Share

Hotel Baru

Author: Lystania
last update publish date: 2026-02-20 11:02:00

Sampai di hotel pukul setengah tiga, mereka langsung menuju resepsionis untuk mengambil kunci kamar.

"Atas nama siapa, Pak? Boleh diperlihatkan undangannya?" tanya resepsionis itu ramah.

"Ini, Mbak." Rena meletakkan dua undangan di atas meja.

"Pak Alex dan Bu Rena ya. Ditunggu sebentar," ucapnya sambil mengambilkan dua kartu kamar.

"Ini silahkan. Di lantai sebelas ya." Resepsionis itu memberikan kunci kamar mereka.

Saat mereka berbalik, dari arah b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
carsun18106
mendingan skrg pulang aja bareng nico ke jkt, ngapain mikirin alex repot? dia aja ngga mikirin kamu, rena, tenang aja, alex lg hepi2 sama mantan
goodnovel comment avatar
carsun18106
itu pintu penghubung kamar alex dan rena ya, awas aja nanti alex masuk ke kamar rena, sok2 ngelarang rena deket sama laki2 lain, dia sendiri gimana???
goodnovel comment avatar
carsun18106
selama alex msh meladeni perempuan lain, jgn harap rena mau sama dia
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Kamu Milikku

    Pagi ini Alex kembali menjemput Rena. Meski Rena masih terlihat marah, ia sedikit lega karena gadis itu tak mendiamkannya lagi."Hari ini, saya ada janji sama Bunda untuk fitting terakhir baju kebaya," ucap Rena, "tapi saya masih ragu mau ini lanjut atau tidak.""Kamu ngomong apa sih, Sayang? Marahnya udahan dong. Aku harus apa supaya kamu gak marah lagi?" Alex was was mendengar ucapan Rena barusan. Apa jadinya kalau Rena benar-benar ragu dan tak mau lanjut dengan pernikahan mereka yang hanya tinggal hitungan hari lagi."Gak tau," sahut Rena cuek mengangkat bahunya.Alex menyandarkan tangannya seraya menopang kepalanya yang terasa berat."Susah banget kalau kamu sudah marah. Ngebujuknya susah banget," ucap Alex. Kakinya menginjak pedal gas pelan karena lampu lalu lintas telah berubah warna jadi hijau.***Selesai membereskan laporan, Rema meletakkan semua laporan itu di samping laptop Alex."Eh, mau kemana?" tanya Alex saat melihat Rena berjalan menuju pintu dengan membawa tasnya. "S

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Gagal Ulang Tahun

    Hari ini adalah hari kedua Rena tak masuk kantor, karena matanya masih sembab habis menangis setiap malam. Terbayang-bayang dengan foto dan video itu, ia kembali membenamkan diri dalam selimut."Kakak kenapa? Sakit?" tanya Tisa datang menghampiri."Iya nih gak enak badan. Pengen istirahat di rumah aja," sahutnya Rena dari dalam selimut."Ya udah kakak istirahat aja." Tisa berlalu dari kamar kakaknya itu. Ia yakin Rena sedang ada masalah dengan Alex tapi ia tidak mau ikut campur urusan mereka.Tak berselang lama Mama datang ke kamar Rena dan menayangkan keadaan anak sulungnya itu. Ia sudah curiga kalau Rena sedang ada masalah dari gelagatnya beberapa hari ini.“Kalau kamu ada masalah cepat diselesaikan, jangan malah dibiarin. Ayo sekarang cuci muka. Di depan ada Bu Ira sama Putri,” ucap Mama meminta Rena menemui mereka. "Bilang Rena lagi keluar kota aja ya, Ma. Rena lagi pengen sendiri.""Oke tapi masalah kamu harus cepat diselesaikan. Mama sama Tisa

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Tingkah Kejam

    Alex dan Rena pergi ke salah satu toko kue untuk memesan kue ulang tahun untuk Putri. Melihat beberapa kue yang terpajang di etalase, Rena kemudian menunjuk salah satu kue berwarna biru dengan karakter princess."Bagus. Kamu pesan dulu ya, aku angkat telepon sebentar," ucap Alex menjauh dari tempat itu.Agak malas sebenarnya menerima telepon dari Desita, tapi membaca pesannya yang seperti sedang meminta pertolongan, ia jadi tak tega."Ya sudah kita ketemu di kantor aku aja jam setengah delapan," ucap Alex pelan."Makasih ya, Lex," sahut Desita dengan suara sedikit serak.Rena yang telah selesai memesan kue, pergi menghampiri Alex dan mengejutkannya."Telepon dari siapa sih? Serius amat,” kata Rena menepuk pundak Alex."Teman lama ngajak ketemuan. Katanya mau curhat tentang bisnisnya," ucap Alex berdusta. Kenyataannya ia tak terlalu berdusta, karena mengatakan yang sebenarnya. Kurangnya hanya satu, tak menyebutkan nama teman lamanya itu."Oh ya udah. K

