Home / Zaman Kuno / MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI / Chapter 7 - Waktu Baik Telah Tiba!

Share

Chapter 7 - Waktu Baik Telah Tiba!

Author: Nyx
last update Last Updated: 2026-01-15 23:09:45

Xu Qingyu memeluk satu set perhiasan kayu itu dan menyimpannya kembali ke dalam kotak kayu tua itu dengan hati hati.

Ini adalah hadiah yang dipersiapkan mendiang Ibunya sebelum melahirkannya, mungkin… ini bukan hadiah yang mahal.

Juga bukan perhiasan yang paling cantik dan menonjol, tetapi bagi Xu Qingyu benda ini memiliki makna lebih di hatinya.

Xu Qingyu tidak mengetahui rupa ibunya, hanya pernah melihatnya di lukisan sementara ini adalah benda peninggalan Ibunya untuknya.

Tentu saja sangat berharga. Xu Qingyu pasti akan membawanya pergi bersama. Selama ini dia tidak berani menggunakan perhiasan ini karena takut merasa sedih.

Tetapi dia sekarang sudah akan menikah. Itu berarti dia sudah dewasa sekarang dan sudah bisa memahami bahwa tidak ada yang perlu membuatnya sedih dengan kepergian Ibunya.

Dia harus tegar dan menjalani hidup nya, dengan adanya jepit rambut ini maka Xu Qingyu merasa seperti Ibunya mendampinginya dan akan selalu menemaninya.

Tidak lama kemudian, Bibi Li yang merupakan mak comblang sekaligus pengurus tata rias pengantin datang bersama Yueyue.

Xu Qingyu dengan buru buru menyembunyikan kotak tua ini dan berbalik untuk melihat Bibi Li.

“Nona, apakah kamu sudah siap? “ Tanya Bibi Li.

Xu Qingyu menganggukkan kepalanya jadi Bibi Li langsung mendekatinya dan membawa sebuah kotak besar.

Ketika dibuka, itu adalah sebuah gaun pengantin yang bermotif phoenix emas. Tampak seperti gaun pengantin pada umumnya.

Kain sutra merah menyala dengan phoenix emas, hampir seluruh pengantin menggunakannya dan tidak ada yang aneh.

“Apakah Kediaman Adipati Yunwan yang memberikannya? “Tanya Xu Qingyu.

“Benar, Kediaman Adipati Yunwan telah mempersiapkan semuanya. Jadi, Nona tenang saja. “Jawab Bibi Li menghiburnya.

Xu Qingyu tertawa agak sinis tetapi pada akhirnya tidak mengatakan apapun, semua hal dia simpan di dalam hatinya.

Pada akhirnya, apa yang membuat Xu Qingyu tertawa agak sinis telah terjawab ketika Bibi Li membantunya mengenakan gaun pengantin.

Sekarang di ruang itu ada lima orang, satu adalah Xu Qingyu, lalu Yueyue dan Bibi Li serta dua orang asisten Bibi Li.

Kelima orang itu saling memandang satu sama lain dengan tatapan canggung dan tujuan pandangan mereka hanya satu, yaitu gaun pengantin Xu Qingyu.

Alasan sebenarnya kenapa Xu Qingyu tertawa sinis itu adalah karena gaun pengantin ini dibuat oleh Kediaman Adipati Yunwan tetapi dalam tiga minggu ini sama sekali tidak ada menghubungi keluarga Xu mereka.

Lalu sebenarnya menggunakan apa Kediaman Adipati Yunwan mencocokkan ukuran pakaian dengan dirinya?

Jadi sudah diperkirakan oleh Xu Qingyu bahwa hal ini pasti terjadi, Kediaman Adipati Yunwan kemungkinan besar tidak menjahit secara khusus gaun pernikahan ini.

Melainkan membeli jadi gaun pernikahan ini sehingga tidak ada pola khusus seperti yang sering digunakan oleh para bangsawan.

Sebenarnya, melihat ini saja sudah terlihat bahwa Kediaman Adipati tidak terlihat berusaha untuk menikahinya secara layak.

Hanya saja Xu Qingyu memilih untuk menutup sebelah mata masalah ini dan dengan tenang mengambil pita sutra merah.

Lalu mengikat pita sutra merah ini ke pinggangnya sehingga terlihat lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

“Tidak masalah jika kebesaran, itu berarti diet yang aku lakukan telah berhasil. “ Ucap Xu Qingyu dengan tenang.

“Ha ha ha, benar sekali! Nona Kelima benar benar cantik dan ramping, membuat semua orang merasa iri. “ Balas Bibi Li dengan cepat menutupi kecanggungan ini.

Setelah itu, rambutnya ditata dan wajahnya dirias. Xu Qingyu memandang dirinya sendiri di hadapan cermin.

Semakin dirias, semakin orang di cermin tidak terlihat seperti dirinya. Dia seolah olah telah berubah menjadi orang lain.

Mungkin inilah penampakan yang sebenarnya dari Nyonya Muda Kediaman Adipati Yunwan, bukan Nona Kelima Keluarga Xu.

