakan sesuatu, tetapi kembali mengurungkan niatnya.Bella tidak memaksanya bicara. Ia cukup senang karena hari ini Clara bersedia menghabiskan waktu bersamanya. Apalagi, gadis kecil itu terlihat begitu tertarik saat menyaksikan latihan bela diri di pusat pelatihan tadi.Setidaknya, Bella mulai menemukan sesuatu yang disukai putrinya.Begitu memasuki ruang tamu, langkah Bella sedikit melambat.Di sana sudah ada Lucian yang duduk di sofa panjang. Wajahnya terlihat serius, sementara Vivian duduk tidak jauh darinya dengan ekspresi masam.Namun, yang paling mengejutkan Bella adalah sosok wanita yang duduk di samping Vivian.Laura.Sekretaris Lucian itu tampak nyaman berada di tengah keluarga Sinclair. Bahkan, di hadapan B

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status