Partager

Pernikahan Runi

Auteur: Kurnia_cy
last update Date de publication: 2026-06-02 11:00:37

Singkat cerita, sidang perceraian antara Yuda dan Clara pun digelar. Keduanya sepakat untuk berpisah dan tidak ada diantara mereka yang ingin tetap mempertahankan pernikahan tersebut karena alasan masing-masing. Clara dengan ketidakterimaannya atas pernikahan poligami dan Yuda dengan kekesalannya atas sikap dan penolakan Clara yang dianggapnya egois dan tidak bisa memahami keinginannya.

Sedangkan Runi, perempuan itu tentu saja merasa senang dengan berpisahnya Yuda dan Clara. Dia sudah

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Madu Pemberian Ipar    Penolakan Yuda

    Sontak Yanto tercengang melihat reaksi Feyla. “Loh, kenapa kamu kaget begitu? Memangnya ada yang salah dengan ucapanku?”Feyla menggeleng dengan kuat-kuat. “Aku tidak mau! Masakan aku seorang pemilik perusahaan besar melakukan pekerjaan receh seperti itu. Bisa jatuh harga diriku, Mas!”“Tapi sekarang kamu bukan lagi seorang pemilik perusahaan, Fey. Sadar kamu, jangan kebanyakan berhalusinasi!” ketus Yanto.Feyla terdiam, dalam hatinya membenarkan perkataan Yanto tersebut. Akan tetapi, perempuan itu tetap tidak ingin melakukan saran Yanto. Dia yang selama ini bekerja di balik meja, berteman dengan komputer dan kertas-kertas dokumen menyebabkan Feyla enggan untuk menyentuh bidang pekerjaan yang memang bukan ranahnya.“Mas, bagaimana kalau kita minta tolong sama Yuda, suaminya Runi?” cetus Feyla tiba-tiba.“Yuda?” “Iya, Mas. Yuda itu kan pengusaha terkenal juga, jadi kita minta saja bantuannya untuk mengambil alih kembali perusahaan dan aset-aset milikku. Aku yakin dia punya kenalan p

  • Madu Pemberian Ipar    Pindah Ke Kontrakan

    “Mas, serius kita tinggal di sini?” tanya Feyla sedikit bergidik melihat penampakan bangunan di depan matanya. Yanto, Feyla, dan Randy kini tengah berdiri di depan sebuah rumah tipe minimalis. Setelah terusir dari rumah Feyla sebelumnya, Yanto memutuskan mencari sebuah penginapan untuk mereka tinggali buat sementara waktu karena mereka belum tahu akan pergi kemana. Feyla sempat protes, kenapa Yanto memilih penginapan bukan hotel karena selama ini dia terbiasa menginap di hotel jika ada keadaan yang memaksanya tidak bisa pulang ke rumah seperti urusan kerja di luar kota sehingga perempuan itu merasa tidak nyaman harus menginap di tempat yang memang tidak semewah hotel yang biasa ditempatinya.Yanto menjelaskan alasannya yaitu penghematan biaya. Saat ini keuangan mereka sepenuhnya bergantung pada uang cash dan tabungan yang dimiliki Yanto. Meskipun jumlahnya masih cukup banyak, tetapi mengingat dirinya yang masih belum mempunyai pekerjaan untuk saat ini menyebabkan Yanto mulai melakuka

  • Madu Pemberian Ipar    Kekalahan Feyla 

    Kini semua pandangan mata terarah pada Feyla. Jika Yanto dan Randy menunjukkan ekspresi sangat terkejut dan khawatir, lain hal nya dengan Deon dan kedua anak buahnya yang menunjukkan ekspresi biasa saja bahkan Deon sempat-sempatnya menyunggingkan senyum sinis di sudut bibirnya. “Mama!” seru Randy dengan mata terbelalak.“Feyla, jangan konyol! Buang pisau itu, cepat!!” perintah Yanto dengan nada panik. Ya, rupanya Feyla menekankan sebilah pisau pemotong buah ke lehernya yang entah darimana diperolehnya. Ujung pisau yang runcing tampak berkilat tertimpa cahaya lampu yang menyala, menggetarkan hati orang-orang yang melihatnya. “Tidak mau! Selama bedebah itu beserta anjing peliharaannya masih terlihat di depan mataku, aku tidak akan melepaskan pisau ini!” balas Feyla dengan suara nyaring. “Jangan bodoh, Feyla! Kau pikir Deon akan takut pada ancamanmu itu! Aku yakin tidak, Feyla! Sekarang dengarkan kata-kataku, jangan bertindak konyol, buang pisau itu! Lihat Randy, dia ketakutan meliha

