Home / Romansa / Membuatmu Menjadi Milikku / 34. Kakak Iparku Pahlawanku

Share

34. Kakak Iparku Pahlawanku

Author: CacaCici
last update Last Updated: 2025-06-18 15:32:18
"Kau mengusirku?" ucap Zeeshan pelan, tanpa melepas tangan istrinya yang masih berjabat dengannya. Cengkeramannya pada tangan Nindi cukup kuat, akan tetapi itu sama sekali tak menyakiti, melainkan memberi rasa hangat dan nyaman.

Nindi akui tangan Zeeshan sangat hangat dan nyaman, dia suka. Akan tetapi, Nindi tak akan menunjukkan rasa suka tersebut pada Zeeshan.

"Mas harus pergi kerja kan?" Nindi mencoba menarik tangannya akan tetapi Zeeshan semakin mengeratkan cengkeramannya, "tolong lepaskan tanganku, katanya aku harus sarapan," ucapnya dengan nada sedikit kesal dan ketus.

Zeeshan melepas tangan perempuan itu, di mana Nindi langsung mendekatkan piring padanya lalu mulai memakan sarapan yang Zeeshan bawakan untuknya.

Setelah menghabiskan sarapannya, Nindi segera meraih gelas susu lalu meneguknya hingga habis. Kemudian dia hanya diam, duduk bengong sambil menatap taman yang terlihat segar. Sejujurnya Nindi menunggu pria di sebelahnya berangkat kerja, akan tetapi pria ini tak kun
CacaCici

Selamat membaca dan semoga suka, MyRe. Terus dukung novel kita dengan cara vote gems, hadiah, dan Ulasan manis di kolom review. Sehat selalu untuk kalian semua dan sangat!

| 46
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (13)
goodnovel comment avatar
Ros
Dikit amat lanjutan nya Thor…. Tq….
goodnovel comment avatar
Ros
Akhir nya ada yg betulin pahatan ukiran nya. Yg jd tanda tanya siapa yg rusak itu relief ukiran nya yaa?…. Kan nindi hanya pecahkan kaca nya. Utk membuat kesal suami nya….. jangan2 yg ngerusak ukiran nya si sekertaris sialan itu tuh. Yg mau memisahkan Nindi sm suami nya…..
goodnovel comment avatar
Adfazha
Zana dkt Nindi ikutan korslet yaa smpe gk sadar klo PAMeR Nindi tuh bpknya sendiri wkwkkkkwkk hayoo Nin siap2 dimakan cacan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 53) Happy

    "Jadi begitu," gumam Kendrick pelan, merangkul pinggang Cyra dengan mesra, tiba-tiba mencondongkan wajah ke arah Cyra lalu dengan cepat mendaratkan ciuman singkat di bibir istrinya. Cyra menganggukkan kepala secara singkat, mendongak pada suaminya dengan pipi merah karena salah tingkah dicium oleh Kendrick. "Aku mencintaimu," bisik Kendrick tiba-tiba, membuat pipi Cyra merah dan terasa sangat panas. "Katakan jika kau mencintaiku, Cyra Satiya Azam!" "Pe-pemaksaan!" gumam Cyra gugup. "Katakan saja! Jika tidak, kugigit lehermu," ancam Kendrick. "Ya-yah, aku mencintai Mas Kendrick," jawab Cyra malu-malu dan pelan. "Baik, lehermu tetap kugigit." "Iss! Mana bisa begitu?!" Pada akhirnya Kendrick dan Cyra bercanda ria di sana, di mana kebanyakan Kendrick melancarkan aksi-aksi jahilnya terhadap Cyra. Namun, Kendrick benar-benar bahagia karena akhirnya dia mendapatkan ungkapan cinta dari Cyra–perempuan yang membuatnya percaya akan adanya cinta. Tanpa Kendrick dan Cyra sadari, sep

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 52) Cemburu

    "Sekarang, katakan apa yang kau ketahui tentang keluarga Kiana." Kiana menganggukkan kepala lalu mulai menceritakan hal yang dia ketahui tentang keluarga sahabatnya. Sejujurnya dia tak ingin menceritakan ini pada orang lain, mengingat ini luka bagi sahabatnya dan Kiana. Namun, Zello orang yang dapat dipercayai dan Zello juga orang yang membantu Kiana maupun Devan–beberapa hari ini. "Aku singkat saja yah, Kak. Jadi ayah Kiana dan Devan, memang jahat. Beberapa bulan setelah ibu Kiana dan Devan meninggal, dia menikah lagi dengan seorang perempuan yang bekerja di rumah bordir. Suatu saat ayahnya terlilit utang karena ayahnya gemar berjudi. Istrinya memberi solusi supaya menjual Kiana ke … rumah bordir dan ayah Kiana setuju." Raut muka Zello mendadak kaku, tak menyangka jika ayah Kiana setuju untuk menjual putrinya sendiri. Hell! Ayah macam apa itu?! "Agar rencana mereka berhasil, mereka memanfaatkan waktu ketika Devan masih di kampus. Karena jika Devan di rumah, pastinya Devan ti

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 51) Kiana?

