/ Rumah Tangga / Madu Pemberian Ipar / Melancarkan Aksi (1)

공유

Melancarkan Aksi (1)

작가: Kurnia_cy
last update 게시일: 2025-12-22 17:00:40

Feyla yang memahami makna kedipan mata tersebut mengangguk kecil.

"Mmm...ini, aku ke sini mau ngasih ini ke kamu," ucap Feyla seraya menyodorkan sebuah paper bag ke arah Runi.

"Wah, apa ini, Kak?" tanya Runi dengan wajah berseri.

Memang hal inilah yang Runi harapkan dari sandiwara ini. Dia sengaja memilih hari ulang tahunnya untuk dijadikan momen mereka melaksanakan rencana mereka itu dengan tujuan agar Feyla datang ke rumahnya dengan membawa hadiah karena Runi sudah memp

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Madu Pemberian Ipar    Tamparan Yanto

    “Viana tidak ikut, jadi Anda tidak perlu menguras energi Anda untuk memanggil orang yang memang tidak ada keberadaannya di sini,” ucap Nyonya Julia dengan nada dingin. Sejujurnya, dia merasa muak melihat tingkah Feyla yang demikian.“Bohong, kau pasti berbohong! Dia adalah anak buahmu, kau pasti akan melindunginya! Sekarang aku minta kau berkata jujur, katakan dimana dia, cepat katakan!” hardik Feyla.Emosi tingkat tinggi mengungkung serta membutakan hati dan pikirannya sehingga Feyla tidak lagi memedulikan sopan santun dan etika saat berbicara dengan orang yang jelas-jelas berusia jauh di atasnya.“Hei, sopan sedikit kalau bicara! Apa kau tidak lihat, lawan bicaramu siapa? Main njeplak sembarangan tuh mulut. Katanya orang kaya, orang berpendidikan...tapi setelah melihat sikapmu ini, aku jadi meragukan status yang kau miliki!”Ayu yang sudah tidak tahan lagi melihat bos nya dibentak-bentak oleh Feyla akhirnya melontarka

  • Madu Pemberian Ipar    Dimana Wanita Pembunuh Itu?!

    Siang itu, awan hitam bergelayut di langit biru Kota U, menciptakan nuansa mendung yang pekat. Sang surya seolah menghilang di balik kepungan barisan awan yang siap memuntahkan jutaan liter air ke permukaan bumi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalanan kian mempercepat langkahnya supaya mereka bisa terhindar dari guyuran air yang disebut hujan itu.Akan tetapi, pada sebuah area pemakaman, di sebuah makam yang tampak baru dengan tanah yang masih basah dan taburan bunga-bunga yang masih segar, terlihat orang - orang yang hadir di sana tetap berdiri di tempatnya seolah-olah tidak terpengaruh dengan kondisi cuaca saat itu. Beberapa orang tampak mulai membuka payung yang rupanya sudah mereka siapkan sebelumnya untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang berubah-ubah saat mereka merasakan tetesan air mulai jatuh di atas kepala mereka.Seorang wanita berpakaian serba hitam berjongkok di samping makam. Wajahnya pucat bersimbah air mata yang tiada hentinya mengalir dari kedua ma

  • Madu Pemberian Ipar    Pertikaian Runi dan Feyla

    “Anak kita, Mas... anak kita tidak selamat... Dia meninggal... hu... hu...hu.. .” tangis Feyla dalam pelukan Yanto.Degh!Yanto terkejut kala mendengar Feyla sudah tahu perihal bayi mereka yang telah meninggal itu. Dalam pikirannya, Feyla belum mengetahui hal tersebut dan dia berencana untuk menunda memberitahukannya minimal sampai kedatangan Pak Indra.Kondisi Feyla yang baru selesai operasi menjadi pertimbangan Yanto untuk mengambil keputusan tersebut. Dia tidak ingin Feyla menjadi stress karena mendengar berita tersebut sehingga dapat memperburuk kondisinya pasca operasi.Akan tetapi, harapannya tidak terkabul. Feyla sudah mengetahui perihal kematian bayi mereka dan hal itu membuat Yanto menjadi khawatir dengan kondisi fisik dan mental Feyla ke depannya.Yanto mengelus surai hitam milik Feyla dengan lembut, berusaha menenangkan wanita yang berstatus sebagai istrinya itu.“Iya, mas juga sudah mengetahuinya. Kamu yang saba

