Mafia's True Love

Mafia's True Love

last updateHuling Na-update : 2024-10-05
By:  sshhhhinOngoing
Language: Filipino
goodnovel18goodnovel
10
1 Rating. 1 Rebyu
53Mga Kabanata
5.9Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

For a cold-hearted assassin like Kael Nikolich, Lyn Azarte is an angel who doesn't deserve to be in his hellish world. That's why he changed for the better to fit in her world. Pero kung kailan kuntento na siya sa simpleng buhay kasama si Lyn ay iniwan siya nito. He was so desperate of doing all possible ways to keep her. She may be an obssessed stalker but the fuck he cares? That's how he wanted to have her and their hidden child! But will the mafia's true love for Lyn be enough to risk their lives for the second time around? Or will he choose to finally let her go with Kino Han "Khan" Tuts III, the man that she loves, in order to protect her and their child forever?

view more

Kabanata 1

PROLOGUE

“Kukira akulah pemeran utamanya.

Ternyata, aku hanyalah orang ketiga dalam hubungan kita.”

-Sheril

***

Dipaksa menikah dengan CEO tampan dan kaya raya? Jelas saja aku mau! Mana ada terpaksa-terpaksanya. Itu, mah, namanya terpaksa tapi nikmat!

Hari ini... aku menikah dengan cinta pertamaku.

Ketika pria itu mengucap ijab kabul, menyematkan cincin di jari manisku, dan mengecup keningku penuh kasih di hari pernikahan kami. Rasanya semua itu seperti mimpi.

Aku senang karena dia menjadi cinta pertama dan terakhirku.

Kebanyakan tamu undangan yang datang di pernikahan kami tampak asing bagiku. Mungkin mereka rekan bisnis Papa, atau kalau tidak tamu penting suamiku.

Kami menyalami mereka satu per satu. Sesekali mereka meminta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan.

“Selamat, ya, atas pernikahan kalian berdua. Semoga Samawa,” ucap seorang tamu wanita yang mengenakan setelan tunik batik berwarna cokelat ketika menyalami kami berdua.

“Iya. Terima kasih,” jawab suamiku saat menjabat uluran tangannya.

Entah mengapa, mungkin ini hanya perasaanku saja atau bagaimana, aku merasa tadi ekspresi Mas Ais sedikit berubah. Seperti kikuk.

Aku mengedikkan bahu, acuh. Mungkin mereka teman lama.

Setelah menyalami para tamu undangan. Aku duduk bersama dengan keluarga besar kami sembari mengobrol hangat. Membahas segala hal mulai dari setelah ini kami akan honeymoon ke mana? Apakah nanti kami tinggal bersama dengan mertuaku atau hidup memisah? Ah, dan tentunya masih banyak lagi topik pembicaraan kami.

“Sheril. Suami kamu ke mana?” tanya Umi Anha alias Ibu mertuaku kepadaku.

Aku mengedarkan pandangan ke sekitar untuk mencari keberadaan Mas Ais. Memang dia tidak berada di sini.

“Nggak tahu, Umi. Mungkin Mas Ais lagi ke kamar mandi.”

“Oh, iya. Umi bisa minta tolong nggak sama kamu? Tolong cari si Ais, ya. Soalnya bentar lagi tamu kita dari Semarang mau dateng. Nggak enak kalau nanti mantennya nggak ada di sini,” pinta Ibu Mertuaku dengan lembut.

Aku mengangguk. Kemudian berdiri dari posisi dudukku hendak mencari Mas Ais.

Ketika aku berjalan hendak ke kamar mandi. Aku mendengar suara sayup-sayup yang menggelitik indra pendengaranku. Merasa penasaran, aku mencari di mana sumber suara itu berasal.

Dua belokan dari arah kamar mandi suara itu semakin terdengar semakin jelas.

Dengan hati-hati aku melongokkan kepalaku untuk mengintip apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Seketika, mataku membola. Tubuhku dingin, kaku membeku.

