Share

bab 190

Author: Naiynana
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-10 10:16:30
Jordi tak henti mengawasi Hamish. Sepanjang perjalanan kembali ke Jakarta, pria itu sudah seperti orang linglung. Bukan seperti Hamish yang selama ini dikenalnya.

Ketika naik kapal penyebrangan saja, Hamish hampir salah langkah. Andai ia tak sigap, bisa jadi majikannya itu berakhir terjun ke laut.

Jordi tak pernah lepas dari ponsel. Ia sangat menanti setiap kabar terbaru tentang kondisi Kalea.

Kabar terakhir yang ia dapat dari Diana adalah saat Kalea masuk ke rumah sakit. Tetapi, setelahnya, kab
Naiynana

tenang gaes, ini happy end kok. Cuma memang sedikit mengejutkan. BUkan niat buat nambah-nambahin episode ya. Tapi ini hanyalah jalan-jalan yang harus dirajut para tokoh menuju penyelesaian konflik masing-masing. Kenapa terkesan menyedihkan? Ya, kadang, manusia tak belajar dari hal membahagiakan. Kadang dari hal menyedihkan manusia baru memahami hikmah dan makna kehidupan itu sendiri. tak semua yang buruk di mata manusia, buruk di mata tUhan. Bisa jadi yang manusia anggap buruk adalah hal terbaik yang Tuhan siapkan.

| 85
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (17)
goodnovel comment avatar
Ratu Jalal
alhamdulillah semoga ad keajaiban jg buat bayi y
goodnovel comment avatar
Ummu Kholifah
makasih kak nay janjimanisnya
goodnovel comment avatar
Evievoy Rafyno
syukurlah Lea selamat
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 277

    “Nat, ayo kemas baju-bajumu,” bisik Arsen pada Nathan, adik lelakinya.“Kita mau kemana, Bang?”“Kita pergi ke rumah teman abang. Ayo!”Setelah menelepon Wiliiam, Arsen bergegas memasukkan beberapa barang dan buku-buku ke dalam ransel besar. Dan kini, ia membantu sang adik untuk turut bersiap-siap.“Apa Papa nanti tak akan marah kita pergi, Bang?”“Persetan dengan dia! Kita tersiksa kita mati pun dia tak akan peduli! Yang dipedulikannya hanya karier dia saja. Kalau dia peduli, aku baru pulang dari rumah sakit pun tak akan ditelantarkan. Dia juga tak akan memecat semua ART di rumah. Kita dipaksa hidup sendiri. Dasar brengsek!” Arsen terengah-engah saat mengeluarkan semua unek-unek tentang ayahnya.“Tak perlu bawa banyak-banyak. Yang penting malam ini kita pergi dari sini dulu!” Arsen segera menyuruh adiknya memakai ransel sendiri. Kemudian, ia membawa adiknya keluar dari kamar.Keduanya berjalan cepat, mengendap-endap. Menuruni tangga menuju lantai satu rumah dengan setengah berlari, t

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 276

    Suara berdesing gergaji mesin memenuhi seantero rumah Hamish. Semua orang menahan napas, menunggu detik-detik pria itu hendak memotong daun pintu. Termasuk Kalea yang menatap suaminya dengan rasa cemas.Kalea hanya bisa membiarkan. Jika sudah mode seperti itu, Hamish tak bisa diganggu gugat lagi. Jika sudah berkehendak dengan yakin, maka dia akan melakukannya tanpa tapi.Ia hanya berharap Shaynala baik-baik saja di dalam sana dan hubungan ayah serta anak itu bisa segera kembali membaik.Hamish mulai mengarahkan ujung gergaji ke pintu. Pikirannya sudah kemana-mana. Tak tenang. Dia tak punya pilihan lain selain membuka paksa pintu demi memastikan kondisi putrinya baik-baik saja.Dan saat ujung mata gergaji tinggal seinci lagi menyentuh daun pintu, di saat itu pula suara kunci terdengar diputar. Tak lama, daun pun menguak terbuka.Shaynala muncul dengan wajah pucat juga kuyu. Kedua bahunya jatuh dengan sorot mata yang hampa.“Nalaaa!” William berseru begitu juga Kalea.Sementara Hamish,

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 275

    “Mau kemana, Will?” Stephen baru saja pulang dari rumah lewat tengah malam. Dan ia terkejut melihat William yang memakai ransel seperti hendak pergi ke suatu tempat.“Aku mau ke rumah Nala,” jawab William sambil membetulkan kacamatanya.“Ke rumah Nala? Jam segini? Ini sudah sangat larut. Sudah lewat tengah malam, Will.” Stephen menunjuk arlojinya.“Ya. Aku tahu. Tapi aku gak bisa tidur. Aku kepikiran Nala terus. Dia kayak menghilang. Tak pernah ada kabar apa pun. Semua sosmednya non aktif. Nomornya juga. Aku gak bisa menghubunginya. Aku mau lihat keadaannya. Takut dia kenapa-kenapa.”“Iya. Tapi, gak tengah malam juga. Nanti gak ada yang bukain pintu juga buatmu. Papinya juga pasti ngomel kalo kamu main jam segini.”“Aku gak bisa nunggu sampai besok, Pa. Aku khawatir. Lagipula kan belum dicoba. Siapa tahu Papi Hamish tiba-tiba kasih izin.”Stephen menghela napas dan pada akhirnya tak bisa mencegah keinginan putranya. Ia biarkan William pergi. Toh, rumah mereka pun masih satu Kawasan.W