  • Madu Pemberian Ipar    Air Mata Yanto

    “Bagaimana keadaan istri saya, Dok? Dia baik-baik saja, kan? Anak yang dalam kandungannya juga baik-baik, kan?” cecar Yanto bertubi-tubi ketika mereka sudah berada di dalam ruangan Dokter Nilam, dokter yang menangani Feyla.Dokter Nilam menatap Yanto dengan wajah serius.“Pak Yanto, setelah kami melakukan pemeriksaan pada istri Bapak, ternyata istri Bapak mengalami ruptur uterus atau perobekan pada rahim dimana kerasnya benturan menyebabkan dinding rahim robek atau pecah sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Untuk itu kami harus segera melakukan operasi guna mengeluarkan janinnya dan untuk melakukan operasi tersebut, kami harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari keluarga pasien,” jelas Dokter Nilam.“Tidak mungkin...tidak mungkin, Dok. Tidak mungkin sampai separah itu!” Tanpa sadar, Yanto menolak penjelasan dokter.“Tapi itulah kenyataannya, Pak dan berhubung kondisinya darurat, kami sangat mengharapkan

  • Madu Pemberian Ipar    Kekhawatiran Yanto

    Dua orang secara serentak menyerukan nama Feyla dengan nada penuh kepanikan.Orang itu adalah Runi dan Yanto yang baru kembali dari toilet. Yanto sangat terkejut bukan main melihat kondisi istrinya yang berlumuran darah.“Kak Feyla!”“Feyla, Sayang....Kamu...kamu berdarah!” seru Yanto panik.Keduanya kini sudah berada di samping kiri dan kanan Feyla. Yanto memeluk dan memangku tubuh Feyla yang mulai terasa dingin.Saking paniknya, Yanto bahkan sampai tidak menyadari bahwa Viana, mantan istrinya berada tidak jauh dari tempatnya saat ini.Feyla yang masih setengah sadar dan melihat suaminya sudah datang segera mencengkram kuat lengan Yanto, wajahnya pucat pasi dan jari jemarinya terlihat bergetar menahan rasa sakit yang melilit perutnya.“M-mas... tolong. Tolong selamatkan anak kita. Aakkh... Sakitttt...” rintih Feyla dan setelah itu tiba-tiba saja dia pingsan.“Feyla....Feyla... Bangun,

  • Madu Pemberian Ipar    Insiden

    “Benar. Kau kaget mendengarnya, bukan?” jawab Viana dengan senyuman sinis.“Tidak mungkin! Kau pasti bohong. Mana mungkin Nyonya Julia mau merekrut orang sepertimu. Ini semua pasti akal – akalan mu saja supaya kau bisa bebas dari hukuman. Dasar licik dan pembohong!” cerca Feyla dengan raut wajah marah.“Ya ya ya... terserah kau mau percaya atau tidak. Yang jelas aku telah berkata sejujurnya.”“Aku tidak percaya! Kau pasti bohong!” tunjuk Feyla di depan wajah Viana.“Ya benar, dia pasti bohong, Kak. Mana mungkin wanita seperti dia bisa bekerja di perusahaan bonafit,” timpal Runi yang diam-diam mencari informasi tentang PT. Cindera Kilau Murni di ponselnya dan dia begitu terkejut saat mendapati kenyataan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan besar yang jangkauan pasarnya sudah merambah skala internasional.“Sudahlah Feyla, Runi. Jangan membuat masalah lagi. Pergilah segera

  • Madu Pemberian Ipar    Pemaksaan

    Sementara itu di kamarnya, Viana tampak duduk termenung di pinggir ranjang.Dia tengah memikirkan cara untuk membuat Yanto menceraikannya. Dia sudah mantap dan bulat dengan keputusannya itu karena dia menyadari Yanto tidak akan mundur dari niatnya semula yaitu menikahi Feyla.Walaupun dari hati kec

  • Madu Pemberian Ipar    Usaha Pak Indra 

    Mendengar itu, Pak Indra langsung mencondongkan sedikit badannya ke depan."Lalu?" tanya nya seraya menatap Yanto dan Feyla bergantian.Feyla dan Yanto terdiam, keduanya saling lirik satu sama lain."Kenapa kalian diam? Apa keputusanmu, Yanto?" cecar Pak Indra.Yanto mengangkat wajahnya, memutuskan

  • Madu Pemberian Ipar    Menolak Masak

    "Aku gak masak malam ini," jawab Viana akhirnya dengan nada ogah-ogahan."Lho, kalau Mbak gak masak, lalu Mbak makan apa malam ini?" tanya Runi lagi dengan heran."Tadi aku ditraktir makan oleh mbak Mika dan sekarang perutku masih kenyang. Jadi sepertinya aku gak akan makan malam lagi," jawab Viana

  • Madu Pemberian Ipar    Tugas Baru Runi

    "Lho, kok aku sih, Bang?" protes Runi. Bagimana dia tidak akan protes. Viana adalah orang yang dibencinya, tapi sekarang Yanto malah menyuruhnya untuk menjadi pengawas Viana. Disamping itu dia juga merasa ruang geraknya akan menjadi terbatas karena dengan tugas barunya ini, dia tidak akan leluasa

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status