Di depan sana, aku melihat Mas Ais berdiri termangu berhadap-hadapan dengan seorang wanita yang entah siapa namanya pun aku tak tahu. Tapi yang jelas, seingatku wanita itu adalah salah satu tamu yang tadi menyalami kami.

Mas Ais menengok ke kiri dan kanan, seolah sedang memastikan tidak ada orang lain yang melihat keberadaan mereka berdua.

“Kamu bilang kamu cinta sama aku! Kamu bilang kamu mau nikahin aku tapi nyatanya kamu malah nikahin cewek lain!” ucap wanita tersebut sambil memukul bahu suamiku. Ia menangis hebat.

Sedangkan aku? Berdiri terpaku dengan wajah pasi.

“Pantes aja kamu selama ini ngilang dan nggak bisa dihubungi!” tambahnya, lagi.

“Hei, dengerin aku. Kamu tahu sendiri, kan, posisi aku kayak gimana. Ini semua di luar kendaliku.”

Aku mengerjap, masih bertanya-tanya dalam hati. Apa yang sebenarnya terjadi?

“Dara....” Mas Ais hendak menyentuh wanita yang ternyata bernama Dara tersebut. Tetapi Dara menepis tangannya.

“Kamu bohongin aku!”

“Dara... Aku nggak cinta, Dar sama dia. Tolong dengerin penjelasanku dulu.”

Tercengang. Jantungku berdenyut ngilu tatkala mendengar Mas Ais yang beberapa jam lalu telah resmi menjadi suamiku mengatakan hal tersebut.

Tanganku mengepal kuat-kuat.

Kalau Mas Ais tidak mencintaiku, kenapa dia menerima perjodohan ini?!

Kalau ternyata dia sudah memiliki kekasih, harusnya dia tidak tidak menikahiku sejak awal, bukan?!

Aku marah, kecewa, tapi nyatanya aku tak dapat berbuat apa-apa.

“Pernikahan ini bukan kemauanku. Orang tuaku yang ngejodohin kami.”

“Tapi kamu bisa nolak, kan?!” teriak Dara tidak terima.

Dan yang membuat hatiku mencelos adalah suamiku menarik tubuh wanita itu ke dalam pelukannya. Pelukan yang teramat erat seolah dialah pihak yang takut ditinggalkan.

Kakiku lemas. Belum cukup sampai di sana. Mas Ais juga mengatakan hal kedua yang tak kalah membuatku terpukul....

“Dara... jangan nangis lagi. Aku nggak punya perasaan apa pun sama dia. Untuk saat ini aku nggak bisa ninggalin dia karena aku nggak mau buat orang tuaku kecewa. Dara... Aku janji sama kamu kalau dia minta pisah. Maka di saat itulah aku bakalan nyeraiin dia.”

Tanpa terasa bulir bening jatuh menetes di pipiku.

“Tunggu beberapa bulan lagi. Setelah kami resmi bercerai. Nanti aku bakalan nikahin kamu dan kita bisa hidup bersama-sama, Dara.”

Aku menangis.

Hari ini... Pernikahan dan semua mimpi-mimpiku hancur.

Ternyata aku terlalu jumawa. Padahal kukira akulah pemeran utamanya. Nyatanya aku hanyalah orang ketiga dalam hubungan kita.

“Mas Ais!” ucapku tanpa terduga. Buru-buru aku menutup mulutku dan bersembunyi supaya tidak terlihat oleh mereka berdua.

Aku terkejut. Kenapa pula aku malah memanggilnya?!

Lalu Mas Ais.....

***

I* penulis: Mayangsu_

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.

Mga Comments

user avatar
sshhhhin
Finally, chapter errors are now fixed! Thank you for those who waited! Support this wild mafia Kael, innocent girl Lyn, and playful F.A boy Kahn!
2024-08-30 20:32:13
2
53 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status