เข้าสู่ระบบZia Mysha Muntazar, gadis lumpuh yang juga seorang penulis novel bertemu dengan seorang pemuda dan menjalin kedekatan hati dengannya. Galendra Kasyafani nama pemuda itu. Yang menarik dari kisah rasa ini adalah bagaimana cara keduanya memahat perasaan hari demi hari dengan saling menulis sepucuk surat. Bukan dengan saling menatap lalu, bertukar senyum dengan jarak yang begitu dekat.
ดูเพิ่มเติม***Akhir bulan ini harus ada naskah yang terselesaikan dengan baik dan terkirim ke meja penerbit, meskipun aku harus menulis di mana saja berada. Kali ini aku garap kehidupan rumah tanggaku dalam novel Married? Insya Allah. Menggarap naskah ini benar-benar menguras pikiran dan tenaga. Aku harus ekstra serius dan hati-hati, mengingat ini adalah kehidupan pribadi yang aku tuangkan dalam tulisan. Mengeditnya berkali-kali, membongkar-pasang, mencari kata, kalimat-kalimat yang mudah dicerna, dipahami. Mungkin aku masih terpengaruh oleh cibiran pembacaku. Mereka bilang bahasaku terlalu kaku dan kurang luwes hingga sulit dimengerti.Menulis sebuah buku terkadang terasa sangat menjemukan. Namun, ketika rasa jemu itu bisa teratasi, kegiatan itu akan berubah menjadi sebuah rekreasi yang mengasyikkan.Hari ini jadwalku sampai jam sepuluh pagi. Setelah itu aku harus mengirim naskah ini lantas bersiap untuk pulang ke Malang. Kali ini tanpa diantar karena Kak Gal
Berada di Jalanmu Membuatku Merasa NyamanAkhirnya di sinilah kami berada. Duduk di jok mobil milik keluarga Zia. Bertolak menuju kota Surabaya. Waktu menunjukkan pukul delapan pagi sewaktu kami menumpang mobil berjenis mini bus ini. Kalau bukan karena Bia bersikeras memaksa kami menumpang kendaraan ini, sudah pasti aku menolaknya karena aku tidak ingin merepotkan siapa pun. Tetapi, jika dipikir ulang, memang ada baiknya menyetujui permintaan Ibu mertuaku ini. Mengingat kondisi Zia yang istimewa, sulit menemukan kendaraan yang sesuai. Belum lagi bila orang-orang menatapnya dengan iba atau tatapan aneh yang harusnya biasa saja.Kadang kala, semua itu menguji kesabaran dan keikhlasanku. Tak jarang juga membuat darahku mendidih menahan emosi saat seseorang menyebutnya sebagai gadis cacat, atau ketika dengan sengaja orang-orang itu membicarakannya di depan mukaku.Walaupun sejatinya semua omongan itu tak berarti apa-apa selain sebagai warna-warni hidup, pahit-manis,
Tepat pukul sepuluh malam, Galendra tiba di rumah kontrakannya. Dengan perasaan yang tidak bisa digambarkan, selang satu jam kemudian, dia membaca e-mail dari sang istri, Zia Mysha Muntazar di laptop.Satu sisi, hatinya, dia merasa lega, dan di sisi lainnya dia merasa sedih karena membuat Zia menunggu dirinya yang entah kapan bisa pulang atau entah kapan hidup bersamanya di Kota Pahlawan ini, mengingat tabungannya masih kosong, belum bisa untuk membeli atau membangun rumah impian.Galendra terdiam sesaat. Tenggelam dalam pikirannya sendiri.“Allah, aku hanya hamba-Mu yang tidak memiliki apa pun kecuali Rahmat-Mu, maka mudahkanlah segala urusanku. Aku hanya ingin membahagiakan istriku sebagaimana yang kujanjikan kepada-Mu.”Galendra mengembuskan napas dalam-dalam. Tiap lafaz doa itu membekas dan terasa mengalir dari kerongkongan hingga merasuk ke dada. Ketenangan perlahan Galendra rasakan hingga akhirnya ia tertidur lelap.***
Di bumi Allah, di bumi cinta. “Pada sebuah laju waktu yang melangkah maju, akan ada saatnya kita bertemu dengan seseorang yang mengubah hidup untuk selamanya. dan bagiku, Kak Galendra adalah seseorang itu.Setelah aku menikah denganmu beberapa minggu yang lalu, malam malamku hanya berisi manis-asam berganti-gantian.Dahulu, sebelum kulabuhkan hatiku padamu, lalu menerima ajakanmu untuk hidup bersama, hari-hariku berjalan datar.Tanpa agenda memikirkan merindu atau menantikan sesesuatu.Lalu kamu datang.Sapaan lembut dengan senyuman.Kamu menjadi seseorang yang mencairkan kebekuan hati.Membuat suasana hati tak menentu.Maka izinkanlah aku menulis tentangmu untuk kesekian kalinya.Meski aku tak tahu apakah kisah ini hanya selesai di tengah perjalanan, ataukah kisah ini sampai mencapai puncaknya.Aku hanya ingin mengabadikan kamu
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
ความคิดเห็น