Setelah itu, Xu Qingyu diminta untuk memegang kipas agar menutupi wajahnya. Orang lain tidak boleh melihat wajah pengantin wanita sampai pengantin pria tiba.

Sesampainya di depan, Xu Yong dan Nyonya Wen serta anggota Keluarga Xu lainnya telah berjajar di depan.

“Yu'er, jika kamu tidak diperlakukan dengan baik maka sering lah kembali kemari. Ayah akan tetap memanjakanmu.”Ucap Xu Yong membujuknya.

“Yu'er, kamu harus banyak bersabar dan tenang dalam menghadapi masalah. Jangan mudah terbakar amarah seperti Ayahmu. “Balas Nyonya Wen.

Xu Qingyu tertawa ketika mendengar ini dan menganggukkan kepalanya, sayang sekali bahwa dia tidak bisa bergerak bebas.

Setelah itu pada saudara saudarinya yang lain memberikan ucapan padanya sebelum akhirnya dia naik ke atas tandu pernikahan.

Tandu pernikahan ini akan mengantarnya ke Kediaman Adipati Yunwan dan dia pergi tanpa ada keluarganya yang menemani.

Hanya dirinya sendiri.

Xu Qingyu setelah berpamitan dengan keluarganya, memutuskan untuk tidak menoleh ke belakang lagi dan langsung naik ke atas tandu pernikahan.

Xu Qingyu bukannya berhati dingin, hanya takut bahwa dirinya akan tidak rela dan berubah pikiran karena menoleh ke belakang.

Nyonya Wen tidak tahan dengan pemandangan ini dan tidak bisa tidak menitikkan air mata ketika melihat iring iringan pengantin milik Xu Qingyu mulai menjauh.

Sementara Xu Qingyu di atas tandu tetap memaksakan dirinya untuk tetap tersenyum, tetapi semakin tersenyum maka semakin buruk ekspresinya.

Setelah melangkah ke atas tandu ini, maka tidak ada jalan mundur lagi. Statusnya sudah bukan Nona Kelima Keluarga Xu lagi melainkan Nyonya Muda Kediaman Adipati Yunwan.

Tidak akan ada yang mengenal Xu Qingyu lagi, semua orang hanya tahu bahwa dirinya adalah Nyonya Muda Kediaman Adipati Yunwan.

“Waktu baik telah tiba! “

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 44 - Petunjuk Penting

    Setelah itu Xu Qingyu menggendong anak itu dan mengajaknya untuk membeli banyak manisan dan berbagai jajanan lainnya. Tidak hanya itu, Xu Qingyu bahkan mengajak anak itu untuk menonton berbagai atraksi mulai dari barongsai sampai ke pertunjukkan cincin api. Anak itu tampaknya sudah mulai melupakan tentang pembunuhan berdarah itu, Xu Qingyu diam dan tidak mengungkit sedikitpun tentang pembunuhan itu. Anak anak terkadang tidak bisa menggunakan cara keras, sebaiknya bujuk mereka dengan cara yang lembut. Pada saat itu maka mereka tidak akan terluka secara mental. Xu Qingyu bahkan terakhir mengajaknya untuk makan di kedai yang cukup mewah. “Bagaimana makanan ini menurutmu, adik kecil ? “ Tanya Xu Qingyu. Anak laki laki itu menganggukkan kepalanya dengan keras dan makan dengan lebih lahap, hingga akhirnya semua makanan di meja habis sehingga meja mereka pun dibersihkan. “Terima kasih, kakak. “ Cicit anak laki laki itu dengan suara yang sangat pelan. Xu Qingyu tersenyum lebar dan mer

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 43 - Anak Laki Laki

    Xu Qingyu tahu bahwa dia pergi kali ini bukan untuk menggunakan pakaian terbagus atau menunjukkan kecantikannya. Sebaliknya jika dia menggunakan riasan tebal dan penampilan mencolok, suaminya pasti akan dicemooh oleh orang lain. Jadi Xu Qingyu hanya mengenakan gaun sederhana berwarna serba hitam dengan rambut yang diikat seluruhnya menjadi sebuah sanggul besar. Lalu setelahnya dia mengenakan cadar yang senada dengan warna gaunnya. Gaunnya juga bukan gaun yang mekar dengan indah sehingga tidak menghalanginya untuk bergerak. Setelah itu, Xu Qingyu dan Yueyue menunggangi kuda untuk menempuh perjalanan dengan lebih cepat. Lagipula orang orang tidak tahu identitasnya sebagai Nyonya muda Kediaman Adipati Yunwan. Sehingga dirinya bisa bergerak dengan lebih leluasa. Setelah tiba di luar Ibukota, Xu Qingyu akhirnya tiba di tempat kejadian yang disebutkan oleh Yueyue. Sesampainya di sana , Ying Long terlihat sudah menunggu mereka dan membantunya untuk turun dari kuda. “Nyonya muda, di s

