Home / Urban / Menantu Pahlawan Negara / Bab 2063 Pak Jace Sudah Mati

Share

Bab 2063 Pak Jace Sudah Mati

Author: Sarjana
Mendengar ucapan ini, Hafa mengusap-usap janggutnya dan berkata sambil tersenyum, "Sudah kubilang kamu akan baik-baik saja, maka kamu pasti akan baik-baik saja."

Gijran menatap Ardika sambil tersenyum dingin. "Eh, Ardika, kamu sudah lihat sendiri, 'kan? Pamanku bukan hanya nggak mati, sekarang dia masih hidup dalam kondisi baik-baik saja, bahkan merasa lebih rileks."

"Berani-beraninya kamu menuduh Pak Hafa sebagai penipu, kulihat kamulah penipu!"

"Huh! Aku akan lapor polisi untuk menangkapmu sekarang juga! Berani-beraninya kamu menipu Wali Kota Ibu Kota Provinsi ...."

"Gijran ...."

Jace malah melambaikan tangannya untuk menyela keponakannya, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Ardika.

Sambil mengerutkan keningnya, dia berkata dengan nada bicara memperingatkan, "Ardika, saat masih muda memiliki sedikit temperamen, memang nggak masalah. Tapi, jangan sampai kehilangan arah. Begitu salah memilih jalan, maka seumur hidupmu akan hancur."

"Sekarang, selama kamu meminta maaf pada Pak Hafa da
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Nur Yanti
lanjut donk lama bgt lanjutnya udh nungguin ni
goodnovel comment avatar
rayhan
bonus bab dong thor
goodnovel comment avatar
Da6ta
lanjuttttt dong, author
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3368 Tanggapan Langsung

    Begitu murid wanita ini membuka mulutnya, dia langsung mengomel panjang lebar.Yah, inti dari serangkaian kata-katanya itu adalah, Kirbi merekrut Ardika seperti itu karena memandang tinggi Ardika. Jadi, dia berharap Ardika jangan tidak tahu diri."Soal tawar menawar dan jual mahal, nggak semua orang bisa melakukannya, juga nggak bisa dilakukan kapan saja.""Posisi sebagai wakil pimpinan Aula Hukum cabang Gotawa bukanlah sayuran di pinggir jalan. Kalau melewatkan kesempatan ini, nggak akan ada kesempatan lagi.""Kalau terlalu keterlaluan dalam berpura-pura, kemungkinan besar pada akhirnya nggak akan bisa mendapatkan apa-apa."" ... "Satu per satu dari beberapa orang pria dan wanita lainnya juga ikut buka suara.Mereka adalah murid-murid yang dibawa oleh Kirbi ke sini, merupakan orang-orang kepercayaan Kirbi. Mereka tidak takut menyinggung Ardika."Oh, apalagi ada orang-orang tertentu, sebagai ketua cabang Provinsi Denpapan malah ditangkap hidup-hidup oleh Pak Kirbi, bahkan pedangnya ju

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3367 Jangan Tidak Tahu Diri

    "Bam ...."Seiring dengan Kirbi melemparkannya dengan sembarang, tubuh Harimau Saltim seperti karung goni yang membentur lantai dengan mengeluarkan suara teredam.Harimau Saltim, salah satu dari Delapan Harimau dengan tugas utama untuk membunuh, juga memiliki daya tempur paling kuat, sekarang sudah berubah menjadi jasad yang dingin.Semua orang Organisasi Snakei, termasuk Cahdani menatap Kirbi dengan tatapan penuh hormat.Sementara itu, Kirbi sendiri bahkan tidak melirik jasad itu sama sekali. Usai menyeka tangannya dengan sapu tangan yang diterimanya dari seorang murid wanita, dia pun melambaikan tangannya dengan santai.Tanpa butuh waktu lama, para murid sudah membereskan jasad-jasad di tempat itu.Murid-murid Organisasi Snakei yang terluka juga sudah dibawa pergi untuk berobat.Dengan dikawal oleh para murid Organisasi Snakei, Kirbi kembali melangkahkan kakinya menuju ke lantai sembilan dengan perlahan.Setelah meneguk seteguk teh dengan lambat, pandangan Kirbi baru tertuju pada Ard

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3366 Menghabisi dengan Satu Tangan