    "Humm." Zello berdehem sambil menganggukkan kepala secara kecil. Setelah dokter memeriksa kondisi Devan, di mana depan baik-baik saja, dokter dan perawat langsung pergi. Namun, perawat datang lagi dengan membawa kompres air dingin. Setelah kompres datang, Zello membawa Kiana ke sofa. Tanpa mengatakan apa-apa, dia mengompres pipi Kiana yang tampak merah. Kemudian beralih mengobati luka di sudut bibir Kiana. "Siapa pria tadi?" tanya Zello. Entah kenapa mendadak dia penasaran. "Ayahku, Tuan," jawab Kiana gugup, menundukkan kepala karena takut bersitatap dengan Zello. Tiba-tiba saja, Zello menghapit dagunya–memaksanya supaya mendongak dan menatapnya. "Jangan menunduk! Aku sedang mengobati lukamu," peringat Zello, di mana Kiana hanya berani menganggukkan kepala. Sejujurnya dia tak enak diobati oleh Zello, akan tetapi dia takut menolak pria ini. "Ayah tirimu?" tanya Zello kembali. Kiana menggelengkan kepala, "Ayah kandungku, Tuan." Zello mengerutkan kening, menarik

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 50) Ayah Jahat

    "Wah, putriku tersayang ternyata bersembunyi di sini. Kiana sayang, kau semakin cantik!" Deg-deg-deg' Jantung Kiana berdebar kencang, menatap sosok pria yang pernah menjadi mimpi buruknya tersebut. Pria paruh baya itu menyeringai padanya, menggosokkan tangan sambil menatap buas pada Kiana. "Kamu telah berani menjebloskan ayahmu sendiri ke dalam penjara, dan … selama Ayah di penjara, kemana kamu, Nak?" tanya Indra, merupakan ayah dari Kiana dan Devan. Indra menoleh ke arah ranjang rumah sakit, seketika tersenyum mengejek melihat siapa yang berbaring di sana. "Ouh, hahaha … ternyata anak durhaka dan bajingan itu sedang sekarat, Heh?!" "Ke-kenapa Ayan datang ke sini?" tanya Kiana dengan nada gugup, berdiri kaku dan penuh ketakutan di sebelah kakaknya. "Hahaha … tentu saja untuk menjemput putri Ayah yang cantik. Ada pengusaha kaya yang sedang mencari istri ke lima, dan Ayah yakin dia pasti suka padamu," ujar Indra tanpa merasa bersalah sedikitpun, terus mendekat ke arah Kiana d

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 49) Siapa Orang Yang Kau Suka Cyra?

    Cyra mengetik sesuatu di handphone, mengganti nama kontak suaminya. Namun, karena pria itu melirik ke arahnya, Cyra sedikit gugup sehingga sering salah ketik. Hingga tiba-tiba saja Kendrick merampas HP-nya lalu mengetik sendiri namanya pada kontak Cyra. Setelah selesai, Kendrick segera mengembalikan HP tersebut pada Cyra. [Mas Kendrick yang Kucintai ⁠♡] Nama kontak yang Kendrick ganti sendiri, lengkap dengan emoji hati pada belakang nama. Cyra seketika mendongak dan menatap konyol ke arah Kendrick, dalam hati dia menjulidi suaminya sendiri. Aih, Cyra tak menyangka, lelaki sedingin dan semisterius ini ternyata alay bin aneh. "Jangan coba-coba mengganti nama kontakku di HPmu, atau kulempar kau ke kandang macan," ancam Kendrick sambil melayangkan tatapan tajam pada Cyra, memperingati perempuan ini supaya tak berani mengganti nama kontak di HP-nya. "Hehehe …." Cyra cengengesan, buru-buru menoleh ke arah lain lalu mendumel pelan, "nggak usah repot-repot melemparku ke kandang

  • Membuatmu Menjadi Milikku   (PS 48) Pertengkaran yang Manis

    "Tidak mungkin aku menyukai perempuan lain, Cyra. Aku tidak akan bisa menyukai perempuan!" tegas Kendrick. Dia berniat melanjutkan ucapannya, akan tetapi tiba-tiba saja Cyra menoleh cepat padanya sambil menatap konyol ke arahnya. Cyra buru-buru duduk lalu segera turun dari ranjang. Raut mukanya campur aduk, antara geli dan horor secara bersamaan. "Mas … gai?" "Mau kujahit mulutmu, Humm?" Kendrick mengambil posisi duduk, melayangkan tatapan ke arah Cyra yang menuduhnya sebagai kaum lucknut. Damn it! "Ta-tapi … tidak suka perempuan? Trus su-sukanya apa dong? Laki-laki? Gai berarti," gumam Cyra, lagi-lagi menatap horor dan konyol pada sang suami. "Iiiii …." "Menurutmu kau bisa hamil karena apa, Hum?" Ekspresi Kendrick semakin tak bersahabat. "Mas biseksual?" Cyra memicingkan mata, "ta-tapi Mas tidak suka perempuan …," cicit Cyra lagi, ragu kalau suaminya seperti dugaan keduanya. "Bagus!" Kendrick turun dari ranjang lalu mendekat ke arah Cyra. Cyra mencoba kabur,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status