  • Madu Pemberian Ipar    Tetap Ingin Bertahan 

    “Mas!” sentak Feyla dengan bola mata membeliak.“Apa hak mu untuk memecat semua ART ku?! Mereka tidak ada yang boleh pergi, harus tetap di sini dan bekerja seperti biasa karena aku akan tetap berada di sini! Persetan dengan semua perintah si Deon keparat itu!” geram Feyla.Feyla lalu menatap wajah asisten rumah tangganya satu persatu dengan tatapan nyalang.“Kalian dengar itu? Kalian harus tetap berada di sini karena aku, majikan kalian masih ada di sini!” tegas Feyla.Para ART itu terlihat sibuk berembuk satu sama lain dan sejurus kemudian, Pak Sapto, satpam di rumah itu maju dan berdiri di depan Feyla.“Maaf, Bu Feyla. Setelah kami berembuk, kami putuskan bahwa kami akan mengikuti perintah Pak Yanto. Kami akan pergi dari sini karena melihat situasi saat ini, rasanya tidak mungkin kami terus bertahan di sini. Pak Deon adalah pemilik rumah ini sekarang dan tadi instruksinya sudah jelas, kita semua harus pergi dari sini. Di samping itu, barusan saya dapat kabar dari saudara saya yang a

  • Madu Pemberian Ipar    Kedatangan Deon

    “Tapi bukan begitu caranya, Fey! Itu kasar sekali, kau lihat... Randy jadi syok dan kaget,” tukas Yanto sambil menunjuk ke arah Randy. “Ah, sudahlah Mas. Masalah kecil saja dibesar-besarkan. Susi, cepat bawa Randy ke kamarnya dan urus segala keperluannya!” titah Feyla. “Baik, Bu,” jawab Susi dengan kepala tertunduk. Susi kemudian menuntun Randy yang masih terisak kecil untuk masuk ke kamar. “Mbak Susi, kenapa Mama sekarang suka marah-marah? Mama pun juga sudah jarang bicara sama Randy. Apa Randy ada salah sama Mama? Kalau ada salah, kasih tau Randy, Mbak biar Randy nggak ngulanginnya lagi,” keluh Randy. Susi tercekat, wajah dan tatapan polos dari mata Randy membuatnya iba. Meskipun dia tidak tahu apa penyebab Feyla terlihat begitu murka tadi, tetapi Susi bisa memperkirakan bahwa telah terjadi suatu masalah besar yang menimpa kedua majikannya itu. “Mbak, Mbak Susi,” panggil Randy sambil menggoyangkan lengan Susi. “Eh, i-iya. Kenapa Ran?” “Aku ada salah apa sama Mama? Mbak tahu?

  • Madu Pemberian Ipar    Usaha Yang Gagal

    “HANCUR! HANCUR SEMUANYA! PERUSAHAAN, RUMAH, ASET, TABUNGAN DAN UANGKU SUDAH DIAMBIL OLEH SI BAJINGAN DEON! AKU JATUH MISKIN, HU... HU... HU... AKU MISKIN SEKARANG....” Feyla mengumpat sambil terisak sedih. Dia duduk di atas sofa dengan kedua lengan memeluk lututnya. Saat ini dia dan Yanto sudah tiba di rumah dengan membawa segunung rasa marah, benci, kecewa dan kesal atas semua kejadian yang menimpa mereka. Sementara itu Yanto hanya terdiam di sudut ruangan yang sepi. Mbok Nah yang melihat dari kejauhan hanya bisa memendam tanya atas apa yang dilihatnya sedangkan Susi tidak ada di rumah karena sedang menjemput Randy pulang sekolah. Untuk beberapa saat keheningan melingkupi ruang tamu di rumah megah itu, hanya sesekali terdengar isak tangis Feyla memecah keheningan. “Apa yang harus kita lakukan sekarang, Mas? Aku tidak mau jatuh miskin, aku tidak mau hidup melarat hu...hu...hu...”Bagaikan anak kecil yang kehilangan mainan, Feyla menangis tersedu-sedu sambil menatap Yanto dengan p

  • Madu Pemberian Ipar    Selembar Cek Untuk Haris

    "Hal apa yang harus kulakukan?" Haris memberanikan diri untuk bertanya."Aku ingin Anda memberitahukan kepada Viana bahwa aku tidak mempunyai hubungan apa-apa dengan suaminya, selanjutnya Anda juga harus mengedit beberapa buah foto untuk memperkuat pernyataan tersebut. Terserah bagaimana c

  • Madu Pemberian Ipar    Haris Ketahuan 

    Dua hari sebelumnya...Siang itu, Haris tengah berada di dalam mobilnya yang terparkir di depan gedung kantor Feyla, dia sedang memantau aktivitas Yanto dan Feyla.Beberapa bukti kedekatan Yanto dan Feyla telah berhasil diabadikannya melalui kamera ponselnya secara diam-diam.

  • Madu Pemberian Ipar    Hasil Penyelidikan Haris 

    Runi memandang paper bag berisi makanan yang diakuinya sebagai hasil masakannya, padahal tidak. Sebenarnya makanan itu dibelinya dari sebuah restoran dan dia berbohong mengatakan bahwa dia sendiri yang memasaknya dengan tujuan untuk menambah nilai plus dirinya di hadapan Deon sebagai wanita yang

  • Madu Pemberian Ipar    Bekal Makan Siang Untuk Deon

    Haris, pria yang berstatus teman SMA Viana itu menatap wanita di hadapannya dengan lekat. Rasanya sulit untuk mempercayai pendengarannya saat ini karena selama ini yang diketahuinya, rumah tangga Viana dan Yanto selalu terlihat harmonis dan nyaris tidak ada pertengkaran di dalamnya.

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status