    "Pak Kirbi luar biasa!"Menyaksikan pemandangan itu, para murid Aula Hukum tersebut bersorak dengan suara keras, menunjukkan ekspresi kagum.Kirbi tidak memedulikan sorakan para murid. Begitu mendarat, tubuhnya kembali melesat dengan cepat.Saat dia muncul lagi, dia sudah berada di hadapan Harimau Saltim.Aura yang luar biasa menakutkan tiba-tiba menyelimutinya, membuat ekspresi Harimau Saltim langsung berubah drastis.Dia hanya merasakan dirinya terjatuh ke neraka, sekujur tubuhnya diliputi hawa dingin, seolah-olah tubuhnya sudah dilapisi dengan lapisan es."Syuuu ...."Saat angin dingin itu bertiup, secara naluriah Harimau Saltim menghindar ke samping. Pada saat bersamaan, dia mengayunkan pedang dalam genggamannya ke arah depan sebanyak belasan kali. Setiap serangannya itu sangat tajam.Di saat aura pedang itu tengah bersilangan, terdengar suara riuh yang tajam, membentuk perangkap aura pedang yang menyelimuti Kirbi, yang tengah berada di hadapannya itu.Namun, tepat pada saat ini, s

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3365 Kirbi Turun Tangan

    Terlalu kuat.Sama sekali tidak ada yang bisa menghalanginya.Harimau Saltim benar-benar seperti seekor harimau ganas yang legendaris!"Harimau Saltim, adikmu sendiri yang datang untuk membunuhku. Aku sudah cukup berbesar hati dengan nggak membunuhnya.""Kalau ada masalah, hadapi saja aku!"Di lantai atas, sosok bayangan Ardika muncul di depan pagar pembatas, lalu melontarkan kata-kata itu dengan dingin.Bagaimanapun juga, dia bukanlah tipe orang yang tidak berperasaan. Biarpun para murid Organisasi Snakei itu tidak ada hubungan apa pun dengan dirinya.Namun, bagaimanapun juga mereka mati karena dia. Jadi, dia tidak bisa berdiam diri saja.Harimau Saltim mengangkat kepalanya, memelototi Ardika dengan niat membunuh yang kuat, lalu tertawa dengan ganas dan berkata, "Jangan khawatir, kamu akan mati, mereka juga akan mati.""Semua orang yang berhubungan denganmu akan mati.""Keluargamu, teman-temanmu, aku akan membunuh mereka satu per satu untuk membalaskan dendam adikku."Suara Harimau Sa

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3364 Membunuh dengan Sangat Mudah

    "Ardika, turun untuk terima kematianmu!"Harimau Saltim tidak melihat murid-murid Organisasi Snakei itu lagi, dia mengangkat kepalanya, lalu berteriak dengan marah ke arah lantai atas Gedung Glori. "Bukankah kamu sangat arogan saat menyiksa adikku? Kenapa sekarang kamu jadi pengecut begitu?""Apa kamu pikir dengan bersembunyi, aku sudah nggak bisa menghabisimu?"Suara teriakan penuh amarah Harimau Saltim menggema di seluruh Gedung Glori.Sangat jelas bahwa pembunuh berpengalaman yang sudah sangat terkenal ini, kali ini amarahnya benar-benar sudah tersulut oleh Ardika.Kyoko adalah adik kandungnya, tetapi setelah Kyoko jatuh ke tangan Ardika, malah telah disiksa hingga tak berbentuk.Dia ingin sekali mencincang-cincang Ardika, menghabisi pria tersebut.Di lantai sembilan Gedung Glori, sorot mata Ardika berubah menjadi dingin. Dia pun berencana untuk bangkit dan turun ke lantai bawah."Lanjutkan minum teh saja."Namun, Kirbi malah menghentikan Ardika. Dia menatap lawan bicaranya dan berk

  • Menantu Pahlawan Negara   Bab 3363 Harimau Saltim

    Menghadapi lawannya yang tewas dengan mengenaskan dan terluka parah, sama sekali tidak ada gejolak emosi apa pun yang terlihat di wajah Harimau Saltim. Dia tetap menerjang maju tanpa ekspresi sambil mengayunkan pedang dalam genggamannya.Kilatan pedang terpancar ke mana-mana, aura pedang pun menyebar ke mana-mana.Dua orang murid Organisasi Snakei yang baru saja menyeka darah di wajah mereka dan pandangan mereka menjadi jelas kembali, tiba-tiba saja mendapati dada mereka sudah terluka, darah segar menyembur keluar."Syuu!"Tepat pada saat ini, tiga bilah pedang tajam melesat pada saat bersamaan, kilatan ketiga pedang tersebut seakan-akan menyatu menjadi satu, memblokade semua sudut menghindar Harimau Saltim.Kekuatan tiga orang murid Organisasi Snakei ini tidak bisa ditandingi oleh sekelompok orang sebelumnya.Selain itu, saat mereka bertiga bekerja sama, kekuatan serangan mereka sangatlah tajam, membuat orang kesulitan untuk bernapas.Tidak peduli Harimau Saltim menghindar ke arah man

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status