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Baju Pengantin

    "Mas, ini berkasnya sudah siap. Berangkat jam berapa?" tanya Rena yang sedari tadi bolak balik mengecek berkas takut ada yang ketinggalan."Ha?" Alex tak fokus dengan pertanyaan Rena. Ia malah menarik tangan gadis itu dan mendudukkannya di pangkuan."Mas, nanti ada yang liat," protes Rena."Biarin aja kenapa," sahut Alex, "nanti kamu mau pakai baju apa, kebaya? Atau gaun?" Alex menunjukkan layar laptop."Saya kira Mas Alex ngapain, kelihatan serius. Eh, taunya liatin ini," ucap Rena.Secara tiba-tiba pintu terbuka, tampak Tria berdiri mematung melihat pemandangan yang di depannya."Aduh maaf ganggu, Pak," ucapnya hendak menutup pintu lagi."Gapapa. Ada apa?" tanya Alex santai yang tak membiarkan Rena untuk beranjak dari pangkuannya."Ini, Pak. Laporan dari Bu Een," ucap Tria meletakkan laporan itu di atas meja lalu berbalik hendak meninggalkan ruangan."Tria," panggil Alex."Iya, Pak.""Jangan kaget kalau nanti kamu bakal sering liat aku m

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Pertemuan Keluarga

    Mereka tengah menggeser beberapa barang di ruang tamu dan memindahkannya ke kamar agar ruang tamu tampak sedikit luas. "Mbak, Ibu mertua Mbak datang tuh," bisik Tante Bunga.Mama menoleh ke arah pintu depan, ia kemudian meminta Tante Bunga untuk mengawasi petugas katering yang mulai menyiapkan makanan.Mama lalu menemui Oma Ida dan Papi Citra di depan dan menyuruh mereka masuk."Mbak, yang lain sibuk. Jadi saya sama Ibu aja yang datang," ucap Papi Citra memberitahu."Gapapa. Saya tinggal ke dalam dulu ya, Bu. Mau beres-beres.""Iya." Oma Ida memperhatikan beberapa orang berseragam hitam yang lalu lalang membawa kartu wadah makanan.“Dia benar-benar bisa menghandle semuanya sendiri,” gumam Oma Ida memuji Mama dalam hati.Tepat dengan janjinya, Alex datang bersama Ira dan Putri.Gadis kecil itu berbisik pada Alex meminta izin agar bisa bersama dengan Tisa karena tak nyaman berada di keramaian."Iya, Sayang," ucap Alex membintangi putrinya

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Hadiah

    "Pilih gaun yang oke ya," ucap Alex saat mereka berada di salah satu butik untuk memilih gaun yang akan Rena pakai untuk acara jamuan makan malam. Peresmian ini akan diadakan sebanyak dua kali acara. Pagi peresmian yang akan disiarkan di salah satu stasiun tv karena akan langsung dibuka oleh Gubernur Jakarta sekaligus berkeliling memperlihatkan fasilitas dan benefit yang akan di dapat. Sementara untuk acara malam, khusus untuk rekanan bisnis dan mitra kerja."Oke apanya, Mas? Oke seksinya ya," tebak Rena."Jangan. Nanti kamu banyak yang lirik lagi di sana. Kamu kan datang kesana sebagai calon istri saya, bukan sekretaris," ucap Alex.Rena mengulum senyum. Ia lalu menunjukkan satu gaun tanpa lengan berwarna soft pink dengan panjang di bawah lutut."Coba dulu, kayaknya sih oke," ucap Alex berjalan menuju ruang ganti."Eh, ngapain? Tunggu di luar aja, Mas!" seru Rena kala Alex hendak ikut masuk ke dalam ruang ganti."Bantuin buka resleting," ucap Alex dengan waj

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Mohon Cuti

    Melihat mood Alex yang sepertinya sedang baik-baik saja, Rena berencana untuk mengajukan cuti hari ini. Dengan mantap ia menghadap Alex sembari membawa formulir yang sudah gadis itu siapkan sejak kemarin. "Kamu mau cuti?" tanya Alex membaca formulir cuti Rena lantas menatap s

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Dua Kali

    Tak hanya sekali tapi Alex mengecup pipi Rena dua kali. Membuat gadis itu mematung beberapa saat sebelum akhirnya sadar apa yang telah dilakukan bosnya itu. "Bapak, kurang ajar!" Reflek Rena melayangkan tamparan ke pipi Alex. Alex tertawa kecil sembari mengelus pipinya.

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Air Mata

    Walau masih sedikit mengantuk, Rena tetap harus ontime waktu masuk kerja. Meskipun telah menyamarkan kantung matanya dengan bedak, tetap tak bisa menutupi kelesuan wajah gadis itu."Rena, aku kembali." Manda yang telah datang lebih dulu langsung memeluk Rena kala gadis itu tiba di ruangan.

  • MY POSSESSIVE BOSS (RENALEX)    Noda Itu

    Sepulang dari rumah Alex, Rena mendapati Mama duduk menunggunya di ruang tamu sambil menonton tivi."Kamu dari mana, Ren? Selalu lewat jam sebelas kalau pulang malam.”"Ada yang dikerjain, Ma.""Tiap malam? Kamu gak macam-macam kan di luar sana?" selidik Mama."Nggak lah, Ma. Rena

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status