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 42 - Kasus Pembunuhan

    Ketika Xu Qingyu bangun, tentu saja tidak akan menemukan Ling Shang lagi hanya saja dia terkejut bahwa dirinya sudah berada di atas ranjang. Namun… ini bukan ranjangnya! Ini adalah ranjang Ling Shang! Xu Qingyu melirik ke samping dan berjalan ke arah pembatas ruangan, hanya untuk menemukan bahwa kasurnya sudah berubah menjadi kosong. Xu Qingyu memandang dengan ternganga dan seolah olah tidak percaya dengan apa yang terjadi di hadapannya saat ini. Di mana ranjangnya? Bagaimana mungkin sebuah benda sebesar itu bisa melayang sendiri atau berjalan sendiri keluar, bukan? Xu Qingyu tanpa ragu menggosok matanya dan mencubit dirinya sendiri untuk memastikan bahwa dirinya tidak bermimpi. Jelas sekali bahwa sebelumnya masih ada? Xu Qingyu berpikir keras sebelum akhirnya memanggil pelayannya. “Yueyue! “ Panggil Xu Qingyu. Tidak lama pintu terbuka dan menunjukkan Yueyue yang berlari ke dalam dengan wajah gembira. “Nyonya muda sudah bangun? Yueyue akan membuatkan Nyonya muda semangkuk sup

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 41 - Kejahilan Ling Shang

    Ling Shang terus menerus mengoceh di atas kuda dan memberikan kata kata penyemangat untuk istri kecilnya. Tetapi tidak ada balasan dari istri kecilnya, tentu saja membuat Ling Shang merasa curiga dengan hal ini. Jadi memeluk Xu Qingyu dan melihat wajahnya sebelum akhirnya tersenyum kecil ke arah wajah istrinya yang menggemaskan ini. Ternyata istrinya telah tertidur sejak tadi, karena tahu bahwa istrinya tidur maka Ling Shang sengaja untuk memacu kudanya dengan lebih lambat. Takut bahwa jika dia memacu kudanya dengan cepat maka akan mengganggu waktu istirahat istri kecilnya. Baru kali ini Ling Shang bisa mengamati wajah Xu Qingyu dengan secara jelas dan detail sekali. Tampaknya Xu Qingyu sangat mempercayainya, terbukti Xu Qingyu sudah beberapa kali tertidur di dalam rengkuhannya. Memikirkan ini membuat Ling Shang tersenyum lebar, jadi sebuah jalan yang seharusnya akan tiba selama 20 menit tetapi justru berubah menjadi 1 jam lamanya karena Xu Qingyu yang sedang tertidur. Sayang s

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 40 - Hadiah untuk Kakak Ipar

    50 tahun. 50 tahun? Sungguh sungguh 50 tahun! Kata kata ini terus bergema dan berputar putar di kepala Xu Qingyu. Xu Qingyu tiba tiba merasa dunia berputar dan seperti ada hal yang tidak bisa dikatakan olehnya. Tidak menyangka bahwa dirinya akan menemukan salah satu keajaiban dunia. Bagaimana mungkin seorang wanita berusia 50 tahun bisa sangat cantik dan mempesona tanpa satupun kerutan di wajahnya? “Jadi kamu sudah tahu kan kenapa tidak ada kemungkinan antara aku dengan Ling Shang? Jadi tidak perlu khawatir. “ Balas Lu Hua. “Kalau begitu… apakah Kakak Lu sudah lama mengenal Ling Shang? “Tanya Xu Qingyu. Xu Qingyu tiba tiba merasa bahwa dirinya sangat sulit untuk mengucapkan kata ‘kakak’ yang seolah olah berduri di lidahnya saat ini. Sekarang Xu Qingyu tahu darimana ekspresi aneh Ling Shang ketika mendengarnya memanggil Lu Hua dengan sebutan ‘kakak’. “Hm… sudah sangat lama. Aku seusia dengan orang tuanya bahkan aku masih lebih tua daripada orang tuanya satu tahun. Aku sudah me

  • MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI   Chapter 39 - Usia Lu Hua

    Ling Shang tampak tersenyum sedikit ketika menceritakan hal ini tetapi Xu Qingyu tahu bahwa di dalam hatinya Ling Shang menyesal karena telah menyalahkan Ayahnya. “Lalu alih alih marah, Ayahku justru menenangkanku dan mengatakan bahwa di dunia ini semakin tinggi posisimu maka semakin banyak orang yang ingin kamu mati. ““Terutama… jika kamu berdiri di tengah kebenaran , melawan arus hitam yang menyesatkan. Maka akan ada semakin banyak orang yang ingin menjatuhkan kita. ““Aku seumur hidup ini berjalan dengan penuh integritas dan kejujuran, tidak takut pada kejahatan namun orang orang itu takut padaku dan ingin membunuhku berulang kali. “Ling Shang menutup penjelasannya dengan tenang dan pada saat itulah Xu Qingyu baru memahami posisinya dengan jelas. Xu Qingyu menganggukkan kepalanya dan paham, alih alih merasa takut atau pengecut karena ingin melindungi dirinya sendiri, Xu Qingyu justru merasa tertantang. “Kalau begitu maka bisakah kamu ajarkan beberapa teknik bela diri padaku? B

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status