Share

180. Why Not?

Melihat Vi, Utomo seperti menemukan kembali putera tunggalnya yang telah lama terenggut hilang dari hidupnya. Di usia senjanya ini, akhirnya Tuhan memberinya kesempatan lagi untuk menjumpai sosok Wira dalam diri Vi. Utomo menangis berselimut haru, Vi bagaikan penebus segala rasa rindunya kepada sang putera tercinta. Wira bagaikan hidup kembali lewat sosok Vi.

Utomo tak perlu bertanya, tak perlu mengecek, tak perlu meragukan lagi jika Vi adalah putera kandung Juna. Vi memang cucu buyutnya. Utomo yakin seyakin-yakinnya.

“Mei ..., jadi, ... kau dalam kondisi mengandung Vi saat diceraikan Juna?” Dan Utomo kembali terisak prihatin kala Mei mengangguk. Ya, Tuhan ..., dadanya digempur ribuan rasa bersalah. Seharusnya dia bisa berupaya lebih keras lagi membujuk Juna untuk tak melanjutkan gugatan cerainya. Namun yang dia lakukan saat itu justru berserah saja pada keputusan sang cucu.

“Maafkan aku, Mei. Ampuni cucuku Juna ....” Utomo tiba-tiba saja berlutut di depan Mei.

“Opa ...! Tolong jan
Indy Shinta

Let's VOTE. Enjoy reading :)

| 2
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (13)
goodnovel comment avatar
Rilla Chabella
semangat up mbak thor ... ... ...
goodnovel comment avatar
Rilla Chabella
thor bikin happy ending liou sm juga mei
goodnovel comment avatar
SA86
kyknya puncak penyesalan juna
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status