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 274

    Gwen berteriak-teriak. Wanita itu naik dari sungai ke darat. Berjalan cepat, membawa tubuhnya yang kuyup dengan rambut sebagian sudah terbakar. Wanita itu mengepalkan tangan. Ada amarah, juga cemas dalam yang menggelegak dalam dadanya.Mbah Ageng menatap Gwen yang berjalan ke arahnya. Rambut dan sekujur tubuhnya meneteskan air sungai. Dan seketika pria tua itu seperti baru tersadar akan sesuatu yang penting. Dia pun langsung menyongsong Gwen dengan kedua tangan terulur.“Mbah! Bagaimana ini? Apa ini masih bisa diulang? Ritual saya hancur!” Gwen menjerit-jerit, lalu menangis tersedu.“Bagaimana nasib saya sekarang! Bagaimanaaa!” jeritnya lagi. Menangis semakin kencang.“Pergilah. Pergi keluar pulau sebelum fajar datang.” Mbah Ageng memegang bahu Gwen yang gemetar.“Pergi sekarang juga.” Mbah Ageng berkata dengan sungguh-sungguh.Gwen menatap Mbah Ageng dengan nanar penuh air mata.“Apa? Keluar pulau? Sekarang juga?”“Iya. Mbah sudah bilang padamu, konsekuensinya berat. Perjanjian sudah

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 273

    “Heh! Jangan macam-macam kamu, ya!” Leo berteriak seraya mengacungkan bilah kayu di tangannya. Tak peduli meski tubuhnya masih bergulingan di tanah yang menurun.“Jangan macam-macam sama istriku!” Leo kembali berteriak-teriak. Pria itu susah payah berusaha bangkit berdiri.“Papaaa!” Ling Ling menatap Leo dengan rasa cinta yang kembali menyala. Hatinya tersentuh. Leo terlihat gagah. Keren. Begitu berani demi membela dirinya.Mbah Ageng kini beralih mengacungkan pisaunya pada Leo. Pria dengan baju serba hitam itu mulai kuda-kuda. Waspada. Bersiap menyerang Leo.Leo tak gentar. Pria itu maju sambil mengayunkan bilah kayu di tangannya tinggi-tinggi.“HIyaaaaahh!” Leo berteriak dan ….KREKK!Leo tiba-tiba melotot, terdiam, mematung.“Adduuuuuuuhhh!” Pria itu tiba-tiba berteriak, mengaduh kesakitan. Pinggangnya keseleo sampai berbunyi.Kayu di tangannya pun terlepas dan berganti sibuk memegangi pinggangnya yang kesakitan.“Aiyaaa! Papa! Papanya Steveee! Haduuuhh!” Ling Ling langsung panik.

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 272

    “Pa, kamu berjaga. Kalau misal lihat ada yang janggal cepat kasih kode.” Ling Ling memberi perintah pada suaminya.“Gak aku aja yang turun, kamu yang jaga?”“Aiyaaa! Pinggang dan kakimu sering cekot-cekot. Mana bisa kamu harus turun ke pinggir sungai sana. Jalannya banyak batu.”Leo akhirnya setuju.Ling Ling yang keluar lebih dulu dari persembunyian. Berjalan membungkuk-bungkuk, mengendap, menuju nampan sesajen di bawah obor yang cahaya apinya menyala meliuk-liuk tertiup angin.Tak lama, Martha ikut turun setelah membuang sepatu princess-nya dan menggulung celana panjangnya. Ia rela tak beralas kaki demi menemani Ling Ling.Setelahnya, kawan-kawan yang lain ikut turun satu per satu.“Cepaaat! Ambil saja semua!” bisik Martha seraya membuang penutup sangkar yang menaungi nampan sesajen tersebut.“Ini kita bawa pulang?” tanya Donna yang rebutan ayam hitam yang sudah disembelih dengan Maria.“Aiyaa! Kenapa dibawa pulang? Memang mau kau bikin sop, hah? Buang saja.”“Kemana?”“Ke sungai!”

  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 16

    Kalea mau tak mau datang mendekat. Kepalanya menunduk dengan jari jemari saling bertaut.“Angkat wajahmu!” perintah Hamish.Kalea mendongak, tetapi tak berani menatap mata pria itu. Apalagi dalam jarak sedekat itu.“Apa kamu selalu seperti itu jika sedang marah?” tanya Hamish.“Seperti apa?” tanya

    last updateHuling Na-update : 2026-03-17
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   bab 222

    “Apa?” Sarah yang sedang menggendong Eldan menatap Hamish dan Elias bergantian. Anak dan cucu lelakinya itu mendekatinya dengan wajah-wajah serius.“Ma, Mama yakin mau tinggal di sini?” tanya Elias.“Kalo tak yakin buat apa bicara?” jawab Sarah.“Terus rumah Mama bagaimana? Kosong?” lanjut Elias.“

    last updateHuling Na-update : 2026-04-05
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 230

    “Papa?” Stephen terkejut melihat ayahnya yang sudah seperti ikan kehabisan air. Wajahnya merah padam, basah penuh keringat bercampur air mata dengan napas yang megap-megap.Sungguh memprihatinkan kondisi pria berambut tipis hampir botak dengan mata segaris itu.“Aiyaaaaa papanya Steve! Ginna yang m

    last updateHuling Na-update : 2026-04-05
  • Mencuri Hati Tuan Hamish   Bab 20

    Kalea mengikuti perintah Hamish. Ia kerjakan seluruh pakerjaannya di hari itu dan segera bersiap-siap menunggu jam satu.Gadis itu memakai dress biru selutut pemberian Hamish. Rambutnya disisir rapi, sengaja diurai dengan jepitan manis tersemat. Wajahnya ia pulas dengan bedak tipis juga liptint che

    last updateHuling Na-update : 2026-03-17
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status