LOGIN[[SLOWBURN ROMANCE]] Seorang pembunuh bayaran bertransmigrasi ke dalam tubuh seorang wanita muda yang baru menikah ke dalam keluarga bangsawan. Ingin menindasnya? Jangan harap! Menyakitinya seratus kali? Ia akan membalasmu seribu kali! Li Yuan, yang sejak awal muak dengan kehidupan terkurung bak dalam sangkar, akhirnya merasakan kebebasan setelah mencicipi sedikit intrik halus para wanita halaman dalam. Berkelana di dunia luar, ia akhirnya bertemu Tuan Muda Wu, seorang jenderal dari Perbatasan Selatan. Reputasinya sebagai tangan kanan kaisar sudah terkenal sampai ke pelosok negeri. Setelah melewati berbagai peristiwa bersama, mereka pun menjadi rekan seperjalanan. Namun, tanpa sepengetahuan Li Yuan, sang jenderal telah menumbuhkan perasaan yang tak biasa terhadapnya. Merasa tertolak bahkan sebelum mengakui perasaannya, bagaimana akhirnya nasib Jenderal Wu? Mampukah ia meluluhkan hati sang pembunuh bayaran? Catatan: Meskipun mengambil latar Tiongkok kuno, beberapa aturan yang saya buat sendiri telah saya tambahkan untuk menunjang alur cerita.
View MoreSatu hal kecil yang disadari Li Yuan saat ia mulai terbiasa dengan busurnya baru-baru ini adalah, tangannya tidak lagi bergetar saat membidik.Hal yang membuat ia selalu kesulitan menembak sasaran dengan benar di kehidupan sebelumnya.Sejauh apapun ia menguasai teknik memanah tingkat tinggi, saat tangannya yang entah mengapa kerap tidak stabil saat membidik, semua pengetahuan itu segera menjadi tidak berguna.Ini mengundang olok-olok dari anggota organisasi lain yang berlatih dengannya. Juga membuat alis tebal gurunya berkerut kecewa.Setelah terluka parah yang hampir merenggut nyawanya, ia tidak pernah mampu lagi menggunakan busur. Tangannya bergetar semakin parah terakhir kali ia mencoba.Tiba di pinggir arena, Chen Si Lang membantunya duduk di sebuah kursi kosong lalu segera pergi.“Kucing Kecil! Berusahalah di sesi akhiir!”Seruan dari bangku penonton itu membuat salah sudut bibir Li Yuan tertarik samar. Entah mengapa ia merasa sedikit lebih nyaman.Chen Si Lang tiba dengan cepat
Sesi kedua segera dimulai.Kali ini mereka akan memperebutkan target. Idenya mirip dengan tahap seleksi, namun kali ini hanya ada tiga macam target yang harus dibidik dan tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi.Yang termudah adalah membunyikan rangkaian lonceng kecil yang digantung pada tiang tinggi dan yang tersulit adalah mematikan sebuah lilin tanpa membuatnya terjatuh dari jarak yang cukup jauh. Sedangkan tingkatan sedang adalah memutus tali kecil yang menggantung sebuah kendi arak.Setiap bulan tantangan selalu baru. Jadi ketika melihat tantangan yang disiapkan kali ini, tak sedikit orang yang menggelengkan kepala sambil berkomentar bahwa itu akan sulit dilakukan. Apakah kedua peserta itu memiliki kemampuan untuk melakukannya?Setelah mengamati satu per satu tantangan di depan mata, Li Yuan berpaling pada pria besar yang menjadi lawannya.Orang itu tidak lagi memiliki benang laba-laba sutra untuk menghambatnya. I
Selanjutnya Li Yuan menggerakkan tangan yang memegang gagang busur, memindainya dengan teliti di bawah cahaya.Benang? Bukan hanya satu, namun itu adalah sekumpulan benang tak kasat mata yang menjerat pergelangan tangannya.Tidak hanya tak kasat mata, benang itu bahkan nyaris tak dirasakan keberadaannya di sana.Li Yuan merenung sebentar.Ia ingat pernah membaca teknik seperti ini di salah satu buku di perpustakaan organisasi dulu.Benang laba-laba sutra. Tidak mudah diputus begitu saja. Ketahanannya sangat kuat! Bahan seperti itu telah sangat langka pada masanya.Li Yuan kembali menoleh pada orang di samping dengan kening yang berkerut samar, sementara pikirannya sibuk mencari jalan keluar dari situasi ini.Pemanah Langit hanya melirik lawan dari sudut matanya. Wajahnya dipenuhi kepuasan yang tak tersamarkan.Ia memperhatikan si topeng kucing itu awalnya masih dengan keras kepala mencoba menembakkan panah, namun kini ia telah membawa busurnya, berjalan menjauh darinya. Jauh hingga
Kedua peserta telah memasuki bagian tengah arena. Berdiri dengan jarak beberapa kaki satu dari yang lain.Jika diamati dari belakang, perbedaan fisik mereka terlihat amat kontras.Benar-benar bagai seekor harimau gunung dan seekor kucing kecil!Si Pemanah Langit menyapukan pandangannya pada lawan di samping. Tatapan itu secara terang-terangan mengejek orang yang satu setengah kepala lebih pendek darinya.“Aku khawatir tanpa sengaja tanganku meremukkan pinggang kurus milikmu, Bocah,” gumamnya tidak terlalu pelan.Li Yuan mendengus pendek, “Cobalah dan lihat, apakah aku tidak akan menggunduli kepalamu dan—,” Li Yuan melirik dengan malas ke bagian bawah tubuh pria itu. “Menyeretmu untuk bergabung dengan para biksu!”Pria itu mendengus kasar, “Huh! Omong kosong!”Saat mereka selesai balas bertukar kata satu sama lain, tembok tinggi di depan arena perlahan bergeser dengan suara berat.Sedikit demi sedikit, orang-oran
Rumpun bambu sore itu tidak sesunyi biasanya.Dua ekor kuda telah tiba di depan pondok bandit bersama sekitar dua lusin orang berpakaian biasa yang mengikuti dari belakang.Derap langkah kuda yang mendekat dari jauh telah membuat wakil ketua bandit sudah berjaga di depan pagar sejak awal.Begitu or
Kelompok pedagang itu masih menunggu di tempat semula. Begitu melihat Tuan Muda itu kembali bersama wanita muda sebelumnya, mereka pun akhirnya menghela napas lega.“Syukurlah Nona berhasil ditemukan
Tuan Kedua Wu melihat ke arah datangnya batu tadi.Sosok berpenutup wajah dengan ketapel di tangannya, terus menerus membidik bandit di halaman.
Di halaman bawah, percakapan terus berlanjut. Tidak aneh jika mendengar banyak pembicaraan kotor dari mulut para pria kasar itu. “Kakak Ketiga, wanita yang baru saja dibawa kembali oleh Adik Ketigabelas cukup cantik..ehm, bolehkah aku…?” Sebelum kalimat itu selesai, si Kakak Ketiga melirikny






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore